Resultan vektor adalah hasil dari penjumlahan dua atau lebih vektor. Dalam fisika kelas 11, ada dua cara umum untuk menghitung resultan vektor, tergantung pada arah vektor-vektor tersebut: metode grafis dan metode analitis.
1. Metode Grafis:
Pada metode ini, vektor digambarkan menggunakan panah. Panjang panah menunjukkan besar vektor, dan arah panah menunjukkan arah vektor.
Cara penjumlahan grafis adalah dengan meletakkan ekor vektor kedua di ujung vektor pertama, kemudian menggambar vektor resultan dari ekor vektor pertama ke ujung vektor kedua.
2. Metode Analitis:
Penjumlahan vektor searah atau berlawanan arah: Jika dua vektor memiliki arah yang sama, resultannya adalah penjumlahan besar vektor tersebut. Jika berlawanan arah, resultannya adalah selisih besar vektor.
Penjumlahan vektor dengan sudut (metode trigonometri): Jika dua vektor membentuk sudut tertentu, kita bisa menghitung resultannya dengan hukum cosinus atau menggunakan komponen-komponen vektor (vektor diurai menjadi komponen X dan Y).
Contoh sederhana: Jika dua vektor tegak lurus, besar resultannya dihitung menggunakan rumus Pythagoras:
R = \sqrt{A^2 + B^2}
Resultan ini penting untuk memahami bagaimana gaya, kecepatan, atau besaran lainnya bekerja ketika terdapat lebih dari satu arah.