JUDUL : NASIHAT ASMAUL HUSNA
PENULIS : ARI GINANJAR AGUSTIAN
PENERBIT : PT. ARGA PUBLISSHING, JAKARTA
TAHUN TERBIT : CETAKAN KEDUA 2007
Oleh : Feny Nurhasanah
Ari ginanjar senantiasa hebat dalam menyampaikan sesuatu, merangkai kata menjadi indah dan mudah diterima hati, senantiasa menjelaskan sesuatu dari sisi lain yang beliau sampaikan tidak seperti umumnya pemahaman orang-orang. Seperti halnya buku Nasihat Asmaul Husna ini, pada umumnya biasanya Asmaul Husna hanya berisi penjelasan daari masing-masing nama saja, tetapi Penulis menyampaikannya lewat untaian menjadi sebuah satu kesatuan sebuah nasihat yang bisa menjadi panduan dalam kehidupan nyata. Karena sesungguhnya Asmaul Husna yang sering kita baca ini menyimpan pesan moral yang sangat tinggi dan agung. Ia bagaikan mata air yang senantiasa mengalir, ibarat cahaya yang tak pernah padam.
Sebagai contoh saya ambil satu kesatuan untaian nasihat dari Asmaul Husna ini adalah :
“Anakku, ngkau harus mengasihi sesamamu, tidak peduli siapapun. Jadilah engkau seperti matahari, yang tak pernah pilih kasih menyinari semuanya, karena sesungguhnya engkau diciptakan oleh Ar Rahman sang Maha Pengasih. Dialah yang senantiasa mencurahkan rahmat-Nya siang dan malam. Dia pemilik rahmat yang sangat sempurna, yang meliimpahkan kebajikan bagi semua makhlukNya tanpa kecuali. Ketahuilah anakku, jika seluruh rahmat yang telah ditebarkan di muka bumi ini dikumpulkan semuanya, maka itupun hanya satu bagian, sedangkan 99 disimpan di sisi-Nya”.
Menarik bukan?adeeemmm banget bacanya, apalgi kalau bacanya sambil galau gitu, selanjutnya Anda bisa pinjam dan baca sendiri ya bukunya hehe...
Penulis mengharapkan buku ini menjadi untaian nasihat-nasihat bagi kita agar hati kita senantiasa mengingat Allah, lebih mengenal-Nya, mencintai-Nya, lebih merasakan kehadiranNya, menyadari bahwa kita adalah hamba-Nya di muka bumi dan senantiasa mampu mereflesikan sifat-sifat-Nya.
JUDUL : TRAVELLER SYAR’I UNTUK KAMU (jalan-jalan dengan selalu dekan\t sama Allah)
PENULIS : ISLAM ITU KEREN (@QULKHAIRAN)
PENERBIT : SAUFA TEEN, YOGYAKARTA, 2016
Oleh : Feny Nurhasanah
Penulis buku ini adalah sebuah akun sosial media yang diasuh oleh kelompok muslim yag tergabung di Majlis Studi Islam di Yogyakarta, yang aktif mengadakan kajian, pengajian, dan aktivitas-aktivitas lainnya yang mendedikasikan diri untuk menyumbangkan ilmu pengetahuan dan aktivitas keislaman dalam bidang ubudiyah dan muamalah untuk semua lapisan masyarakat.
Buku ini menyediakan tuntunan praktis dan komplit bagi kita untuk selalu bisa dekat dengan Allah dimanapun dan kapanpun termasuk dalam perjalanan, agar kita senantiasa tidak meninggalkan kewajiban kita selaku Muslim atau Muslimah. Karena dalam perjalanan ada berbagai ketentuan khusus (keringanan) yang Allah berikan sehingga ibadahpun tidak terasa berat dan masih bisa kita lakukan, seperti aktivitass dzikir dan berdoa, tata cara tayamum dala perjalanan, tata cara qashar atau shalat jamak bahkan surat-surat pendek yang bisa kita pakai selama dalam perjalanan.
Adapun isi dari buku ini adalah :
1. Tata cara wudhu dan Tayamum
2. Adzan dan Iqamah
3. Tuntunan dzikir dan doa yang cepat dikabulkan
4. Tuntunan qashar shalat dalam perjalanan
5. Tuntunan shalat jamak dan jamak qashar di perjalanan
6. Doa-doa pilihan khusus dalam perjalanan
7. Surat-surat pendek pilihan
Cara penyampaian dari buku ini sangat praktis dan mudah dipahami sekali, terutama bagi remaja yang memang hobi sekali melakukan pejalanan (tarveling), sehingga traveliing tidak bisa dijadikan alasan untuk meninggalkan kewajiban seperti shalat karena sedang dalam pesawat atau kereta.
JUDUL : DOSA-DOSA YANG DIANGGAP BIASA
PENULIS : MUHAMAD SALIH AL MUNAJJID
PENERJEMAH : AINUL HARIS UMAR THOYYIB
PENERBIT : DARUL WATHON, RIYADH, 1994 M,
diterbitkan kembali : YAYASAN AL SOFWA, 2001
Oleh : Feny Nurhasanah
Dari judulnya saja sudah membuat khawatir, jangan-jangan ada dosa-dosa yg tak terasa sering kita lakukan karena sudah terbiasa atau bahkan sudah dianggap biasa saja sehingga tidak tau itu dosa atau tidak, nau’udzubillah...
Lewat buku ini, Penulis mengingatkan kita bahwasannya Allah SWT mewajibkan beberapa kewajiban yang tidak boleh diabaikan, memberi beberapa ketentuan yang tidak boleh dilampaui dan mengharamkan beberappa perkara yang tidak boleh dilanggar. Karena kebanyakan manusia selalu melihat bahwa betapa banyak yang Allah haramkan, sehingga hidup itu terasa suram, berat, banyak keluh kesah, padahal sesungguhnya manusia telah lupa sesungguhnya Allah mencipatakan segala seuatu di muka bumi ini adalah halal kecuali yang telah jelas Allah haramkan. Maka yang baik-baik adalah halal, dan yang buruk-buruk adalah haram. Hanya yang ahli dan yang berilmulah yang boleh mengharamkan sesuatu.
JUDUL : SEHARI BERSAMA NABI SAW
TERJEMAHAN DARI : A DAY WITH THE PROPHET
PENULIS : AHMAD VON DENFFER
PENERJEMAH : KH. MAHROUS ALI, IBNU HASAN
PENERBIT : THE ISLAMIC FOUNDATION, LEICESTER, UK 1992
DITERBITKAN KEMBALI : PUSTAKA PROGRESIF, SURABAYA, 1995
Oleh : Feny Nurhasanah
Dari judulnya saja sudah sangat menarik membuat ssaya ingin meminjamnya. Awalnya saya membayangkan buku ini berisi ulasan yang menjelaskan secara detail tentang aktivitas yang dilakukan Nabi SAW dari bangun tidur sampai tidur kembali. Tapi ternyata saya baru menyadari kalau buku ini adalah terjemahan yang ditulis asli oleh orang Jerman, isinya mengulas tentang hadits-hadist yang diambil dari berbagai kitab, entah hadits shahih Bukhari, Shahih Muslim dan bahkan ada yang diambil dari kitab Riyadushalihiin. Mungkin karena Penulisnya seorang Muallaf jadi terlihat sekali kalau sang Penulis sangat kagum bahwa ada Hadist (baca: perkataan Allah yang disampaikan lewat Nabi SAW atau perkataan Nabi SAW sendiri bersama para sahabatnya) Nabi SAW yang menyebutkan tentang kegiatan atau aktivitas yang Nabi SAW lakukan sehari-hari, tetapi kurang menjelaskan sarah tentang hadits-hadits tersebut.
Dalam bukunya ini, Penulis seolah ingin menjelaskan bahwa sunnah Nabi yang merupakan sumber hukum kedua setelah al Quran yang justru dewasa ini banyak diadopsi oleh orang-orang Barat dan digunakan sebagai undang-undang atau aturan hidup, meski oleh sebagian umat Islam mereka masih dianggap sangat dangkal dalam menginterprestasikannya.
Buku ini mengajak umat Islam sekaligus non Muslim agar berusaha mencoba menyesuaikan hidup kesehariannya dengan tuntunan yang diajarkan Nabi SAW. Dengan berbagai dalih, seseorang mungkin merasa berat untuk melakssanakannya atau merasa asing bila menjalani hidup sesuai dengan bimbingan Nabi SAW, tetapi menggunakan cara hidup yang berbeda dengan yang ditetapkan oleh Allah SWT dan Nabinya SAW hanyalah merupakan pekerjaan sia-sia.
Dalam bukunya ini, Penulis mengajak para pembacanya untuk senantiasa mengawali aktivitas sehari-hari dengan mengingat Allah dan Nabi-Nya dari bangun pagi, kemudian menjalani paginya bersama bimbingan Nabi SAW, sore hari, petang dan hingga lanjut malam hari, seolah menggambarkan bahwa Penulis sudah terbiasa sehingga ingin mengjak orang-orang untuk urut serta merasakan kenikmatan dari melakukan kegiatan sesuai dengan sunnah Nabi SAW.
Adapun isi dari hadits-hadits Nabi yang Penulis ambil adalah hadits-hadits yang dimulai dari mengawali kegiatan baik dengan Basmallah, perbuatan sehari-hari, bangun malam dan pagi hari, menggunakan tangan kanan, membuang hajat, bersuci, shalat wajib ataupun sunah, berdoa, berpakaian, makan minum, memenuhi undangan, menjenguk orang sakit, dll.
JUDUL : DAHSYATNYA EVALUASI DIRI SEORANG MUSLIM (AGAR HARI INI LEBIH DAHSSYAT DARI HARI KEMARIN, DAN ESOK LEBIH DAHSYAT DARI HARI INI)
PENULIS : D.A. PAKIH SATI, LC.
PENERBIT : ZIYAD BOOK, SURAKARTA, CETAKAN PERTAMA, 2012
Oleh : Feny Nurhasanah
Manusia memiliki waktu yang sama, tetapi pada akhirnya hasil dari tiap-tiap orang berbeda. Inilah yang membuat saya tertarik untuk membaca buku ini, karena kadang kebanyakan manusia kurang pandai dalam mengevaluasi dirinya, hehe..dan juga masih bernggapan bahwa hari yang dahsyat itu adalah yang penuh dengan kebahagian atau kesuksesan yang hanya diliat kasat mata, padahal sesungguhnya proseslah yang sangat penting dalam kehidupan manusia, yang terpenting adalah amalan baik.
Karena buku ini ditulis oleh seorang Muslim, tentunya yang dimaksud evaluasi diri ini adalah tentang muhassabah (menghisab) diri dari amalam baik dan buruknya sesuai dengan firman Allah SWT yang menyatakan bahwa manusia itu memiliki dua potensi dalam dirinya, potensi berbuat baik dan potensi berbuat buruk. Apakah keseharian kita diisi dengan ketaatan pada Allah SWT atau malah sering membiarkannya dipenuhi dengan segala bentuk kemaksiatan dan kemungkaran kepada Allah SWT.
Buku ini sangat membantu kita untuk mengevaluasi diri dan menjalani sehari-hari yang harus lebih baik dari sebelumnya. Karena buku ini menjelaskan tentang betapa pentingnya evaluasi diri dan agar terhindar dari godaan syaitan yang melalaikan manusia dari perbuatan baik, manfaat evaluasi diri, jenis-jenis evaluasi diri, bahkan dilengkapi dengan tabel evaluasi diri yang dibuat harian bahkan mingguan. Tentunya buku ini juga dilengkapi dengan hadits-hadits yang memotivasi diri kita untuk senantiasa meningkatkan dan istiqomah dalam melakukan amalan baik.
Faedah evalusi diri :
1. Mengenal aib diri sendiri
2. Bertaubat dan menyesal
3. Mengenal hak Allah SWT
4. Merasa menyesal di hadapan Allah SWT
5. Mengenal kemulian Allah SWT
6. Zuhud
7. Menjadi pribadi yang lebih baik
Jenis-jenis Evaluasi diri
1. Evaluasi sebelum beramal
2. Evaluassi sesudah beramal
Judul : VITAMIN T
Penulis : Hernowo
Penerbit : Mizan Learning Centre
Cetakan 1, Oktober 2004
Tebal : 328 hal
Melihat buku ini, awalnya saya tidak tertarik untuk membacanya karena saya kira ini adalah buku kesehatan karena tertulis “Vitamin” di sampul buku depan, namun huruf “T” yang tertulis setelah kata vitamin itu cukup berhasil membangkitkan rasa penasaran saya untuk mengetahui lebih dalam maksudnya. Setahu saya yang namanya vitamin itu adalah zat yang sangat penting dibutuhkan untuk tubuh manusia dan hewan agar dapat tumbuh dan berkembang yang terdapat pada buah-buahan atau sayur-sayuran, dan jenisnya pun terbatas hanya pada Vitamin A, B, C, D, E dan K. Lah ini kok ada vitamin T? maksudnya apa sich? apakah memang benar ada penemuan terbaru dibidang kesehatan? Atau ini hanya keisengan penulis untuk mencari sensasi ? atau mungkin si penulis sudah tidak punya stok judul lagi untuk dipublish? Atau jangan-jangan ada sebongkah misteri yang harus dipecahkan dengan judul buku tersebut ?
Rasa penasaran saya pun akhirnya terjawab ketika membaca buku ini lebih dalam. Ternyata buku ini bukanlah buku yang membahas tentang kesehatan seperti yang saya kira sebelumnya, buku ini adalah buku tentang membaca dan menulis, dan huruf “T” yang tertulis di sampul depan itu adalah singkatan dari Teks (itupun saya baru tahu setelah membacanya sampai hal. 264) Hernowo sang penulis yang merupakan seorang lulusan sarjana tehnik lewat bukunya ini ingin menyampaikan kepada para pembacanya bahwa dengan membaca dan menulis, kita dapat merubah kualitas diri kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Buku ini semakin menarik, karena Hernowo nampaknya bukan hanya sekedar memotivasi para pembacanya untuk menyukai kegiatan membaca dan menulis, tetapi dia juga ingin menunjukkan secara detail bagaimana penerapan konsep “mengikat makna” yang dia ciptakan melalui cerita pengalaman-pengalamannya dalam mengarungi dunia tulis menulis dan perkenalannya dengan para penulis hebat, sehingga para pembaca dapat mencerna berbagai macam pemikiran Hernowo yang tertuang dalam buku ini dengan mudah dan mengikuti langkah-langkah yang telah dia lakukan sebelumnya.
Dalam buku ini pula Hernowo banyak memakai kutipan dari banyak tokoh dengan berbagai latar belakang, khususnya kalangan yang bergelut dengan membaca dan menulis. Misalnya, Morrie Schawartz (hlm. 108). Dari dalam negeri ada Eep Saefulloh Fatah, seorang yang dikenal sebagai pengamat politik dan kolumnis yang menulis tentang politik pada sebuah koran nasional. Dalam buku ini Eep menyumbangkan tulisan berjudul Sikap Dasar tentang Kepenulisan (hlm. 144-149). Tokoh-tokoh yang disebut dalam tulisan ini bertujuan untuk mengambil pelajaran dari pandangan-pandangannya. Dalam hal ini tidak hanya berupa pandangan dari penulis buku ini saja. Pandangan-pandangan tokoh yang mengandung kata-kata mutiara itu untuk menguatkan dan meyakinkan akan manfaat membaca dan menulis.
Namun begitu, dalam bukunya ini Hernowo tidak membagi materi konsepnya dalam bagian atau bab yang terstuktur hal ini membuatnya tidak bisa menjaga ritme tulisan dengan baik, sehingga tampak sekali adanya pengulangan gagasan-gagasan diberbagi tempat yang akhirnya membuat tulisannya terasa panjang. Gaya bahasa yang dipakai oleh Hernowo dalam buku ini pun memang cenderung “bebas”. Artinya, Hernowo tidak terlalu mengikuti aturan tata bahasa yang baku. Justru yang dipentingkannya adalah bagaimana pembacanya bisa memahami isi tulisannya dan termotivasi oleh tulisannya. Itu misalnya, tampak dari banyaknya tanda baca koma di setiap halamannya yang meskipun itu sah-sah saja, tetapi itu agaknya itu kurang lazim dalam bahasa tulis. Kendatipun demikian, kalimat dalam buku ini lebih bertenaga dan lebih sugestif. So... kalau kamu ingin meningkatkan kualitas diri dengan membaca dan menulis, buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca!
Judul Buku: La Tahzan for Smart Teacher, menjadi guru bahagia yang selalu dikenang siswa
Penulis: Riyadhus Shalihin Emka
Penerbit: Araska
Cetakan: Cetakan I, Januari 2017
Tebal Buku: 14x20.5 cm, 208 halaman
Pendahuluan
Riyadhus Shalihin Emka merupakan salah satu penulis berbakat. Ia lahir di Jombang, 4 Agustus 1990. Pernah mengenyam pendidikan pesantren di daerah Jombang, Jawa Timur hampir sepuluh tahun sampai ia menamatkan pendidikan tingkat atasnya. Kemudian ia melanjutkan studinya di UIN Jakarta dan lulus dengan menyandang predikat pujian (Cumlaude).
Penulis sangat rajin dalam aktivitas keagamaan Islam. beliau merupakan salah satu generasi harapan bangsa yang patut dibanggakan. Dikancah nasional, beliau pernah meraih juara 1 MTQ pelajar se-Indonesia. Dikancah internasionalpun pernah menjuarai lomba esai budaya yang diselenggarakan oleh kementrian kebudayaan Thailand.
Guru adalah profesi yang sangat berat, dipundak guru dibebani segudang tanggung jawab terhadap perubahan pengetahuan yang mengarah pada perilaku murid menuju yang lebih baik. Berani menjadi guru harus berani pula atas segala konsekuensinya. Apabila kita mampu menjalaninya secara konsisten, jalan ke syurga akan menunggu.
Tubuh/Isi: Deskripsi
Ilmu adalah perantara bagi manusia untuk mencapai tujuan dalam hidup, ilmu menjadikan manusia sebagai makhluk yang beradab dan dapat meninggikan derajat manusia. Dalam konteks tersebut, bahwa manusia akan mencapai tingkatan tinggi bila ia memiliki ilmu, urgensitas inilah yang mengharuskan adanya perantara dalam menjadikan manusia berilmu yang sering kita ucap dengan sebutan “guru”, dan peran penting inilah yang menjadi tanggungan bagi seorang guru, bukan hal yang mudah untuk menyandang gelar tersebut yang mana dibutuhkan tidak hanya kecerdasan intelektual namun kecerdasan emosional, spiritual, kreativitas dan banyak hal lainnya.
Didalam buku ini, membimbing pembaca untuk mengetahui seorang guru yang teladan, bagaimana memposisikan murid, memahami kesabaran merupakan sifat yang harus dimiliki seorang guru dan seorang guru harus pintar mengelola emosi, melupakan segala kesedihan dan meningkatkan kualitas diri seorang guru, karena sejatinya aura yang terpancar dari seorang guru harus selalu positif agar berdampak positif pula bagi muridnya. Segala persoalan yang dihadapi seorang guru baik dari latar belakang kehidupannya maupun dalam upaya mencetak generasi yang unggul kini guru haruslah bangkit dari keputus asaan, frustasi dan sebagainya. Guru dengan berpegang “Muridku adalah Anakku” dan dalam proses transfer ilmu dituntut untuk memiliki kesabaran dan keikhlasan yang tinggi, sikap yang selalu menyejukkan, menjadi peneduh dan petunjuk pada murid-muridnya bahkan harus pintar mengabaikan masalah yang sedang terjadi dalam dirinya agar tetap meneduhkan, tidak hanya berbicara namun mendengarkan. Dalam proses belajar-mengajar, seorang guru pasti menemukan murid-murid yang wataknya beragam. Oleh karena itu, tidak mungkin memaksakan kehendak, pendapat, pemikiran terhadap murid-murid, seorang guru dapat diterima oleh murid-muridnya jika ia mampu memahami kondisi dan perasaan muridnya dan memberikan perlakuan yang semestinya. Kebahagiaan tertinggi bagi seorang guru ketika melihat muridnya sukses, ikhlas merupakan kunci keberkahan seorang guru dan mengalir pada muridnya, keikhlasan ini akan dihitung sebagai ibadah kepada Allah. Jangan pernah merasa lemah dan putus asa dalam menghadapi masalah, ketika cobaan hidup bagi seorang guru datang silih berganti, maka semua itu tidak boleh melemahkan kembalikan semua pada Allah swt karena janjinya dalam Q.S. Al-Insyirah:7-8 bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan.
Keunggulan Buku: Dilengkapi dengan dalil Al-Qur’an dan juga hadits sehingga isi buku begitu relevan. Cover buku yang di desain dengan unik beserta judul dan keterangan Dr. Aidh Al-Qarni “Jangan bersedih hati karena keulitan, sesungguhnya kesulitan itu menguatkan hatimu, membuatmu merasakan kekuatan yang nyata, menolongmu, mengangkat derajatmu dan dengannyalah kesabaranmu terlihat jelas” sehingga kesan pertama membuat menarik untuk dibaca. Bahasa yang ringan sehingga mudah dimengerti. Dan memotivasi bagi seorang pendidik maupun calon pendidik.
Kelemahan Buku: Desain tekstual dan visual dalam setiap halaman buku yang sama sehingga membuat pembaca cepat bosan dalam membacanya.
Penutup
Buku ini mengajak untuk menjadi guru yang ikhlas, cerdas, berkualitas dan bahagia dunia akhirat, mengkaji sisi psikologi dan sosiologi guru dan murid sehingga buku ini cocok untuk kalangan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, calon pendidik maupun pendidik.
Nama Buku : PENDIDIKAN ISLAM BERNUANSA SENI MUSIK
Penulis : Dr. H. Hasan Basri Tanjung,MA
Penerbit : AMP Press
Jumlah Halaman : 248
Tahun Pertama Terbit : Mei 2017
Buku yang di tulis Dr,Hasan Basri Tanjung , MA ini merupakan inovasi dalam upaya meningkatkan konsentrasi siswa dalam pembelajaran, tidak bisa di pungkiri, manusia modern membutuhkan inovasi dalam pembelajaran meskipun bukan hal baru , tetapi menngemasnya dalam kemasan yang islami adallah sesuatu yang membutuhkan kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas sehingga bisa di aplikasikan. Buku yang di angkat dari disertasi penulisini menarik, karena mampu mengabungkan antara konsep seni musikdari sis hokum dan dari sisi ilmiah sebagai media pendidikan. Buku ini penting dalam membuka wacana baru dunia pendidikan islam dan wawasan stake holder pendidikan.
Pemakaian Bahasa
jika di telaah Dr, Hasan Basri Tanjung menulis buku ini dengan bahasa yang sederhana ,mudah di cerna dan juga pas untuk para praktikan pendidikan.
Kelebihan, Kekurangan
Sebagai intisari sebuah hasil penelitian ilmiyah(disertasi) buku ini menawarkan metode pembelajaran yang brillian. Bukan saja karena ditulis secara mendalam, bahkan penulis sudah mempraktikannya jauh-jauh hari kepada ribuan siswa di lembaga yang di kelolanya.sedangkan kekuranga dari buku ini hanya terlau banyak pembahsan dengan kertas yang agak buram,dan agak kurang menarik,jika di lihat dari fisik fontnya
Judul : SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Konsep dan Pengembangannya
Pengarang : Azhar Susanto
Penerbit : Lingga Jaya
Tahun Terbit : 2000
Jumlah Halaman : 438 hlm
ISBN : 979 - 96103 - 0 -3
Ide / Gagasan pokok
Buku sistem informasi manajemen ini memberikan pengetahuan kepada para pembacanya untuk mengetahui konsep sistem informasi manajemen dan komponen – komponen yang membentuknya. Pembahasan dilakukan secara terstruktur yang diawali dengan pembahasan mengenai sistem dan dilanjutkan pembahasan mengenai informasi, manajemen, dan sistem informasi manajemen.
Setelah konsep informasi manajemen diberikan kepada pembaca diajak untuk mengetahui komponen – komponen apa saja yang harus ada dalam suatu sistem informasi manajemen. Pembahasan pada tingkat lebih lanjut dimaksudkan untuk memberi pengetahuan dasar kepada para pembaca untuk mengetahui bagaimana membangun suatu sistem informasi manajemen. Disana akan dibahas meneganai analisis sistem informasi, analisis sistem dalam membangun sistem informasi. Buku ini ditutup dengan pembahasan mengenai pengendalian sistem informasi manajemen dalam menghadapi berbagai ancaman yang diahadapinya.
Buku ini sangat bermanfaat dibaca oleh profesional bidang sistem informasi, mahasiswa jurusan manajemen, akuntansi, dan informatika yang kesulitan membeli dan membaca literatur dalam bahasa Inggris.
Teori utama
Teori utama yang dikupas dalam buku ini yaitu pembahasan mengenai sistem dan dilanjutkan pembahasan mengenai informasi, manajemen, dan sistem informasi manajemen.
C. Penilaian Isi Buku
Kelebihan Buku
1. Buku
Dari desain cover nya menarik, sehingga menarik pembaca untuk membaca buku ini. Kemudian ukuran tulisan, pada judul cover nya pas, sehingga orang mudah untuk mencari buku ini. Ukuran tulisan pada setiap halaman pun pas, ditambah dengan gambar pada pembahasan tertentu sehingga tidak membosankan pembaca dan juga memberikan pemahaman lebih.
2. Bahasa
Bahasa yang digunakan mudah dimengerti dan tidak berbelit – belit.
3. Isi
Buku ini berisi 16 bab pembahasan, pembahasan dari satu bab ke bab lainnya berkesinambungan. Adapun ringkasan materi yang ditulis di samping kolom pembahasan materi, memudahkan pembaca untuk memahami dari pada pengertian pembahasan tersebut.
Kekurangan Buku
Di dalam beberapa contoh gambar, yang menjelaskan sebuah materi dianggap sukar untuk dimengerti, sehingga sulit untuk memahaminya dan membutuhkan penjelasan kembali.
Pembahasan materi nya terlalu umum dan tidak spesifik pada satu bidang tertentu.
Judul: Happiness Inside
Penulis: Gobind Vashdev
Cetakan XIII: April 2016
Penerbit: Noura Books (PT Mizan Publika)
Kota Terbit: Jakarta
Tebal Halaman: 278 halaman
Tentang Penulis
Gobind Vashdev adalah seorang penulis yang unik,ia lahir dan menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Surabaya. Kemudian ia pindah ke Jakarta dan menetap di sebuah desa di Bali yang bernama Ubud. Gobind tidak lulus S1 tetapi sejak kecil ia memiliki ketertarikan yang besar pada pelajaran yang bersifat informal. Buatnya setiap orang adalah guru, setiap tempat adalah sekolah, dan setiap jam adalah waktu belajar.
Ia senang menyebut dirinya sebagai heartworker, seorang pekerja hati. Menjadi vegetarian lebih dari 20 tahun sama sekali tidak menghambat langkahnya dalam berkiprah di dunia yang dicintainya ini. Gobind terus aktif berkeliling ke tempat-tempat konflik dan bencana di Indonesia dalam rangka melakukan aktifitas sosialnya. Ia bergabung dalam berbagai organisasi dan klub sosial untuk menyalurkan kecintaannya terhadap setiap makhluk hidup. Beratraksi sulap adalah hobi sekaligus jembatan yang menghubungkannya dengan kecintaan yang lain, yaitu bermain dengan anak-anak.
Gobind menemukan kebahagiaan dalam berbagi dan memberikan apa yang ia miliki kepada orang lain. Baginya hidup bukanlah sebuah perlombaan untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya, tetapi memberi kepada dunia sebelum kita meninggalkannya.
