Struktur organisasi Laboratorium Terpadu FTIK IAIN Kendari dirancang untuk memastikan pengelolaan yang efektif dan efisien, mendukung seluruh kegiatan operasional dan akademik.
Dekan FTIK adalah penanggung jawab utama dan pengambil kebijakan tertinggi untuk seluruh kegiatan di lingkungan Fakultas, termasuk Laboratorium Terpadu. Peran umumnya mencakup penetapan arah strategis, persetujuan program dan anggaran, serta memastikan ketersediaan dan pengawasan sumber daya untuk operasional laboratorium.
Wakil Dekan I bertanggung jawab atas aspek akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kelembagaan. Dalam konteks laboratorium, peran umumnya adalah mengkoordinasikan kegiatan praktikum dan akademik, memastikan relevansi fasilitas lab dengan kurikulum, serta mengatur jadwal penggunaan laboratorium.
Peran umum Wakil Dekan II adalah mengelola administrasi umum, perencanaan, keuangan, serta sarana dan prasarana Fakultas. Terkait laboratorium, beliau bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran dan pengadaan alat/bahan, memastikan pemeliharaan fisik lab, serta mengelola administrasi kepegawaian dan aset laboratorium.
Wakil Dekan III fokus pada pengembangan kemahasiswaan, layanan mahasiswa, dan menjalin kerja sama dengan pihak eksternal. Peran umumnya terkait laboratorium adalah mengkoordinasikan kegiatan kemahasiswaan yang menggunakan fasilitas lab, mendukung pengembangan soft skill, serta memfasilitasi kerja sama dan kegiatan pengabdian masyarakat di laboratorium.
Kepala Bagian (Kabag) bertanggung jawab langsung kepada Wakil Dekan II dalam pelaksanaan tugas-tugas administratif umum, kepegawaian, keuangan, dan pengelolaan barang milik negara di tingkat Fakultas. Dalam konteks Laboratorium Terpadu, peran umumnya adalah mengkoordinasikan proses administrasi pengadaan, inventarisasi aset, pelaporan keuangan, dan hal-hal kepegawaian yang berkaitan dengan staf laboratorium.
Kepala Laboratorium Biologi bertanggung jawab atas operasional dan aspek teknis spesifik di Laboratorium Biologi. Peran umumnya adalah menyusun rencana kerja dan kebutuhan unit, mengelola inventaris, memastikan alat dan bahan siap pakai, serta mengawasi dan membimbing staf dan asisten di Laboratorium Biologi.
Kepala Laboratorium Kimia bertanggung jawab atas operasional dan aspek teknis spesifik di Laboratorium Kimia. Peran umumnya adalah menyusun rencana kerja dan kebutuhan unit, mengelola inventaris, memastikan alat dan bahan siap pakai, serta mengawasi dan membimbing staf dan asisten di Laboratorium Kimia.
Kepala Laboratorium Fisika bertanggung jawab atas operasional dan aspek teknis spesifik di Laboratorium Fisika. Peran umumnya adalah menyusun rencana kerja dan kebutuhan unit, mengelola inventaris, memastikan alat dan bahan siap pakai, serta mengawasi dan membimbing staf dan asisten di Laboratorium Fisika.
Kepala Laboratorium Matematika bertanggung jawab atas operasional dan aspek teknis spesifik di Laboratorium Matematika. Peran umumnya adalah menyusun rencana kerja dan kebutuhan unit, mengelola inventaris, memastikan alat dan bahan siap pakai, serta mengawasi dan membimbing staf dan asisten di Laboratorium Matematika.
Kepala Laboratorium Microteaching bertanggung jawab atas operasional dan aspek teknis spesifik di Laboratorium Microteaching. Peran umumnya adalah menyusun rencana kerja dan kebutuhan unit, mengelola inventaris, memastikan alat dan bahan siap pakai, serta mengawasi dan membimbing staf dan asisten di Laboratorium Microteaching.
Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) atau Laboran adalah tenaga fungsional/teknis yang bertanggung jawab langsung terhadap pengelolaan, pemeliharaan, dan operasional peralatan serta bahan laboratorium. Peran umumnya mencakup inventarisasi, persiapan alat/bahan, pemeliharaan dan kalibrasi, pengembangan SOP, bimbingan pengguna, pencatatan, pengelolaan stok, kebersihan, dan membantu sistem informasi lab.
Asisten Praktikum adalah mahasiswa atau tenaga paruh waktu yang membantu kelancaran pelaksanaan praktikum di bawah bimbingan dosen dan/atau PLP/Laboran. Peran umumnya meliputi membantu persiapan dan pembersihan alat/bahan, membimbing mahasiswa, mendokumentasikan praktikum, melaporkan kondisi alat, dan mematuhi aturan laboratorium.
Praktikan adalah mahasiswa yang secara aktif melakukan kegiatan praktikum atau eksperimen di laboratorium sebagai bagian dari kurikulum perkuliahan. Peran umumnya adalah mengikuti instruksi dosen dan asisten, melaksanakan percobaan sesuai SOP, menjaga kebersihan dan keselamatan diri serta lingkungan kerja, serta melaporkan hasil praktikum.