Di dalam museum tersedia ruang pameran dengan beragam koleksi yang berkaitan dengan sejarah perkeretaapian di Sumatera Barat, antara lain
Alat-alat perkeretaapian klasik seperti jam dinding lama, alat sinyal, telekomunikasi, telepon antar-stasiun, brankas, timbangan, lonceng penjaga rel, label pabrik, dan dongkrak rel.
Miniatur lokomotif dan foto dokumentasi yang menggambarkan aktivitas stasiun, pekerja tambang, dan perjalanan kereta di masa lalu.
Display historis lain yang menjelaskan operasi kereta tambang batu bara dari Sawahlunto hingga pelabuhan Teluk Bayur.
2.Koleksi Utama: Lokomotif Uap Mak Itam
Ikon utama museum adalah lokomotif uap “Mak Itam” (seri E1060) yang menjadi saksi kejayaan jalur kereta tambang batu bara dan kini dipajang di area museum.
Lokomotif ini juga menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin melihat mesin uap kuno secara langsung.
3.Spot Foto & Edukasi
Area museum, baik di dalam maupun halaman luar, menyediakan banyak titik foto dengan latar sejarah kereta api dan bangunan kolonial.
Pengunjung bisa belajar tentang sejarah perkeretaapian dan industri tambang dalam suasana yang interaktif dan informatif.
4.Ruang Serbaguna dan Acara
Menurut sumber museum, bangunan museum ini juga dapat disewa untuk berbagai kegiatan seperti pameran, pertemuan, pemotretan, shooting, pesta pernikahan, bazar, pentas seni, bahkan workshop, tergantung kebijakan pengelola.
Biasanya tersedia pemandu museum yang bisa membantu menjelaskan koleksi dan cerita sejarah kereta api lebih mendalam kepada pengunjung.