Gerak di dalam Fisika didefinisikan sebagai perubahan tempat atau kedudukan. Gerak memiliki besaran skalar dan besaran vektor yang kombinasi keduanya dapat menjadi besaran baru yaitu kecepatan dan percepatan.
Gerak bersifat relatif (semu) yang berarti gerak suatu benda sangat bergantung pada titik acuannya. Benda yang bergerak dapat dikatakan tidak bergerak, contohnya meja yang berada di Bumi pasti dikatakan tidak bergerak oleh manusia yang juga ada di Bumi. Tetapi bila orang yang melihat tersebut berada di planet lain (seandainya ada) maka akan melihat meja tersebut bergerak bersama bumi mengelilingi matahari.
Contoh lain misalnya seorang ibu (B) menggedong anaknya (A) dan dan tetangganya (C) yang sedang diam melihat B berjalan menjauhinya. Menurut C, A dan B bergerak karena ada perubahan posisi keduanya terhadap dirinya. Tetapi menurut B, A tidak bergerak karena tidak ada perubahan posisi A terhadap dirinya. Jadi gerak bersifat relatif, karena A yang dikatakan bergerak oleh C ternyata dikatakan tidak bergerak oleh B. Bahkan menurut A dan B, C telah melakukan gerak semu karena seolah-olah seperti bergerak padahal diam.
Gerak semu adalah benda yang diam tetapi seolah-olah bergerak karena gerakan pengamat. Contoh yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika kita naik mobil yang berjalan maka pohon yang ada dipinggir jalan kelihatan bergerak. Ini berarti pohon telah melakukan gerak semu sebagai akibat kita melihat sambil bergerak.
Bedasarkan lintasannya gerak dibagi menjadi 3:
Sedangkan berdasarkan percepatannya gerak dibagi menjadi 2:
Untuk memahami lebih lanjut silahkan baca referensi-referensi yang ada atau modul tentang gerak pada link berikut:
Tugas 1 (kelompok):
Tugas 1 (individu):
Selamat Mengerjakan, Semoga Sukses