Kita sudah mempelajari dua tema pembelajaran, yaitu Manusia sebagai Makhluk Pribadi dan Manusia sebagai Makhluk Otonom. Dua tema tersebut ingin menjabarkan elemen pertama dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kurikulum Merdeka, yaitu Pribadi Peserta Didik. Setelah menggumuli aspek pertama dalam rangkaian pembelajaran pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti, kita selanjutnya akan diajak mendalami elemen Yesus Kristus. Sebagai pribadi yang bermartabat Citra Allah, kita dipanggil oleh Allah untuk secara bertanggungjawab mengembangkan diri menuju kesempurnaan dalam kebersamaan dengan sesama. Upaya mengembangkan diri tersebut bukanlah suatu hal yang mudah, sebab dalam perjalanan hidupnya manusia selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan dan rintangan.
Sebagai orang yang beriman akan Yesus Kristus, kita dipanggil untuk mengembangkan diri dengan pola yang dteladankan oleh Yesus Kristus. Pribadi Yesus Kristus adalah pola dan teladan pengembangan diri, sebab dalam Dialah kita menemukan keluhuran martabat manusia yang unggul dan berkenan kepada Allah. Dialah Citra Allah yang telah dipilih Allah menjadi jalan, kebenaran dan hidup manusia. Dalam Dialah manusia kesempurnaan manusia di hadapan Allah. Selama hidupNya, Yesus Kristus telah memberikan pengalaman istimewa kepada umat manusia. Pengalaman istimewa inilah yang menjadi dasar bagi Gereja untuk mengembangkan imannya. Pengalaman yang istimewa itu ditangkap oleh Gereja melalui tulisan-tulisan yang merekam berbagai segi kehidupan dan ajaran Yesus Kristus. Hidup dan ajaran Yesus Kristus inilah yang kemudian diwariskan turun temurun dalam kehidupan umat beriman. Warisan Yesus dalam bentuk hidup dan ajaran ini diwartakan oleh para rasul dan para penggantinya sampai sekarang.
Sumber utama yang dipakai untuk proses pewartaan tersebut adalah Kitab Suci dan Tradisi. Untuk dapat memahami Yesus Kristus sebagai sosok kesempurnaan hidup, kita diajak untuk menggali pemahaman dari sumbernya, yakni Kitab Suci, baik Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta Tradisi. Kitab Suci dan Tradisi menjadi sumber iman kita. Sejalan dengan gagasan pokok di atas, pembahasan tema Sumber-sumber untuk Mengenal Yesus akan terbagi dalam beberapa sub tema, yakni:
Kitab Suci Perjanjian Lama
Kitab Suci Perjanjian Baru
Tradisi Suci
Magisterium