Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang masih hidup dan berkembang di dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pantun banyak kita temukan di acara-acara hiburan adat dan program hiburan komedi di stasiun televisi.
Pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empak baris serta memiliki sampiran dan isi. Kata pantun berasal dari kata patuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat menjadi penuntun hidup bagi orang yang mendengar maupun membacanya. Tidak hanya sekadar berisi nasihat dan imbauan.
Pantun memiliki unsur-unsur yang begitu kental, seperti berikut ini.
Tiap bait terdiri atas empat baris
Tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata
Baris 1 dan 2 disebut sampiran, baris 3 dan 4 disebut isi
Berirama/ rima a-b-a-b
Pantun nasehat
Pantun teka-teki
Pantun jenaka
Pantun agama
Pantun anak
Pantun berkasih-kasihan
Beberapa contoh pantun
Di jalan tak sengaja berjumpa daun sugi
Ingat manfaat, lantas cepat dibawa
Tiada belajar tiada yang rugi
Kecuali diri sendiri di masa tua
Duduk manis di bibir pantai
Lihat gadis, aduhai tiada dua
Masa muda kebanyakan santai
Sudah renta sulit tertawa
Terendak bentan lalu dibeli
Untuk pakaian, saya turun ke sawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala di bawah?
Mari berlatih soal
Buatalah satu buah pantun karyamu sendiri dengan memperhatikan unsur-unsur pantun!