Pembelajaran Dampak Sosial Informatika mengajak siswa memahami bagaimana teknologi memengaruhi kehidupan sehari-hari, baik dari sisi positif maupun tantangannya. Melalui kegiatan kreatif membuat komik bergambar, siswa menuangkan ide tentang penggunaan media sosial, etika digital, jejak digital, hingga dampak game dan gadget dalam bentuk cerita visual yang menarik. Dengan cara ini, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga melatih berpikir kritis, berempati, dan bertanggung jawab sebagai pengguna teknologi di era digital.
Siswa diberi kebebasan untuk memilih bangun datar apa saya yang akan digunakan untuk membuat Monster Bangun Datar. Setelah Monster selesai dibuat, anak-anak mempresentasikan ciri-ciri bangun datar yang digunakan dalam membuat Monster.
Pengubinan adalah penyusunan bangun datar yang menutupi sebuah bidang tanpa ada celah dan tidak saling tindih.
Guru memberikan design rumah lengkap dengan ukurannya.
Guru memberikan hanya 6 sedotan.
Siswa mengukur dengan penggaris sesuai dengan ukuran berdasarkan design.
Siswa dapat merangkai sedotan sesuai dengan design.
Tujuan dari kegiatan ini untuk melatih siswa mengukur panjang dan lebar menggunakan penggaris. Serta dapat memaksimalkan penggunaan bahan yang diberikan.
Dalam rangka mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, sekolah Taman Tirta melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas pengetahuan siswa, tetapi juga membangun sikap dan keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan. Dengan semangat belajar bersama, mari kita wujudkan profil pelajar Pancasila yang kreatif, mandiri, dan berkontribusi aktif bagi masyarakat.
Semoga proyek ini menjadi pengalaman yang bermakna bagi seluruh siswa dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan sekitarnya!