Daun Pandan merupakan jenis tumbuhan monokotil yang memiliki aroma wangi. Daun Pandan mungkin lebih banyak dikenal sebagi bumbu dalam masakan khas Asia Teanggara. Padahal, di balik harumnya daun pandan ada sejumlah zat gizi dan senyawa yang bermanfaat bagi Kesehatan. Daun Padan yang diproduksi dikeringkan dengan meggunakan dehydrator. Berdasarkan beberapa penelitian, daun pandan memiliki beberapa aktivitas farmakologi, terutama dalam bentuk ekstraknya. Daun Pandan mengandung berbagai golongan senyawa yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, polifenol yang memiliki peran dalam aktivitas farmakologinya.
Tanin, flavanol, protein (antioksidan)
Mencegah kerusakan sel-sel dalam tubuh, dapat meningkatkan kesehatan otak, menjaga kesehatan jantung, meredakan asma, meningkatkan kesehatan mata, dan memperlambat penuaan dini pada kulit.
Karbohidrat
Menambah energi dalam tubuh sehingga dapat digunakan untuk menurunkan berat badan.
Saponin, alkaloid
Mengurangi stres, dan meningkatkan suasana hati.
Polifenol
Sebagai antioksidan serta mengurangi kesakitan penyakit diabetes, kanker, infeksi, dan hipertensi.
Flavonoid
Memiliki potensi anti kanker.
Lemak
Bahan energi dalam tubuh.