Muhammad Abdurrahman Al Azmi,
Raih Prestasi Gemilang dalam cabang lomba Taekwondo
Malang, 22 September 2024 – Prestasi gemilang Kembali ditorehkan oleh mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Muhammad Abdurrahman Al Azmi dari mahasiswa prodi Hukum Ekonomi Syariah yang akrab di panggil dengan Azmi ini behasil meraih salah satu juara dalam cabang lomba Taekwondo,yang bertempat di Gor Ken Arok yang menjadi aikoniknya pusat olahraga terbaik di Kota Malang.
Lomba tersebut diselenggarakan oleh Pengprov Jatim,dalam kejuaraan ini diikuti oleh pelajar mulai tingkat sekolah dasar hingga menegah atas dan juga mahasiswa se-Jawa Timur. Pada kesempatkan kali ini, Ia mengikuti lomba dan berhasih meraih juara pertama dan mendapatkan mendali emas dalam cabang Lomba Kyorugi Putra. Ia berhasil mengalahkan peserta dari berbagai kota se-Jawa Timur.
Dalam kemengangannya tersebut tak luput dari usaha sang pelatih, beliaulah yang menyuruh Azmi untuk ikut serta dalam Kejuaraan Provinsi se-Jawa Timur ini. Persipan yang Ia dan teman-temannya lakukan tal cukup latihan seperti biasanya saja ,akan tetapi Ia melakukan latihan lebih intes selama sebulan lamanya.
Dibalik keberhasilnya itu semua ada tatantangan yang harus Ia hadapi, yaitu mengalahkan dirinya sendiri untuk tetap konsisten dalam berlatihan.”Caranya adalah dengan membandingkan dirinya dengan pencapaian teman-teman yang ada diluar sana yang memperoleh banyak prestasi” ujar Azmi.
Ardiansyah Bagus Ramadan Raih Gelar Mahasantri Teladan 3 kali di UIN Malang
Ardiansyah Bagus Ramadan, mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah angkatan 2023 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, meraih prestasi sebagai Mahasantri Teladan di Ma'had Sunan Ampel Al Aly (MSAA) Mabna Al-Muhasibi 2023-2024. Ardiansyah, alumni SMA Negeri 1 Singosari dan Pondok Pesantren El Jasmeen, sangat bangga menerima penghargaan ini.
Dalam wawancara, Ardiansyah mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut "Sungguh merupakan kejutan yang membahagiakan ketika saya dianugerahi penghargaan sebagai Mahasantri Teladan Mabna Al-Muhasibi tahun 2023-2024 Pencapaian ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang menuntut tanggung jawab lebih besar, baik di dalam maupun di luar kampus UIN.
Ketika ditanya mengenai kriteria untuk menjadi Mahasantri Teladan, Ardiansyah menjelaskan bahwa meskipun kriteria penilaiannya. tidak diumumkan secara eksplisit, la yakin bahwa dedikasi. integritas, dan konsistensi dalam menjalankan kewajiban sebagai mahasantri adalah kunci utamanya. Dia juga menambahkan bahwa tanpa persiapan khusus, dia hanya berusaha memberikan yang terbaik dalam keseharian di MSAA dan kelas perkuliahan.
Prestasi Ardiansyah sebagai Mahasantri Teladan tidak diraih sekali. melainkan tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan September 2023, Maret 2024, dan Juni 2024. Pencapaian ini tentu saja disambut dengan penuh kebahagiaan oleh keluarga dan teman-temannya, yang memberikan dukungan dan apresiasi yang sangat berarti bagi Ardiansyah.
Untuk mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan di Ma'had Sunan Ampel Al Aly, Ardiansyah berpesan, "Jangan pernah takut menghadapi tantangan! Jadikan setiap kesulitan sebagai batu loncatan menuju kesuksesan. Tetap semangat, jangan jadikan kewajiban sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan kewajiban sebagai mahasantri akan membuka pintu- pintu keberkahan yang tak terduga."
Malang, 2 Juni 2024 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Ari Tasyabani Muis, mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HES) angkatan 2022 Universitas Islam Negeri (UIN) Malang yang juga merupakan anggota HMPS Hukum Ekonomi Syariah. Pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an Mahasiswa Internasional (MTQ-IP) II 2024 yang diselenggarakan oleh UKM Al-Quran Study Club Universitas Negeri Malang (UNM) pada hari Ahad, 26 Mei 2024 lalu, Ari berhasil meraih juara 2 pada cabang Musabaqoh Fahmil Qur'an (MFQ) atau Lomba Memahami Al-Qur'an.