Resensi Buku
Karya persembahan dari Gobind Vahdev, seorang pembicara multitalenta yang memiliki cerita-cerita hebat tentang penemuan kebahagiaan. Buku ini menjawab kekosongan yang dirasakan manusia dalam menjalani hidup dan memberikan jalan keluarnya. Karena sesungguhnya kebahagiaan tidak memiliki atauran. Hanya sebuah jalan sederhana namun kerap terlupakan. Jalan keluar yang sebenarnya membimbing kita melihat ke dalam, ke diri kita dan menemukn kebahagiaan sejati. Buku ini terdiri dari tiga bab, dimana setiap bab memiliki porsinya masing-masing untuk menyampaikan maksud dan tujuan penulis. Buku ini merupakan karya non fiksi karena cerita yang diambil berdasarkan pengalaman dan kisah nyata penulis dan juga orang-orang terdekatnya. Buku yang sangat menarik perhatian apabila sudah membacanya karena bahasa yang digunakan tidak terlalu rumit malah dapat dikatakan sederhana sehingga memudahkan pembaca untuk menyerap informasi yang diberikan.
Bab awal berisi tentang bagaimana kita mencari kebahagiaan dilanjutkan dengan menggali kebahagaiaan dibagiaan terakhir dibahas mengenai menemukan kebahagiaan. Nilai yang dapat kita ambil dari buku ini adalah bahagia itu sederhana. Bahagia itu kita yang ciptakan sendiri, bahagia dimulai dari cara berfikir yang positif, dalam buku ini kita juga diajarkan bagaimana menemukan kebahagiaaan.
Kelebihan
Kelebihan dari buku ini adalah penerapan konsep seperti makanan siap saji ‘’all you can eat’’ atau jika diibaratkan pada buku kita tidak perlu membaca tulisan ini secara berurutan dari awal, kita bisa pilih ingin membaca darimana dan kapan saja, karena setiap kisah tidak saling berhubungan tetapi tetap memiliki makna yang serupa di dalamnya.
Kekurangan
Kekurangan dari buku ini adalah dalam kisah yang diceritakan per-bab nya tidak berurutan dari awal sampai akhir, melainkan berbeda-beda sehingga membuat pembaca kebingungan karena tidak berurutan.
Judul asli : Focus ( The Hidden driver of Excllence)
Judul tarjamahan : Fokus ( Pendorong kesuksesan yang tersembunyi )
Penulis : Daniel Goleman
Alih bahasa : Agnes Cynthia
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan kedua Novebember 2015
Tebal : 339 hal
“Gagal Fokus” ya... kalimat itu memang sedang trend saat ini khususnya di media sosial, dan pada kenyataannya pun, kita sering mengalami yang namanya “gagal fokus” tentunya hal ini membuat kita salah merespon sesuatu yang gak ada hubungannya dengan masalah yang seharusnya menjadi fokus kita. Dan fenomena “gagal fokus” ini nampaknya telah mewabah ke berbagai level kehidupan kita sehari-hari. Sebagai contoh di level individu kita mungkin pernah melihat seorang siswa yang sulit berkonsentrasi ketika belajar di keramaian, hal ini tentunya akan mengakibatkan penurunan kualitas belajar.
Di level interaksi sosial tak jarang juga kita mendapati teman yang kita ajak bicara atau diskusi tidak memperhatikan arah pembicaraaan dan lebih tertarik dengan layar hpnya, hal ini tentu akan menggangu hubungan sosial kita dengan teman kita
Di level professional pun mungkin kita pernah mendengar seorang pemimpin suatu perusahaan atau lembaga mengalami kekecewaan dan kerugian yang begitu besar karena kehilangan berbagai macam ide dan peluang, hanya karena saat mengikuti rapat pikirannya berada di tempat lain.
Dan nampaknya gejala “gagal fokus” ini pun terus merambah ke level keluarga dimana tak jarang pada jaman ini, kita akan dengan mudah menemukan suatu keluarga berkumpul dimeja makan tanpa ada komunikasi dan interaksi yang terjalin diantara mereka, karena semua anggota keluarga fokusnya teralihkan dengan gagdetnya masing-masing.
Daniel Goleman seorang psikolog dan mantan jurnalis New York Times menangkap permasalahan ini dan dalam bukunya setebal 339 hal dia berusaha menuliskan resep mujarab untuk mengatasi menurunnya kemampuan fokus manusia dalam kehidupan sehari-hari, dan bukan hanya itu, dalam buku ini juga Goleman berusaha memberikan tips-tips bagaimana menumbuhkan dan memperkuat kemampuan fokus disertai langkah-langkah penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dia berpendapat bahwa fokus bekerja layaknya otot, semakin sering dilatih maka ia akan berkembang dengan baik, dan jika tidak maka akan melemah.
Buku ini semakin menarik, karena dalam menjelaskan konsep dasar pemikirannya Goleman mengambil kisah-kisah dari kehidupan sehari-hari sehingga memudahkan bagi para pembaca untuk dapat mencerna berbagai macam pemikiran Goleman yang tertuang dalam buku ini, dan tentunya ini menjadi kelebihan sendiri dari buku ini.
Namun selain adanya kelebihan yang dimiliki buku ini, saya melihat ada dua kekurangan yang saya dapati dalam buku ini; yang pertama penggunaan istilah-istilah neurosains yang disertai pendapat para pakar cukup membuat jenuh dan pusing para pembacanya, khususnya para pembaca yang tidak akrab dengan dunia neurosains. Yang kedua, umumnya konsep “Fokus” yang diusung Goleman membuatnya tidak dapat menjelaskan secara spesifik tentang pemanfaatan kekuatan fokus dalam berbagai bidang seperti dalam bidang parenting, sosio-remaja, leadership, bisnis dan lain-lain.
Dari kesemuanya itu, buku ini merupakan mahakarya luarbiasa yang ditulis oleh seorang Daniel Goleman, memberikan sumbangsih yang amat besar bagi perkembangan kualitas hidup manusia. Bagi anda yang merasakan gejala menurunnya kualitas hidup, dan ingin segera memperbaiki dan meningkatkannya. Buku ini sudah seharusnya menjadi salah satu refensi yang harus anda baca!
Nama Buku : Novel 5 cm
Penulis :Dhonny Dirghantoro
Penerbit : PT. Grasindo
Jumlah Halaman : 381
Tahun Pertama Terbit : 2005
Buku ini secara garis besar bercerita mengenai persahabatan dan nasionalisme. Banyak di antara kita yang beranggapan nasionalisme adalah perkara yang pelik. Melalui 5 Cm. kita diajak “bermain-main” dengan rasa cinta pada negeri ini secara sederhana melalui kelima sahabat yang menjadi tokoh utama novel besutan penulis muda, Donny Dirghantoro. Novel ini dibuka dengan perkenalan masing-masing tokoh yaitu Arial, Zafran, Genta, Riani dan Ian. Dengan cerdas, sang penulis merekatkan karakter kuat pada masing-masing tokoh. Hal ini yang membuat 5 Cm unggul dari novel lain. Jika secara umum pada permulaan novel kita dibiarkan menebak seperti apa karakter para tokoh, maka di dalam 5 cm, kita tidak dibiarkan menebak sebab karakter tokoh sudah terbaca kuat di halaman awal.
Kelima tokoh utama ini telah berada dalam lingkar persahabatan selama kurang lebih 7 tahun. Hingga suatu saat mereka diliputi kebosanan. Kehidupan yang monoton membuat mereka berpikir untuk berpisah selama 3 bulan. Dalam masa “berpisah tersebut”, mereka tidak diperkenankan melakukan komunikasi dalam bentuk apapun. Dalam kurun 3 bulan tersebutlah, mereka ditempa dengan hal baru. Dengan rasa rindu yang saling menyilang. Tentang tokoh Riani yang mencintai salah satu sahabatnya. Tentang Zafran yang merindui adik Arial, sahabatnya sendiri. Tentang Genta yang memilih mengagumi Riani dengan diam. Dan masih banyak lagi cerita2 yang bisa di pelajari dan di ambil pelajarannya
Ide mengenai nasionalisme disisip penulis dengan cerkas pada bagian saat mereka kembali bertemu. Kelima sahabat ini memutuskan menunaikan rindu dengan mendaki puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa, Semeru. Surga dunia yang dititip Tuhan di Nusantara. Alasan yang lebih dari cukup bagi orang-orang (khususnya anak muda) untuk mencintai bangsa ini dan memajukannya dengan tekad yang disimpan di jidat, tak lebih dari 5 cm. Pada bagian ini pula, penulis merubah kisah persahabatan menjadi kisah petualangan yang dibumbui kisah cinta yang manis. Cinta segitiga di antara mereka dikemas dengan tawa bukan tangis. Hal ini yang menjadikan 5 Cm menarik. Hal kecil yang mainstream dibuat berbeda tetapi natural. Hal lain yang mempertegas semangat nasionalisme dalam buku ini adalah petikan-petikan quote yang powerful misalnya:
"Sebuah Negara Tidak Akan Pernah Kekurangan Seorang Pemimpin Apabila Anak Mudanya Sering Berpetualang di Hutan, Gunung & Lautan." (Hendry Dunant)
Pemakaian Bahasa
Jika ditelaah, Donny Dhirgantoro menggunakan bahasa sehari-hari khas anak muda Jakarta. Bahasanya ringan namun tetap sanggup menghantarkan makna yang dalam. Dalam novel ini, penulis juga banyak menyisip kata-kata asing sebab ada banyak kutipan lirik lagu yang dimasukkan. Bagi sebagian orang, hal ini menciderai jiwa nasionalis yang mencoba dibangun novel ini di bagian akhir. Namun, jika kita jernih melihat, nasionalisme tak ada hubungannya dengan selera musik. Secara umum, dari pemilihan bahasa, Donny dengan jelas membidik pembaca muda.
Kelebihan, Kekurangan Dan Pesan Moral
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, novel ini berhasil membuat nasionalisme lebih mudah dicerna, hal ini menjadi keunggulan tersendiri. Hal lainnya adalah adalah kisah percintaan dan persahabatan yang dikemas dengan ringan. Jangan berharap Anda akan menemukan tokoh yang merana sebab orang yang dicintainya, mencintai orang lain. Berbicara soal kekurangan, novel ini memasukkan terlalu banyak lirik lagu untuk menggambarkan beberapa keadaan. Hal ini bisa saja membuat pembaca yang awam musik luar menjadi terusik dan sulit memahami.
PENULIS : -
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non-Fiksi
PENERBIT : ISA
TANGGAL TERBIT : Agustus 2009
HALAMAN : 96 Halaman
ISBN : -
Melihat buku yang berjudul “Jangan Takut Gagal” secara tersirat ada makna yang cukup inspiratif. Jika dikatakan sebuah inspirasi memberikan hal positif kepada diri seseorang, maka saya sebagai pembaca buku ini sekaligus mereview buku ini merasa sangat terinpirasi penuh dengan beberapa isi di buku tersebut. Didalam buku ini digambarkan dan dijelaskan, bahwa dibalik kegagalan ada sebuah kesuksesan. Jika kita meyikapi kegagalan secara salah, maka akan terjerumus pada kegagalan. Akan tetapi jika kita meyikapi bahwa orang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, maka itu akan menjadi batu pijakan untuk menuju sukses. Sukses dan gagal adalah dua kutup berlawanan yang saling terkait erat. Dijelas kan dalam buku ini, ada 4 tipe orang yang bisa kita temui berkaitan dengan sukses dan gagal, yakni sebagai berikut: gagal mengatasi kegagalan, gagal mengatasi kesuksesan, sukses mengatasi kesuksesan, dan sukses mengatasi kegagalan.
Didalam buku ini, juga dijelaskan mengenai konsep gagal. Dimana, konsep 1 tentang gagal: gagal adalah proses, gagal adalah kepastian. Konsep 2 tentang gagal: gagal akan datang berulang. Konsep 3 tentang gagal : jumlah kegagalan sering kali lebih banyak dari kesuksesan. Kosep 4, tentang gagal: selalu ada sisi positif dari kegagalan. Konsep 5 tentang gagal : kegagalan adalah proses pembelajaran, persiapan, latihan, dan peringatan agar kita bekerja lebih keras. Konsep 6 tentang gagal: kegagalan mungkin karena kita belum bertemu dengan orang yang tepat, waktu yang tepat atau bidang yang tepat. Konsep 7 tentang gagal: kegagalan bukan akhir segalanya kegagalan bukan harga mati. Konsep 8 tentang gagal: sekalipun tidak merasakan sukses, bukan berarti kita gagal. Dan terakhir, Konsep 9 tentang gagal: gagal bisa ditaklukan.
Pesan yang bisa saya ambil, dari membaca buku ini, gagal bukan merupakan akhir segalanya, ada beberapa cara dalam hidup kita untuk selalu bangkit, dan menjalankan itu dengan penuh perjuangan yang hakiki dan bisa berdampak manfaat, begitupun berkah. Sekarang bagaimana caranya kita, memahami konsep gagal sebagai awal yang baik dalam meraih kesuksesan, dan hal itu tidak terlepas dari usaha yang terus menerus, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. Salam sukses untuk kita semua, “Man Jadda Wadd Jadda” :)
IDENSTITAS BUKU
Judul Buku : Babat SAakit Hati Dengan Terapi Hipno Terapi
Penulis : Mohammad Irsyad
Penerbit : Mutiara Media
Cetakan : Pertama
Jumlah hal : 144 halaman
Tahun terbit : 2012
Sakit hati merupakan reeaksi wajar ketika seorang mendapatkan perlakuan yang menyakitkan . itulah yang di sebut sakit hati itu manusiawi. Tapi patut kita ketahui sakit hati adalah salah satu racun yang sangat mematikan bagi tubuh dan jiwa manusia, dan racun itu dapat menumbuhkan penyakit hatui bagi penderitanya, untuk itu perlu sekali obat yang mujarrab dalam mengatasi racun tersebut, dalam buku ini terkandung berbagai cara untuk mengatasi hal-hal tersebut buku ini pula menjelaskan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan sakit hati, mulai dari apa itu sakit hati , faktor-faktornya,proses-proses terjadinya ,jenis-jenisnya bahkan dampak negative nya, selain itu juga kita di suguhkan pengetahuan tentang hal yang berkaitan dengan maaf, siapa saja yang perlu di mmaafkan,susahnya memaafkan, memaafkan adalah sebuah pilihan dan hikmahnya, serta dijelaskan pula formula ajaib dalam memaafkan dan tentunya hifnomaaf itu sendiri.
BAHASA PENGARANG
Bahasa yang di kemas dalam buku ini sederhana dan mengalir,, mudah di pahami dan semakin lama membaca buku ini kita akan merasa penasaran dan ingin menyelesaikan buku ini secara tuntas.
KEUNGGULAN
Keuggulan dari buku ini adalah mampu memberikan informasi tentang nilai-nilai yang baik, dari beberapa keunggulan buku ini yang paling menarik adalah terdapatnya cerita-cerita yang menggambarkan keadaan bagai mana memaafkan kan dan bagaimana mengelola sakit hati dengan baik, dan buku ini pun mencantumkan ayat-ayat alqur`an dan hadist-hadist nabi saw.
KELEMAHAN
Kelemahan dalam buku ini terlau banyak point –point yang membuat pembaca butuh konsentrasi penuh ,untuk memahami dari bab sebelumnya.
KESIMPULAN
Buku ini layak di baca karena didalamnya memuat berbagai manfaat bagi hati seseorang dalam pengelolaan sakit hati , sakit hati memang manusiawi tapi jika ini tidak di kelola dengan baik maka akan menjadi penyakkit hati yang merusak fisik dan jiwa seseorang , untuk itu sangat di rekomendasikan buku ini untuk menjadi salah satu pedoman dalam pengeloalaan sakit hati yaitu dengan terapi hipnomaaf.
Seni Memimpin Diri Sendiri
Judul Buku : Seni Memimpin Diri Sendiri
Penulis : Charles C. Manz
Penerjemah : A.M. Mangunhardjana
Penerbit : Kanisius
Tahun Terbit : 1986
Review :
Dalam buku “Seni Memimpin Diri Sendiri” Charles C. Manz menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kepemimpinan adalah seni untuk membuat orang lain mengikuti kehendak kita; kepemimpinan merupakan bentuk meyakinkan orang lain atau proses untuk mempengaruhi. Akan tetapi, kita erap disibukkan dengan urusan memimpin namun melalaikan yang fundamental yaitu bagaimana kita memimpin diri sendiri menuju ke cita-cita hidup kita.
Sebagaimana dijelaskan dalam “Seven Habbits”, maka ada prinsip yang harus dilakukan dan bahkan mungkin perlu menjadi standar wajib bagi setiap pemimpin yaitu prinsip “dari dalam ke luar” yang tentu saja menjadikan pemimpin sebagai contoh figur yang baik bagi yang dipimpinnya.
Dalam memimpin orang lain, seringkali kita menjadi egois dan menjadi “pemaksa” yang baik. Padahal memimpin adalah hal yang sebenarnya membutuhkan “tangan sambungan” sebagai bagian dari pencapaian target-target kita. Dengan gaya kepemimpinan yang baik serta demokratis maka “hadiah” kepemimpinan pun akan diperoleh dan hadiah itu biasanya tidak akan disadari dan hanya berjalan begitu saja. Pemanfaatn “hadiah” itu perlu sebagai bahan untuk mengembangkan ide kepemimpinan.
Menjadi Jutawan Dunia-Akhirat
Judul Buku : Menjadi Jutawan Dunia-Akhirat
Penulis : Faiz Abdur Rahman Al Fauzan
Penerbit : PT Roemah Buku
Tahun Terbit : 2007
Review :
Sebagian umat Islam beranggapan bahwa kemiskinan adalah fenomena kehidupan yang tidak bisa ditolak. Kemiskinan adalah takdir Tuhan yang tidak bisa ditolak, apalagi dirubah. Toh dunia hanyalah permainan dan senda-gurau yang melalaikan. Bukankah sebagian besar penduduk surga adalah orang-orang miskin?
Benarkah anggapan demikian ini? Jika seratus persen benar, mengapa Rasulullah acapkali berdoa, “Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kemiskinan, kekafiran, kefasikan, perpecahan, dan kemunafikan.” Atau doa beliau yang lain, “Ya Allah! Aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kemiskinan. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur.”
Jika anggapan mereka seluruhnya benar, kenapa Rasulullah mengidentikkan kemiskinan dengan kekafiran, kemunafikan, kefasikan, perpecahan, dan bahkan azab kubur?
Buku ini akan menjungkirbalikkan persepsi kita tentang kekayaan dan kemiskinan. Buku ini menawarkan sebuah pilihan berani jika Anda menginginkan kebahagiaan hidup di dunia dan derajat yang tertinggi di surga, jadillah orang kaya. Tidak tanggung-tanggung, ada 30 alasan berdasarkan ayat-ayat al-Qur’an dan hadits-hadits shahih yang menghasung Anda untuk menjadi jutawan dunia.
Dalam buku ini, Anda akan dibimbing untuk memperoleh harta secara benar dan aman, sekaligus mendistribusikannya secara tepat dan produktif. Sehingga, Anda tidak akan menjadi jutawan di dunia namun pailit di akhirat, apalagi melarat dunia dan akhirat.
Brain Rules
Judul Buku : Brain Rules
Penulis : John Medina
Penerjemah : Satrio Wahono
Penerbit : Gramedia
Tahun Terbit : 2011
Review :
Buku ini mengungkap fakta mengagumkan tentang cara kerja otak kita. Medina menekankan 12 aturan otak yang menjadi titik berat buku ini. Di antaranya adalah: olahraga, tidur, dan perbedaan otak pria dengan wanita.
Olahraga. Nenek moyang kita adalah makhluk pohon yang berevolusi menjadi makhluk pejalan kaki. Jadi jawabannya adalah: jalan kaki. Manusia purba, berjalan kaki hingga 40 km/harinya. Itu berlangsung cukup lama–hingga ribuan tahun. Sayang, saat teknologi memasuki kehidupan manusia, tidak sampai 100 tahun, manusia berubah menjadi malas bergerak. Karena malas bergerak, otak menjadi kekurangan suplai oksigen. Otak juga tidak optimal dalam membuang racunnya. Tidak heran kalau negara yang isinya orang pemalas, rata-rata manusianya tidak normal.
Pengaruh olahraga juga bisa dilihat pada manusia lanjut usia. Disebutkan di awal bab bahwa manusia yang semasa hidupnya aktif, masa tuanya akan lebih cerah. Namun sayang, orang yang mudanya hanya duduk-duduk santai, masa tuanya lebih suram dan menyedihkan. Medina menyediakan contoh manusia-manusia tersebut.
Lalu, tidur. Disebutkan ada anak muda yang memecahkan rekor dunia dengan tidak tidur selama 11 hari! Bagaimana keadaannya? Hari pertama, dia biasa saja.. Namun mulai hari ketujuh, dia mulai seperti orang gila. Stress, tidak keruan, dan mengerikan. Sampai-sampai nampaknya sudah tidak mungkin untuk tidur lagi.
Buku ini sangat cocok untuk dibaca setiap kalangan, apalagi kalangan akademisi. Otak adalah pusat pergerakan kita sehingga mampu berpikir dan bertindak. Merasa pun membutuhkan kerja otak serta butuh sinkronisasi antara syaraf yang mengarah kesehatan mental maupun kerja fisik. Otak lah yang mengatur fisik dan mental berpikir.
Judul buku : Mau gak rugi lagi? Banyakin sabar
Penulis : Saiful Hadi El Sutha.
Sabar dalam menghadapi berbagai cobaan merupakan kunci untuk meraih kebahagiaan hidup. Namun dalam realitanya banyak orang yang tidak tahan menahan beratnya beban hidup, tapi jika kita menengok sejarah para nabi terdahulu, maka akan kita dapatkan gambaran bahwa kesbaran mereka sangat luar biasa, dan belum ada apa-apanya bila dibandingkan dengan kita. Oleh karena itu siapa saja yang ingin mendapatkan kebahagiaan maka kuncinya sabar. Namun perlu dicatat bahwa sabar yang dimaksud disini tetap berjuang sekuat tenaga kemudian hasilnya kita pasrahkan kepada Allah SWT.
Nabi Muhammad adalah sosok manusia yang paling sabar, saking mulianya akhlak beliau, maka secara langsung Allah SWT memujinya dalam al Qur’an, sungguh ini merupakan pujian yang sangat indah dari Allah SWT. Dalam menjalankan dakwahnya Rasulallah SAW selalu mendapatkan hinaan dan cacian dari kaum yang membenci dakwah beliau. Dikisahkan bahwa setiap kali beliau akan pergi ke masjid Rasul selalu dihalangi dengan tumpukan kotoran manusia. Namun beliau selalu sabar dalam menghadapinya, bahkan beliau sendiri yang membersihkan kotoran tersebut, singkat cerita dengan kesabaran Rasulallah inilah, akhirnya orang yang awalnya memusuhi rasul berbalik 180 derajat, orang itu akhirnya memeluk agama islam dan menjadi teman setia rasul, semua ini terjadi berkat sabarnya rasulallah SAW.
Dalam mengahadapi permasalahan hidup ini ada berbagai tipe manusia, ada manusia yang tabah, arif dan sabar. Akibatnya ujian yang dideritanya membawa ia kepada pintu kesuksesan. Namun ada juga tipe manusia yang menghadapi permasalahan ini dengan keluh kesah, sumpah serapah, gerutu dan kesedihan yang mendalam, akibatnya ia akan merugi secara pribadi. Sebenarnya segala cobaan hidup ini akan terasa mudah dan ringan bila kita mampu menyikapinya dengan penuh kesabaran dan ketabahan, serta dibarengi dengan keimanan dan ketakwaan yang tinggi kepada Allah SWT. Kesabaran dan ketabahan akan menjadikan seseorang tidak berkeluh kesah dan putus asa dalam menghadapi cobaan. Kesabaran akan menjadikan seseorang lebih dewasa dan tangguh dalam mengahadapi kehidupan.
Orang-orang yang mampu bertahan dengan sikapnya yang sabar dalam ujian hidup niscaya ia akan mampu melalui segala kesulitan dan cobaan hidup dengan baik. Orang yang mampu menghadapi kesulitan dan cobaan hidup dengan penuh ketabahan, maka kesulitan dan cobaan hidup itu justeru akan berubah menjadi kebaikan, karena dengan sikap tabahnya itu ia akan menjadi pribadi yang matang dan dewasa. Orang yang sabar dan memiliki sikap yang matang dalam menghadapi permasalahan hidup, cermin bahwa ia memiliki pribadi yang tangguh dan sikap inilah yang seharusnya dimiliki oleh setiap muslim.
Kesabaran merupakan sikap yang seharusnya kita pupuk dan dikembangkan dalam kehidupan ini, dalam kesabaran ada sikap kebesaran jiwa untuk menerima segala cobaan hidup dengan kelapangan hati dan penuh kerelaan. Dalam kesabaran tercermin kekuatan iman dan ketakwaan seseorang. Lebih dari itu, dengan sikap sabar niscaya segala cobaan hidup akan terasa ringan dan kesulitan hidup pun akan segera hilang. Bahkan kemenangan dan kebahagiaan pun akan segera berada dalam genggaman.
Buku ini, sangat baik untuk dibaca oleh siswa, guru maupun orang tua yang menginginkan kebahagiaan melalui kesabaran dalam mengahadapi cobaan hidup. Dengan sikap sabar inilah hidup yang terasa berat pun akan terasa ringan.
k adalah hn�]f�$)
Saiful Hadi El Sutha
Sesungguhnya kekayaan bukanlah terletak pada harta benda yang dimiliki, kekayaan juga bukan terletak pada kendaraan mewah yang dimiliki. Kekayaan pun bukan terletak pada binatang ternak yang dimiliki. Bukan pula terletak pada luasnya tanah yang membentang dari barat hingga timur. Bukan kah banyak orang yang memiliki uang banyak, binatang yang tidak terhitung dan luasnya tanah, namun tetap saja ahatinya tidak merasa tenang? Jawabannya sederhana, yaitu karena mereka tidak memiliki kekayaan hati atau yang lebih dikenal dengan istilah zuhud.
Zuhud akan terasa jika kita mengerti apa itu sesungguhnya zuhud. Zuhud tidak berarti anti dunia atau tidak butuh dunia, melainkan memerlukan dan memanfaatkan dunia sekedarnya saja sesuai dengan yang telah digariskan oleh Allah SWT dan Rasulnya. Suatu ketika saat ditanya, oleh para sahabat tentang zuhud, Rasulallah SAW menjawab “Zuhud itu bukan berarti mengharamkan yang halal, bukan pula membuang harta benda, tetapi zuhud adalah kamu merasa lebih kaya dengan apa yang ada di tangan Allah daripada apa yang ada dalam genggamanmu.
Dalam hidup ini masih banyak manusia yang menghabiskan sebagian besar waktunya hanya untuk mengejar kekayaan dan kemewahan hidup di dunia. Demi kekayaan tidak jarang seorang pemimpin, menyalahgunakan kekuasaannya untuk memperkaya diri dan keluarganya. Demi kekayaan seringkali para pebisnis menjalankan transaksinya dengan cara-cara yang kotor. Kekayaan dan kemewahan duniawi, seolah-olah itulah tujuan dan orientasi hidup mereka.
Namun sayang tidak semua orang menyadari hal itu. Realitas hidup telah menunjukkan kepada kita betapa banyak orang-orang yang menjadi lupa diri karena kekayaan dunia yang dimilikinya. Qorun dan Tsa’labah adalah contoh nyata betapa kekayaan dan gemerlap dunia telah membuat mereka buta, hingga akhirnya kekayaan mereka menjadi petaka yang menyengsarakan kehidupan yang abadi di akhirat nanti.
