Jenis-jenis Cephalopoda yang ekonomis penting telah diungkapkan oleh para peneliti terdahulu, namun pada kesempatan ini disampaikan klasifikasi atau identifikasi Cephalopoda secara ringkas menurut Roper et, al. (1984). Kelas Cephalopoda, yang merupakan salah satu kelas dari filum Mollusca ini terbagi tiga sub-kelas, yaitu subkelas Nautiloidea, Ammonoidea dan sub-kelas Coleoidea.
Sub-kelas Nautiloidea, dicirikan oleh adanya cangkuk yang ada disebelah luar tubuh. Cangkuk ini ada yang melingkar-lingkar bentuknya maupun lurus saja, dapat dikatakan bahwa strukturnya sederhana. Tentakelnya banyak, langsing dan tidak beralat penghisap. Insang terdiri dari dua pasang, begitu juga ginjal atau nephridianya terdapat dua pasang. Sebagian besar genera dari sub-kelas ini sudah 6 punah, kecuali Nautilus. Termasuk pada sub-kelas ini adalah genera Endoceros dan Nautilius .
Sub-kelas Ammonoidea umumnya sudah punah dan diperoleh dalam bentuk fosil saja. Cangkuk berada di luar tubuh, melingkarlingkar dengan septa yang kompleks bentuknya. Termasuk sub-kelas ini adalah genus-genus Ceratites, Scaphites dan Pachydiscus.
Sub-kelas Coleoidea terdiri dari lima ordo, yaitu ordo Belemnoidea, Sepioidea, Teuthoidea, Vampyromorpha dan Octopoda. Sub-kelas Coleoidea ini dicirikan oleh cangkuk yang ada di dalam tubuh, dalam keadaan teredusir sedemikian rupa, atau bahkan hilang sama sekali. Kedelapan atau kesepuluh tentakelnya dipenuhi oleh alat penghisap. Baik insang maupun ginjalnya masing-masing hanya ada sepasang saja. Ordo Belemnoidea dari sub-kelas ini bercangkuk di dalam tubuh, rongga tubuh dengan rostrum padat di bagian posterior, sedangkan sebelah anterior berpelindung. Dua genus dari ordo ini adalah Belemnites dan Belemnoteuthis. Ordo yang lain, yaitu ordo Sepioidea.
Ordo Sub-kelas Ammonoidea
Ordo Sub-kelas Coleoidea