Tape yang kami buat akhirnya selesai dengan waktu pembuatan yang paling baik adalah selama 3 hari, dengan indikasi rasanya manis, teksturnya lembut, aroma manis dan tajam. Kami mencoba membuat dengan waktu berbeda-beda, yaitu :
1-2 hari : teksturnya sedikit keras, rasanya mulai manis.
3 hari : teksturnya sudah lembut, rasanya manis,
4 hari : teksturnya sudah sangat lembut, rasanya manis dan asam yang lebih kuat.
5 hari : teksturnya sudah terlalu lunak, rasanya lebih dominan asam.
Berdasarkan hasil uji coba ini, kami mendapatan bahwa waktu yang tepat untuk menghasilkan tape dari singkong adalah 3 hari.
Tape yang kami buat dibungkus menggunakan daun simpor. Alasan kami menggunakan daun simpor ialah dikarenakan daun simpor lebih mudah ditemukan di Pulau Belitung ini. Selain itu daun simpor memiliki ukuran yang ideal untuk membungkus tape dalam skala yang kecil.
Dari 5responden, 60% menyatakanmenarik, 20% cukup menarik, dan 20% sangat menarik. Berdasarkan data ini secara tampilan tape yang sudah dibuat sudah menarik.
Dari 5 responden, 40% menyatakan kuat/khas, 40% cukup kuat/khas, dan 20% menyatakan sangat kuat. Berdasarkan data ini maka tape yang dihasilkan sudah memiliki aroma khas fermentasi yang sesuai dengan selera konsumen.
Dari 5 responden, 40% menyatakan sudah pas,20% sedikit terlalu manis/asam, dan 40% menyatakan terlalu manis/asam. Berdasarkan data ini maka tape yang dihasilkan sudah memiliki rasa yang sesuai dengan selera konsumen.
Dari 5 responden, 20% menyatakan sudah pas, 60% sedikit terlalu lembut, dan 20% menyatakan terlalu lembut. Berdasarkan data ini maka tape yang dihasilkan sudah memiliki tekstur yang sesuai dengan selera konsumen.
Dari 5 responden,60% menyatakan sudah pas, dan 40% sedikit basaht. Berdasarkan data ini maka tape yang dihasilkan sudah memiliki tingkat kebasahan yang sesuai dengan selera konsumen.