Adapun kunci utama kekayaan hati adalah tumbuh suburnya sifat qona’ah yang ditandai dengan mearasa cukup apa yang telah digariskan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, siapapun yang ingin menjadi orang kaya, maka hendaknya menumbuhsuburkan sifat qona’ah. Sifat qona’ah ini juga bisa ditandai dengan adanya rasa syukur atas segala pemberian Allah SWT. Dengan tidak merasa iri ketika melihat orang lain lebih kaya dan hartanya berlimpah, karena perlu diingat bahwa setiap harta yang kita miliki akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Orang yang memiliki sikap syukur akan tampak dalam lisannya yang dengan mudah mengucapkan alhamdulillah dan berterima kasih kepada orang lain, ketika mendapatkan bantuan. Orang yang pandai bersyukur akan tenang hidup nya tidak dihantui oleh rasa isi dengki kepada sesamanya.
Dalam buku ini memaparkan tanda-tanda zuhud. Pertama tidak terlalu gembira jika memperoleh keberuntungan dan tidak terlalu sedih dengan hilangnya sesuatu. Kedua mempunyai sikap yang sama saat dicela ataupun dipuji. Orang yang zuhud akan selalu bersama Allah dan hatinya lebih didominasi oleh lezatnya ketaatan. Ketiga apabila dimiliki seseorang, kelezatan hidup yang berselimut kezuhudan.
Buku ini sangat menarik untuk dibaca karena penulis menyajikan pemaparan melalui cerita kisah-kisah salafus sholeh, sehingga pembaca tidak akan lelah untuk mengikuti alur ceritanya. Selain itu di setiap kisah penulis menyelipkan satu halaman cerita bergambar sebagai ilustrasi sehingga pembaca pun akan mudah mengingat penjelasan yang ada dalam setiap kisah.
Anak merupakan anugerah sekaligus amanah dari Allah SWT yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat nanti. Oleh karenanya, agar anak bisa tumbuh kembang menjadi manusia yang baik maka harus dibimbing dengan baik pula. Namun dalam kenyataan banyak orang tua yang belum paham agar pentingnya proses mendidik anak dengan baik. Masih ditemukan kesalahan mendidik anak yang seharusnya menjadi sorotan kita, jika hal ini terjadi makan akan bisa menyeleweng dan menyimpang di masa depannya. Beberapa kesalahan dalam mendidik anak yang ditemukan diantaranya:
Pertama, Menumbuhkan rasa kecil hati, takut, gelisah dan keluh kesah. Kedua Mendidik anak berbicara dengan tanpa berpikir matang-matang terlebih dahulu, kelancangan dan merasa dirinya lebih tinggi dari orang lain dengan alasan agar anak menjadi pemberani. Ketiga Mendidik anak dengan dimanja dan hidup tanpa aturan. Keempat Membuka tangan untuk anak-anak, bahkan memberikan kepada mereka segala apa yang diinginkan, tanpa dapat menolak sedikitpun. Kelima Memberikan mobil kepada anak-anak padahal mereka masih kecil. Keenam Terlalu bersikap keras dan kasar dari yang sewajarnya. Ketujuh Terlalu bersikap kikir kepada anak. Kedelapan Tidak memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengoreksi dan mengadakan perubahan yang lebih baik. Kesembilan Kurang memahami sisi kejiwaan (psikologi) dan watak anak-anaknya. kesepuluhTidak memperhatikan tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang anak dari kecil hingga ia dewasa
Sangat penting bagi orang tua untuk bisa mendidik setiap anaknya dengan baik, karena di masa yang akan datang anak ini juga nantinya akan menjadi orang tua dan seterusnya. Jika kesalahan mendidik anak ini, tidak diputus maka akan menjadi mata rantai yang berkelanjutan. Orang tua sangat perlu untuk mengetahui beberapa kiat dalam mendidik anak dengan baik, dengan tahapa ini diharapkan anak akan mendapatkan pendidikan yang baik dan tumbuh menjadi manusia yang bertanggung jawab.
Ada beberapa langkah yang bisa dijadikan pedoman oleh orang tua maupun guru dalam mendidik anak. Pertama, memberikan perhatian dalam memilihkan calon isteri yang sholehah. Kedua, memohon kepada Allah SWT keturunan yang sholeh. Ketiga, senang atas kelahiran anak dan menghilangkan rasa ketidaksukaan disebabkan kelahiran mereka. Keempat meminta pertolongan kepada Allah SWT dalam mendidik anak. Kelima mendoakan kebaikan untuk anak-anak dan menjauhi mendoakan kecelakaan atas mereka. Keenam Memberi nama mereka dengan nama-nama yang baik.
Selain hal di atas hal yang bisa dijadikan pedoman oleh orang tua dalam mendidik anak diantaranya, memanggil anak-anak dengan panggilan yang baik di waktu kecil. Menanamkan akidah dan keimanan yang benar kepada anak. Menanamkan niali-nilai yang terpuji dan akhlak yang mulia dalam jiwa mereka. Menjauhkan mereka dari jiwa yang tercela dan menjadikan mereka benci kepada akhlak yang buruk dan tercela.
Hal yang tidak kalah penting dalam membina anak adalah hendaknya guru/orang tua adalah mengajari mereka hal-hal yang baik dan melatih mereka untuk mengamalkannya. Berusaha keras menggunakan kata-kata yang baik dan bisa diterima oleh anak-anak serta menjauhkan mereka dari kata-kata yang kurang baik. Berusaha keras agar anak dapat menghafal Al Qur’an karena ini adalah usaha paling mulia yang dapat dilaksanakan oleh orang tua. Berusaha untuk menjadikan Rasulallah sebagai teladan dalam hidup nya. Mengadakan alat-alat hiburan yang sesuai dengan kebutuhan seorang anak. Ini beberapa tips yang bisa dilaksanakan oleh orang dalam menyiapkan masa depnnya menjadi lebih baik.
Judul Buku ; kesalahan Mendidik Anak bagaimana terapinya
Pengarang : Muhammad Al Hamd
Judul : Fungsi & Fadhilah Membaca Al Qur’an
Pengarang : Drs. Muhammad Thalib
Abdullah Husaeri
Setiap manusia pasti menginginkan kebahagiaan baik dunia maupun akhirat. Untuk mencapai kebahagiaan itu, sudah barang tentu membutuhkan pedoman hidup, yang akan mengantarkan manusia menuju cita-cita tertingginya, “Fidunnya hasanah wafil akhirati hasanah”. Al Qur’an adalah pedoman hidup yang akan mengantarkan manusia menuju gerbang kebahagiaan. Laksana sesorang yang akan mendaki sebuah gunung, maka tentu ia butuh kompas agar tidak sesat diperjalanannya.
Namun terkadang banyak di antara manusia, yang salah memilih buku pedoman. Sehingga yang didapatkan bukanlah kebahagiaan namun sebaliknya, kerugian yang tiada tara, Naudzubillah. Buku Fungsi & Fadhilah membaca Al Qur’an ini, mengajak kaum muslimin khususnya untuk lebih akrab dengan Al Qur’an. Sebagaimana yang diungkupan Dr Yusuf Qordhawi bahwa kewajiban mausia terhadap Al Qur’an yaitu, membaca, menghafalkan, memahami isi kandungan, dan yang terakhir adalah mengamalkannya.
Di dalam buku Fungsi & Fadhilah membaca Al Qur’an, setiap pembaca diajak untuk lebih akarb lagi dengan Al Qur’an dengan cara membacanya. Di dalamnya disebutkan keutamaan tentang membaca Al Qur’an disertai hadits-hadits dari Rasulallah SAW, diantaranya, akan menjadi kekasih Allah SWT. Orang yang sudah menjadi kekasih Allah SWT, tentu ia akan menuai kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin.
Orang yang akrab dengan Al Qur’an insya Allah hidupnya akan diberikan kemudahan-kemudahan oleh Allah SWT. Sebaliknya orang yang hidupnya jauh dari Al Qur’an maka, kesengsaraanlah yang akan menantinya. Para salafus sholeh adalah mereka yang sangat akrab dengan Al Qur’an, sikap terjangnya selalu menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Keakraban mereka dengan Al Qur’an sangat luar biasa, ada yang khatam setiap tiga hari, seminggu dan lain sebagainya. Hendaknya kita bisa meneladani kehidupan mereka, agar mendaptkan kemulian dengan berkahnya cahaya Al Qur’an yang akan membimbingnya.
Buku ini sangat menginspirasi untuk di baca oleh kaum muslimin khususnya yang selama ini intensitas keakraban dengan dengan Al Qur’annya masih kurang. Dengan membaca buku ini, diharapkan kaum muslimin lebih akrab lagi dengan Al Qur’an mulai dari membaca, menghafal dan mengamalkannya. Orang yang akrab dengan Al Qur’an insya Allah hidupnya akan mulia baik dunia maupun akhirat, dan inilah yang menjadi tujuan hidup manusia.
Di akhir zaman ini, kita berharap kepada para pelajar muslim, untuk lebih dekat lagi dengan Al Qur’an agar prestasinya akademisnya semakin baik dan di akhirat nanti menjadi orang-orang yang beruntung. Jadikanlah Al Qur’an sebagai pedoman hidup, untuk mencapai kebahagiaan yang sejati yaitu mendapat Ridha dari Allah SWT.
Orang yang menjadikan Al Quran sebagai bacaan hariannya, maka ia akan mendapat jaminan hidup yang lurus dan terbebas dari kesesatan baik dunia maupun akhirat. Ia juga akan menjadi pribadi mukmin dan cedikiawan sejati yang sejati. Ia juga akan mendapat derajat yang tinggu di hadapan Allah SWT.
Judul: 30 Jurus Mengubah Nasib
Penulis: Fahmi Amhar
Penerbit: Al Azhar Fresh Zone Publishing
Tahun Terbit: 2014
ISBN: -
Genre: Non Fiksi
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sebelum mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka." QS 13:11
Apa saja dalam diri kita yang bisa kita ubah, seraya kita berharap agar Allah mengubah nasib kita, mengubah jalan hidup kita, menuju kesuksesan dan keberkahan? Juga bagaimana agar nasib bangsa kita, ummat Islam di seluruh penjuru dunia, yang saat ini masih jauh dari ideal - yaitu ummat terbaik? Apa yang harus diubah pada mereka, agar doa mereka ijabah, agar kita memang pantas untuk diubah nasibnya oleh Allah azza wa jalla?
Prof. Dr.-Ing. H. Fahmi Amhar, seorang Profesor Riset termuda yang pernah dikukuhkan di Indonesia, menghadirkan 30 jurus-jurus praktis untuk mengubah nasib, yang tidak cuma berguna untuk kehidupan pribadi namun juga kehidupan bermmasyarakat.
"Sesungguhnya tidak ada orang maupun kaum, yang mengalami perubahan nasib tanpa mereka mengubah dulu apa yang dikonsumsinya," begitu bunyi kalimat pembuka jurus pertama: ubah konsumsi. Konsumsi yang baik, menurut Fahmi, adalah konsumsi yang diberikan pada semua kebutuhan manusia yang terdiri dari kebudayan jasadiyah, estetika, sosial, dan spiritual secara imbang. Dan yang dikonsumsi haruslah halal dan thayib.
Di samping jurus pertama tadi, beberapa jurus-jurus lainnya terdiri dari: ubah posisi, ubah referensi, ubah orientasi, dan sebagainya. Kesemua 30 jurus tersebut adalah langkah-langkah praktis yang bisa para pembaca lakukan untuk mengubah nasib.
Judul: M. Natsir di Panggung Sejarah Republik
Penulis: Lukman Hakim (Editor)
Penerbit: Penerbit Republika
Tahun Terbit: 2008
ISBN: -
Genre: Non Fiksi
Mohammad Natsir adalah adalah politisi dan sarjana Islam sekaligus mantan Perdana Mentri kelima dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia lahir di Solok pada 17 Juli 1908. Menginjak SMA ia pindah ke Bandung, di mana ia belajar ajaran Islam secara mendalam. Memasuki 1930-an Natsir aktif dalam aktivitas pergerakan dan pemikiran Islam. Tidak lama kemudian terjun ke dalam politik. Pada 5 September 1950 ia diangkat sebagai Perdana Mentri.
Setelah mundur dari jabatan Perdana Mentri ia menjadi pengkritik vokal pemerintah dan pengamat sekaligus praktisi pergerakan Islam, dua hal yang menyeretnya ke dalam bui. Setelah dibebaskan oleh pemerintah Orde Baru pada 1966, Natsir tetap kritis pada pemerintah Orde Baru. Ia pun dihukum larangan bepergian.
Dalam rangka menyambut ulang tahunya yang ke-100, masyarakat dan pemerintah menggelar berbagai kegiatan seperti seminar-seminar, pameran foto hingga pembuatan film. Buku M. Natsir di Panggung Sejarah Republik itu sendiri merupakan rekaman proses puncak kegiatan seminar yang diisi oleh sejarawan, seperti Taufik Abdullah dan Anhar Gonggong, politisi, seperti Sabam Sirait, Akademisi, seperti Burhan Magenda, hingga pakar tata negara, Yusril Ihza Mahendra.
Dalam puncak seminar perayaan 100 tahun M. Natsir tersebut dikupas perjalan hidup, karir dan pemikiran M. Natsir seperti kebesarannya dalam kesederhanaan hingga pergulatannya dalam mencari demokrasi di tengah situasi krisis transisional. M. Natsir pada prinsipnya adalah tokoh yang bertolak dari realitas yang tidak mendikotomikan Timur dan Barat.
Judul: Jalan Tak Ada Ujung
Penulis: Chairil Anwar
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2015
ISBN: 978-602-03-1287-3
Genre: Non Fiksi
Aku Ini Binatang Jalang adalah antologi puisi dari Chairil Anwar, penyair pelopor Angkatan 45 sekaligus yang dianggap sebagai seniman paling bohemian di Indonesia dengan ciri-ciri yang entah benar atau tidak: tidak memiliki pekerjaan tetap, suka keluyuran, jorok, selalu keluyuran, selalu kekurangan uang, jorok, penyakitan, dan menyebalkan.
Dalam antologi yang disusun secara kronologis ini, para pembaca bisa meresapi perjalanan, pertumbuhkembangan, dan dinamika kepenyairan Chairil yang pada mulanya tampil ke panggung sastra Indonesia sebagai pria muda bersemangat yang menyebut dirinya binatang jalang sampai pada personifikasi pria dewasa yang matang dengan kedewasaan yang mengendap.
Kejalangan Chairil muda misalnya bisa para pembaca amati pada sajak Aku Mau Hidup Seribu Tahun Lagi:
Kalau sampai waktuku
Kumau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Para pembaca juga bisa mengamati semangat Chairil yang berusia 20 tahunan awal pada sajak Persetujuan Dengan Bung Karno:
Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama dengan bicaramu
dipanggang diatas apimu, digarami lautmu
Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945
Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu
Aku sekarang api aku sekarang laut
Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat
Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar
Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh
Seperti perubahan yang sangat cepat di sekelilingnya, kedewasaan kepenyairan Chairil juga tumbuh dengan cepat. Chairil yang kurang-lebih 6 tahun sebelumnya berteriak ingin "hidup seribu tahun lagi" memandang "hidup" sebagai "menanti kekalahan seperti yang para pembaca bisa amati pada sajak Derai-derai Cemara:
Cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam
Aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini
Hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah
Dan seperti kedewasaan kepenyairannya yang tumbuh sangat cepat, raga Chairil juga layu dengan cepat. Chairil Anwar meninggal pada usia yang sangat muda, 26 tahun.
Satu dari sekian banyak hal yang belum tuntas dibicarakan tentang Chairil adalah sajak-sajaknya terdapat dalam beberapa versi. Menurut teman karibnya, HB Jasin, perbedaan-perbedaan itu terjadi karena "salah kutip, salah cetak" dan "salah tik," meskipun menurut editor buku ini, Pamusuk Enente, perbedaan itu bisa saja terjadi karena adanya penghilangan baik oleh Chairil sendiri maupun orang lain. Syahdan, dalam antologi ini para pembaca bisa mendapati beberapa sajak yang ditulis dalam beberapa versi.
Info Buku
Judul : Dari Canda Nabi dan Sufi sampai Kelucuan Kita
Editor : A. Mustofa Bisri
Penerbit : Mata Air
Tahun : 2016
Buku ini merupakan buku kumpulan humor ringan yang disusun oleh penulisnya A. Mustofa Bisri dengan satu tujuan yaitu bahwa sebentar membuat anda tertawa sebentar sudahlah cukup. Beliau bahkan mengumpamakannya sebagai balsam untuk mengobati pening (meski sementara) bagi kawan – kawan yang pening.
Buku humor ini lumayan komplit, karena menyajikan humor – humor ringan dari zaman nabi, sahabat , Anu Nawas, hingga kelucuan- kelucuan yang kadang tanpa disadari justru kita produksi sendiri. Buku ini terdiri dari delapan belas bab. Diawali dengan bab Tertawa Bersama Nabi, Tertawa bersama Sahabat Nabi, Tertawa Bersama Orang Cerdik, Tertawa Bersama Orang Tolol, Logika Hoja, Lebih Percaya Kepada Keledai, Tertawa Bersama Pecinta, Tertawa Bersama Orang Sakit, Tertawa Berasama Pencuri, Tertawa Bersaam Orang Kikir, Tertawa Bersama Orang Tamak, Tertawa Bersama Nabi Palsu,Tertawa Bersama Suami-Istri, Tertawa Bersama Penguasa, Hakim Karakus, Tertawa Bersama Penasihat, Bab tanpa judul, dan diakhiri dengan Tertawa Bersama Hamba Lucu.
Buku yang secara explisit menyatakan bahwa buku itu berisi humor selalu memiliki tantangannya tersendiri untuk membuat pembacanya tertawa atau minimal tersenyum. Itulah sebabnya buku ini banyak mengetengahkan humor-humor yang populer. Penulisnya bahkan menyatakan bahwa humor-humor dalam buku ini ditelusuri dan diambil dari kitab – kitab Islam klasik yang berisi kisah – kisah hikmah, di sanalah biasanya humor diselipkan.
Membaca buku humor juga memiliki tantangan bagi pembacanya. Sebuah ungakapan menyatakan bahwa, Untuk mengerti humor dibutuhkan kecerdasan yang lebih lengkap dari pada hanya kecerdasan akademis. Untuk mengerti humor dibutuhkan kecerdasan atau minimal harus memiliki hati yang damai dan hangat. Jadi, jika anda membaca buku humor lalu anda tidak tertawa atau minimal tersenyum, maka bisa disimpulkan bahwa kadar kecerdasan dan kedamaian dan kehangatan hati anda sedang bermasalah.
Info Buku
Judul : SI MBOK THE WISE THINKER for NDUK Ajaran Ibu untuk Putrinya
Penulis : Sayekti Pribadiningtyas
Penerbit : Kana Media
Tahun : 2014
Saya membeli buku ini dan sekaligus memilikinya , pertama-tama memang tertarik dengan judulnya yang unik. Sebagai pembaca, imajinasi saya memang diarahkan oleh judul tersebut untuk berpikir bahwa buku ini akan berisi wejangan yang berisi nilai-nilai klasik sebagai bekal menjalani hidup bagi seorang anak perempuan. Saya berpikir , barangkali bekal nilai-nilai klasik sebagai bekal hidup bagi seorang perempuan yang saya pegang ada yang terreduksi karena berbagai alasan, maka saya harus membacanya.
Kesan judul itu ternyata totally different dengan isi yang disajikan. Pada Kata Pengantar (di buku ini menggunakan redaksi Pintu Masuk) , penulis secara eksplisit menjelaskan tujuan disusunnya buku ini untuk mengukuhkan perempuan muda yang pintar dan perkasa, agar tidak kehilangan ketimurannya yang halus dan lembut serta mau ditata. Bagi saya, ini merupakan garis bawah bahwa sebenarnya, nasihat dari buku ini lebih ditujukan bagi perempuan masa kini yang modern dengan beragam persoalannya.
Buku ini terdiri dari 40 bab termasuk Pintu Masuk (Prolog) dan Pintu Keluar (Epilog). Tema-tema menarik disajikan dengan jelas , yang biasanya justru dianggap tabu misalkan tentang Poligami, Nembak Pria, Cintanya Suami Orang, Sempurna itu Aneh, Hati-hati dengan Pria Kaya, Cerita Kamar Tidur, dan Keuangan.
Keistimewaan buku antara lain adalah, penulis membebaskan pembacanya untuk memilih nasihat mana yang paling diperlukan, nasihat disajikan dengan bahasa tutur yang dikontekstualisasikan dengan hal yang biasa terjadi di masyarakat, dan diberikan ilustrasi komik ringan untuk lebih mengkonkretkan isi nasihat atau untuk sekedar berisi humor.
Setelah membaca keseluruhan isi buku , pertanyaan yang muncul dalam benak saya adalah, dari manakah value dari nasihat-nasihat yang disajikan oleh si Mbok ? Penulis tidak menjelaskan apakah dari tradisi budaya tertentu, agama tertentu, pengalaman hidup seseorang, atau memang semuanya berasal dari nilai-nilai universal untuk perempuan. Sebagai pembaca, saya tidak menemukan jawaban atas pertanyaan ini.
Info Buku
Judul : Teacher’s Wisdom Untaian Inspirasi Dari Guru Untuk Guru
Penyusun : Tim WESFIX
Penerbit : Grasindo
Tahun : 2013
Sebagaimana profesi yang lain, berprofesi sebagai guru, bagi saya terkadang memerlukan penguat-penguat dari internal diri untuk sekedar bertahan, memperbaharui pemaknaan atas profesi ini, atau bahkan untuk menemukan kebijaksanaan-kebijaksanaan baru atas profesi ini yang belum pernah didapatkan meskipun itu dibangku kuliah. Buku Teacher’s Wisdom Untaian Inspirasi Dari Guru Untuk Guru yang pernah saya tanpa niat di sebuah toko buku nyatanya ikut berkontribusi nyata untuk keperluan-keperluan tersebut.
Meskipun sederhana (kata pengantarnya kurang penekanan saya kira), buku ini memuat pokok-pokok pikiran tentang profesi guru dan tentunya pendidikan, dari pemikiran Lao Tzu, Nabi Musa, Ki Hadjar Dewantara, Kartini, bahkan tokoh imajiner dalam Harry Potter , Dumbledore.
Buku ini berisi tujuh bab. Bab pertama menyajikan wisdom tentang Pendidikan Sejak Awal Mula dari Lao Tzu, Musa, Confucius, Protagoras, Socrates, Plato, Aristoteles, dan Quintilianus. Bab dua menyajikan pemikiran tentang Belajar adalah Menyucikan Diri dari Hiledgrard of Bingen, Thomas Aquinas, Luther, Erasmus, Froebel, dan Komensky. Bab tiga mengetengahkan kebijaksanaan dari Rosseau, Pestalozzi, Spencer, dewey, Adams, Piaget, Montessori, dan Ki Hadjar yang mengambil tema tentang pPendidikan Yang Memanusiakan. Kreativitas Seorang Pendidik disajikan di bab empat yang mengetengahkan wisdom dari Herbart, Astrid Lindgern, Einstein, Mangun Wijaya, dan Edward de Bono. Tema Mencintai Dengan Tulus berada di bab lima yang menyajikan wisdom dari Stoa, Carl Rogers, William James, freire, dan Marietta Johnson. Bab enam mengambil tema Kedisiplinan adalah Nomor Satu menyajikan pokok pemikiran dari Musashi, Hellen Keller, daniel Goleman, dan Kartini. Buku ini diakhiri dengan bab Tokoh Imajiner yang Inspiratif yang memuat pemikiran John Keating (tokoh guru dalam film Dead Poets Sosiety , 1989), Herry Bartess (tokoh guru pengganti dalam film Detacment, 2011) dan Dumbledore ( tokoh guru bijaksana dalam novel Harry Potter).
Membaca buku ini, laksana menikmati aneka camilan ringan bersama tokoh-tokoh yang saya sebutkan tadi. Begitu saya menyetujui satu wisdom, misalkan dari Mangunwijaya tentang kreativitas yaitu , “Kalau Ketaatan Anak Keterlaluan, Pastilah Perkembangan Kepribadiannya Tidak Subur” , maka saya akan merenung agak lama sekaligus merefleksikan hal-hal yang saya lakukan pada murid saya. Tanpa harus membacanya secara kronologis, maka pembaca bisa memilih wisdom mana yang lebih menarik untuk dibaca dan direfleksikan.
Satu catatan untuk buku ini. Sebagai pembaca , saat mencoba menelusuri referensi yang digunakan untuk meyusun buku ini, saya sedikit agak kecewa karena ternyata sebagian besar isinya diambil dari satu situs web site yang berisi aneka quote , sehingga validitas informasi bahwa wisdom tersebut berasal dari satu tokoh tertentu tidak dapat dengan mudah dilacak.
Info buku
Judul : From Backpacking To Writting
Penulis : Miftah Amin, dkk
Penerbit : Gong Publishing
Tahun : 2017
"Ini satu buat ibu, hasil saya ijin khusus pas saya sweet seventeen, dua bulan lalu,bu ". Satu murid menemui saya di kantor asrama senin pagi kemarin sambil menyerahkan satu buku. Beberapa waktu yang lalu dia memang mengambil ijin khusus dari sekolah untuk mengikuti workshop menulis sambil backpackeran ke Singapore yang diadakan penulis terkenal Gol A Gong. Sekembalinya ke asrama dia sempat ngecebres tentang pengalamannya, dan mengatakan bahwa, menulis itu membuat dia berpikir lebih runut, mengurai stress, dan blabla lainnya dengan bersemangat. Dia juga mengatakan kalau trip ini adalah hadiah Ulang Tahun dari orang tuanya .
Seminggu setelah buku yang masih terbungkus plastik itu tergelatak di meja , akhirnya saya baca. Buku kecil yang sangat ringan. Iya ringan, karena para penulisnya adalah sekelompok individu yang sedang mengambil pelatihan menulis sekaligus liburan ala backpacking di Singapura selama tiga hari. Sepuluh penulis ini terdiri dari lintas generasi , bergabung antara generasi x dan generasi y. Saya kira ini sisi unik buku ini. Beberapa tulisan, saya membacanya seperti sedang membaca laporan perjalanan yang meski disisipi humor , namun kesan formal tetap terasa. Tetapi, ada juga tulisan yang saya membacanya seperti tulisan dari tugas mengarang anak sekolahan.
Para penulis itu mengambil sudut pandang yang berbeda meskipun mereka mendapatkan pengalaman yang sama. Miftah Amin menceritakan pengalamannya dengan judul Jalan Bersama “Emak-Emak”. Menjinjing Ransel adalah judul dari tulisan Atini Dipo. Menginap Ala Backpacker ditulis oleh Ria Rizza. Indira memberi judul tulisannya dengan Life Begins at 40s and Tobat Begins at 50s. Silverhead Job ditulis oleh Lindawati Kartika. Zondra menulis Duel Kopi Dua Dara. Ramahnya Transportasi Singapura ditulis oleh Nurmaini Dinata. Nana Suriyana memberi judul tulisannya dengan Xplore Singapore. Deyra menulis Ke Singapura; Backpacking; Mode On. Tulisan terakhir yang berjudul Di mana “Om Telolet Om” ditulis oleh Stevia Annisa Greinaldi.
Sebagai langkah awal, bahwa buku ini adalah hasil workshop menulis sambil berlibur (travel writting) patut diapresiasi, meski jika dibaca secara berurutan akan terasa membosankan karena beberapa kejadian diceritakan berulang meski dengan redaksi yang berbeda.
Bagi para penulisnya, karya latihan ini bisa saja memunculkan rasa percaya diri untuk memulai sebuah keahlian baru. Sedangkan bagi pembacanya, buku ini akan sangat membantu untuk anda yang akan bepergian ke Singapura karena tulisan yang disajikan berdasarkan pengalaman nyata dari masing-masing penulisnya.
��� Y ��
Info buku
Judul : SKILL WITH PEOPLE
Penulis : Les Giblin
Alih Bahasa : Y. Dwi Helly Purnomo
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : Cetakan ke lima 2002
Buku ini sudah saya baca berulang kali sejak lebih satu dekade. Awalnya, hanya untuk kepentingan berinteraksi dengan dosen saat kuliah agar lancar berkomunikasi dalam menyelesaikan tugas kuliah, lalu untuk kepentingan- kepengingan lainnya. Tetapi, karena manfaatnya yang saya anggap cukup besar, maka semester lalu saya diskusikan buku ini dengan murid-murid kelas X IPS di materi interaksi sosial sekaligus menerapkan Gerakan Literasi Sekolah sebagai bagian penting dari implementasi kurikulum 2013.
