Pada mesin CNC, terdapat dua metode pemrograman yaitu metode absolut dan metode pemrograman inkremental. Pada metode absolut, titik nol koordinat berada di satu tempat tertentu, misalya di ujung kanan benda kerja, sehingga gerakan mendekati benda kerja pada arah X dan Z menunjukkan angka yang semakin kecil, seperti (100, 5) mendekati benda kerja menjadi (98, -60). Sedangkan pada metode pemrograman inkremental, titik nol koordinat berada di ujung alat potong, sehingga gerakan ke kiri dan ke bawah bernilai positif relatif terhadap posisi alat potong. Sumbu koordinat pada metode inkremental disebut sumbu U dan W, contohnya gerakan interpolasi ke atas 40 mm dan ke kiri 15 mm ditulis sebagai U40.W-15. Pada koordinat absolut, nama sumbu adalah X untuk diameter benda kerja dan Z untuk jarak. Dalam koordinat inkremental, arah sumbu U berada melintang dari sumbu utama mesin, sedangkan sumbu Z sejajar dengan sumbu utama mesin CNC.
Sistem koordinat pada mesin CNC terdiri dari dua bagian utama, yaitu sistem koordinat mesin (machine coordinate system) dan sistem koordinat benda kerja (workpiece coordinate system). Titik nol pada mesin CNC terdiri dari titik nol mesin (machine zero point) yang merupakan titik nol asli yang ditentukan oleh produsen mesin dan titik nol benda kerja (workpiece zero point) yang merupakan titik nol program CNC yang dihasilkan dari pergeseran titik nol mesin.
Gambar sistem koordinat mesin CNC Turning
Sumber: Modul CNC Bubut UNY
Sumbu X didefinisikan sebagai sumbu yang tegak lurus terhadap sumbu spindle mesin bubut. Sumbu Z adalah sumbu yang sejajar dengan sumbu spindle dan arah positifnya menjauhi kepala tetap mesin. Untuk pembuatan program CNC digunakan sistem koordinat benda kerja (Workpiece Coordinate System). Pemrograman dapat dilakukan menggunakan sistem koordinat absolut dengan penamaan sumbu (X, Y), sistem koordinat inkremental dengan penamaan sumbu (U, W), atau kombinasi antara absolut dan inkremental (X/U, U/Z). Pada saat pembuatan program dengan sistem koordinat absolut, penting untuk diingat bahwa sumbu X mengacu pada diameter.
Gambar titik nol pada mesin CNC Bubut
Sumber: Modul CNC Bubut UNY