Klik tombol di atas untuk mengisi inventori tugas perkembangan!
Mengenal Diri
Kamu Introver atau Ekstrover? Kamu Sensing atau Intuiting? Kamu Thinking atau Feeling? Kamu Judging atau Perceiving? Setiap huruf dari karakteristik kamu nantinya akan membentuk tipe kepribadian kamu. Untuk mengeceknya yuk simak 4 video berikut!
Kamu termasuk Introver (I) atau ekstrover (E)?
Sensing (S) atau Intuition (N)
Thinking (T) atau Feeling (F)?
Judging (J) atau Perceiving (P) ?
Yuk Mengenal Diri dengan MBTI!
Kamu Introver atau Ekstrover? Kamu Sensing atau Intuiting? Kamu Thinking atau Feeling? Kamu Judging atau Perceiving? Setiap huruf dari karakteristik kamu nantinya akan membentuk tipe kepribadian kamu. Contohnya jika kamu Introver (I), Intuiting (N), Thingking (T), dan Judging (J) maka tipe kepribadian kamu adalah INTJ. Pembahasannnya akan tersedia di sini
Mengenal Kepribadian dan Karir
TIPS BELAJAR DARI RUMAH UNTUK MENGURANGI RISIKO LEARNING LOSS
Seperti yang kita tahu pandemi covid 19 memaksa kita untuk melaksanakan banyak hal dirumah aja. Termasuk untuk belajar maka muncul istilah belajar dari rumah. Ternyata belajar dari rumah ini ini bisa berdampak learning loss buat kita semua.
learning loss ini adalah fenomena di mana sebuah generasi kehilangan kesempatan menambah ilmu karena ada penundaan proses belajar mengajar.
Untuk mengurangi resiko tersebut, yuk Belajar di rumah dengan sungguh-sungguh dan ikuti panduan siswa untuk belajar dari rumah ala guru BK zaman now tv.
9 Karakter yang Dibutuhkan Perusahaan
Wawasan dan Persiapan Karir: 9 Karakter Yang Dibutuhkan Perusahaan
Karakter seseorang merupakan elemen penting dalam sebuah organisasi. Apapun jenis pekerjaannya, ada beberapa tipe kepribadian yang selalu dibutuhkan.
Mau tahu Karakter apa saja? Simak video berikut ini.
Video ini penting buat kamu para murid SMK atau SMA yang berencana bekerja setelah lulus nanti.
Risiko Pengambilan Keputusan
(Aspek Perkembangan Kematangan Intelektual Remaja)
Remaja memiliki tugas perkembangan untuk dapat mengembangkan kemampuan dan keterampilan mengambil keputusan sesuai dengan kebutuhannya baik dalam pembelajaran, mempersiapkan karir serta berperan serta dalam masyarakat. Pengambilan keputusan perlu didasarkan atas cara2 yang tepat dan dengan penuh kesadaran akan adanya risiko disetiap pengambilan keputusan. Yuk belajar sadari adanya risiko dalam pengambilan keputusan melalui video ini
12 Keyakinan Tang Membuat Tidak Bahagia
(Kematangan Emosi)
Manusia diberi kebebasan memilih. Patuh atau membangkang, ikut atau tidak ikut, lari atau berjalan, setuju atau tidak setuju, dan lain sebagainya merupakan pilihan yang dapat dipilih oleh seseorang dalam menghadapi suatu situasi.
Tapi apakah BAHAGIA atau TIDAK BAHAGIA juga merupakan pilihan?
Tentu saja kita pernah bahagia dan tidak bahagia dalam hidup ini. Tetapi betulkah kita pernah memilih untuk tidak bahagia?
Albert Ellis merupakan seorang psikolog Amerika terkenal yang menulis buku berjudul How to Live with a Neurotic dan 52 buku tentang psikologi. Ellis dalam konsep Rational-Emotive Behavior Therapy menyebutkan terdapat 12 IDE IRASIONAL yang menyebabkan dan memperparah neurosis. Tentu saja neurosis ini membuat tidak bahagia. Apa saja ide irasional tersebut? Darimana kita memiliki ide irasional tersebut? Kenapa kita tetap memelihara ide irasional?
Stress KAWAN atau LAWAN?
Cara Memesona Kabur dari Bullying
Teman Datang dengan Berbagai Warna
Jika "Rasa" Itu Ada
Berpikir Sederhana
KESADARAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL
(Kerbau Yang Malang)
PENERIMAAN DIRI DAN PENGEMBANGANNYA
(Menjadi Pribadi Seperti Kopi)
Kematangan Intelektual
(Dengan Berpikir Sederhana)
Kematangan Intelektual
(5 Tips Belajar)
Kematangan Emosi
(Cara Menjadi Asertif)
Wawasan dan Persiapan Karir
(Ucup Dan Icip Ngobrolin PKL)
Penerimaan Diri
(Fokus Pada apa Yang Bisa Kamu Lakukan)
Penerimaan Diri
(Fokus Pada Masa )
Kematangan Intelektual
(Tebak-Tebakan 1)
Tebak-tebakan dalam rangka bimbingan aspek kematangan intelektual merupakan gagasan bagus. Peserta didik dapat merefleksikan cara berpikir apa saja yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan suatu masalah, agar mereka menyadari bahwa dalam pengambilan keputusan itu selalu ada resiko, sehingga pada waktunya mereka akan mengambil reaksi dengan mempertimbangkan terlebih dahulu resiko pada saat pengambilan keputusan kelak.
Kematangan Intelektual
(Tebak-Tebakan 2)
Tebak-tebakan dalam rangka bimbingan aspek kematangan intelektual merupakan gagasan bagus. Peserta didik dapat merefleksikan cara berpikir apa saja yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan suatu masalah, agar mereka menyadari bahwa dalam pengambilan keputusan itu selalu ada resiko, sehingga pada waktunya mereka akan mengambil reaksi dengan mempertimbangkan terlebih dahulu resiko pada saat pengambilan keputusan kelak.
AKUN INSTAGRAM INFORMASI PENDIDIKAN LANJUTAN