Pada saat mendiskusikan buku kecil ini yang mengambil waktu beberapa kali pertemuan pelajaran sosiologi, murid – murid sangat antusias mendiskusikannya , bahkan menjadi menjadi bahan refleksi atas gaya interaksi mereka yang ternyata banyak keliru menurut buku ini.
Buku yang berjudul SKILL WITH PEOPLE ini mengawali pra-pembahasannya dengan menginformasikan bagaimana memahami manusia sebelum menyajikan berbagai tips berinteraksi. Bab pertama merupakan pesan penting dari buku ini yaitu bahwa “Orang terutama tertarik pada diri mereka sendiri, bukan pada anda”, bahkan dia menambahkan penjelasannya bahwa setiap orang sepuluh ribu kali lebih tertarik pada dirinya sendiri dari pada tertarik pada anda. Statement ini dengan kata lain menyatakan bahwa saat anda berinteraksi dengan orang lain, maka buatlah orang lain merasa dirinya penting, maka interaksi anda akan lancar.
Dari rumus ini, Les Giblin sebagai penulis menjelaskan lebih detail beragam cara (13 cara) hal-hal penting dalam berkomunikasi. Tips itu adalah, cara terampil untuk berbicara dengan orang, untuk membuat orang merasa penting, untuk menyetujui pendapat orang, untuk mendengarkan orang, untuk mempengaruhi orang, untuk meyakinkan orang, untuk membuat orang mengatakan “YA’, untuk menentukan suasana hati orang, untuk memuji orang, untuk mengkritik orang, untuk berterima kasih pada orang, untuk menciptakan kesan baik, dan untuk melakukan percakapan.
Buku ini diakhiri dengan satu bab yang berjudul Beberapa Gagasan yang Amat Penting untuk Anda. Dalam bab ini, penulis menyatakan bahwa tips ini tidak akan berarti apa- apa jika pembaca hanya mengendapkannya di pikiran saja, tanpa mencoba mempraktikannya. Selanjutnya, dia juga menyatakan bahwa keberhasilan suatu pengetahuan terletak pada bagaimana pengetahuan itu diaplikasikan dalam interaksi sehari- hari.
Penjelasan yang terlalu singkat (edisi terjemahnya hanya 74 halaman) merupakan satu kritik untuk buku ini. Pembaca dengan pengalaman interaksi yang banyak dan kompleks tentu saja akan sangat mudah mengimajinasikan setiap tips yang disajikan berdasarkan pengalaman-pengalamannya. Namun, ini tidak bisa terjadi bagi mayoritas individu muda yang pengalaman interaksinya belum mendalam dan beragam. Namun demikian bagi saya, buku semacam hand book interaksi yang harus sering-sering saya ulang membacanya untuk kepentikan interaksi yang sukses.
Ema Salamah
Penulis : Alamsyah Said, S.Pd. M.Si. & Andi Budimanjaya, S.Pd.
Penerbit : Prenadamedia group
Tahun : 2016
Halaman : xix + 329
Guru Belajar untuk Mengajar merupakan motto Finlandia yang akan anda temukan tertulis dihalaman depan setelah prakata dalam buku ini karena penulis kemungkinan besar mengharapkan para pendidik untuk terus belajar, memperbaharui dan memperkaya ilmunya dengan membaca. Termasuk dengan membaca bukunya tentang strategy mengajar. Strategy yang sangat penting dalam mengarahkan proses belajar untuk menghasilkan outcome yang diharapkan. Serta untuk menghindari kejadian sama terhadap seorang anak papua yang 4 tahun tidak naik kelas akan tetapi mendapatkan throphy dalam olimpiade matematika internasional setelah dibimbing guru lain dengan metode lain.
Isi buku dimulai dengan pembahasan tentang proses penangkapan informasi oleh system limbik otak termasuk tahapan informasi yang terserap perlimbik yang memberikan gambaran kondisi optimal siswa untuk menyerap informasi yang diberikan. Kondisi tersebut dalam buku ini disebut ‘Ahaa… moment’. Awal membaca saya berniat membuat ringkasannya dalam bentuk mind map. Tapi… ternyata eh ternyata beneran 95 strategy. Akhirnya berhenti membuat mind mapnya setelah 30 strategy. Kertasnya kurang besar hehe…
Berikut adalah daftar inti pembahasan buku yang penulis jabarkan mengenai 95 strategy multiple intelligences:
· 27 strategy mengajar dengan melibatkan kecerdasan linguistic
· 20 Strategy mengajar kecerdasan logis matematis
· 15 Strategy mengajar spasial-visual
· 4 Strategy mengajar kecerdasan music
· 13 Strategy mengajar kecerdasan kinestetik
· 7 Strategy mengajar kecerdasan interpersonal
· 5 Strategy mengajar kecerdasan intrapersonal
· 4 Strategy mengajar kecerdasan naturalis
Dalam buku ini anda akan menemukan beberapa strategy lama yang dikembangkan menjadi sebuah strategy yang membuat siswa aktif. Selain strategy pembelajaran, dalam buku ini juga terdapat contoh-contoh rubrik penilaian yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psychomotor. Recommended untuk dibaca. Sudah ada dikatalog Al Kausar library awal semester 2 2016-2017, pesanan Bapak Headmaster buat perpus. Kebetulan baru dipasang label pas pinjam hehe… Yuk baca. Bahasanya tidak terlalu kaku walaupun isinya membuat dahi berkerut dibeberapa bagian tapi insyaAllah bermanfaat.
Judul : Memories of Anne Frank: Reflections of a Childhood Friend
Penulis : Alison Leslie Gold
Penerbit : Scholastic Press
Tahun Terbit : 1997
ISBN : 0-590-90722-0
Genre : Non Fiksi
Annelies Marie Frank, atau Anne Frank sebagaimana ia dikenal, adalah seorang gadis Yahudi Belanda korban kekejaman Holocoust Nazi Jerman. Ia dikenal setelah buku catatan hariannya diterbitkan secara posthumous dengan judul berbahasa Inggris The Diary of a Young Girl. Buku itu banyak dijadikan basis pembuatan drama dan film mengenai Anne Frank. Melalui buku catatan hariannya lah para pembaca dunia bisa mengetahui kehidupan Anne Frank dalam persembunyian untuk menghindari persekusi Nazi Jerman terhadap orang-orang Yahudi.
Kini, dalam Memories of Anne Frank, teman dekat Anne Frank, Hannah Goslar, yang tinggal bertetanggaan, menceritakan kenangan persahabatan mereka. Kenangan Hannah ini menjadi potongan cerita pra dan pasca persembunyian Anne dari tentara Nazi, terutama setelah Hannah dan Anne bertemu di kamp konsentrasi Bergen-Belsen, bagian Utara Jerman.
Dalam buku ini, Hannah mengenang reaksi masa kecilnya terhadap perang dan kerusakan yang ditimbulkannya bagi keluarganya dan tetangga-tetangganya. Hannah juga bercerita tentang kesedihan dan keterkejutannya atas menghilangnya Anne secara mendadak. Saat penindasan Nazi Jerman semakin menjadi-jadi, Hannah sering melamun tentang Anne, yang dalam bayangannya sedang berada di Swis dalam kondisi aman sambil menikmati roti panggang dan telur.
Setelah Hannah dan keluarganya tertangkap Nazi Jerman, ia dan keluarganya di bawa ke kamp konsentrasi Bergen-Belsen. Hannah bersama keluarganya menempati tempat istimewa di kamp tersebut karena keluarganya memiliki passport Palestina. Di sana terjadi reuni singkat antara Hannah dan Anne. Mereka bertemu di tepi pagar pemisah dengan resiko kematian jika tertangkap basah oleh para penjaga kamp. Hannah memberikan Anne makanan dengan mempertaruhkan nyawa. Tidak lama setelah itu, Anne meninggal di tengah-tengah kelaparan dan wabah penyakit scabies, tifus dan tifoid yang menyerang kamp konsentrasi.
Setelah 14 bulan Hannah dan keluarganya tinggal di Bergen-Belsen, Sekutu datang membebaskan penghuni kamp konsentrasi. Dari semua keluarganya, hanya Hannah dan adiknya Gabriela yang selamat. Beberapa waktu kemudian Hannah menikah dan pindah ke Yerusalem.
Reviewer : Indra Bangkit Komara
Penulis : Felix Y. Siauw
Penerbit : Alfatih Press
Tahun Terbit : 2013
Tahun Cetak : 2015, Cetakan ke-10
“Practice+Repetation” and you will be master your habits ! Mungkin kalimat tersebut yang bisa saya jadikan kesimpulan setelah membaca salah satu lagi buku dari Ustadz Felix Y.Siauw. Disampaikan secara lugas serta bahasa yang mudah dicerna, buku ini seolah-olah mengarahkan kita untuk memprogram kembali pikiran kita untuk membentuk suatu kebiasaan yang baik sehingga kebiasaan tersebut menjadi “kita” yang utuh. Sering kita lihat dan jumpai, bahkan meramaikan beberapa pemberitaan tentang si A atau si B dengan deretan prestasinya. Atau bahkan para pemain sepak bola professional dunia dengan penghasilan jutaan euro karena keahlian mereka bermain bola. Mengapa mereka bisa? Sering sekali pertanyaan itu muncul dalam benak kita sendiri. Apakah keahlian seseorang merupakan bakat? Dalam buku dengan tebal 169 halaman kita menemukan jawabannya. Semua itu karena HABIT, seseorang bisa ahli dalam bidang tertentu karena mereka mengulang-ulang kembali semuanya. Buku ini bukan merupakan suatu buku motivasi tetapi buku tentang bagaimana membentuk suatu kebiasaan sehingga menjadi seseorang ahli dibidangnya. Karena kita adalah pendesign HABIT kita sendiri. Singkat padat dan ngena sehingga tidak cukup berlama-lama untuk mengkhatamkam buku ini. Sedikit berlebihan pada gambar dan ilustrasi tapi overall tidak mengurangi isi dari buku ini.
Reviewer : Indra Bangkit Komara
Penulis : Maria Silvi
Penerbit : Jogja Bangkit Publisher
Tahun Terbit : 2010
Tahun Cetak : 2010
Positif?HIV/AIDS? ODHA? Muncul kengerian tersendiri ketika mendengar kata-kata tersebut. Bagaimana tidak, HIV/AIDS merupakan penyakit mematikan yang sampai saat ini tidak ada obatnya. Meskipunada, akan tetapi hanya sebatas mengurangi penyebaran virus dari peyakit tersebut. Itupun yang dialami oleh Glad, dokter umum muda cantik, pintar, rajin dan sempurna ketika berhadapan dengan para pasien ODHAnya. Menurut gadis yang memiliki nama lengkap Gladiol Ragil Pramaswati harus ekstra perlindungan diri ketika merawat pasien terinfeksi virus HIV/AIDS, karena takut tertular. Menurutnya kaum ODHA atau para pengidap penyakit HIV/AIDS tidak layak dirawat layaknya pasien penyakit lain karena mereka merupakan sampah masyarakat, mereka sangatlah menjijikan, hidupnya pasti sangat menyimpang dari norma masyarakat, free sex, narkoba serta dunia malam yang akhirnya membuat mereka terkena penyakit tesebut. Selain dipusingkan dengan para pasien HIV/AIDS di rumah sakit, Glad pun tengah sibuk persiapan pernikahan dengan Dean tunangannya. Namun Image Glad sebagai seseorang dokter muda yang sempurna dimata teman-teman sejawatnya runtuh seketika dia bertemu dengan seseorang yang tidak ia kenal membentaknya dirumah sakit akibat penanganan diskriminatif terhadap pasien HIV yang belakang ia ketahui merupakan ODHA dan bernama Rendi. Hingga akhirnya Rendi menyadarkan Glad akan para kaum ODHA, penderitaan mereka baik dimata keluarga dan masyarakat. Benih cinta pun muncul diantara mereka, akhirnya Glad menjadi dokter pribadi, istri sekaligus ibu dari buah hati mereka.
Mengupas tuntas stigma masyarakat tentang kaum ODHA. Bagaimana menderitanya akan diskriminatif masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS? Mungkinkah jatuh cinta dan menikah dengan ODHA? Semua tentang HIV/AIDS dibahas dalam novel luar biasa karya Maria Silvi. Membuka pandangan baru akan HIV/AIDS dan ODHA serta bagaimana menyikapi dan berhadapan dengan mereka. Novel yang sarat akan edukasi tentang pengetahuan HIV/AIDS yang diracik dalam kisah asmara, menjadikannya ringan dicerna namum sangat berbobot. Sangat membantu kita bagaimana menyikapi HIV/AIDS dan ODHA.
Reviewer : Indra Bangkit Komara
Penulis : Yusup Priyasudiarja (A Professional teacher in a reputable English Course)
Penerbit : Kaifa ( PT Mizan Pustaka)
Tahun Terbit : 2013
Tahun Cetak : 2014, Cetakan ke-2
Dari jaman SD sampai dengan SMA bergelut dengan namanya GRAMMAR INGGRIS itu berasa udah mau nyerah duluan sebelum pelajaran dimulai. Bagaimana enggak, dari simple present tense sampai ada yang past terus ke future. Beda banget sama kita di Indonesia namanya pergi mau itu tadi pagi, kemaren ataupun nanti malem tetep aja namanya pergi tapi kalau udah nyentuh Bahasa Inggris apalagi grammarnya itu kata pergi bisa go, going, gone. Itu baru satu kata belum lagi ribuan kata lainnya yang masih kudu berubah sesuai penggunaannya. Ketemu bule aja udah nutup mulut rapet-rapet aja karena takut ngomong, gak bisa cas cis cus, takut salah dan ketakutan lainnya. Tapi setelah baca buku asyik karya Yusup Priyasudiarja, perlahan memberikan pencerahan tentang cara kuasai grammar inggris. Dibungkus rapi dengan penjelasan yang asyik dan gaul banget bikin buku ini mudah banget dipahami. Bahasanya lugas, penjelasannya pun sama sekali gak bertele-tele. To the point dan tepat pada intinya. Buku yang sangat apik buat para pemula yang ingin banget mempelajari grammar Inggris tanpa pusing-pusing dengan tenses. Dengan contoh yang aplikatif pada kehidupan sehari-hari membuat buku ini ringan dan mudah sekali dipahami.
Judul Buku: Anak juga manusia
Pengarang : Angga Setyawan
Buku ini, buah pikiran dari seorang yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap semua anak, tanpa pilih kasih yang berjudul @Anak Juga Manusia.
Buku ini tidak di awali dengan ceramah sambil diberi “wejangan-wejangan” seperti buku-buku parenting umumnya buku ini diawali dengan untaian kalimat-kalimat puitis yang menyentuh sehingga benar-benar masuk ke dalam relung hati terdalam.
Ayah, Ibu, tolong jangan risaukan apa yang belum dapat aku lakukan.
Lihatlah apa yang sudah dapat aku lakukan, lihatlah lebih banyak kelebihanku.
Ayah, Ibu, jangan kau bandingkan aku dengan anak lain.
Lihatlah, aku tidak pernah membandingkanmu dengan orangtua lain, aku hanya satu.
Ayah, Ibu, jangan bentak-bentak aku.
Lihatlah, aku punya perasaan, seperti engkau juga memilikinya.
Aku sedang belajar memperlakukanmu kelak...
Ayah, Ibu, aku ingin mengenangmu sebagai orang yang terbaik, ajari aku dan lihatlah yang terbaik dariku, sehingga aku bangga menyebut namamu.
Ayah, Ibu, semoga kita punya cukup waktu, untuk saling mengenal dan memahami, aku belajar melihatmu dari cara engkau melihatku.
Selain itu cara berkomunikasi di keluarga ternyata sangat berpengaruh terhadap sikap dan pola pikir anak. Bagaimana menjadikan cinta sebagai titik tolak dalam melakukan kebaikan sepanjang hidupnya, hidup kita. Anak diajarkan untuk berbuat bukan karena rasa takut, marah, sedih dan semua perasaan negatif. Tapi mulai dengan cinta. Cinta yang seharusnya ditularkan oleh kita orangtuanya.
Di buku ini kita akan dikejutkan oleh sebuah kisah dramatis. Bagaimana seorang anak usia 7 tahun yang dikeluarkan dari sekolah karena dianggap idiot, ternyata menjelma menjadi seorang ilmuwan terkemuka, Thomas Alfa Edison, sang penemu bola lampu. Oleh karenai itu, penanganan yang baik dari orangtua, khususnya Ibu, membuatnya memiliki konsep diri yang positif.
Bersyukurlah, melalui buku ini Alloh SWT masih memberikan kesempatan pada kita untuk menyadarinya sebelum terlambat,. Menjelajahi tiap lembarnya, seperti bercermin pada kaca yang terang dan jernih.
Terimakasih pak Angga
Oleh : Anis Suhastin
Judul buku : curhat pernikahan
Penulis : Abu Muhammad asraf bin Abdull MAqsud
Penerbit : Pustaka Rahmat
Tahun terbit : 2009
Halaman :142
Buku ini membahas tentang definisi pernikahan serta hal-hal yang terkait didalam rumahtangga. Allah menjadikan pernikahan termasuk sunnah Rasul dan jalan ibbadah orang-orang shaleh setelah menjadikana penting uuntuk orang-orang yang menggetahui. Akad didalam pernikahan lebih utama daripada akad-akad yang lain.
Ada 141 pertanyaan yang ada didalam buku ini, dan pertanyaan itu sangat sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari pada pasangan yang belum menikah ataupun yang sudah menikah. Dialam kehidupan berumah tangga akan ditemukan banyak hal baru yang belum dirasakan atau dialami oleh manusia, maka adanya buku ini sangat membantu bagi anda semua untuk bisa lebih memahami hikmah-hikmah dibalik kehidupan berumah tangga serta hal-hal yang belum dimengerti tentang fiqih dalam berumahtangga.
Bagi siapapun yang ingin lebih menambah ilmu pengetahuan tentang curhat pernikahan bisa meminjam kepada penulis review buku ini, semoga bermanfaat dan selamat membaca.
BUKU HARIAN IBU HAMIL
Direview oleh : Vipri Diana Tampi
Penulis : Annisa Putri, A.Md.Keb
Penerbit : Saufa
Tahun terbit : 2014
Penulis adalah seorang bidan di puskesmas di Bandung, di samping itu juga penulis meneruskan klinik bersalin peninggalan ibunya. Selain itu karena hobi menulisnya, maka penulis menyusun buku ini. Buku ini berisi pengetahuan yang berkenaan dengan kehamilan. Diantaranya yaitu, merencanakan kehamilan, tanda-tanda awal kehamilan, memantau kehamilan, tips seputar kehamilan, dan mempersiapkan persalinan.
Dalam buku ini dikupas bahwa sebelum hamil alangkah baiknya wanita mengubah gaya hidup, pola hidup dan pola makan yang sehat. Memeriksakan kesehatan secara berkala juga dianjurkan. Selanjutnya dibahas juga mengenai perkembangan janin disetiap trimester, serta apa saja makanan penunjang yang dibutuhkan agar janin selalu sehat dan ibu hamil pun bahagia.
Selain itu, dalam buku ini juga disinggung tentang penyakit atau gangguan yang mungkin muncul saat hamil, misal nyeri punggung, pusing, anemia,keguguran, keputihan, dsb. Penulis juga memberikan tips bagaimana caranya menghindari dan mengobati berbagai gangguan tersebut.
Bagian akhir buku ini juga mengulas tentang persiapan persalinan. Bagaiman jika letak posisi bayi sungsang, bagaiman jika HPL sudah lewat waktu, dsb.
Buku ini merupakan buku harian ibu hamil, yang mana di dalamnya kita bisa membuat check list mengenai berbagai hal yang harus diperhatikan menjelang kehamilan sampai setelah persalinan. Isinya sangat lengkap dan direkomendasikan untuk dimiliki bagi para calon ibu.
Buku ini bagus dibaca para wanita, istri maupun orang yang bekerja sebagai tenaga kesehatan.
ne-he��2��&
BUKU HARIAN IBU HAMIL
Direview oleh : Vipri Diana Tampi
Penulis : Annisa Putri, A.Md.Keb
Penerbit : Saufa
Tahun terbit : 2014
Penulis adalah seorang bidan di puskesmas di Bandung, di samping itu juga penulis meneruskan klinik bersalin peninggalan ibunya. Selain itu karena hobi menulisnya, maka penulis menyusun buku ini. Buku ini berisi pengetahuan yang berkenaan dengan kehamilan. Diantaranya yaitu, merencanakan kehamilan, tanda-tanda awal kehamilan, memantau kehamilan, tips seputar kehamilan, dan mempersiapkan persalinan.
Dalam buku ini dikupas bahwa sebelum hamil alangkah baiknya wanita mengubah gaya hidup, pola hidup dan pola makan yang sehat. Memeriksakan kesehatan secara berkala juga dianjurkan. Selanjutnya dibahas juga mengenai perkembangan janin disetiap trimester, serta apa saja makanan penunjang yang dibutuhkan agar janin selalu sehat dan ibu hamil pun bahagia.
Selain itu, dalam buku ini juga disinggung tentang penyakit atau gangguan yang mungkin muncul saat hamil, misal nyeri punggung, pusing, anemia,keguguran, keputihan, dsb. Penulis juga memberikan tips bagaimana caranya menghindari dan mengobati berbagai gangguan tersebut.
Bagian akhir buku ini juga mengulas tentang persiapan persalinan. Bagaiman jika letak posisi bayi sungsang, bagaiman jika HPL sudah lewat waktu, dsb.
Buku ini merupakan buku harian ibu hamil, yang mana di dalamnya kita bisa membuat check list mengenai berbagai hal yang harus diperhatikan menjelang kehamilan sampai setelah persalinan. Isinya sangat lengkap dan direkomendasikan untuk dimiliki bagi para calon ibu.
Buku ini bagus dibaca para wanita, istri maupun orang yang bekerja sebagai tenaga kesehatan.
ne-he��2��&
TELEVISI, KEKERASAN DAN PEREMPUAN
Direview oleh : Vipri Diana Tampi
Penulis : Dr. Sunarto
Penerbit : Kompas
Tahun terbit : 2009
Buku ini adalah salah satu buku yang merasakan keprihatinan akan kekerasan yang banyak terjadi khususnya pada perempuan. Kekerasan pada wanita semakin masif. Baik secara aktual maupun simbolik. Tidak hanya media umum, isi media untuk anak-anak, khususnya televisi, tidak bebas dari kekerasan tersebut.
Buku ini dengan gamblang menunjukkan muara dan macam kekerasan yang menimpa tokoh wanita dalam film animasi anak-anak. Dengan menggunakan teori strukturasi jender, dijelaskan bagaimana proses naturalisasi kekerasan terjadi, melalui teks film anak-anak. Sementara anak-anak menerima pewajaran bentuk-bentuk kekerasan pada tokoh wanita saat duduk di depan televisi menikmati film animasi kesukaan.
Biar melihat celana dalam kecil Nene, aku sama sekali tidak merasa apa-apa. Ya, Kazao? Nah, sekarang kita main apa ya? Apa main rumah-rumahan serius lagi? Ini mengenai keluarga hasil pernikahan ketiga sang suami. Anaknya ada banyak. Crayon Shinchan episode “Tahayul Kesialan Kazao”, 2 April 2006-
Dalam buku ini dikupas mengenai film-film animasi anak yang banyak disukai baik anak-anak maupun orang dewasa. Selain Shinchan, ada Doraemon, Popeye, Superman, Power Ranger, dll. Hampir seluruh stasiun televisi nasional masih menayangkan film kartun impor. Dan sayangnya tidak semua tontonan tersebut layak menjadi contoh. Banyak adegan, percakapan yang kurang pantas untuk ditonton oleh anak-anak, karena banyak unsur kekerasan dan pelecehan seksual.
Buku ini berisi penjelasan yang sangat ilmiah, yang cocok dibaca bagi guru, pendidik, maupun orang tua dimana pun berada.
, kosm^�2 /'
MENJADI TAKWA DENGAN PUASA
(Kiat agar puasa tak sia-sia)
Reviewer : Ade Ferdian
Penulis : Fajar Kurnianto
Halaman : 277 halaman
Penerbit : PT Elek Media Komputindo
Cetakan Pertama, 2014
Bulan Ramadhan selalu hadir setiap tahun. Ketika ia datang, seluruh kaum muslim di muka bumi diwajibkan berpuasa, menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, demi menunaikan perintah Allah dan mendapatkan ridha dan pahala-Nya yang sangat besar dan berlipat-lipat. Pahala yang lebih besar daripada di bulan-bulan lainnya.
Ramadhan adalah momen kontemplatif untuk merenungkan diri sendiri, mengevaluasi diri, muhasabah, sudah sejauh mana perilaku sosial yang baik telah dilakukan untuk kemudian ditingkatkan lagi ke taraf maksimal serta konsisten dilakukan, dan sebanyak apa perilaku buruk yang dilakukan untuik kemudian lebih ditekan lagi sampai batas paling minimal.
Buku ini merupakan refleksi dan sebentuk ikhtiar memaknai Ramadhan lebih perspektif yang lebih luas dari sekedar urusan hukum-hukum dan aturan-aturan berpuasa. Buku ini berusaha memotivasi pembaca untuk lebih bersemangat dan giat dengan amal-amal ibadah, baik ritual maupun sosial kemanusiaan, sebagai jalan menciptakan manusia-manusia berbudi luhur yang dapat membawa perubahan khususnya pada diri sendiri dan umumnya pada orang lain.
Reviewer : Aan Nurhasanah
Judul Buku : Cashflow for Woman
Menjadikan Perempuan sebagai Manajer Keuangan
Keluarga Paling Top
Penerbit : Hikmah (PT Mizan Publika)
Pengarang : Ahmad Gozali
Di awal pertemuan kelas Akuntansi saya, salah satu motivasi saya untuk anak-anak putri adalah " kalian harus bisa Akuntansi, karena one day u r going to be a financial manajer for ur own family " :). Wanita (Baca : istri) lazimnya memang yang mengatur keuangan dalam keluarga, sang suami yang bekerja untuk mendapatkan uang, sang istrilah yang akan mengaturnya (baca: membelanjakan :) )
Berangkat dari hal tersebutlah wanita sebagai manajer keuangan harus memiliki kecerdasan finansial sehingga ia bisa mengatur keuangan dengan baik di dalam keluarganya.
Buku dengan judul utama Cashflow untuk wanita ini, ditulis oleh Ahmad Gozali, seorang perencana keuangan yang dulunya tergabung dalam Tim Perencana Keuangan Safir Senduk.
Buku ini menyajikan bagaimana wanita yang dianggap lebih pas untuk pengelolaan keuangan dalam keluarganya dituntut untuk memiliki kecerdasan financial . Selain kemampuan mengatur pengeluaran dalam keluarganya, tapi dia juga harus memiliki pengetahuan tentang jenis investasi keuangan dan juga kemampuan untuk mengajarkan kecerdasan financial pada anak-anaknya.
Dibagian akhir, disajikan bagaimana pengelolaan keuangan jika dalam keluarga tersebut suami dan istri bekerja, dalam artian adanya penghasilan ganda yang harus dikelola bersama. Menurut penulis, ketika sang istri juga bekerja, hal tersebut tidak menjamin bahwa kondisi keuangan akan lebih baik dengan penghasilan ganda tersebut. Ada biaya-biaya "siluman" yang harus dikeluarkan ketika pasangan tersebut, dua-duanya bekerja. Seperti biaya komunikasi antara suami-istri, antara orang tua dan anak-anaknya, yang ternyata bisa lebih besar ketika suami dan istri sama-sama bekerja. Pun begitu dengan biaya utilitas (listrik dan telephone) yang mungkin membengkak, karena pengunaan anak-anak yang tidak terkontrol ketika ayah dan ibunya sibuk bekerja.
