Dokumentasi
ODP Batch 10
ODP Batch 10
Pelaksanaan Enhancement Emerging Leader Advanced Bootcamp PT. Bank Mandiri dimulai dengan kedatangan peserta dari program Officer Development Program (ODP) dan Staff Development Program (SDP) di Pusdikajen. Hari pertama diisi dengan registrasi, pengecekan kelengkapan, pembagian kelompok, serta pengarahan umum mengenai tata tertib, nilai-nilai dasar, dan tujuan pelatihan. Kegiatan ini menjadi tahap awal pembentukan disiplin, adaptasi lingkungan, serta pengenalan terhadap budaya pelatihan yang menekankan tanggung jawab dan kebersamaan.
Memasuki hari kedua, peserta mulai menjalani rangkaian pelatihan dasar yang menekankan pembentukan karakter kepemimpinan, disiplin, dan ketahanan mental. Peserta ODP mengikuti orientasi lingkungan, pelatihan baris-berbaris (PBB/PPM), bela diri militer, gladi upacara pembukaan, serta pengetahuan senjata ringan sebagai bekal tanggung jawab dan ketepatan dalam bertindak.
Sementara itu, peserta SDP menjalani kegiatan dengan struktur serupa, ditambah sesi metode pemecahan permasalahan yang melatih kemampuan analitis dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan.
Seluruh kegiatan pada hari kedua dirancang untuk menumbuhkan disiplin, kekompakan, serta kesiapan mental peserta sebagai dasar pengembangan kepemimpinan yang tangguh dan berintegritas dalam menghadapi tahap pelatihan berikutnya.
Pada hari ketiga, kegiatan pelatihan Enhancement Emerging Leader Advanced Bootcamp memasuki tahap pembentukan wawasan kebangsaan dan penguatan karakter kepemimpinan. Hari dimulai dengan pelaksanaan upacara pembukaan pendidikan dan pelatihan, yang menjadi momentum resmi dimulainya agenda inti pelatihan bagi seluruh peserta SDP dan ODP. Usai upacara, peserta mengikuti Jam Direksi Bank Mandiri, sesi inspiratif yang menghadirkan pimpinan Bank Mandiri untuk memberikan arahan strategis, motivasi, serta penekanan nilai-nilai kepemimpinan dan budaya perusahaan.
Setelah sesi bersama, kegiatan dilanjutkan dengan agenda terpisah bagi masing-masing program. Peserta SDP mengikuti PBB/PPM untuk menumbuhkan disiplin dan kekompakan, dilanjutkan dengan Nasionalisme (Wawasan Nusantara) yang memperkuat semangat kebangsaan. Selanjutnya, mereka menjalani BDM sebagai latihan ketangguhan fisik dan mental, serta Tata Upacara Sipil (teori) guna memahami etika dan ketertiban dalam pelaksanaan upacara formal.
Sementara itu, peserta ODP mengikuti sesi Nasionalisme (Wawasan Nusantara) dan PBB/PPM sebagai pembentukan disiplin dan jiwa korsa. Kegiatan berlanjut dengan Leadership & Discipline untuk memperkuat karakter kepemimpinan, kemudian diakhiri dengan Membangun Budaya Organisasi melalui Visioner Leadership, yang menanamkan kemampuan berpikir strategis serta penguatan nilai budaya perusahaan dalam peran kepemimpinan mereka.
Pada hari keempat peserta SDP memulai kegiatan dengan sesi Teamwork Building yang bertujuan membangun kolaborasi, komunikasi, dan kepercayaan di antara anggota kelompok. Kegiatan dilanjutkan dengan Tata Upacara Sipil (aplikasi) sebagai penerapan langsung materi teori yang telah dipelajari sebelumnya, menekankan kedisiplinan dan ketertiban dalam pelaksanaan upacara formal. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Kepemimpinan Inovatif untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif dan adaptif dalam menghadapi dinamika organisasi, serta Pengetahuan Dasar Intelijen yang memperluas wawasan terhadap pentingnya kepekaan situasional dan analisis dalam pengambilan keputusan.
Sementara itu, peserta ODP menjalani serangkaian kegiatan yang menekankan ketahanan fisik dan kedisiplinan. Agenda diawali dengan Simulasi Halang Rintang sebagai bentuk latihan daya juang dan ketangguhan diri, dilanjutkan Bela Diri Militer serta Pelatihan dan Evaluasi PBB/PPM, BDM, dan Bongkar Pasang Senjata untuk menguji ketepatan dan kekompakan gerakan.
Peserta SDP menjalani kegiatan Manajemen Teritorial (teori dan aplikasi) yang menekankan pemahaman tentang pengelolaan wilayah dan penerapan nilai-nilai kepemimpinan di lapangan. Sesi aplikasi dilaksanakan di Farmhouse Lembang, memberikan pengalaman langsung dalam mengimplementasikan prinsip manajerial secara situasional. Kegiatan hari kelima diakhiri dengan Taktik dan Strategi, yang memperkuat kemampuan analitis dan koordinasi tim.
Sementara itu, peserta ODP memulai agenda dengan Teamwork Building untuk memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi dalam kelompok. Selanjutnya, mereka mengikuti Tata Upacara Sipil (teori dan aplikasi) sebagai pembentukan sikap disiplin dan ketertiban dalam konteks kegiatan formal. Kegiatan dilanjutkan dengan Bela Diri Militer yang menanamkan ketangguhan dan pengendalian diri, kemudian ditutup dengan sesi Taktik dan Strategi, yang melatih kemampuan berpikir sistematis serta ketepatan dalam mengambil keputusan di situasi dinamis.
Pada hari keenam, seluruh peserta ODP dan SDP mengikuti kegiatan lapangan terpadu yang dilaksanakan di Cikole, Lembang. Kegiatan diawali dengan Mountaineering serta Navigasi Darat dan Jalan Peta, yang melatih kemampuan orientasi, ketepatan membaca situasi medan, dan koordinasi tim dalam menghadapi kondisi alam yang menantang. Bagi peserta ODP, sesi ini dilengkapi dengan aktivitas Mapping Landscape Business, yang mengaitkan kemampuan analitis dan berpikir strategis terhadap konteks bisnis serta lingkungan organisasi.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Simulasi Tempur sebagai latihan daya juang, keberanian, dan pengambilan keputusan di bawah tekanan. Peserta juga mengikuti Survival/Pioneer, untuk mengasah kemampuan bertahan hidup dan beradaptasi di medan terbuka. Saat malam hari, seluruh peserta melaksanakan Caraka Malam sebagai latihan disiplin, kewaspadaan, dan tanggung jawab individu dalam misi kelompok.
Hari ditutup dengan Tradisi Kesetiaan, sebuah prosesi simbolik yang meneguhkan komitmen, loyalitas, dan semangat kebersamaan antarpeserta sebagai calon pemimpin yang tangguh dan berintegritas. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta kembali ke Pusdikajen untuk melanjutkan tahap akhir pelatihan.