Tari Glipang adalah tarian tradisional khas probolinggo yang lahir dari perpaduan budaya Jawa dan Madura. Tarian ini memiliki ciri khas gerakan yang tegas, gagah, dan penuh semangat. tari glipang diciptakan oleh seorang seniman bernama suyuti sekitar tahun 1912 di desa pendil, kecamatan banyuanyar, probolinggo
gerakan tari glipang menggambarkan keberanian dan ketangguhan masyarakat pesisir, iringan musiknya menggunakan gamela jawa yang rancak, dipadukan dengan unsur musik madura. kostum penarinya biasanya berwarna cerah, dengan ikat kepala, celana panjang, serta hiasan kain khas madura.
berdasarkan wawancara dengan salah satu pegiat seni tari di probolinggo, tari glipang memiliki makna filosofi yaitu:
simbol keberanian dan semangat juang masyarakat probolinggo.
wujud persatuan antara budaya jawa dan madura yang saling berdampingan.
identitas daerah yang harus terus dilestarikan melalui festival budaya dan pentas seni.
kini tari glipang sering ditampilkan pada acara perayaan HUT probolinggo, festival budaya, hingga penyambutan tamu kehormatan.