Wallahualam bissawab.
Published by Marsh Creek Press
Ini adalah buku yang tepat bagi siapa pun yang merasa kekurangan waktu dalam mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya. Banyak di antara kita yang merasa waktu berjalan terlalu cepat sehingga pekerjaan kita selesai tepat di deadline, atau malahan lewat dari waktu yang semestinya. Di sana lah kita merasa Allah memberikan kita waktu terlalu sedikit untuk menuntaskan semua pekerjaan kita. Tidak ada yang perlu disalahkan kecuali waktu lah yang terlalu singkat. Dan ini tampaknya telah menjadi hal yang biasa di tengah-tengah kita, setidaknya bagi sebagian orang, dan bisa jadi kita sendiri mengalami hal tersebut.
Sebetulnya tidak ada yang salah dengan waktu. Semua orang diberi jatah 24 jam sehari semalam. Itu adalah waktu yang cukup bagi sebagian orang untuk melakukan 10 tugas, 7 tugas, 4 tugas, di saat sebagian orang banyak yang merasa kurang untuk hanya melakukan 1 tugas pun.
Buku yang berjudul “How to Have a 48-Hour Day” memberikan gambaran-gambaran orang yang merasa kesulitan memanfaatkan waktu yang diberikan Allah yang kemudian disertai solusinya. Di sini saya akan menyajikan beberapa solusi yang ditawarkan buku tersebut. Solusi pertama adalah Do More In Short. Artinya adalah mengerjakan lebih banyak hal dalam waktu yang singkat. Ini berarti kita mengusahakan diri mengerjakan hal-hal secara produktif. Misalnya suatu pekerjaan biasanya diselesaikan dalam waktu satu hari, kini kita ditantang untuk mengerjakannya dalam setengah hari untuk dua pekerjaan.
Solusi yang kedua adalah The Mainspring: Direction. Ini artinya kita harus menentukan arah. Dengan kata lain kita harus memiliki tujuan atau target yang akan kita capai. Tanpa itu kita akan berjalan tanpa arah dan akan terombang ambing ke sana ke mari yang tidak tentu arahnya. Hasilnya pun bisa ditebak, kita tidak akan sampai pada tujuan karena kita tak pernah memilikinya.
Buku ini unik, asli beda karna buku ini mengemas 2 topik besar yang disusun bolak-balik, kanan dan kiri. Bagian pertama bertajuk panduan praktis mengelola event dan bagian kedua bertajuk panduan marketing event. Kenapa penulis memadukan dua topik tersebut dalam satu buku? Mungkin karena kedua hal tersebut saling berkaitan satu sama lain, dan memang dalam menyelenggarakan event besar butuh sekali ilmu tentang marketing.
Di topik yang pertama penulis menjelaskan tentang panduan praktis mengelola event. Secara garis besar penulis merumuskan bahwa dalam mengelola sebuah event kita harus mempunyai tolak ukur keberhasilan dari segi kemasan acara maupun kesesuaian tujuan. Ada 3 fase penting dalam mengelola sebuah event :
Fase 1 (Before) : Cetak Blue print, mulai dari managemen, marketing sampai produksi.
Fase 2 : Action and Control, mulai dari persiapan tim, geladi bersih sampai hari-H. Fase 3 : Dokumentasi dan Evaluasi.
Di topik yang kedua penulis menjelaskan tentang marketing. Penulis memaparkan figur seperti apa yang layak menjadi marketing sebuah acara, tips dan trik mencari sponsor dan peserta sebuah kegiatan dan bagian terakhir dijelaskan cara membuat rencana aksi dan laporan. Supaya mendapatkan hasil maksimal Rencana aksi dibagi sesuai dengan target antara lain: peserta, sponsor, stand dan donatur.
Bagi temen-temen yang ingin menyelenggarakan event besar seperti pernikahan, seminar, workshop or meleading anak-anak untuk kegiatan besar sekolah atau mungkin berniat punya EO, cocok banget baca buku ini, kenapa? karna buku ini di tulis oleh praktisi langsung yang berpengalaman dalam mengelola event dan dikemas dengan tulisan yang menarik, gambar, tabel mind map yang mudah dicerna dan dipahami. Edisi lengkapnya ada dibukunya langsung yaaa… ;)
Terimakasih semoga bermanfaat..
Recci Liftita
Penulis : Ary Ginanjar Agustian dan Ridwan Mukri
Penerbit : Arga Publishing
Tahun Terbit : 2009
Halaman : vi+ 141
Buku yang di tulis oleh Ary Ginanjar A dan Ridwan Mukri ini sangat lah mendukung untuk remaja masa kini yang masih bingung mencari jati diri nya. Karena dalam buku ini membahas banyak tentang rahasia sukses membangun kecerdasan Emosi dan Spiritual berdasarkan 1 Ihsan, 6 Rukun Iman, dan 5 Rukun Islam.
Didalam nya beliau memaparkan dengan bahasa lugas ,gaul dan kekinian yang bisa di terima di kalangan remaja masa kini serta kisah – kisah perumpamaan yang dituturkan adalah kisah keseharian yang sering di alami banyak kalangan remaja saat ini. Dan juga tidak kalah penting nya semua di bungkus rapi dengan dasar agama yang menjadi acuan dalam kehidupan manusia.
Beberapa hal bisa di temukan dalam buku ini dan lebih alam lagi tentang Petualangan ESQ ( Emotional Spiritual Quotient ),dan bagaimana cara agar cerdas secara Emosional dan Spiritual ,Karena Kecerdasan IQ saja tidak cukup. Allah memberikan tiga kecerdasan dalam diri manusia IQ,EQ dan SQ yang semua di berikan secara cuma – cuma oleh Allah SWT,tapi, apakah kita sudah optimal meggunakannya. IQ adalah kecerdasan rasional ,logis,ruang dan bahasa.sedang kan EQ adalah kemampuan untukmemahami dan mengerti perasaan orang lain,tapi dengan dua kecerdasan itu tidak cukup membantu kita dalam menemukan jati diri dan kebahagiaan hidup dan di butuhkan juga SQ yang tinggi untuk menggapai bahagia.
Di buku ini, Ary Ginanjar menggabungkan semua dimensi kecerdasan untuk membangun karakter dengan menggabungkan semua potensi yang Allah berikan agar menjadi orang yang sukses dan bahagia,di mulai dari mengenal jati diri dengan SQ ,dibentengi enam prinsip membangun mental (EQ ),dan melatihnya dengan lima langkah kehidupan (IQ ). dalam diri manusia terdapat GOD SPOT yang di sebut sebagai kesadaran spiritual. Ada tujuh hal yang membelenggu suara hati pada kesadaran spiritual yaitu : prasangka negative,prinsip hidup,pengalaman,kepentingan,sudut pandag,pembanding dan literature.
Bebaskan hati dari belenggu yang menyelimuti, berprinsiplah kepada Allah yang Maha Abadi.
Buku yang disarankan di baca oleh para remaja dan juga orang tua yang dari nya dapat diambil pengetahuan bagaimana mengarahkan kehidupan anak remaja menatap masa depannya.
MELIPAT JARAK
Recci Liftita
Penulis : Sapardi Djoko Damono
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2015
Halaman : vi+178
Membaca sajak karya Sapardi Djoko Damono sangat lah menarik,dari dalam nya banyak untaian kata indah dan sarat makna,sangat dalam layak nya samudera,dan elok laksana senja.
Membacanya juga memerlukan energi berfikir untuk memahami makna kiasan yang apik yang membumbui deretan kata,barisan kalimat hingga bisa meresap dalam relung jiwa.
Seperti hal nya obrolan kerikil dan daun yang ada dalam salah satu sajak yang di tulis oleh beliau tentang :
SEPATU
Kau tak merasa sepatumu telah menginjak
Kerikil dan daun tua di jalan kecil itu,
Kau tak mendengar pembicaraan yang bijak
Antara daun dan kerikil itu tentang sepatumu
Dari sajak di atas seorang Sapardi sangat jeli dalam membuat kiasan yang bermakna,bisa menginformasikan seakan akan ada obrolan antara daun dan kerikil layaknya sifat manusia. Hanya makna yang di rasa dan tak pernah bisa dilihat oleh mata,tapi hati tetap menerima.
Bagi penyuka sastra, buku ini layak untuk di serap dan di cerna gizi yang ada di dalamnya,sampai huruf terahir sajak ini semua bermakna.
Recci Liftita
Penulis : Dr. Raghib As Sirjani
Penerbit : Aqwam
Tahun Terbit : 2005
Halaman : iii+152
Buku karya Dr. Raghib As- Sirjani. Mengupas tuntas tentang Shalat subuh yang mempunyai kekuatan yang luar biasa dahsyat.
Bermula dari kisah beliau hingga ahirnya lahirlah buku ini. adalah suatu sore beliau sedang menyimak Sang Penceramah yang bicaranya berapi api tentang tegak nya agama Allah di muka bumi ini. Banyak pertanyaan yang terlontar dari penceramah dengan sangat memukau,setelah mengemukakan solusi dan kesimpulan ia mengahiri ceramahnya. Beberapa hari setelah itu,beliau tidak pernah mendapati lagi Sang Penceramah hadir dalam shaf jama’ah pada shalat subuh,beliau putuskan untuk mencari nya,ahir nya setelah beliau jumpai sang penceramah beliau berkata : “ Apa yang terjadi ? saya kehilangan anda di waktu subuh “ . Jawaban yang tidak di sangka, “ Maafkan saya,semoga Allah mengampuni saya dan anda. Kondisi saya sangat sulit.saya harus mulai kerja di pagi hari,dan tidur sangat larut. Dan Allah Maha Pengapun Maha Penyayang.” Dari sinilah beliau berfikir seraya bertanya dalam hati, Bagaimana mungkin agama Allah akan kokoh berdiri di muka bumi ini di tangan orang-orang yang melalaikan kewajibannya kepada Allah ?.
Shalat yang agung ini benar - benar memiliki daya Tarik tersendiri karena kedudukannya dalam islam dan nilainya yang tinggi dalam syariat. Kelebihan khusus yang dimiliki shalat subuh diantaranya mendapatkan pahala shalat malam satu malam penuh,merupakan sumber cahaya di hari kiamat dan surga yang di janjikan.
Bahkan dua rakaat fajar (Shalat sunnah sebelum subuh ) lebih baik dari pada dunia seisinya.ini semua baru keutamaan shalat sunnah sebelum fajar, lalu bagaimana dua rakaat fajar yang wajib, yaitu shalat subuh ? bahkan semua malaikat yang ada di langit turun ke bumi untuk menyaksisan shalat subuh. Subhaanallah.
Apakah hanya karena begadang menyelesaikan urusan dunia,kita berani telat bahkan bablas dalam menjalan kan kewajiban ,padahal Allah sudah menjanjikan pahala yang tak terkira kepada kita.
Betapa merugi nya orang orang yang melalaikan shalat subuh semasa hidup nya. Na’udzubillah.
Recci Liftita
Penulis : Rusdin S Rauf , M. Shodiq Mustika
Penerbit : Qultum Media
Tahun Terbit : 2008
Halaman : viii+262
Buku yang di tulis oleh M. Shodiq dan Rusdin ini sangatlah menarik dan inspiratif yang memaknai tahajud dalam pengertian yang sangat luas. Membaca buku ini layak nya berada dalam samudra yang dalam,semakin dalam menyelam maka akan banyak di temukan mutiara-mutiara keindahan yang tidak di temui di darat.
Beliau bertutur bahwa Tahajud itu indah,nikmat dan merupakan pengalaman spiritual yang tak terlupakan, dan bukti nyata cinta seorang hamba pada Rabb nya. Tahajud merupakan proses multidimensi dan melibatkan multiinderawi.
Seperti halnya Rasulullah SAW yang menjalankannya hingga kedua kaki beliau membengkak. Mengapa ? Karena dari sanalah beliau menemukan dirinya sedalam dalamnya. Di keheningan malam beliau dibimbing oleh wahyu Allah,sehingga tak mengherankan,beliau begitu cinta bertahajud. Dalam kesunyian tahajud itu, Allah tersenyum melihat hambaNya. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra. Ia mengatakan , “ Ingatlah bahwa Allah tersenyum kepada dua orang. Orang yang bangun pada malam yang dingin dari tempat tidurnya,kemudian berwudhu lalu shalat. Allah bertanya kepada malaikat , Apa yang di harapkan oleh hamba Ku ini dengan yang diperbuat ? para Malaikat menjawab, ‘ wahai Tuhanku,ia mengharap (pahala) dari sisiMu dan takut dari (siksaan) Mu’. Allah berfirman ,’ Aku sesungguhnya telah memberikan apa yang ia minta dan mengamankan dia dari apa yang ia takutkan’.(diriwayatkan oleh Ath Tabrani).
Itulah janji Allah yang sangat Mulia kepada hamba Nya.
Lalu, alasan apa yang menghalangi kita untuk tidak melaksanakan tahajud ?
Dan, Buku ini layak untuk di baca, karena dari sini kita dapat merefleksi diri untuk lebih mendalami lagi apa makna tahajud dan pengaruhnya pada diri, dengan tahajud kita bisa melejitkan potensi diri, dan semua terangkum apik di buku ini.
Model- model Pembelajaran Efektif
Reviewer : Andri Priono
Penulis : Drs. Ujang S. Hidayat, M.Pd.,M.Si
Penerbit : Yayasan Budhi Mulia Sukabumi
Tahun Terbit : 2016
Tebal Buku : 162 Halaman
Buku ini berisikan tentang panduan bagi para guru untuk mengaplikasikan pembelajaran yang efektif di kelas. Buku ini terdiri dari V Bab, yaitu :
Bab I (Menjadi seorang Guru yang Profesional)
Dalam Bab I ini di jelaskan tentang Definisi Guru, Peran dan fungsi Guru, Kompetensi Guru,Pembinaaan dan Pengembangan profesi Guru. Guru dalam bahasa Jawa adalah menunjuk pada seorang yang harus digugu dan ditiru oleh semua murid dan bahkan masyarakat. Harus digugu artinya segala sesuatu yang disampaikan olehnya senantiasa dipercaya dan diyakini sebagai kebenaran oleh semua murid. Sedangkan ditiru artinya seorang guru harus menjadi suri teladan (panutan) bagi semua muridnya.
Bab II (Guru dan Proses Pembelajaran)
Proses Pembelajaran atau istilah ini sering disebut Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah adalah guru (mengajar) lalu diikuti oleh aktivitas siswa (belajar), bukan sebaliknya. Mengingat arah pendidikan yang akan kita tuju, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tentang sasaran yang diharapkan harus dicapai melalui kurikulum. Di dalam Pasal 36 (USPN 2003) dikemukakan bahwa kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan ; 1). Peningkatan iman dan taqwa, 2). Peningkatan akhlak mulia, 3). Peningkatan potensi, kecerdasan dan minat peserta didik, 4). Keragaman potensi daerahdan nasional, 5). Tuntutan pembangunan daerah dan nasional, 6). Tuntutan dunia kerja, 7). Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, 8). Agama, 9). Dinamika perkembangan global, 10). Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.
Bab III (Metode Pembelajaran)
Dalam kegiatan pembelajaran terdapat beberapa istilah yang sering kita kenal dengan metode, strategi, pendekatan, teknik dan model pembelajaran. Metode Mengajar diartikan sebagai cara-cara menyajikan bahan pelajaran kepada siswa untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Macam-macam metode pembelajaran yaitu ; 1). Metode ceramah, 2).metode tanya jawab, 3). Metode diskusi, 4). Metode kisah/cerita, 5). Metode demonstrasi, 6). Metode karyawisata, 7). Metode tutorial, 8). Metode perumpamaan, 9). Metode pemahaman dan penalaran, dan masih banyak yang lainya.
Bab IV (Model-model pembelajaran efektif)
Model pembelajaran yaitu suatu kegiatan pembelajaran yang dirancang atau dikembangkan dengan menggunakan pola pembelajaran tertentu. Model pembelajaran ini berfungsi ; 1. Sebagai pedoman, 2. Pengembangan kurikulum, 3. Menetapkan bahan-bahan pengajaran, 4. Membantu perbaikan dalam pembelajaran. Terdapat macam-macam model pembelajaran, diantaranya ; Model pembelajaran Jigsaw, Numbered Heads Together, Debat, Role Playing, Problem Solving, Cooperative Script dan masih banyak model pembelajaran lainnya.
Bab V (Guru sebagai profesi mulia)
Di bab yang terakhir ini diceritakan tentang profesi guru sebagai profesi yang mulia. Guru profesional adalah guru yang mampu mendidik anak muridnya menjadi generasi yang mampu bersaing dan memiliki moral dan perilaku yang baik yang mampu menjadi tauladan yang patut diikuti oleh siswa. Guru bukanlah profesi sembarangan, ditangan gurulah masa depan murid dipertaruhkan. Penulis sangat mendukung upaya pemerintah mensejahterakan guru, menjadikan profesi yang mulia ini agar lebih dihargai. Jika pendidikan sekolah di indonesia benar-benar ingin maju. Dibutuhkan guru yang sungguh menekuni pekerjaannya secara profesional dan penuh dedikasi. Maka sangat penting arti penghargaan kepada guru. Jika guru tidak dihargai, kemungkinan besar mereka tidak akan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya.
Bersamamu kugapai sakinah
Oleh : Anis Suhastin
Judul buku : Bersamamu Kugapai Sakinah
Penulis : KArim Asy-Syadzily
Penerbit : Cinta ( kelompok ziyad Visi Media )
Tahun terbit : 2011
Halaman : 230
Buku ini membahas tentang definisi cinta, Pernikahan serta harapan yang diinginkan oleh pasangan suami-istri untuk menjadi keluarga qurrata A’yun yaitu keluarga yang apabila dilihat bisa menenangkan hati, dan menjadi tempat kembali dari semua aktifitas dan menjadi tempat berteduh dari derasnya hujan cobaan disaat seseoran dalam kesulitan. Didalam buku ini juga dijelaskan tentang komunikasi yang baik antara suami-istri, karena bahasa yang baik akan menenangkan bagi siapapun yang mendengarkan.
Saat seseorang menemukan tambatan hatinya, maka saat itulah banyak harapan yang ingin dicapai bersama-sama, sang suami ingin menjadi Imam yang sholeh dan sang istripun ingin menjadi istri sholehah, karena bagi seorang istri pintu menuju surge adalah saat diucapkannya ijab qobul maka saat itulah pintu surge terbuka dan ia bisa masuk kesurga dari pintu manapun.
Oleh karna itu, tidak ada hentinya untuk belajar dalam berumahtangga, karena sesungganya kehidupan yang benar-benar penuh perjuangan baru akan dimulai. Ketika hidup bersama orang baru yang mendampingi pasti akan banyak ditemukan perbedaan sifat dan karakter.
Maka buku ini disusun untuk menjadi referenda bagi pasangan yang mendambakan kenyamanan dalam berumahtangga. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.
Judul buku : 5 Bocah Ajaib Menggemparkan Dunia
Penyusun : Dedi
Penerbit : Titik Media
Tahun : 2012
Jumlah hal. : 91 halaman
Buku ini mengungkapkan anak-anak luar biasa yang terlahir ke dunia dengan menarik perhatian banyak orang. Kelima bocah yang dikisahkan di buku ini adalah bukti kebesaran Allah SWT, dengan kelebihan dan keunikan yang Allah berikan kepada mereka dapat menambah keimanan kita kepadaNya. Mereka adalah :
1. Akrit Jaswal
Anak jenius dari India ini adalah seorang dokter tercilik yang pernah melakukan operasi pada seorang gadis berusia 9 tahun. Dengan ketertarikannya pada dunia medis sejak umur 6 tahun, memasuki ruang operasi dan terinsiprasi untuk mendalaminya. Maka di usianya yang sangat belia -7 tahun, ia sudah mampu mengoperasi, karena pasien tidak ada biaya untuk tindakan di rumah sakit. Bocah yang memiliki IQ 146 ini diterima di Punjab University pada usia 12 tahun sebagai mahasiswa termuda sepanjang sejarah India. Akrit kelak ingin lanjut study ke Harvard University dan menemukan obat untuk kanker
2. Sayyid Muhammad Husein Tabataba’i
Doktor cilik hafal dan faham Al Qur’an ini adalah seorang bocah kelahiran Iran. Husein mendapat gelar Doktor Honoris Clausa dalam bidang “Science of The Retention of The Holy Qur’an” pada usia 7 tahun di Hijaz College Islamic University, Inggris. Ia mulai belajar Al Qur’an sejak usia 2 tahun dan hafal 30 juz di usia ke 5. Tidak hanya hafal, ia juga mampu menerjemahkan semuanya kedalam bahasa ibunya –Persia, memahami makna ayat-ayat tersebut dan mengunakannya dalam percakapan sehari-hari. Rahasia mengapa ia begitu cepat bisa hafal dan faham Al Qur’an salah satunya adalah karena kedua orang tuanya hafizh Al Qur’an, dan mengenalkannya sejak dalam kandungan.
3. Abdurrahman Farih
Bocah dari Aljazair ini telah hafal Al Qur’an di usia yang sangat belia, yakni 3 tahun. Farih baru bisa berbicara ketika berusia 2 tahun, adapun kata yang pertama kali ia bisa ucapkan adalah penggalan ayat surat Al Kahfi, subhanallah. Ibunya bukan seorang hafizh Al Qur’an namun punya ikatan emosional yang sangat kuat dengan Al Qur’an dan Dzikir, ia juga memiliki ikatan batin yang sangat kuat dalam berdiaolog dengan janinnya ketika mengandung. Ibundanya sangat istiqomah membacakan Al Qur’an dan dzikir pagi petang sejak Farih dalam rahimnya.
4. Ali Yakubov
Adalah sorang bayi 9 bulan asal Rusia yang menggemparkan dunia dengan munculnya ayat-ayat Al Qur’an di sekujur tubuhnya. Ali seringkali naik suhu tubuhnya mencapai 40◦ C menangis dan tidak tidur sepanjang malam ketika ayat itu muncul di tubuhnya. Setiap hari senin dan malam jum’at ayat demi ayat bergantian timbul di tubuh Ali. Seorang Imam menafsirkan bahwa itu merupakan tanda peringatan kepada seluruh muslim di Rusia, agar kembali ke ajaran dan agama Allah, Wallahu a’lam.
5. Syarifuddin Khalifah
Anak ajaib dari Tanzania ini terlahir dari orang tua yang beragama Katolik, tidak bisa berbahasa Arab, terlebih tahu Al Qur’an. Biidznillah, pada usia 4 bulan Syarif kecil sudah mampu melafalkan ayat-ayat suci Al Qur’an, di usia 1 tahun ia sudah mampu berkhutbah dalam bahasa Arab, Swahili dan Perancis tanpa pendidikan formal. Tanpa ada bimbingan seorangpun, ia mampu membaca Al Qur’an dan sholat, bak ilmu laduni yang dianugerahi Allah, akhirnya kedua orang tuanya pun masuk Islam. Setelah berkhutbah di depan ribuan orang di Ethiopia, akhirnya atas izin Allah ribuan orang muallaf dan bersyahadat, Allahu Akbar…
Buku tipis ini mampu memotivasi kita dalam mendidik anak-anak kita menjadi hafizh Al Qur’an, mengarahkan mereka melejitkan potensi di bidang yang mereka sukai dan tekuni, menjadi bahan muhasabatunnafsi bagi orangtua dan pendidik dalam mengasuh dan mendidik anak biologis dan didikannya. Semoga….
Peresensi: Yusanto
Judul: ORANGTUANYA MANUSIA; MELEJITKAN POTENSI DAN KECERDASAN DENGAN MENGHARGAI FITRAH SETIAP ANAK
Penulis: Munif Chatib
Penerbit: Kaifa
Tanggal terbit: Juni 2012
Jumlah Hlm.: 212
Buku ini sangat mempengaruhi cara saya dalam memandang dan mengasuh anak saya di rumah. Buku karya pak Munif Chatib ini berjudul Orangtuanya Manusia. Di awal-awal Penulis menjelaskan bahwa seorang anak terdiri dari dua dimensi, yaitu jasmani dan ruhani. Maka sudah seharusnya memperhatikan kedua dimensi tersebut sebab ruhani dan jasmani anak berkembang, yang menimbulkan kebutuhan-kebutuhan mereka. Kita harus memenuhi kedua kebutuhan itu secara adil.
Namun, kebanyakan orangtua terjebak dalam melihat perkembangan anak, hanya satu dimensi yaitu jasmani dan mengabaikan ruhani, yang memang abstrak. Padahal kedua dimensi ini sangat berhubungan dan saling berkaitan.
Selain itu Pak Munif membagi fase perkembangan menjadi tiga, Raja, Pembantu dan Wajir. Fase pertama, anak itu adalah raja. Fase kedua, anak itu adalah pembantu (yang harus taat dalam menjalankan perintah). Dan fase ketiga, anak adalah Wazir (menteri) yang bertanggung jawab terhadap tugas-tugasnya.
Raja
Fase pertama, anak pada usia 7 tahun pertama, yaitu usia antara 0-7 tahun adalah sebagai RAJA kecil, yang ternyata punya ruang lingkup dan khas, yaitu BERMAIN. Pada tahap ini, sang RAJA kecil harus diberi kesempatan untuk melakukan eksplorasi dan kebebasan beraktivitas.
Pada usia 0-7 tahun, sebagai orangtua, harus melakukan dua tahapan yaitu tahap pemenuhan kebutuhan rasa ingin tahu dan tahap pengalaman belajar menjadi kebiasaan. Orangtua harus memenuhi tahap pertama, sedangkan pada tahap kedua, untuk membangun kebiasaan yang baik dibutuhkan peraturan dan kedisiplinan untuk membangun karakter positif anak.
Sang raja kecil tidak membutuhkan kewenangan untuk menghukum atau membuat peraturan bagi rakyatnya. Mereka hanya butuh kelembutan dan kasih sayang dari orangtuanya. Berbicaralah yang lembut, memeluk atau menciumnya, dan biasa memanggil mereka dengan sebutan-sebutan yang indah dan positif.
Pembantu
Fase kedua, anak pada usia 7 tahun kedua, yaitu usia antara 7-14 tahun adalah anak disebut sebagai pembantu, yang harus dididik dan dibimbing. Orangtua menjadi tuan dan anak menjadi pembantu. Masa 7 tahun kedua, kala status anak kita menjadi pembantu, adalah masa penanaman karakter atau akhlak dan masa belajar.
Pada masa inilah terdapat momen spesial, yaitu puber (akil-balig), yang diibaratkan anak kita berhadapan dengan petunjuk arah. Jalan kehidupan yang dipilih anak setelah masa puber sangat menentukan keberhasilan anak kita di masa mendatang. Pada masa ini, orangtua punya kewajiban memberikan pendidikan, pengajaran, dan pengarahan kepada anak-anaknya yang sudah memasuki usia praremaja. Jika dalam masa jenjang sekolah, masa ini berada pada jenjang SD dan awal memasuki jenjang SMP. Sementara itu, status pembantu diartikan sebagai masa ketaatan saat menjalani pendidikan atau juga disebut dengan masa belajar.
Wajir atau Menteri
Fase ketiga, pada usia 7 tahun ketiga, yaitu sekitar 15 tahun ke atas, anak disebut dengan status wazir. wazir adalah jabatan terhormat, yang biasanya berperan penting dalam kehidupan bernegara. keluarga adalah miniature Negara. Sebagai wazir, remaja atau pemuda berada pada masa terbaik untuk menunjukkan kualitas jati dirinya. Terutama menjadi tempat bergantung orangtua yang secara alami sudah berusia lanjut dan membutuhkan pendamping untuk bersama-sama menyelesaikan masalah.
