Gaya dalam Fisika adalah interaksi apapun yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami perubahan gerak, baik dalam bentuk arah, maupun konstruksi geometris.
Ketika kita menarik buku dan mendorong pensil di atas meja, ternyata buku dan pensil bergerak atau berpindah tempat. Ketika kita menarik kedua ujung penggaris, tarikan mengubah bentuk penggaris menjadi melengkung. Tarikan dan dorongan yang kita berikan pada benda disebut gaya. Gaya yang kita berikan memiliki arah yaitu tarikan atau dorongan. Ketika kita mendorong ke depan benda bergerak maju, dan ketika kita menarik ke belakang benda mundur .
Gaya dapat menyebabkan sebuah benda berubah bentuk, berubah posisi, berubah kecepatan, berubah panjang atau volume, dan juga berubah arah. Gaya disimbolkan dengan huruf F singkatan dari Force. Satuan gaya dalam Satuan Internasional (SI) adalah Newton (N) yang merupakan penghormatan bagi seorang ilmuwan Fisika Inggris bernama Sir Isaac Newton (1642-1727).
Jenis-Jenis Gaya
Gaya dapat dibedakan dalam beberapa ragam jenis. Jenis-jenis gaya tersebut adalah sebagai berikut:
Bedasarkan persentuhan gaya yang bekerja pada suatu benda, gaya dapat dibedakan menjadi gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya sentuh adalah gaya yang memerlukan sentuhan untuk bisa timbul (contoh: gaya gesek, gaya pegas, dan gaya mesin). Gaya tak sentuh adalah gaya yang tidak memerlukan sentuhan untuk bisa timbul (contoh: gaya magnet, gaya listrik dan gaya gravitasi bumi).
Untuk memahami lebih lanjut silahkan baca referensi-referensi yang ada atau modul tentang gaya dan penerapannya pada link berikut:
Tugas 3 (kelompok):
Tugas 3 (individu):
Selamat Mengerjakan, Semoga Sukses