Bagi Ari, mengikuti lomba serupa bukanlah hal yang asing lagi. "Saya sudah terbiasa mengikuti lomba seperti ini sejak dulu. Kali ini, saya diajak oleh teman-teman dari UIN Malang untuk melengkapi tim mereka dalam lomba MFQ di ajang MTQ-IP II 2024 ini," ungkapnya.
Motivasi utamanya untuk mengikuti lomba ini adalah ketertarikannya pada kompetisi yang dinilai secara objektif dan adil. "Saya tertarik untuk ikut lomba ini karena nilainya dinilai secara fair," tambahnya.
Meskipun persiapannya cukup mendadak, Ari mengaku belajar dengan giat semalam sebelum lomba berlangsung. Berkat usahanya tersebut, ia berhasil meraih juara 2 pada kompetisi bergengsi tersebut.
Materi yang diujikan dalam lomba MFQ ini cukup beragam, meliputi fikih, hadits, bahasa Arab, bahasa Inggris, waris, Al-Qur'an, dan ilmu tajwid. Menurutnya, materi yang paling menantang adalah sambung ayat karena kurangnya hafalan Al-Qur'an yang dimilikinya.
Ketika namanya diumumkan sebagai juara 2, Ari mengaku sangat senang dan bangga atas pencapaian ini, terlebih ini sudah menjadi kali kedua dirinya memenangkan lomba sejenis di Malang.
Dalam menjaga konsistensi dan fokus belajar Al-Qur'an di tengah aktivitas sehari-hari sebagai mahasiswa, Ari mengatakan, "Ilmu ini sudah saya pelajari selama 7 tahun. Sekarang, saya hanya terus murajaah (mengulang) dan menambah pengetahuan yang belum saya kuasai."
Pesan Ari kepada generasi muda, khususnya mahasiswa, adalah untuk terus bersemangat dalam mencari kebenaran dan mempelajari Al-Qur'an. "Teruslah belajar, di mana pun dan kapan pun, karena ilmu ini akan berguna di kehidupan dunia dan akhirat. Terus semangat mencari jalan kebenaran," pesannya.
Setelah memenangkan lomba MFQ ini, Ari memiliki target untuk mengikuti lomba yang lebih bergengsi lagi bersama timnya. Dia juga berharap agar generasi penerus dapat lebih baik dan membanggakan Universitas Negeri Malang.
Selama persiapan dan pelaksanaan lomba, tantangan terbesar yang dihadapi Ari adalah kurangnya waktu untuk murajaah (mengulang) materi pembelajaran karena padatnya kegiatan yang dijalani. Namun demikian, dukungan dari orang tua dan teman-teman sangat besar dalam perjalanannya menuju pencapaian ini.
Ari juga menyampaikan harapannya kepada penyelenggara lomba MFQ di Universitas Negeri Malang agar kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan semakin baik di masa mendatang, sehingga dapat melahirkan generasi penerus yang lebih hebat dan membanggakan almamater.
Pada hari minggu tanggal 26 Mei 2024, Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang tengah menjadi sorotan sebagai peraih juara 1 pada ajang lomba MTQ - IP II 2024 UKM AL QUR'AN Study Club yang di selenggarakan oleh UKM ASC Universitas Negeri Malang bertempat di Masjid Al-Hikmah Universitas Negeri Malang.
Ananda Nur Fajriyatush shobahah beserta kedua rekannya mengangkat topik berjudul "Pemimpin amanah kunci kejayaan bangsa" berhasil menghantarkannya pada gerbang kejuaraan. Mengingat bahwa UIN Malang tidak menyediakan platform pelatihan di bidang syahril maupun dakwah serta ajang perlombaan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi kedua rekan ananda Nur Fajriya hal ini sempat menjadi problema untuk menghadapi ajang tersebut, berbekal dengan pengalaman serta ilmu yang telah Nur fajriya kantongi, ia kerap kali membantu kedua rekannya dalam menguasai "VIAGAM" yaitu mencangkup vokal, Intonasi Artikulasi, Gestur dan Mimik saat menyampaikan syahril Qur'an.
Latihan pun hanya diadakan dalam 4 kali pertemuan, diiringi sikap ikhtiar batin, ikhtiar dzhohir, kekompakan dan kolaborasi antar satu sama lain menciptakan keharmonisan dalam menggapai satu tujuan, yaitu gerbang kesuksesan.
Pada tanggal 26 mei 2024, mahasiswa program studi Hukum Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yakni atas nama “ Bagus Prabowo “ berhasil menyabet juara 2 tanding kelas C Dewasa Putra, pada kejuaraan “ Pasuruan Ntiational Martial Arts Championship 2 “ yang diselenggarakan oleh IPSI Kabupaten Pasuruan. Pada ajang ini diikuti oleh para atlet nasional sebanyak 1000 lebih atlet dari berbagai daerah berpartisipasi dalam kejuaraan ini, adapun kejuaraan ini dilakukan di Gor Sasana Krida Anogara Pasuruan, Jawa Timur.
