Pada model struktur atom yang diajukan oleh Rutherford, menyisakan sebuah masalah penting yang belum terpecahkan, yaitu terkait dengan perbandingan massa helium dan atom hidrogen yang dalam kenyataannya adalah 4:1 bukan 2:1. Rutherford dan rekan-rekannya mempostulatkan bahwa pastilah terdapat jenis partikel subatom yang lain dalam inti atom.
Pembuktiannya kemudian diberikan oleh fisikawan Inggris yang bernama James Chadwick pada tahun 1932, ketika Chadwick menembakkan partikel ke selembar tipis berilium. Percobaan tersebut menunjukkan bahwa sinar tersebut terdiri atas partikel netral yang mempunyai massa sedikit lebih besar daripada massa proton. Kemudian Chadwick menamai partikel ini sebagai Neutron. Selanjutnya melalui perhitungan didapatkan bahwa massa dari neutron ini adalah sebesar 1,67493 x 10-24 g dan dengan muatannya adalah 0 karena bermuatan netral.
Gambar Percobaan Chadwick