Nilai keseluruhan semua barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu wilayah dalam suatu jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). PDRB terbagi menjadi dua jenis, yaitu PDRB atas dasar harga berlaku (nominal) dan PDRB atas dasar harga konstan (riil). PDRB atas dasar harga konstan digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun, sedangkan PDRB atas dasar harga berlaku digunakan untuk menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang dihasilkan suatu wilayah.
Laju pertumbuhan PDRB menunjukkan pertumbuhan produksi barang dan jasa di suatu wilayah perekonomian dalam selang waktu tertentu. Penghitungan pertumbuhan ekonomi menggunakan PDRB atas dasar harga konstan dengan tahun dasar tertentu untuk mengeliminasi faktor kenaikan harga.
Suatu indeks yang menunjukkan tingkat perkembangan harga di tingkat produsen (producer price index).
Rumus :
Indeks Implisit = PDRB(ADHB)/PDRB(ADHK)x100%
PDRB(ADHB) : Nilai PDRB atas dasar harga berlaku
PDRB (ADHK) : Nilai PDRB atas dasar harga konstan
Indeks Perkembangan Harga (IPH) adalah Indeks yang menggambarkan perkembangan harga bahan pangan. IPH dihitung mingguan, 1 minggu adalah senin – jumat, tidak termasuk hari libur nasional.Perubahan Harga pada Minggu ke-m merupakan rata-rata harga komoditas dari hari senin minggu pertama sampai jumat minggu ke-m dibandingkan dengan rata-rata harga bulan sebelumnya (keseluruhan harga bulan sebelumnya)
Terdapat 20 komoditas terpilih yang digunakan untuk menghitung IPH KKT, antara lain beras, daging ayam ras, daging sapi, udang, telur ayam ras, ikan kembung, bawang merah, cabai merah, cabari rawit, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, mie instan, tempe, tahu mentah, susu bubuk balita, susu bubuk, pisang, dan jeruk.
Pada bulan Juli, bawang merah mengalami fluktuasi tertinggi pada minggu pertama dan minggu kedua dengan masing-masing nilai fluktuasi 0,176 dan 0,127. Sedangkan pada minggu ketiga, komoditas yang mengalami fluktuasi tertinggi adalah telur ayam ras dengan nilai sebesar 0,114.
IKK adalah suatu indeks yang digunakan untuk mengukur tingkat kesulitan geografis suatu daerah, semakin sulit letak geografis suatu daerah maka senajin tinggi pula tingkat harga di daerah tersebut. Sebagai indeks spasial, besaran IKK dipengaruhi oleh tingkat harga komoditas bahan bangunan antar daerah dibandingkan dengan perkembangan harga antar waktu di suatu daerah.