Menjahit busana anak memiliki sedikit perbedaan dengan menjahit busana dewasa. Teknik menjahit busana anak lebih halus dibandingkan dengan busana dewasa. Hal yang perlu diperhatikan ketika menjahit busana anak yaitu kampuh yang digunakan harus kuat, hiasan yang digunakan dan penempatan hiasan pada busana harus tepat. Dalam Menjahit busana anak terdapat banyak macam teknik, tergantung dari jenis kain, kesempatan dan yang lebih utama harus disesuaikan dengan desainnya
Menjahit merupakan proses menyatukan beberapa helai kain dengan menggunakan jarum tangan atau mesin menjadi satu bagian busana dengan menggunakan berbagai mavam tusuk. Menjahit busana anak sedikit berbeda dengan menjahit busana dewasa. Teknik menjahit busana anak lebih halus dibandingkan dengan teknik menjahit busana dewasa. Kualitas jahitan busana anak dapat dilihat dari:
1) Stikan jahitan yang rapi, tidak longgar ataupun loncat serta besar dan jarak stikan sesuai denganketebalah bahan.
2) Stikan rapi dan halus serta jahitan obras tidak mengerut ataupun longgar. Warna jahitan obras
senada dengan warna kain.
3) Presisi atau ketepatan sambungan jahitan baik pada sisi, ristleting, posisi kerah, posisi lubang
kancing dan sambungan pada bahan bermotif harus tepat.
4) Besarnya Rollsoom/kelim sesuai dengan ketebalan kain, jahitan rapi dan warna benang harus
senada dengan warna kain.
5) Penggunaan kain pelapis sesuai kebutuhan sebagai pelindung kulit anak dari bagian buruk kain
dan obrasan pada kampuh.
Kualitas jahitan harus terjaga sehingga busana anak rapi dan lebih kuat mengingat gerakan-gerakan anak yang sangat aktif. Oleh sebab itu, sangat di perlukan penerapan teknik menjahit yang benar pada busana anak.