Persiapan yang dilakukan sebelum menuju pertandingan yaitu latihan intensif rutin 4 kali dalam seminggu dalam waktu 2 bulan sebelum kejuaraan, para atlit dilatih fisik dan tekhnik nya tak lupa para atlit juga mendapatkan asupan nutrisi sebelum mengikuti kejuaraan. Saat hari pertandingan tiba pada pagi hari setelah melaksanakan sholat subuh para atlit bersiap untuk melakukan pemanasan dan beberapa latihan fisik ringan, sembari menunggu jadwal untuk bertanding para atlit sarapan pagi, tak lupa mereka juga berdoa bersama dengan harapan agar mendapat hasil yang terbaik dan maksimal.
Walaupun ada beberapa kendala, seperti jadwal yang bertabrakan dan atlit yang mengalami cidera, kontingen UIN Malang berhasil mendapatkan juara umum satu dewasa.
Pengalaman ini mengingatkan saya bahwa kemenangan bukanlah segalanya, tetapi proses dan perjalanan menuju pencapaian itu yang sebenarnya berharga. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh, dan saya berkomitmen untuk terus meningkatkan diri dan menjaga semangat sportivitas dalam setiap kompetisi mendatang. Setiap juara punya caranya masing-masing, tapi mereka punya dua jalan yang sama, yaitu berusaha dan berdoa. “ ujar bagus prabowo yang menjadi salah satu atlit tanding UKM Pagar Nusa UIN Malang “.
Pada tanggal 03 Mei 2024, Salah satu mahasiswi program studi Hukum Ekonomi Syari'ah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mereka yang terbentuk dalam sebuah tim penelitian mengikuti lomba Indonesia Internasional Invention Expo (IIIEX) 2024 yang diselenggarakan oleh IYSA (Indonesia Young Scientist Association) yang bertepatan di Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan perlombaan tersebut diikuti oleh siswa SMA dan mahasiswa baik nasional maupun internasional. Ada beberapa mahasiswa internasional seperti Malaysia, Thailand, Turkey dan lainnya yang ikut serta dalam perlombaan Indonesia Internasional Invetion Expo 2024 itu, akan tetapi peserta internasional mengikuti perlombaan secara online. Pada kesempatan ini perwakilan tim mahasiswa dari UIN Malang mengikuti lomba dengan kategori food science, mereka membuat sebuah penelitian Kopi tanpa kandungan Caffein. Mereka juga berkolaborasi dengan mahasiswa kimia, mengenai kandungan yang terdapat dalam biji nangka dan biji mangga.
Setelah melakukan uji lab mengenai biji nangka dan biji mangga mereka menemukan bahwa dalam biji-bijian tersebut tidak terdapat kandungan Caffein didalamnya, uji lab tersebut dilakukan dengan cara dikeringkan, dipanggang dan terakhir biji tersebut dalam tahap penghalusan karena biji-bijian itu mirip dengan kopi pada umumnya. Tujuan mereka mengangkat tema ini karena "Kami mengangkat food science ini karena kami melihat dan juga riset ada beberapa banyak orang yang terkena penyakit akibat mengonsumsi kop yang berlebihani. Kita ingin mengurangi hal itu terjadi, dan tidak ingin orang-orang menjadi sakit gara-gara minum kopi yang berlebihan. Nah, kami mengeluarkan alternatif kopi tapi non Caffein, agar mereka yang mengkonsumsi kopi kita tidak mengalami resiko-resiko yang penyakit tersebut."
Dalam penelitian ini mereka mendapatkan beberapa kendala salah satunya, sebelum berangkat ke Semarang, yaitu produk yang mereka hasilkan sudah dalam bentuk siap pakai akan tetapi mereka diminta untuk membawa produknya dalam bentuk bahan baku mentah seperti biji nangka dan biji mangga yang belum di olah menjadi bubuk kopi dalam keadaan kering. Pada saat pembuatan paper dan latihan berjalan dengan lancar. Perlombaan ini sangat menarik bagin tim mahasiswa UIN Malang, karena ini merupakan lomba internasional dan juga tim yang ikut juga tertarik dengan sub tema yang diambil.
Kunci keberhasilan dari lomba ini yaitu, konsisten dan jika kita sudah mendaftar unutuk lomba kita harus siap dengan segala risiko yang terjadi didalam nya , baik itu kegagalan yang dialami saat lomba. Jadi intinya konsisten menjadi kunci utama unuk menuju keberhasilan.
as First Winner Photography Challenge
as Second Winner Photography Challenge
as Third Winner Photography Challenge