Mungkin banyak dari kita yang suka mengkonsumsi susu, baik itu susu kambing maupun susu sapi. Namun tak banyak dari kita yang mengetahui tentang susu kolostrum yang belakangan ini mulai banyak dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Dari segi bentuk, susu kolostrum tidak beda jauh dengan susu pada umumnya, namun yang membedakan adalah kandungan kolostrum itu sendiri yang tidak akan kita pernah jumpai di susu pada umumnya.

Kolostrum adalah zat yang terkandung dalam kelenjar susu baik itu sapi, kambing, hingga manusia. Namun zat ini hanya bisa ditemukan pada awal kelahiran bayi baik itu dari sapi, ataupun manusia. Oleh karena itu air susu yang mengandung kolostrum hanya akan kita temukan dalam tahap pra menyusui saja.

Kolostrum merupakan hasil sekresi dari kelenjar ambing ternak mamalia yang dihasilkan paling lama 96 jam setelah melahirkan. Kolustrum sering juga disebut “mother’s milk” karena nutrisinya sangat tinggi dan mengandung banyak factor pertumbuhan dan antibody. Kolustrum merupakan bekal pertama yang sangat dibutuhkan untuk daya tahan tubuh mamalia muda dari berbagai serangan penyakit dan infeksi yang akan dijumpai pada masa-masa pertama kehidupannya.

Ciri khas kolustrum adalah berwarna kekuningan, kental, berbau amis, tidak mengandung factor-faktor pemicu alergi yang biasa terdapat susu dan sebagai pencahar bagi mamalia muda. Kolustrum juga mengandung senyawa bioaktif, yaitu immunoglobin yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Kolustrum mulai diproduksi oleh sapi pada waktu lima minggu sebelum beranak dan berakhir saat beranak. Pada sapi yang sudah dewasa, kondisi tubuh sehat dan pakan tercukupi akan memproduksi antibodi hampir 25% dari kolostrum.

Produksi dan kualitas kolostrum dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain :

Manfaat Kolustrum

Manfaat kolustrum yang utama adalah sebagai imun dan growth factor. Factor imun menjadikan imunitas dan proteksi dari berbagai infeksi pada minggu pertama kehidupan mamalia muda atau pedet. Sementara growth factor menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan pedet yang baru lahir. Growth factor dari kolustrum juga menimbulkan efek samping yang positif, yaitu meningkatkan kemampuan metabolisme atau pembakaran lemak serta meningkatkan degenerasi otot, kulit, kolagen, tulang rawan dan jaringan saraf.

Khasiat penting kolustrum adalah :

Manfaat antibody yang terkandung dalam kolostrum sebagai berikut :