Tentunya, dalam kehidupan berkeluarga banyak masalah yang kompleks yang terjadi. Dalam status wazir, anak kita bisa jadi selalu membantu untuk mencari jalan keluarnya, selalu memberikan sumbangsih pikiran dan ikhlas membantu orangtua untuk bersama-sama menghadapi dinamika masalah dalam keluarga.
Akhir kata saya mengucapkan terima kasih pak Munif.
Judul : Menggapai Derajat Ihsan
Penulis : KH. Abdullah Gymnastiar
Penerbit : Cahaya Iman
Tahun : 2008
Halaman : 632 hal.
Siapa yang tidak kenal KH. Abdullah Gymnastiar, pimpinan pesantren Daarut Tauhiid sekaligus Da'i kondang yang akrab disapa Aa Gym ini, sangat piawai dalam menyampaikan taushiyahnya, langsung ke hati para pendengarnya. Ya, dengan manajemen qolbunya beliau mampu menghadirkan hal yang baru dalam dakwah Islam di tanah air. Penataan qalbu menjadi wajib hukumnya bila menginginkan perubahan. Hampir dapat dipastikan bahwa ceramah-ceramah Aa Gym punya karakteristik tersendiri, baik materi maupun cara penyampaiannya dengan mengacu kepada metode "BASIS", yakni Benar, Aplikatif, Solutif, Inovatif dan Sederhana.
Buku yang disusun oleh H. Edi Abu Marwa Junaedi, S.Ag ini adalah kumpulan nasehat dan pemikiran yang mencakup materi-materi yang sudah pernah disampaikan Aa Gym semenjak awal tahun 2003, dari berbagai sumber; diantaranya ceramah Majelis Manajemen Qolbu (MMQ) di masjid Istiqlal dan Al Azhar, juga di Daarut Tauhiid.
Buku yang sarat hikmah ini terbagi menjadi beberapa sistematika risalah pemikiran Aa Gym; pertama: Ma'rifatullah, kedua: Ma'rifatur Rasul, ketiga: Tazkiyatun Nafs, keempat: Membangun Keindahan Hidup, kelima: Membangun Akhlak Mulia, dan terakhir keenam: Manajemen Diri. Buku ini adalah ikhtiar produktif menyapa ummat memberikan solusi kehidupan, semoga...
H.Bahar Sungkowo S.Pd M.Pd
Judul Buku : Tawa Show Di Pesantren
Penyusun : Akhmad Fikri AF
Penerbit : LKiS Jogyakarta
Tahun : 1999
Jumlah Hal : 109
Buku Tipis ini berisikan cerita-cerita humor yang terkesan saling menasehati dalam kebaikan (tawwasowbil haq), ceritanya sangat memberikan penjelasan kepada pembaca untuk mentertawakan dirinya sendiri (kehidupan pesantren). Kebiasaan Humor dikehidupan santri menjadi sebuah Folklor. Humor sendiri bermakna sesuatu yang bersifat dapat menimbulkan atau menyebabkan pendengarnya (maupun pembawanya) merasa tergelitik perasaannya, yang lucu, sehingga terdorong untuk tertawa. Ada 51 Folklor ala pesantren yang sudah terbiasa disampaikan dalam humor humor pesantren di isi buku ini. Pembaca akan diajak ketawa dan tersenyum dalam kehidupan pesantren. Yang terkesan adalah humor merokok bersama Kyai " ini lucu, karena santri dimalam hari minta sedot rokok yang dikira santri lainnya digelap gulita malam. Hanya terlihat bara rokok saja padahal yang merokok adalah Kyainya, "Sak Sedotan Kang (satu sedotan saja Kang), pas si santri menghirup dalam-dalam rokoknya, bara api menerangi wajah yang memberi rokok. Terkejutlah santri bahwa di punya rokok adalah Kyai wahab, larilah santri terbirit-birit, sementara sang Kyai berteriak" hei.. rokokku itu... rokokku. He.. he...
Cerita Kyai Gus Dur pun ada dalam buku ini, pastinya Kyai Langitan NU di buku ini diceritakan dengan humornya masing-masing. Buku ini boleh juga dibaca untuk refresing Otak yang dah penat dengan stress dan keletihan. Dari pada minum obat pusing, lebih baik baca Tawashow di Pesantren. Bravo...
Judul buku : Mimbar Hidayah
Penyusun : Tim Mutiara Publishing
Penerbit : Mutiara Publishing
Tahun : 2014 (cet. I)
Jumlah hal. : 468 halaman
Buku ini sarat manfaat. Betapa tidak, bagi kita yang butuh referensi tentang materi khutbah Jum’at yang aktual dan tematis, kumpulan khutbah tentang akidah dan keimanan, amalan-amalan ibadah, etika dan moral, sosial dan kemasyarakatan, media dakwah dan pemikiran, serta momentum seperti khutbah idul fitri, idul adha dan refleksi tahun baru pun disajikan dengan sangat informatif.
Para penulis di buku ini pun sudah tidak kita ragukan keilmuan dan kepiawaiannya dalam menulis dan berkhutbah serta dakwah Islam, sebut saja DR. Adian Husaini, MA, Budi Ashari, Lc, dan masih banyak lagi Asatidz dan Da’i yang berpengaruh.
Diawali dengan mukaddimah tentang urgensi khutbah Jum’at dalam Islam, hukum-hukum seputar khutbah Jum’at, syarat-syaratnya, rukun dan hal yang disunnahkan dalam khutbah Jum’at, serta kiat menjadi khatib yang handal dan persiapannya sebelum naik mimbar, dilengkapi dengan panduan khutbah Jum’at yang dikeluarkan oleh Rabithah Alam Islami, kiranya sangat sarat akan informasi dan sangat membantu kita dalam membekali diri dan menambah wawasan keislaman, Aamiin..
Buku ini sudah tersedia di Al kausar Library :)
Perensensi: Yusanto
Judul Buku: Biografi Intelektual Badiuzzaman Said Nursi Transformasi Dinasti Usmani Menjadi Republik Turki
Pengarang: Sukran Vahide
ISBN: 6021779908
ISBN13: 9786021779903
Tanggal Terbit: Mei 2013
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Prenada Media
Buku Biografi Intelektual Badiuzzaman Said Nursi Transformasi Dinasti Usmani Menjadi Republik Turki merupakan salah satu rujukan utama yang membahas secara menyeluruh kehidupan Said Nursi sejak kelahiran hingga kematiannya, perjalanan menuntut ilmu, pergerakan politik dan inti-inti dari pemikirannya.
Menyelami kehidupan Said Nursi tidak akan terlepas dari konteks keadaan negara saat ia tinggal. Hal itu karena buah pikiran Said Nursi adalah merupakan sebuah antitesa terhadap kenyataan yang terjadi pada saat itu, pertemuan antara kaum muslim dengan peradaban barat, masuknya westrenisasi dan terkikisnya budaya keislaman, hingga masa akhir kejayaan dinasti Utsmani dan perubahannya menjadi Republik.
Secara garis besar terdapat tiga fase dalam kehidupan Said Nursi:
1) Fase Said lama yang dimulai sejak kelahirannya, proses pencarian ilmu, pergerakannya di bidang politik pra perang dunia pertama hingga kekalahan Utsmani dalam perang dunia pertama dan penangkapan oleh tentara Rusia kepadanya.
2) Fase kedua dimulai dari kembalinya ia ke Istambul setelah berada dalam tawanan Rusia, runtuhnya kesultanan dan kekhalifahan, terbentuknya negara Turki sekuler, hingga kekalahan Cumhuriyet Halk Partisi (Partai Rakyat Republik) pada tahun 1950.
3) Fase ketiga dimulai sejak kemenangan Partai Demokrat pada pemilu parlemen 1950 hingga kematian Said Nursi pada tahun 1960.
Beberapa pemikiran Nursi dapat disimpulkan sebagai berikut:
Ø Dalam pendidikan, ia menghendaki penggabungan antara ilmu literatur keislaman dengan ilmu sains modern. Ia mengajak kepada perubahan dan reformasi sistem pendidikan dengan menggabungkan antara madrasah klasik, sekolah umum dan lembaga sufi agar terjadi penggabungan tiga unsur tersebut dalam diri pelajar.
Ø Ia menganjurkan modernisasi dalam segala bidang, namun tidak berarti dengan mengadopsi budaya barat secara acak.
Ø Ia pun mencoba untuk menggabungkan ilmu sains modern ke dalam penafsiran al-Quran yang ia tulis dalam Isyaratul I`jaz.
Ø Buah pikiran secara lengkap tertuang dalam kumpulan Risalah Nur yang telah tersebar dan diterjemahkan ke banyak bahasa dunia.
Ø Tentang keimanan ia menilai bahwa keimanan yang hanya taklid sangat mudah dikalahkan oleh serangan aliran lain, maka dalam beberapa tulisannya ia menjelaskan tentang keimanan untuk meningkatkan keimanan masyarakat dari sekedar taklid menjadi sebuah keyakinan yang sejati.
Ø Dalam politik, ia bertujuan ingin menerapkan syariah Islam ke dalam pemerintahan tanpa melihat siapa yang memimpin atau sistem apa yang digunakan. Saat Sultan Abdul Hamid berkuasa, saat itu mulai dikenal sistem parlemen dalam pemerintahan Islam. Maka Nursi mendukungnya dengan tujuan agar syariah masuk ke dalam parlemen.
Ø Nursi menilai bahwa zaman sekarang adalah zaman masyarakat, zaman kelompok sosial, kepribadian kelompok akan lebih kuat ketimbang kepribadian pemimpin. Karena perubahan saat ini tidak bisa mengandalkan kepribadian pemimpin seperti saat awal masa keislaman, namun perubahan akan lebih efektif ketika kepribadian masyarakat mendominasi perubahan tersebut. Atas dasar inilah ia sangat mendukung sistem parlemen yang baru diterapkan saat itu.
Ø Dalam perjalanannya ia membuktikan bahwa Islam bisa tumbuh dan berkembang meski tidak ada pemerintahan Islam. Islam yang toleran, radikal, namun tidak bertabrakan dengan sistem pemerintahan sekuler.
Ø Ia menilai bahwa setiap mukmin memiliki kewajiban untuk menegakkan kalimatullah, dan cara yang terbaik untuk menegakkan kalimatullah adalah dengan kemandirian secara materi.
Ø Musuh kaum muslim saat ini adalah kebodohan, kemiskinan dan pertikaian. Tiga musuh itu bisa diperangi dengan pendidikan, industri dan persatuan.
Ø Mengajarkan Islam kepada masyarakat bukan dengan paksaan, namun dengan cara memberi keyakinan dengan menampilkan Islam sebagai sesuatu yang dicintai dan mulia, dengan menerjakan perintahNya yang indah dan menampakkan budi pekerti yang luhur.
Semoga Bermanfaat.
FAJAR HARI SUSENO
Judul asli : Focus ( The Hidden driver of Excllence)
Judul tarjamahan : Fokus
Penulis : Daniel Goleman
Alih bahasa : Agnes Cynthia
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan kedua Novebember 2015
Tebal : 339 hal
“Gagal Fokus” ya... kalimat itu memang sedang trend saat ini khususnya di media sosial, dan pada kenyataannya pun, kita sering mengalami yang namanya “gagal fokus” tentunya hal ini membuat kita salah merespon sesuatu yang gak ada hubungannya dengan masalah yang seharusnya menjadi fokus kita. Dan fenomena “gagal fokus” ini nampaknya telah mewabah ke berbagai level kehidupan kita sehari-hari. Sebagai contoh di level individu kita mungkin pernah melihat seorang siswa yang sulit berkonsentrasi ketika belajar di keramaian, hal ini tentunya akan mengakibatkan penurunan kualitas belajar.
Di level interaksi sosial tak jarang juga kita mendapati teman yang kita ajak bicara atau diskusi tidak memperhatikan arah pembicaraaan dan lebih tertarik dengan layar hpnya, hal ini tentu akan menggangu hubungan sosial kita dengan teman kita
Di level professional pun mungkin kita pernah mendengar seorang pemimpin suatu perusahaan atau lembaga mengalami kekecewaan dan kerugian yang begitu besar karena kehilangan berbagai macam ide dan peluang, hanya karena saat mengikuti rapat pikirannya berada di tempat lain.
Dan nampaknya gejala “gagal fokus” ini pun terus merambah ke level keluarga dimana tak jarang pada jaman ini, kita akan dengan mudah menemukan suatu keluarga berkumpul dimeja makan tanpa ada komunikasi dan interaksi yang terjalin diantara mereka, karena semua anggota keluarga fokusnya teralihkan dengan gagdetnya masing-masing.
Daniel Goleman seorang psikolog dan mantan jurnalis New York Times menangkap permasalahan ini dan dalam bukunya setebal 339 hal dia berusaha menuliskan resep mujarab untuk mengatasi menurunnya kemampuan fokus manusia dalam kehidupan sehari-hari, dan bukan hanya itu, dalam buku ini juga Goleman berusaha memberikan tips-tips bagaimana menumbuhkan dan memperkuat kemampuan fokus disertai langkah-langkah penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dia berpendapat bahwa fokus bekerja layaknya otot, semakin sering dilatih maka ia akan berkembang dengan baik, dan jika tidak maka akan melemah.
Buku ini semakin menarik, karena dalam menjelaskan konsep dasar pemikirannya Goleman mengambil kisah-kisah dari kehidupan sehari-hari sehingga memudahkan bagi para pembaca untuk dapat mencerna berbagai macam pemikiran Goleman yang tertuang dalam buku ini, dan tentunya ini menjadi kelebihan sendiri dari buku ini.
Namun selain adanya kelebihan yang dimiliki buku ini, saya melihat ada dua kekurangan yang saya dapati dalam buku ini; yang pertama penggunaan istilah-istilah neurosains yang disertai pendapat para pakar cukup membuat jenuh dan pusing para pembacanya, khususnya para pembaca yang tidak akrab dengan dunia neurosains. Yang kedua, umumnya konsep “Fokus” yang diusung Goleman membuatnya tidak dapat menjelaskan secara spesifik tentang pemanfaatan kekuatan fokus dalam berbagai bidang seperti dalam bidang parenting, sosio-remaja, leadership, bisnis dan lain-lain.
Dari kesemuanya itu, buku ini merupakan mahakarya luarbiasa yang ditulis oleh seorang Daniel Goleman, memberikan sumbangsih yang amat besar bagi perkembangan kualitas hidup manusia. Bagi anda yang merasakan gejala menurunnya kualitas hidup, dan ingin segera memperbaiki dan meningkatkannya. Buku ini sudah seharusnya menjadi salah satu refensi yang harus anda baca! Sekian dan terima kasih.
FAJAR HARI SUSENO
Judul : VITAMIN T
Penulis : Hernowo
Penerbit : Mizan Learning Centre
Cetakan 1, Oktober 2004
Tebal : 328 hal
Melihat buku ini, awalnya saya tidak tertarik untuk membacanya karena saya kira ini adalah buku kesehatan karena tertulis “Vitamin” di sampul buku depan, namun huruf “T” yang tertulis setelah kata vitamin itu cukup berhasil membangkitkan rasa penasaran saya untuk mengetahui lebih dalam maksudnya. Setahu saya yang namanya vitamin itu adalah zat yang sangat penting dibutuhkan untuk tubuh manusia dan hewan agar dapat tumbuh dan berkembang yang terdapat pada buah-buahan atau sayur-sayuran, dan jenisnya pun terbatas hanya pada Vitamin A, B, C, D, E dan K. Lah ini kok ada vitamin T? maksudnya apa sich? apakah memang benar ada penemuan terbaru dibidang kesehatan? Atau ini hanya keisengan penulis untuk mencari sensasi ? atau mungkin si penulis sudah tidak punya stok judul lagi untuk dipublish? Atau jangan-jangan ada sebongkah misteri yang harus dipecahkan dengan judul buku tersebut ?
Rasa penasaran saya pun akhirnya terjawab ketika membaca buku ini lebih dalam. Ternyata buku ini bukanlah buku yang membahas tentang kesehatan seperti yang saya kira sebelumnya, buku ini adalah buku tentang membaca dan menulis, dan huruf “T” yang tertulis di sampul depan itu adalah singkatan dari Teks (itupun saya baru tahu setelah membacanya sampai hal. 264) Hernowo sang penulis yang merupakan seorang lulusan sarjana tehnik lewat bukunya ini ingin menyampaikan kepada para pembacanya bahwa dengan membaca dan menulis, kita dapat merubah kualitas diri kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Buku ini semakin menarik, karena Hernowo nampaknya bukan hanya sekedar memotivasi para pembacanya untuk menyukai kegiatan membaca dan menulis, tetapi dia juga ingin menunjukkan secara detail bagaimana penerapan konsep “mengikat makna” yang dia ciptakan melalui cerita pengalaman-pengalamannya dalam mengarungi dunia tulis menulis dan perkenalannya dengan para penulis hebat, sehingga para pembaca dapat mencerna berbagai macam pemikiran Hernowo yang tertuang dalam buku ini dengan mudah dan mengikuti langkah-langkah yang telah dia lakukan sebelumnya.
Dalam buku ini pula Hernowo banyak memakai kutipan dari banyak tokoh dengan berbagai latar belakang, khususnya kalangan yang bergelut dengan membaca dan menulis. Misalnya, Morrie Schawartz (hlm. 108). Dari dalam negeri ada Eep Saefulloh Fatah, seorang yang dikenal sebagai pengamat politik dan kolumnis yang menulis tentang politik pada sebuah koran nasional. Dalam buku ini Eep menyumbangkan tulisan berjudul Sikap Dasar tentang Kepenulisan (hlm. 144-149). Tokoh-tokoh yang disebut dalam tulisan ini bertujuan untuk mengambil pelajaran dari pandangan-pandangannya. Dalam hal ini tidak hanya berupa pandangan dari penulis buku ini saja. Pandangan-pandangan tokoh yang mengandung kata-kata mutiara itu untuk menguatkan dan meyakinkan akan manfaat membaca dan menulis.
Namun begitu, dalam bukunya ini Hernowo tidak membagi materi konsepnya dalam bagian atau bab yang terstuktur hal ini membuatnya tidak bisa menjaga ritme tulisan dengan baik, sehingga tampak sekali adanya pengulangan gagasan-gagasan diberbagi tempat yang akhirnya membuat tulisannya terasa panjang. Gaya bahasa yang dipakai oleh Hernowo dalam buku ini pun memang cenderung “bebas”. Artinya, Hernowo tidak terlalu mengikuti aturan tata bahasa yang baku. Justru yang dipentingkannya adalah bagaimana pembacanya bisa memahami isi tulisannya dan termotivasi oleh tulisannya. Itu misalnya, tampak dari banyaknya tanda baca koma di setiap halamannya yang meskipun itu sah-sah saja, tetapi itu agaknya itu kurang lazim dalam bahasa tulis. Kendatipun demikian, kalimat dalam buku ini lebih bertenaga dan lebih sugestif. So... kalau kamu ingin meningkatkan kualitas diri dengan membaca dan menulis, buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca!
JUDUL BUKU : Menjadi Manusia Pembelajar
PENULIS : Andrias Harefa
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non-Fiksi
PENERBIT : KOMPAS
TANGGAL TERBIT : September 2000
HALAMAN : 244 Halaman
ISBN : 979-9251-48-6
REVIEWER : Dini Septianita.,S.Pd
Manusia merupakan makhluk yang berakal budi (lawan dari binatang). Dan manusia merupakan makhluk yang bertanggungjawab atas tugas-tugas kekhalifaannya (pelestari atas Bumi dan isinya). Dallam proses kehidupan manusia, ada proses pemberdayaan diri, transformasi, dan pembelajaran. Pembelajaran itu sendiri, dapat diketahui dari bagaimana manusia itu mau belajar dalam kehidupan bermasyarakat. Buku ini membahas mengenai, banyak hal tentang manusia dalam kehidupan, dan pembelajarannya. Banyak quote-quote pendukung yang sangat bagus dalam buku ini, yang menjadikan saya sebagai pembaca tertarik lebih dalam untuk memahami, dan tentunya mengimplementasikan. Dalam buku ini dikemas pula, bagaimana nilai-nilai patriotisme kita khususnya sebagai masyarakat NKRI. Isi buku ini berbicara, bagaimana kehidupan ini bisa kita mulai belajar dari nol, akan permasalahan yang muncul di bangsa kita ini, untuk kita hentaskan masalah mendasarnya dan proses ini melalui pembelajaran.Tidak hanya itu didalamnya berbicara bagaimana manusia harus bisa mengaplikasikan (action) dalam sebuah tindakan nyata, akan pemahaman ilmu yang sudah dimiliki, pemahaman kepemimpinan dalam menjadi manusia yang dewasa dan tidak kerdil pemikirannya.
Berbicara pula mengenai pembelajaran guru dalam mengimplementasikan ilmunya kepada peserta didik. Berbicara tentang paradigma sikap dan perilaku yang berawal dari sebuah keyakinan (dalam buku ini, spesifik di bahas mengenai cara kita sebagai manusia pembelajaran menyikapi hadirnya internet, dan bagaimana peran kita dalam menjadi manusia pembelajar). Berbicara mengenai bagaimana manusia memasuki tahap pendewasaan, pemberdayaan, dan tentunya pemerdekaan diri (baik untuk dirinya, maupun bagi orang lain / masyarakat), menjadi pemimpin, dan menjadi pemimpin yang pembelajar dalam masyarakat.
Menurut saya, buku ini sangat bagus untuk semua kalangan. Tidak hanya guru, semua aneka profesi (pekerjaan), latar belakang budaya yang berbeda, sangat bagus jika membanca buku ini. Maka dari itu, saya pribadi sebagai seorang Guru yang berlatar belakang Bimbingan Konseling, sangat terbantu dengan ilmu-ilmu yang disampaikan dalam buku ini. Untuk menunjang pemahaman saya dalam berinteraksi menjadi manusia yang pembelajar di dalam keluarga, sekolah (dengan peserta didik), maupun di masyarakat.
Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang
Reviewed : Andri Priono
Jenis Buku : Non Fiksi
Judul Buku : Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang
Pengarang Buku : Andrias Harefa
Penerbit Buku : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2002
Halaman : 103 halaman
Buku ini berisikan tentang cara atau tips bagaimana menulis atau mengarang menjadi lebih mudah. Aktivitas menulis sering kali dikaitkan dengan bakat yang dimiliki oleh seseorang. Tidak selamanya bakat bisa membuat aktivitas tulis menulis menjadi selancar dan semudah apa yang kita bayangkan.
Berulang kali pakar ahli menyatakan bahwa menulis adalah pelajaran dasar yang sudah kita peroleh semenjak dibangku sekolah dasar dan bahkan di taman anak-anak.
Dengan kata lain, mengarang adalah keterampilan ketika sekolah dasar. Tapi, sering kali ketika kita hendak menuangkan ide-ide dalam bentuk tulisan, kata “bakat” selalu dijadikan sebagai kambing hitam yang selalu dipersalahkan.
Mengarang bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, juga bukan merupakan suatu hal yang sulit untuk dikerjakan. Jika komitmen itu senantiasa dijaga, maka proses menulis dan mengarang menjadi lebih mudah.
Komitmen tersebut adalah janji pada diri sendiri bahwa saya akan menjadi seorang penulis yang hebat. Jadi, menulis itu enggak perlu mempunyai bakat. Sebab bakat tidak lebih dari minat dan ambisi yang terus menerus dikembangkan.
Kelebihan dari buku ini, Materi yang terkandung dalam buku ini memberikan semangat pada pembaca untuk dapat berkarya, yaitu dengan cara menulis dan mengarang. Buku ini juga mampu menyajikan ide-ide kreatif dan motivasi dalam proses belajar menulis dan mengarang.
Peresensi: Yusanto
Judul Buku: Agar Sehafal Al-Fatihah
Pengarang: Arham Bin Ahmad
SBN13: 9786021441770Tanggal Terbit: Februari 2014
Bahasa: Indonesia
Penerbit: Hilal Media
Buku ini menarik, judulnya sudah mengoda saya untuk membaca yaitu: “Agar Sehafal Al-Fatihah” karya Arham Yasin. Isinya mengungkap bahwa menghafal Al-Quran itu bukan monopoli orang-orang tertentu.
Sangat cocok dengan saya bahwa persepsi yang mengatakan bahwa menghafal Al-Quran itu harus belajar di pesantren dulu tidak sepenuhnya benar, karena latar belakang umum dan dari berbagai profesi seperti guru, dosen dan pekerjaan kantoran lain, tidak menghalangi seorang muslim untuk menghafal Al-Quran.
Dalam buku ini juga pak Arham memberikan trik dan tips jitu menghafal Al-Quran agar sekuat hafalan Al-Quran. Tips dan triknya merupakan pengalaman pribadinya, berdasarkan fakta dan realistis bukan konsep ideal yang terkadang susah direalisasikan. Intinya pak Arham menekankan: “Kesuksesan menghafal Al-Quran bukan semata-mata faktor teknis. Faktanya tidak demikian, karena ada faktor non teknis juga menentukan kemudahan seseorang untuk menghafal Al-Quran,”
1. Keikhlasan
Faktor pertama non teknis tersebut yaitu keikhlasan, orang yang belajar menghafal Al-Quran tanpa niat ikhlas maka akan berhenti di tengah jalan. Karena keikhlasan akan memunculkan semangat dan ketahanan seorang muslim dalam menjalankan setiap perintah Allah dengan maksimal.
Tegas pak Arham:
“Keikhlasan dalam menghafal Al-Quran akan sangat kuat jika didasari dengan pemahaman yang kuat tentang keutamaan menghafal Al-Quran. Dengan pemahaman tersebut kita memiliki rasa harap yang besar atas kemuliaan tersebut di sisi Allah SWT, serta bersemangat untuk mengejarnya,”
2. Mujahada (bersungguh-sungguh)
Faktor kedua yaitu mujahadah (bersungguh-sungguh). Mujahadah semata-mata untuk memantaskan diri di hadapan Allah SWT, agar diberi kemudahan dalam menghafal. Jika kita serius dan bersungguh-sungguh maka Allah akan memudahkannya, seperti janji Allah SWT dalam Surat Al – Ankabut ayat 69.
Dalam bukunya Pak Arham menegaskan:
“Kemudahan menghafal itu tidak terkait dengan tingkat kecerdasan. Tapi semata mau atau tidak mau menghafal. Bukan pinter atau tidak pinter.”
3. Sabar dan Istiqomah
Kemudian, faktor ketiga yaitu sabar dan istiqomah, menurutnya, dengan mujahadah saja tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan sabar dan istiqomah. Sebagian kita membayangkan bahwa istiqomah itu jalannya lurus-lurus saja. kita membayangkan menghafal Al-Quran itu tanpa ada godaan.
“Padahal istiqomah itu jalannya banyak masalah seperti sibuk, jadwal yang padat dan nyaris tak ada waktu untuk menghafal. Tapi kondisi yang tidak ideal tidak menghalangi orang untuk menghafal,”
Selain faktor non teknis, tips sederhana bisa dilakukan seperti: satu jam setiap hari untuk Al-Quran. Menurut Arham Yasin, wajud perhatian khusus terhadapa Al-Quran adalah memberikan waktu khusus untuk Al-Quran setiap hari, baik membaca, menghafal maupun menjaganya.
“Kita harus menetapkan waktu khusus untuk melaksanakannya. Apabila kita sudah menetapkan, berikutnya adalah mematuhi dan konsisten. Lebih-lebih bagi orang yang memiliki banyak aktivitas, tentu hal ini sangat penting untuk diperhatikan,”
Wa Allualam…
A� �( �& p� �� � � | �{ & Д �� P� �{ 0� A � С �1 �0 0A @� A�� �� �0 � �� � P� A�� � � p� � 0� P� � �� � � � !�� � P� �� � `� p� !ѹ
Judul : Ulama Syiah Menghujat Syiah
Penulis : Mullah Ahmad Kasravi
Penerbit : Arrahmah Buplishing
Tahun : 2014
Jumlah Halaman : 217 hlm.
