Untuk menentukan nilai dan arah resultan vektor dengan metode analisis, kita bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
Langkah 1: Uraikan Setiap Vektor
Setiap vektor dipecah menjadi dua bagian: komponen X (horizontal) dan komponen Y (vertikal).
Komponen X dihitung dengan menggunakan perkalian besar vektor dengan kosinus sudut vektor terhadap sumbu X.
Komponen Y dihitung dengan menggunakan perkalian besar vektor dengan sinus sudut vektor terhadap sumbu X.
Misalnya, jika ada vektor A yang membentuk sudut 30 derajat dari sumbu X, komponen X-nya adalah besar A dikali kosinus 30 derajat, sedangkan komponen Y-nya adalah besar A dikali sinus 30 derajat.
Langkah 2: Jumlahkan Komponen-Komponen
Setelah setiap vektor diuraikan menjadi komponen X dan Y, kita jumlahkan semua komponen X untuk mendapatkan total komponen X dari resultan, dan juga jumlahkan semua komponen Y untuk mendapatkan total komponen Y dari resultan.
Langkah 3: Menentukan Nilai (Besar) Resultan Vektor
Nilai (besar) resultan vektor dihitung dengan menggabungkan komponen X dan Y. Kita bisa bayangkan ini seperti membuat segitiga dari komponen X dan Y, lalu menghitung sisi miring segitiga tersebut. Cara mudahnya, kita gunakan aturan bahwa sisi miring dari segitiga bisa dihitung dari komponen X dan Y.
Langkah 4: Menentukan Arah (Sudut) Resultan
Arah resultan ditentukan dari perbandingan antara komponen Y dan komponen X. Untuk mendapatkan sudutnya, kita bisa membayangkan besarnya komponen Y dibandingkan dengan komponen X. Dari situ, kita akan tahu sudut yang terbentuk antara resultan dengan sumbu X.