Getaran adalah gerakan bolak balik secara teratur melalui titik setimbang. Jika jumlah getaran setiap detiknya selalu tetap disebut getaran harmonis. Periode getaran adalah waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran penuh. Frekuensi getaran adalah jumlah getaran yang terjadi tiap detik. Simpangan getaran adalah jarak penyimpangan getaran dari titik setimbang. Beberapa contoh getaran dalam kehidupan sehari- hari: senar gitar yang dipetik, bandul jam dinding yang sedang berayun, bandulan anak-anak yang sedang dimainkan, dan pegas yang diberi beban.
Dalam kehidupan sehari-hari, gerak bolak balik benda yang bergetar terjadi waktunya tidak tepat sama karena pengaruh gaya gesekan. Ketika kita memainkan gitar, senar gitar akan berhenti bergetar jika kita menghentikan petikan. Demikian juga bandul akan berhenti berayun jika tidak digerakan secara berulang. Hal ini disebabkan karena adanya gaya gesekan yang menyebabkan benda-benda tersebut berhenti bergetar. Jenis getaran seperti ini disebut getaran harmonik teredam. Walaupun kita tidak dapat menghindari gesekan, kita dapat meniadakan efek redaman dengan menambahkan energi ke dalam sistem yang bergetar untuk mengisi kembali energi yang hilang akibat gesekan, salah satu contohnya adalah pegas dalam arloji yang sering kita pakai.
Gelombang adalah getaran yang merambat. Bentuk ideal dari suatu gelombang akan mengikuti gerak sinusoida. Selain gelombang elektromagnetik yang bisa merambat melalui ruang hampa udara, gelombang juga terdapat pada medium dengan memindahkan energi dari satu tempat ke tempat lain tanpa mengakibatkan partikel medium berpindah. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang merambat tanpa memerlukan medium, contohnya gelombang cahaya. Gelombang mekanik adalah gelombang yang memerlukan medium untuk merambat, contohnya: gelombang tali, gelombang permukaan air dan gelombang bunyi.
Beberapa keadaan medium:
Berdasarkan arah getar dan rambatnya, terdapat dua jenis gelombang, yaitu: 1) Gelombang longitudinal yaitu gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah rambatnya, contohnya gelombang bunyi diudara; 2) Gelombang transversal yaitu gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatnya, contohnya gelombang tali.
Bunyi atau suara adalah gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara dapat berupa zat cair, padat, dan gas. Kebanyakan suara adalah gabungan berbagai sinyal getar yang terdiri dari gelombang harmonis, tetapi suara murni secara teoretis dapat dijelaskan dengan frekuensi dengan satuan Hertz (Hz), amplitudo dengan satuan meter (m), dan kenyaringan bunyi dengan satuan desibel (dB).
Manusia mendengar bunyi saat gelombang bunyi (getaran yang merambat di udara atau medium lain) sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia berkisar antara 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.
Untuk memahami lebih lanjut silahkan baca referensi-referensi yang ada atau modul tentang gelombang dan bumyi pada link berikut:
Tugas 8 (kelompok):
Tugas 8 (individu):
Selamat Mengerjakan, Semoga Sukses