Iim Nurhalim
Buku ini aslinya berbahasa Parsi, diterbitkan oleh penerbit Biman pada tahun 1364 H di Teheran. Kemudian untukpertama kalinya diterbitkan dalam Bahasa Arab berjudul at Tasyayyu wa syiah, 28 Rajab 1408 H di Kuwait. Dan untuk edisi Indonesia, pertamakali diterbitkan oleh penerbit Arrhamah Media, Shafat 1435/Januari 2014 dengan judul “Ulama Syiah Menghujat Syiah”.
Penulis Buku ini, Mullah Ahmad Kasravi, seorang ulama Syiah,lahir di Tabriz ibu kota Azerbaijan, Iran, 14 Shafar 1308 bertepatan dengan 29 September 1890. Karir intelektualKasravi sangat menonjol. Ia seorang profesor di bidang hukum Islam dan ahli sejarah Iran. Seorang penulis menggambarkan, di kalangan syiah hanya sedikit jumlah tokoh yang kualitasnya setara denganMullah Ahmad Kasravi ini. Bahkan dibandingkan dengan Ayatullah Khomeini, kualitas intelektualnya sangat tidak sepadan.
Di masa pemerintahan Shah Reza Pahlevi (1941-1979), selain selain sebagai guru besar di Universitas Teheran, Kasravi juga pernah menduduki jabatan hakim pengadilan, termasuk sebagai jaksa di Teheran. Ia juga berpengalaman dalam bidang jurnalistik dan menjadi editor di Harian Barjam, Teheran. Ia menguasai banyak bahasa, diantaranya: bahasa Arab, Turki, Inggris, Armenia, Bahasa Parsi Modern dan bahasa Parsi Kuno.
Di dalam buku ini Kasravi mengungkap banyak data tentang syiah yang justeru membongkar penyimpangannya dari Islam. Secara umum buku ini terdiri dari dua bagian:
Bagian pertama berisi tentang:
· Sejarah munculnya gerakan Syiah
· Sejarah munculnya doktrin alMahdi
· Sejarah sekte syiah dan doktrin al Mahdi setelah bersenyawa
Bagian kedua berisi:
· Kebatilam asas-asas golongan Syiah
· Klaim-klaim dusta Syiah
· Dampak negatif
· Perkembangan syiah
Judul : Menyiapkan Anak Tangguh
Penulis : Yanti Tanjung
Penerbit : Al Azhar Press
Tahun : 2017
Jumlah Halaman : 180 hlm.
Iim Nurhalim
Buku ini ditulis oleh seorang Ibu praktisi pendidikan Islam. Dalam buku ini penulis memamparkan pengalamannnya dalam mendidik anak menjadi generasi yang hebat. Apa saja yang harus dipersiapkan oleh seorang ibu agar dapat menyiapkan anak-anak mereke menjadi generasi yang tangguh? Buku ini mengantarkan dan menuntun kaum ummahat menuju dunia anak-anak, mempersiapkan mereka agar menjadi generasi yang tangguh
Tidak sekedar berteori, tetapi penulis buku ini sudah mempraktekkannya dan berbagi dengan banyak ibu serta kaum muslimah di berbagai kota agar mampu mencetak generasi-generasi seluhur Abdullah bin Umar, Usamah bin Zaid atau Zaid bin Haritsah.
Buku ini sangat layak dibaca bagi siapapun terkhusus para ibu, agar memilik bekal yang mengantarkan anak-anaknya menjadi berkualitas dengan akidah Islam yang kuat.
Judul : Menjadi Ibu Tangguh
Penulis : Yanti Tanjung
Penerbit : Al Azhar Press
Tahun : 2015
Jumlah Halaman : 148 hlm.
Iim Nurhalim
Penulis buku ini adalah seorang Ibu dengan 6 orang anak di tengah kesibukannya sebagai pengemban dakwah, ibu rumah tangga, juga pegawai. Ia mampu mendidik anak-anaknya dengan baik. Maksud “mendidik dengan baik” adalah dengan melihat output dari pendidikan dan pengasuhan terhadap anak-anaknya.
Tidak banyak, ibu dengan jumlah anak yang tidak sedikit, tetapi anaknya dari segi prestasi terbukti unggul. Ada dua anaknya yang berprestasi masuk ke kelas akselerasi sehingga pada usia 18 tahun sudah masuk semester 8 di perguruan tinggi bahkan sudah menikah. Anaknya yang lain saat ini ada yang sedang berproses menjadi hafizh, sudah hafal 25 juz. Sang Ibu mampu mengantarkan anaknya menjadi pribadi yang kuat, cerdas, dan shalih.
Nah dalam buku ini, sang ibu ini membagikan tips sukses dari pengalamannya mendidik anak-anaknya. Proses pendidikan yang menjadikan akidah islam sebagai basis.
Judul : Fakta Syiah Bukan Islam
Penulis : Ust. Abu Muhammad Jibriel AR
Penerbit : Arrahmah Buplishing
Tahun : 2015
Jumlah Halaman : 294 hlm.
Iim Nurhalim
Buku ini banyak menceritakan tentang Nubuwat Rasulullah saw tentang Syiah.
Rasululla saw telah memperkirakan akan datangny suatu kaum yang menamakan dirinya kaum muslimin dan mengklaim diri sebagai keluarga Nabi (ahlul bait), namun pada hakekatnya merupakan musuhpaling kejamterhadap umat Islam. Inilah nubuwat (info kenabian) yang tiada siapapun mengetahuinya melainkan dia seorang Nabi. Telah dinubuwatkan oleh Rasulullah saw sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Ath Thabranidalam kitab Al Mu’jam Al Kabir no. 12998, Dari Ibnu Abbas berkata, saya pernah berada di sisi Nabi saw bersama-sama dengan Ali. Saat itu Nabi bersabda kepada Ali: “Wahai Ali, nanti akan muncul di tengah umatku suatu kaum yang berlebihan dalam mencintai kita Ahlul Bait, mereka dikenal dengan nama Syiah Rafidhah . Karena itu bunuhlah mereka sebab mereka adalah kaum musyrik.”
Selain Nubuwat Rasulullah saw ini, Khalifah Ali bin abi Thalib sendiri berkata: “di belakang kami kelak akan muncul suatu kaum yang mengaku cinta kepada kamu, mereka sebenarnya keluar dari Islam. Ciri mereka itu gemar memaki Abu Bakar dan Umar.
Ammar bin Yasir berkata kepada seorang laki-laki yang mencerca Aisyah ketika berada di sisi Ammar bin Yasir: “Pergilah kamu wahai orang yang celaka, apakah engkau senang menyakiti kekasih Rasulullah saw (HR. At Tirmidzi)
Dalam buku ini, sejarah dan realitas Syiah dibongkar sejak dari masa kemunculannya.
@ Mengenali Syiah
@ Sejarah munculnya gerakan Syiah
@ Penyimpangan Syiah yang menguatkan bahwa ia di luar Islam
@ Perkembangannnya Di Indonesia
Judul : تربية القادة في الإسلام
Penulis : Dr.Muhammad Amin al Mishry
Penerbit : Maktabah al Shadiq
Tahun : 1992
Jumlah Halaman : 48 hlm.
Buku terbitan Mesir dengan judul “Tarbiyyatul Qadah Fil Islam”, yang kalau kita alihbahasakan berarti “Pendidikan Kepemimpinan dalam Islam”. Sesuai dengan judulnya buku ini memaparkan tentang bagaimana Rasulullah melakukan pendidikan kepemimpian karena pada faktanya memang Beliau saw lah pendidik yang berhasil melahirkan banyak pemimpin.
Berikut ini adalah gambaran umum yang dipaparkan dalam buku tersebut:
Rasulullah, manusia teragung sebelum diangkat menjadi Nabi dan Rasul yang ditandai dengan diturunkannya wahyu kepadanya, ia telah memiliki berbagai kompetensi yang unik. Kemampuan ini lebih sempurna lagi dengan bimbingan wahyu yang diterimanya. Unik, karena biasanya setiap orang memiliki satu atau dua kompetensi yang menjadi keunggulannya. Namun setiap kompetensi itu ternyata dimiliki oleh Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau adalah sosok multitalenta. Jangankan manusia biasa, para Rasul selainnya pun tidak memiliki talenta sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, manusia teragung.
Nabiyullah Musa ‘alaihis salam, beliau terkenal memiliki keunggulan, diantaranya membelah laut, namun ia bukanlah seorang pedagang. Nabiyullah Isa ’alaihis salam, ia seorang pakar yang menyembuhkan orang sakit, namun ia tidak pandai di medan perang. Sedangkan manusia teragung, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam disamping sebagai seorang Rasul di usia 40 tahun. Jauh sebelumnya, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam telah dikenal sebagai bapak yang terbaik bagi anak-anaknya. Guru terbaik bagi murid-muridnya, suami terbaik bagi para isterinya, panglima perang terpandai bagi pasukannya, pebisnis yang cerdas mengelola perusahaan dan memasarkan produk-produknya. Ia seorang ahli manajemen yang handal dan terpercaya. Dengan kata lain, meminjam istilah pendidikan, semua kompetensi ada dalam diri Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam.
Diantara bukti tak terbantahkan mengenai kehandalan manajerial Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam bidang bisnis adalah kesuksesan membangun jaringan bisnis hingga ke taraf perdagangan internasional. Kelihaian manajerial dalam bidang militer adalah kemampuannya untuk membuat musuh lari terbirit-birit dalam Perang Badar dan kemampuannya untuk bertahan dalam kondisi sangat sulit di Perang Uhud. Kecerdasan manajerial dalam bidang dakwah adalah fakta sampainya Islam ini kepada kita. Kepiawaian manajerialnya dalam bidang pendidikan adalah kemampuannya melahirkan generasi-generasi terbaik umat sebagai pelanjut estafeta perjuangannya hingga akhir hayat.
Dalam catatan sirah nabawiyah, ada banyak fragmen yang menceritakan bagaimana bangsa Arab yang sebelumnya tidak memiliki tradisi akademis yang bagus, tampil menjadi para pakar dan intelektual dalam berbagai bidang keilmuan. Sebelumnya, menuntut ilmu merupakan kegiatan yang kurang disukai oleh kalangan pria, apalagi wanita. Ketika Islam lahir, hanya ada belasan orang yang mampu membaca dan menulis. Namun, berkat peran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam mendidik mereka dengan manajemen pendidikan yang rapi dan handal, akhirnya mereka tampil menjadi para mujaddid (pembaharu). Mereka tumbuh di tengah masyarakat laksana pelita di gelap gulita jahiliah. Mereka menjadi pionir budaya membaca dan menulis sehingga kelak daerah Arab yang secara geografis sangat gersang dan tandus, iklimnya yang tidak bersahabat sehingga orang tidak begitu tertarik untuk berada berlama-lama di tempat ini. Ternyata dalam waktu yang relatif singkat menjadi daerah sumber ‘mata air’ peradaban dunia yang mampu menggilas dua raksasa peradaban saat itu, yaitu perdaban Romawi dan Persia.
Itulah gambaran umum tentang hasil pendidikan kepemimpinan Nabi. Bagaimana operasionalnya dalam mendidik pada bahasan di dalamnya juga dibahas walaupun sangat ringkas.
Reviewer : Wahyu Hermawan
Penulis : Bambang Tri Mulyono
Halaman : 436 halaman
Tahun : 2016
Sebagai guru bukan berarti punya kecenderungan berpolitik tapi membaca buu ini merupakan usaha melengkapi wawasan sebagai guru. Karena hidup manusia tidak lepas dari politik, selanjutnya dengan kayanya wawasan tentang semua disiplin ilmu kita sebagai guru tidak mudah mengikuti pergerakan masa dan juga tidak menjadi guru yang mbebek. Guru yang apatis terhadap percaturan politik terutama politik Indonesia. Terlebih menilai bahwa “politik itu kotor”
Buku Jokowi Under Cover saat ini menjadi buku yang dilarang untuk dibaca tentunya oleh sang penguasa yang juga tentu ingin menguasai guru juga karena guru ada di dalam negeri ini. Sang penulis tidak hanya sekedar ngarang dalam menyusunnya dilengkapi dengan data-data seperti foto, surat dan kutipan-kutipan media cetak, serta wawancara dengan tokoh kunci yang dinilai penting.
Pada permulaan buku dituliskan tentang kisah pemberontakan PKI dari awal dan sampai terjadiya peristiwa G 30S PKI. Dengan membaca buku ini kita bias memahami siapa sebenarnya pelaku dan tokoh-tokoh dibalik peristiwa G 30S PKI. Sampai akhir nya terjadi pengalihan kekuasaan dan yang lebih penting pemahaman kita selama ini perlu diperbaiki tentang presiden soekarno adalah orang baik atau soeharto adalah tokoh yang baik.
Dan yang terpenting dari buku ini adalah mengungkapkan jatidiri presiden Indonesia saat ini. Serta sepakterjangnya dalam proses menjadi pemimpin negeri ini. Keberfihakannya kepada bangsa Indonesia atau golongan tertentu demi memuluskan proyek besar dari bangsa lain khususnya Cina (Tiongkok).
Dengan membaca buku ini kita dapat mengetahui gambaran bagaimana kualitas pesta demokrasi Indonesia yang disebut pemilu presiden dan pilkada untuk gubernur, bupati/wali kota. Kualitas semuanya dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia yang melakasanakannya. Pilpres 2014 banyak lembaga yang terlibat dari KPU, Bawaslu, Polri, TNI, dan MK, tentu masih banyak lagi. Betapa bobroknya kualitas manusia yang berada di lembaga tersebut.
Tantangan bagi guru untuk memperbaiki manusia dari sekolah dengan pengetahuan ilmu spesialisnya dan pengetahuan umumnya. Walaupun buku ini oleh sebagian masyarakat dianggapnya contraversi namun saya yakin tidak ada satu pun buku sejarah yang benar mutlak.
Reviewer : Citra Dwi Wahyuni
Penulis : Satria Hadi Lubis, MM, MBA
Penerbit : Pro You, 2009
Page : 220
Edisi awal buku ini berjudul Burn Yourself, mulai edisi revisi berganti menjadi Total Motivation. Buku ini terdiri dari 2 bagian. Bagian Pertama tentang perlunya memotivasi diri.
Menurut penulis, SUKSES = Motivasi kuat + Visi + Aksi. Motivasi atau semangat merupakan salah satu syarat sukses. Motivasi menjadi modal dan pemicu awal sebelum orang berfikir tentang visi dan aksi. Tanpa motivasi, tak mungkin seseorang memiliki visi yang jelas dan jauh ke depan. Tak ada keinginan untuk meraih cita-cita tinggi melalui pengorbanan dan perjuangan. Tanpa motivasi, aksi juga hanya sekedar reorika. Tak akan terwujud walau sering diucapkan dan dipikirkan.
Di dalam buku ini juga ada tes singkat untuk mengukur sejauh mana motivasi diri kita. Kita dapat mengetahui hasil tes tersebut langsung.
Untuk menumbuhkan motivasi diri, pemicunya adalah Visualisasi, Tanggung Jawab, Kenyamanan dan kesukaan, serta gerakan. Motivasi “Total Motivation” dihidupkan oleh 4 sumber pemicu motivasi (motivator) yang berasal dari 4 dimensi manusia yaitu:
- Visualisasi pada dimensi mental
- Tanggung jawab pada dimensi spiritual
- Kenyamanan/kesukaan pada dimensi emosional
- Gerakan pada dimensi fisik
Jadi, menurut penulis buku ini 4 dimensi manusia (mental, spiritual, emosional, dan fisik) perlu dihidupkan agar kita dapat termotivasi. Cara menghidupkannya terserah pada masing-masing pribadi. Apakah dimulai dri 1 dimensi, atau 2 dimensi, atau langsung 4 dimensi bersamaan.
Pada Bagian kedua buku ini, ada 99 kiat memotivasi diri dan mengatasi futur (lemah semangat). Membaca 99 kiat ini membuat kita “terbakar”.
Kt �I{= 1
Reviewer : Citra Dwi Wahyuni
Penulis : Cahyadi Takariawan
Penerbit : Era Adicitra Intermedia, 2012
Page : xxii + 250
Saya tertarik untuk membeli dan membaca buku ini karena sewaktu kuliah sering mendengarkan ceramah-ceramah pak Cahyadi di Masjid Kampus maupun masjid Syuhada. Pak Cah (sapaan akrab bagi Penulis buku ini) menulis buku ini sebagai refleksi 20 tahun perjalanan bahtera rumah tangganya bersama bu Ida, mereka menikah pada 7 Juli 1991.
Wonderful Family adalah keluarga yang dipenuhi keindahan, kebahagiaan, keharmonisan, serta kemuliaan. Keluarga yang dijauhkan dari penyimpangan, kekerasan, kekasaran sikap, kesewenangan, dan kehancuran. Sebuah keluarga yang berdiri diatas nilai-nilai kebaikan, dan dipenuhi dengan keberkahan. Keluarga yang memberikan konribusi kebaikan bagi masyaraka, bangsa, dan negara.
Ada 10 hal yang perlu diperhatikan dalam Wonderful Family, yaitu :
1. Motivasi: Menikah itu bukan seperti memakai sepatu
Rumah tangga itu bukan membeli sepatu. Jika bosan, tinggalkan dan beli yang baru. Atau bukan seperti orang yang senang mengkoleksi dan berganti-ganti sepatu. Begitu juga dengan pasangan.
2. Visi : Tujuan akhir adalah Syurga
Rumah tangga ibarat melakukan perjalanan panjang keluar kota dengan kereta api. Kita berdua sudah tau tujuannya dan turun di stasiun yang mana. Sehingga ketika berhenti di stasiun yang satu, kita tidak ikut-ikutan arus penumpang yang turun dari kereta. Kita tidak tergoda untuk turun di stasiun yang lain yang bukan tujuan kita, karena kita belum tiba ditempat yang kita tuju.
3. Peta Kasih : Mengenali Jalan menuju hati pasangan
Istri dan suami adalah makhluk hidup yang dapat berubah. Sekian lama mengenali istri/suami, ketika terjadi perubahan terhadap pasangan, maka kita perlu ubah peta kasih ke hati pasangan.
4. Rasa Suka : Betapa banyak kebaikan pada pasangan anda
Selalu berusaha mengenali dan menangkap kebaikan-kebaikan pada pasangan. Lupakan semua hal yang buruk yang terjadi.
5. Kesepakatan : Peran praktis kerumah tanggaan harus dibagi dengan adil, agar semua pihak nyaman.
Seorang sahabat pernah bertanya pada Aisyah, “Apakah yang dikerjakan Nabi saw dirumah?” Aisyah menjawab: “Beliau biasa dalam tugas sehari-hari keluarganya-yakni melayani keluarganya. Maka apabila telah datang waku sholat, beliau keluar untuk menunaikan sholat” (HR. Bukhari).
Dalam riwayat lainnya: “Beliau adalah seorang manusia biasa, membersihkan pakaiannya, memerah susu kambingnya dan melayani dirinya.” (HR. Ahmad)
6. Perbedaan : Sampai kapanpun, tidak akan pernah sama.
Tidak perlu menjadi sama untuk dapat serasi, harmonis, dan bahagia.
7. Ngomong: Apa sulitnya ngomong?
Manfaatkan setiap kesempatan untuk selalu mengobrol dan komunikasi dengan pasangan.
8. Badai : Menyongsong badai.
Konflik adalah bumbu kehidupan keluarga. Berlombalah mengalah, siapa diantara anda berdua yang lebih cepat mengalah, dialah yang paling baik.
9. Suasana : Redakan ketegangan, Hadirkan kehangatan
Ketegangan sering terjadi pada menit-menit terakhir. Misalnya menjelang keberangkatan rekreasi, menjelang keberangkatan kerja/sekolah, dsb. Dari masalah dasi, kaos kaki, tali sepatu, dll. Belajarlah untuk tidak memusingkan hal-hal kecil dan sepele ini. Jangan dibesar-besarkan daripada bertengkar untuk hal-hal yang sepele. Segera peluk pasangan anda.
Menurut Androlog dari RSUD dr. Soeomo Surabaya dr. Dyan Pramesti Sp.And.,M.Kes : Pelukan merupakan salah satu bentuk sentuhan positif antara dua insan. Saat tubuh merasakan sentuhan, neurotransmitter di otak akan mengirimkan hormon Endomorfin kedalam aliran darah dengan jumlah yang cukup besar. Hormon tersebut mampu menurunkan ketegangan saraf dan tekanan darah. Bahkan, pada dua orang yang tidak saling mengenal pun, pelukan tetap menghasilkan hormon Endomorfin.
Jika bayi atau anak-anak sedang rewel atau sakit, jangan biarkan mereka sendirian. Peluklah! Mereka akan merasa nyaman, sehingga kekebalan tubuhnya lebih baik dan kesehatan mereka pun akan jauh lebih baik. Kita sebagai orang tua juga mendapat efek terapi, menjadi lebih sehat dan terbebas dari depresi.
10. Generasi : Menyelamatkan Generasi.
Kita sering membaca di berbagai media massa tentang kerusakan moral dikalangan generasi muda. Mengerikan. Itu mungkin komentar kita.
Menyiapkan generasi adalah salah satu aktivitas utama keluarga. Orang tua bertanggung jawab memperhatikan keberhasilan pendidikan anak-anaknya sejak dalam rumah mereka. Jika anak-anak terlantar proses pendidikannya, masa depan mereka terancam dan berarti mereka cenderung menjadi beban bagi orang lain dan negara.
Ada 8 sisi yang harus ditanamankan dalam proses pendidikan integratif dalam Wonderful Family, yaitu Pendidikan Iman, Moral, Emosi, Fisik, Intelektual, Sosial, Seksual, dan Politik.
Buku ini memberikan banyak informasi dan pegangan baru bagi saya yang usia pernikahannya baru setengah usia pernikahan penulis. Buku ini koleksi pribadi, saya tidak tau apakah ada di perpustakaan Al Kausar. Bagi yang ingin membacanya, silahkan hubungi saya, insha Allah saya bersedia meminjamkan.
LEADERSHIP WITH NLP
(MENJADI PEMIMPIN YANG EFEKTIF DENGAN HATI)
Reviewer : Ade Ferdian
Penulis : Gendro Salim
Halaman : 148 halaman
Penerbit : Sinergi Media
Cetakan Pertama, 2009
Leadership menjadi tuntutan banyak perusahaan dalam meningkatkan kinerja perusahaan tersebut. Dengan demikian dapat memberikan hasil yang optimal tidak saja bagi perusahaan tapi juga pribadi dan semua pihak terkait di dalam kegiatan perusahaan.
Jim Rohn seorang motivator terkemuka, suatu ketika pernah mengatakan “Tantangan dari kepemimpinan adalah menjadi kuat tapi tidak kasar, baik tapi tidak lembek, berani tapi tidak menggertak, penuh pertimbangan tapi tidak malas, rendah hati tapi tidak takut, bangga tapi tidak sombong, punya rasa humor tapi bukannya konyol”.
Apa filosofi dari Leadership? Bagaimana mengkondisikan diri Anda sebagai seorang Pemimpin? Apakah Anda punya model kepemimpinan di sekitar Anda? Apa saja karakter dari seorang pemimpin ideal? Menurut John C. Maxwell, Leadership adalah tentang pengaruh. Yakni keterampilan seseorang dalam membangun dan menanamkan pengaruh. Sehingga orang lain setuju dengan gagasannya, kemudian menerimanya, dan bersedia melakukan tindakan nyata.
Leadership adalah sebuah keterampilan dan keahlian (skill) memimpin. Sebagai sebuah keahlian, ia bisa dipelajari dan dilatih. Seperti halnya ketika kita ingin menjadi pemain sepakbola. Berangkat dari ketidakbiasaan, kita bisa menjadi pemain sepakbola yang andal jika bersedia menjalani proses pembelajaran secara terus menerus dengan penuh semangat.
Beberapa hal penting dalam mengembangkan kepemimpinan di dalam diri Anda adalah Congruent, Disiplin, Visioner, Comitment, People Oriented, Success, Flexibility, dan Communication….
Penulis : Fuad Kauma- Drs. Nipan
Penerbit : Mitra Pustaka
Jumlah Halaman : 374 +x
Tahun Terbit: 1999
Buku ini berisi penjelasan tentang rukun Islam. Diawali dari penjabaran setiap rukun berdasarkan sumber dari Ayat Al Quran dan Hadist Nabi. Kemudian di lanjutkan dengan kisah-kisah untuk memperdalam pemahaman. Penulis mengambil sumber dari Kitab Riyadhus Shalihin, Durratun Nashihin, Irsyadul 'Ibad, Fathul Wahab dan Fathul Mu'in. Buku ini sangat pas untuk dibaca pagi para pemuda yang masih perlu pemahaman tentang rukun Islam dan juga para orang tua yang ingn membekali para anaknya dengan pemahaman dasar-dasar islam. Bagi para pendidik juga perlu sebagai bahan referensi kisah-kisah teladan.
Rukun pertama Syahadat
Kisah yang dituliskan diantaranya kisah Ashabul Kahfi, Kisah Ashabul Uhdud, dan kisah kekejaman dan kedzoliman Fir'aun.
Rukun kedua Shalat
Kisah Dialog Nabi dan Iblis, Mayat Berwajah babi, Berteman Syetan dan Mayat dililit Ular
Rukun ketiga Zakat
Kisah khalifah abu bakar yang membasmi para pembangkang zakat, Kesombongan Qarun, dan kejayaan umata masa Umar bi Abdul Aziz
Rukun keempat Puasa
keutamaan Bulan Ramadhan, Lailatul Qadar dan Nuzulul Quran, dan puasa sunnah dan bulan bulan yang disucikan.
Rukun kelima Haji
Berisi kisah Nabi Ibrahim membangun Ka'bah dan Nabi Ibrahim berkurban.
Buku ini sangat layak untuk dibaca, tidak hanya untuk memperdalam pemahaman islam, Insya Allah keimanan kita juga dapat meningkat setelah membaca buku ini.
Reviewer : wahyu Hermawan
Penulis : Muhammad ‘Abduh Maghawiri
Penerbit : Nakhlah Pustaka
Page : 111
Tahun terbit : 2009
Buku ini berisikan kisah-kisah penting yang diambil dari ulama-ulama besar, baik kisat taubat, tawakal dan kisah lainnya. Juga menyertakan tanda-tanda kematian yang buruk atau yang dikenal dengan Su’ul Khatimah. Dengan kisah-kisah atau tanda kematian yang buruk tersebut dapat kita ambil pelajaran diantaranya : sebagai nasihat agar selalu berjalan di jalan Allah, mengetahui bagaimana keadaan manusia ketika menyimpang dari jalan Allah, dan bagi kita yang terbiasa mengingatkan sesama buku ini dapat dijadikan sebagai bahan untuk dismapaikan dan memperjelas materi al islam.
Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kematian buruk (su’ul khatimah) : kertarikan yang berlibih terhadapat lawan jenis, melakukan dosa berzina, harta yang tidak menambah keimanan, dan jabatan yang dirindukan atau dkejar-kejar untuk memperoleh kedudukan atau jabatan tersebut.
Orang-orang yang akan mengalami Su’ul khatimah adalah mereka yang suka meninggalkan sholat, memusuhi kekasih Allah, menghina agama Allah, menghina sahabat Rasulullah dan menghina orang-orang yang jelas keshalihannya.
Su’sul khatimah akan mendapat balasan yang buruk pada hari kiamat dan ditempatkan oleh Allah pada tempat yang buruk.
� ����
Reviewer : Wahyu Hermawan
Penulis : Marwan batubara
Halaman : 282
Tahun : 2017
Penerbit : YPSI (Yayasan Pengkajian Sumberdaya Indonesia)
Buku ini pertama mengungkap pengertian tentang korupsi secara undang-undang, politik dan ekonomi, sebagai contoh korupsi menurut undang-undang
Korupsi menurut Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), didefinisikan sebagai tindakan yang dikategorikan melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan maupun kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.
Berdasarkan ilmu politik, korupsi adalah penyalahgunaan jabatan dan administrasi, ekonomi atau politik, baik yang disebabkan oleh diri sendiri maupun orang lain, yang ditujukan untuk memperoleh keuntungan pribadi, sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat umum, perusahaan, atau pribadi lainnya.
Dalam pandangan ekonomi, korupsi merupakan pertukaran yang menguntungkan (antara prestasi dan kontraprestasi, imbalan materi atau nonmateri), yang terjadi secara diam-diam dan sukarela, yang melanggar norma-norma yang berlaku, dan setidaknya merupakan penyalahgunaan jabatan atau wewenang yang dimiliki salah satu pihak yang terlibat dalam bidang umum dan swasta.
Dari pengertian itulah ahok diduga telah melakukan tindak korupsi selama menjabat sebagai gubernur DKI. Tindakan dugaan korupsi yang dilakukan ahok diantaranya :
Pada Desember 2015, BPK DKI Jakarta mengungkapkan bahwa terdapat pelanggaran peraturan dan indikasi korupsi yang dilakukan Ahok dalam pembelian lahan RS Sumber Waras. Pembelian lahan RSSW berindikasi merugikan daerah senilai Rp 191,33 milyar. Padahal BPK juga merekomendasikan untuk melakukan upaya pembatalan pembelian tanah RSSW seluas 36.410 m2. Selain tanah dalam kondisi sengketa yang lebih tragis adalah adanya markup harga, tanah dalan NJOP dihargai Rp.16 juta/m2 oleh ahok dibeli dengan harga Rp.20 juta/m2.
Pada awal 2016, kasus penggusuran Kalijodo, Direktur PT Agung Podomoro Land (APL), Ariesman Wijaya mengungkapkan bahwa APL telah menggelontorkan dana sebesar Rp. 218 miliyar untuk proses penggusuran Kalijodo. Pemberian dana tersebut atas permintaan Ahok, dengan kompensasi: APL akan mendapatkan hak atas proyek triliyunan rupiah atas proyek reklamasi Teluk Jakarta. Lahan Kalijodo sendiri saat ini diakui sebagai milik Sinar Mas.
Kemudian pada Maret 2016, tersangka korupsi reklamasi yakni Sanusi (anggota DPRD DKI) dan Ariesman Wijaya (Direktur APL) memberikan keterangan pada KPK bahwa Ahok terlibat kasus penyuapan dalam proses perijinan reklamasi Teluk Jakarta. Dalam Kasus megaproyek reklamasi Teluk Jakarta, terkuak dugaan korupsi yang dilakukan Ahok, yakni adanya transaksi terselubung antara Ahok dengan pengembang, barter izin dengan sejumlah proyek Pemda DKI. Ahok memberikan 3 surat izin pada pengembang untuk melakukan reklamasi dan mendirikan bangunan. Telah terjadi ijon, padahal rakyat telah memenangkan beberapa kali gugatan atas tanah mereka di beberapa pulau reklamasi, artinya pembangunan di atas lahan rakyat itu adalah ilegal.
Disamping kejahatan korupsi tersebut di atas, ada pula beberapa dugaan korupsi yang dilakukan Ahok, diantaranya adalah dugaan korupsi atas pengembangan Taman BMW serta dugaan korupsi dalam pembelian lahan di Cengkareng Barat. Selanjutnya,
Tidak hanya itu, April 2016, DPRD DKI Jakarta memprotes tindakan Ahok yang menyalahgunakan wewenang dalam pemanfaatan dana CSR di DKI Jakarta. Pada pilkada DKI Jakarta, Panwaslu dan masyarakat juga melaporkan banyaknya indikasi “money politik” pilkada yang juga termasuk tindakan korupsi yang melibatkan Ahok. Betuk tindakan korupsi yang lain adalah penyimpangan dana non-bugeter. Ketika BPK melaporkan ke KPK ternyata KPK hanya mengatakan “tidak menemukan niat jahat” terhadap apa yang dilakukan ahok.
Seliann tindakan jahat korupsi sebenarnya ahok juga telah diduga melakukan kejahatan kepada rakyat berupa penggusuran paling brutal dalam sejarah NKRI, kemudian kriminalisasi tokoh-tokoh GNPF Mui dan pemuka masyarakat. Itulah dugaan tindak korupsi dan kejahatan yang dilakukan Basuki tjahaya purnama (ahok) sebagai gubernur DKI.
Reviewer : wahyu Hermawan
Penulis : Taufik Tea
Penerbit : Gema Insani
Page : 239 halaman
Tahun terbit : 2009
Buku ini dapat membantu guru dalam memberikan inspirasi kepada muridnya dalam membankitkan semangat belajarnya. Strategi pembelajaran yang ditawarkan adalah pembelajaran dengan medekati “hati” murid.
Diawali tentang harus melakukan self Continous Improvement, setiap orang dalam belajar ada yang sadar dan tidak namun setidaknya manusia selalu melakukan perubahan hal inilah sebagai alas an orang harus belajar. Alas an lain diantaranya adanya kesalahan dan keinginan keluar dari zona nyaman.
Selanjutnya sebagai guru harus mampu membangun Mind Set Inspiring. Apakah kita akan mendapatkan sesuatu yang sia-sia dalam menekuni profesi sebagai guru? Tentu ada harga yang harus dibayar demi mencapai kesukses hidup sebaga guru, apakah kita sudah siap untuk menghadapai masalah : masalah sebagai vitamin bagi orang sukses, kesulitan : dapat mengetahui munculnya kesulitan namun nyakin bahwa kesultan dapat diatasi, keburukan : mendapati keburukan tapi kita siap menghadapi dengan melakukan kebaikan dan keluhan : mempunyai alas an untuk mengeluh tapi kita memilih untuk tersenyum.
Kemampuan lain yang harus dimiliki seorang guru adalah Inner Competencies Inspiring : kemampuan untuk memahami hakikat belajar. Untuk menjadi inspiring teaching salah satu syaratnya adalah mengasah kemampuan sofl skill mengajar yang meliputi kemampuan memahami hakikat belajar, memahami prinsip, memahami hakikat mengajar dan mengenali murid.
Outer Competencies salah satu kemampuan guru dalam mengelola area puplik yang bukan hanya berupa adminstratif namun lebih pada yang bersifat aplikatif. Diungkapkan bagaimana seorang guru mampu memilih dan menyiapkan materi, menyampaikan atau mentransfer dan mengkondisikan muridnya serta mengelolan atau mengendalikan murid.
Kemamuan menemukan sesuatu dari masa lalu yang dapat membangkitkan minat dengan kesederhanaan dan menemukan sesuatu dari masa sekarang merupakan syarat bagi Inspiring teaching. Guru dituntut dapat mendayagunakan semua asset belajar yang tersedia dan yang tersimpan dari setiap muridnya.
The Magic Smile “SENYUM”
Reviewer : Andri Priono
Judul Buku : The Magic Smile “SENYUM”
Pengarang Buku : Athif Abul’Id
Penerbit : Al-Jadid
Jumlah Halaman : 108
Tidak seorangpun yang dapat memungkiri sihir senyuman dan efeknya terhadap orang lain. Betapa banyaknya senyuman yang dapat membuka hati seseorang dan mempengaruhi pikiran orang lain.
Senyum memperlihatkan perilaku sederhana, tapi jika dilihat pada hakikatnya, senyum mempunyai perilaku kompleks yang dapat memikat dan menarik perhatian.
Secara psikis senyum itu terdiri dari banyak makna dan arti. Ada senyum jujur, senyum palsu, dan senyum yang lainnya.
Di buku ini membahas semua macam tentang senyuman. Kita dapat mengetahui senyum yang ideal itu senyum yang seperti apa. Di buku ini kamu juga bisa mengetahui arti dari senyuman orang lain.
Di bagian pertama buku, penulis menjelaskan tentang jenis-jenis senyuman yang ragamnya hingga delapan belas senyuman. Senyum jujur merupakan pilihan yang paling terbaik dan merupakan kunci dari kebahagiaan yang hakiki.
Bagian kedua, dijelaskan tentang kemampuan senyuman jujur yang dapat membuka hati yang terkunci dan dapat mempengaruhi orang lain. Pada bagian ini juga dijelaskan mengenai bantahan terhadap sangkaan orang bahwa orang yang memiliki wajah masam itu melambangkan ketugahan dan kebijsanaan seseorang.
Semua dibahas dengan fragmen-fragmen yang nyata dari orang-orang yang telah berhasil membuka hati seseorang yang mempengaruhi mereka.
Bagian ketiga, penulis mengajak kita untuk berdiskusi tentang segenggaman manfaat senyuman yang dapat menebarkan kebahagiaan.Senyuman juga merupakan jalan kesuksesan dan dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang.
Pada bagian ke empat, penulis menjelaskan pengaruh senyuman bagi psikologi seseorang. Disini juga membahas esensinya tentang pengaruh senyuman terhadap kesehatan seseorang, baik itu secara umum maupun secara khusus. Senyuman ternyata juga mempunyai pengaruh terhadap otak seseorang.
Bagian ke lima, penulis lebih fokus membahas tentang senyum dalam ruang lingkup keluarga. Pondasi dasar yang paling sederhana dari dalam diri seseorang. Penulis bercerita tentang pengaruh istri yang tersenyum kepada suaminya. Apakah senyumi istri mempunyai mempengaruh ?
Ibu yang handal, yang mampu tersenyum dalam mendidik anak-anaknya merupakan suatu manifestasi positif yang mampu mencerdaskan generasi-generasi penerus bangsa. Interaksi-interaksi yang dilahirkan dari sebuah senyuman mampu membuat ketentraman hati seseorang baik secara fisik maupun secara psikis.
Pada akhir pembahasan, penulis mengambil sebuah kesimpulan dari apa yang sudah penulis bahas. Senyuman jujur muncul dari dalam hati seseorang yang merupakan kunci yang dapat merubah kehidupan seseorang ke arah yang lebih baik.
Buku ini sangat memotivasi bagi siapa saja yang membacanya. Ketika kamu membaca buku ini, ekspresi wajah kamu pasti akan senyum-senyum sendiri. Selain itu, buku ini memiliki ilustrasi-ilustrasi cerita pengalaman seseorang yang mampu menarik perhatian pembaca yang akan menambah citra buku ini.
Reviewer : wahyu Hermawan
Penulis : Novian Triwidia Jaya
Penerbit : D-Brian
Page : 144 halaman
Tahun terbit : 2010
Buku terbit tahun 2010, walaupun sudah 7 tahun dan tipis namun enak dibaca. Hypno dibuku ini bukan berarti disamakan dengan hipnotis yang dilakukan oleh para pesulap. Memang ada kesaman yaitu dapat mempengaruhi orang lain atau mengendalikan orang terutama dalam hal pikiran, ucapan dan tindakan, hanya bedanya orang yang terhypno dalam buku ini masih memilikim kesadaran penuh. Pelaku hipno adalah guru tentunya obyeknya adalah muridnya. Dengan hypno teaching bagaimana seorang guru dapat memberikan pengaruh kepada pikiran dan tindakan muridnya untuk dapat dengan senang hati mengikuti atau melakukan yang dimaui gurunya.
Dalam arti kecil sebenarnya kita sebagai guru telah mampu melakukan hal ini pada murid kita, sebagai contoh : membuat murid tertawa itu sudah salah satu bukti guru telah mampu menghypno muridnya. Tujuan dari hypno teaching adalah untuk memnciptakan proses pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien, karena semua murid mau mengikuti proses pembelajaran dengan senang hati.
Namaun sayang dalam buku ini contoh-contoh riilnya diambil dari pembelajaran anak-anak tingkat sekalah TK dan SD bawah sehingga lebih memudahkan guru untuk melakukan cara-cara hypno.
Saya tadinya berharap dengan membaca buku ini bisa mendapatkan cara menghipnotis orang dengan efektif terutama hypnotis secara masal dan bisa berlangsung lama. Memang ada disebutkan beberapa cara diantaranya : anchor, ini yang biasa dilakukan setiap guru walaupun guru tersebut tidak mengetahui makna anchor bahkan dirinya tidak sadar kalau sedang menghipno muridnya. Anchor adalah cara guru melakukan hipnotis salah satunya dengan suara yang keras, sehingga murid tergerak untuk melakukan apa yang disuarakan sang guru.
REMAJA MEMBANGUN KEPRIBADIAN
Reviewed : Andri Priono
Penulis Buku : Anna Windyartini S.
Tahun Terbit : 2008
Penerbit : Nobel Edumedia
Tebal Buku : 79 halaman
Buku ini terdiri dari beberapa bab yaitu :
Bab I (Berbagai Jenis Kecerdasan dalam Diri Manusia)
Menjelaskan tentang berbagai macam kecerdasan yang berada dalam diri manusia dan cara-cara yang bisa ditempuh untuk mengembangkan intelegasi kecerdasan tersebut.
Dalam pembahasan ini diambil dari beberapa sumber yang sangat terpercaya, yaitu para ahli Internasional yang sangat profesional di bidang intelegensi, diantaranya adalah Howard Gardner yang merupakan psikolog dari Amerika Serikat yang mengemukakan tentang sepuluh macam intelegensi berdasarkan penelitian yang ia lakukan, yaitu Kecerdasan Lingustik, Kecerdasan Logis Matematis, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Tubuh Kinestetik, Kecerdasan Spasial, Kecerdasan Intrapersonal, Kecerdasan Naturalis, Kecerdasan Spiritual, dan Kecerdasan Eksistensial.
Tidak hanya itu, pada bab pertama ini juga menjelaskan cara-cara yang cocok untuk mengembangkan potensi intelegensi seseorang yang dapat didukung dari hasil pengamatan dan penelitian para ahli.
Bab II (Memanfaatkan Berbagai Intelegensi)
Dijelaskan bahwa setiap orang mempunyai potensi yang berbeda-beda dan tidak ada orang yang tidak mempunyai potensi sehingga perlu di cari tahu dan perlu untuk dikembangkan. Tidak hanya itu saja, di dalam buku ini juga dibahas tentang visi dan misi yang harus ada dalam setiap diri seseorang agar bisa mengembangkan potensi dirinya dengan baik.
Selain itu, dalam bab ini juga dibahas tentang managemen dan cara untuk belajar dan mengembangkan potensi diri sesuai dengan kebutuhan atau potensi masing-masing individu sehingga semuanya dilalui dengan mudah.
Bab III (Study is Beatiful)
Tidak begitu banyak yang dibahas dalam bab ini, tapi cukup meyakinkan pembaca bahwa belajar itu adalah suatu hal yang sangat indah dan menyenangkan sehingga memunculkan motivasi tersendiri untuk lebih bersemangat dalam belajar.
Bab IV (Berbagai Kisah Tentang Belajar)
Pada bab ini, membahas tentang pengalaman belajar dari kebanyakan orang dan juga membahas kisah-kisah unik dan menarik seputar perjalanan belajar seseorang yang diceritakan secara terbuka oleh orang-orang yang pernah mengalaminya. Cerita-cerita yang diangkat benar-benar membuat para pembaca termotivasi dan lebih bersemangat dalam belajar.
Kelebihan dari buku ini yaitu, buku ini mempunyai pembahasan yang singkat namun sangat mudah dipahami. Buki ini juga ditulis berdasarkan dengan gagasan yang dapat dipercaya seperti ahli psikolog dunia, nasional, dan bahkan survei langsung dari masyarakat.
Contoh-contoh yang digunakan dalam buku ini juga sangat menarik dan memberikan motivasi bagi para pembacanya agar lebih semangat dalam belajar.
Penulis : Jonin Rahmat
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan/hal : 2013/306 halaman
Buku ini penuh dengan bahan renungan dan berlimpah hikmah. Banyak paparan tentang kebenaran yang universal sehingga dapat diterima oleh semua agama dan budaya. Isi buku ini diambil dari kejadian kecil-kecil yang mungkin remeh dimata orang lain, tapi sebenarnya banyak percikan perenungan yang dalam dan menginsafkan. Kisah-kisah yang dituliskan dengan sangat komunikatif, santun dan mudah dicerna.
Di dalam buku ini terdapat 11 bagian dengan judul yang berbeda dan setiap judul memiliki 5 – 9 sub. Adapun 11 judul yang terdapat dalam buku ini adalah Makna, Rasa, Kisah, Pinta, Sikap, Fakta, Dunia, Kata, Aksara, Baca, dan Aneka. Dari sebelas judul ini mengkisahkan berbagai fakta kehidupan yang mampu menjadi renungan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Judul 1 Makna mejelaskan bagaimana kita memaknai apa yang tersurat dan tersirat dari ajaran ilahi dalam kehidupan sehari-hari. Makna mengajak kita untuk mencoba memahami arti dari setiap ajaran, peristiwa, tingkah laku, kebijakan atau aturan yang kita buat, yang kesemuanya akan memberikan konsekuensi terhadap diri, baik kehidupan kini atau nanti.
Judul 2 Rasa berusaha mengasah peka dalam melihat suasana sekitar, yang menimpa saudar-saudara kita. Ada orang yang berlebih, ada yang berkekurangan, dalam bidang apapun. Keseimbangan menuntut kemunikasi antara kedua belah pihak sehingga kehidupan menjadi lebih serasi. Aksi dalam berbagi, tidak mengurangi nilai dan kemampuan diri, tapi justru menambah kebahagian.
Judul 3 Kisah bercerita skesta kehidupan manusia yang kadang penuh canda, ceria, tapi tidak jarang mengundang derai air mata.
Judul 4 Pinta mengajak merendahkan hati di hadapan yang Maha Kuasa. Manusia hanyalah makhluk lemah yang tanpa bantuan Nya kita tidak ada daya, tak bias apa-apa. Kita senantiasa perlu memanjatkan doa, meminta dalam setiap suasana, ke hariban Yang Maha Kasih dan Maha Sayang.
Judul 5 Sikap membawa insan untuk pandai dan cekatan melihat dan menyikapi apapun yang terjadi dihadapan kita. Segera bersikap, mengambil tindakan penuh rasa bijak, saling menghormati, tanpa batas dan sekat-sekat yang sering menyulitkan kita.
Judul 6 Fakta berbicara apa yang sesungguhnya menjadi kenyataan, walau tidak jarang ia berusaha dilupakan atau dihilangkan.
Judul 7 Dunia tempat dimana kita hidup saat ini, sering mengelabui manusia dengan berbagai tipu daya. Karena dunua kebenaran dikalahkan. Lantaran mengejar dunia kita lupa kepada tetangga, teman, saudara, pasangan, bahkan orangtua. Kita perlu memahami peristiwa-peristiwa yang terjadi agar tidak mudah terkena tipu daya dunia yang banyak diperankan manusia.
Judul 8 Kata mengurai makna dan menganalisis arti tulisan-tulisan. Banyak kata yang kurang di pahami maknanya, disalahgunakan arti yang terkandung di dalamnya, atau sekedar kurang tepat cara penulisannya.
Judul 9 Aksara merupakan bagian terkecil dari buku, naskah, tulisan, hingga kata-kata. Dialah penyusun dasar kata hingga menjadi kalimat, alinea dan kitab. Pilihlah aksara untuk menyusun kata.
Judul 10 Baca lah kitab, alam, dan berbagai kejadian dengan kacamata ilmu dan lensa kebijakan. Bacalah dengan hati penuh kedamaian. Baalah dengan ilmu Tuhan dan jangan suka mereka-reka, mencocok-cocokan.
Judul 11 Aneka menyuguhkan sajian rupa-rupa agar tidak jemu dan bosan dengan hidangan yang terlalu serius dan memerlukan pemikiran berat. Namun, supaya tidak terlalu ringan sehingga bias melayang ditiup angina kencang, diperlukan juga sedikit pemberat biar citarasanya tetap nikmat.
Buku dengan judul Bahagiakan Dirimu Dengan Membahagiakan Orang Lain adalah buku ketiga yang ditulis oleh Jonin Rahmat, sebelum itu beliau pernah menulis buku pertamanya dengan judul Malaikat Cinta dan buku keduanya Buku Tentang kebaikan. Ketiga buku ini memiliki keterkaitan yang sangat erat dalam memahami sebuah kehidupan dan ditulis dengan gaya Bahasa yang ringan dan mudah dimengerti. Bagi pembaca, selamat mengarungi lautan hikmah bersama buku ini. 😊
Reviuwer : H.Bahar Sungkowo S.Pd.M.Pd
Judul : Creative Learning : Strategi Pembelajaran untuk Melesatkan Kreatifitas Siswa, diterjemahkan dari karya Florence Beetlestone, Creative Children, Imaginative Teaching (Philadepia: Open University Press), 1998.
Penulis : Florence Beetlestone
Penerjemah : Narulita Yusron
Penerbit : Nusa Media
Tebal Buku : xxiv + 260 halaman
Tahun Terbit : 2011 (Cetakan I: Januari 2011)
Desain Cover : MF Mahardika
Tata Letak : Nusamed-Studio
ISBN : 979-1305-42-6
Reviewer : H.Bahar Sungkowo S.Pd M.Pd
Resensi / Review Buku :
Buku ini pada dasarnya menceritakan tentang belajar secara kreatif. Bahwa pembelajaran dengan kreatif merupakan pembelajaran yang memuntuk kerja seluruh siswa, tidak hanya diam saja di tempat dan mendengarkan apa yang dibicarakan guru sambil membaca buku. Kreatifitas juga tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perenpuan ataupun orang yang berkebutuhan khusus. Produk dari proses kreatif biasanya dapat dinikmati orel orang lain walaupun sang pembuat tidak merasa puas dengan apa yang sudah mereka kerjakan. Imajinasi dan originalitas juga erat kaitannya dengan kreatifitas. Dengan berimajinasi siswa dapat menghasilkan karya kreatif yang original. Menimbulkan pembelajaran yang kreatif juga tidak harus menggunakan sesuatu yang sulit didapat, dengan alam kita juga bisa melakukan pembelajaran dengan kreatif.
Buku ini dibagi atas beberapa bagian yang dapat saya uraikan sebagai berikut :
Bab 1 Kreativitas dan Pembelajaran “Masalah kreatif ini sudah biasa, tetapi bagaimana dengan 3R?”
Pada bab ini strategi yang dianggap paling baik adalah berkegiatan dalam lingkaran karena dalam lingkaran anak-anak memiliki kedudukan yang sama dan mereka dapat berinteraksi dan meningkatkan perkembangan sosial. Strategi perubahan yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan catatan harian pembelajaran. Catatan ini berisi tentang apa pekerjaan yang mereka lalukan, bagaimana perasaan mereka terhadap pelajaran itu dan apa kekawatiran mereka. Catatan harian ini bukanlah merupakan sesuatu yang pribadi bagi anak dan tidak boleh ada yang tahu. Justru guru harus mendorong anak untuk membagi pikiran yang dia tulis kepada orang lain.
Bab 2 Kreatifitas dan Kesempatan yang Sama “Bukankan tidak semua anak bisa kreatif?”
Bagi guru hal-hal yang harus dilakukan adalah membuka kesempatan yang ekspresif, melakukan pendekatan kreatif dan literasi, mendorong kemandirian siswa, bekerja sama dengan orang tua, memperluas dukungan kelompok sebaya, memonitor dan menilai keseimbangan siswa dan mengkaji sikap kita sendiri. Sehingga sebagai guru kita harus mempertimbangkan kebutuhan dari setiap anak dan menggunakan beragam pendekatan dan kegiatan. Mereka semua bisa kreatif jika kita, sebagai guru, mempertimbangkan kebutuhan individu dan kolektif mereka.
Bab 3 Proses Kreatif dan Produknya “Dia terus memukul-mukul barang!”
Sebagai guru kita juga harus memahami pemilikan siswa. Kepemilikan membuat perbedaan krusial terkait motivasi. Apabila anak-anak ini termotivasi, rasa harga diri dan disiplin diri akan meningkat sehingga akan memotivasi lebih jauh. Perkembangan estetika, selera baik dan selera buruk siswa serta bentuk-bentuk artistik tertulis yang diekspresikan oleh siswa juga merupakan hal penting yang harus dipehatikan oleh guru.
Bab 4 Kreatifitas dan Imajinasi “Saya tidak tahu apakah dia memang nakal atau hanya non-konformis”
Imajinasi adalah kekuatan yang menggerakkan kreatifitas. Imajinasi dapat menuntun anak untuk membuat koneksi yang diluar dugaan. Kreatifitas erat kaitannya dengan bermain, dengan bermain anak-anak diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam cara mereka sendiri, menginterpretasikan tugas secara personal dan mencoba rute imajinatif tanpa takut akan berbagai macam batasan. Imajinasi sering dapat membawa kita masuk ke dunia fantasi. Bermain juga mampu menjembatani antara dunia fantasi dan dunia realitas bagi anak-anak. Permainan juga sangat diperlukan agar anak-anak tidak menyalirkan imajinasinya kepada hal lain yang tidak baik.
Bab 5 Kreatifitas dan Originalitas “Saya sendiri tidak kreatif”
Kreatifitas bukanlah hanya milik orang-orang yang terpilih tetapi milik kita semua walaupun tingkatannya berbeda-beda. Memang ada anak yang daya kreatifitasnya lebih dari pada teman-temannya, tetapi kita tidak boleh beranggapan bahwa orang lain tidak kreatif. Setiap orang punya kreatifitasdan keunikannya sendiri-sendiri.
Ada 3 anak tangga sistem kreativitas yakni :
angga 1 : Semua anak punya hak dan kemampuan untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka, untuk mencipkatan gagasan, produk dan cara kerja yang unik dan khas untu diri mereka seperti yang ada pada cuplikan 1 dan 2.
· Tangga 2 : Anak-anak mulai membuat koneksi-koneksi yang tidak biasa dan berbeda antara berbagai hal, karya mereka sudah memiliki gaya individual tertentu. Menjalani proses ini dapat menjadi sesuatu yang amat menyenangkan bagi sebagian individu. Cuplikan 3 dapan menjadi contoh untuk tangga ini
· Tangga 3 : Koneksi atau cara-cara baru yang mereka temukan menjadi sesuatu yang benar-benar baru dalam masyarakat dan karena ada kealian yang terlibat temuan ini dapat mencapai tingkat jenius.
Ada beberapa strategi untuk mengajarkan kretifitas. Salah satunya adalah merencanakan pengajaran yang kreatif, anak-anak belajar melalui interaksi dengan bahan-bahan dan satu sama lain.
Mengajar kreatif pada intinya adalah menyediakan kesempatan pada semua anak untuk mengekspresikan diri mereka dan membimbing mereka untuk membuat koneksi imajinatif dan original yang merupakan dasar dari lahirnya ide-ide baru. Tidak perlu mengunakan sestem elit tau bakat khusus untuk mengajari anak-anak berkebutuhan khusus. Sebenarnya kita semua juga bisa melakukannya.
Bab 6 Kreatifitas dan Alam “Kehidupan, semesta, dan bunga matahari kelas 3C”
Pengalaman langsung juga sangan berpengaruh pada kreatifitas anak, yang pasti adalah memori dari pengalaman tersebut akan diingat dengan tajam dan mereka tidak mudah lupa jika dibandingkan mereka hanya belajar dengan buku atau hanya mendengarkan guru menerangkan pelajaran. Ada totalitas ingatan yang melibatkan asosiasi dan memori yang tidak akan pernah sama dengan pengalaman yang diperoleh secara tidak langsung seperti melalui televisi atau membaca buku.
Bagi guru menciptakan suasana kelas seperti pada cuplikan kedua sungguh sangat kreatif. Guru dapat menghantarkan suasana alam walaupun mereka sedang berada di dalam kelas yang jelas-jelas jauh dari alam. Selain itu guju juga harus mampu menggunakan area luar ruangan untuk kegiatan kelas yang menyenangkan seperti pada cuplika pertma dan ketiga. Guru juga harus bisa menguasai mood peserta didik. Guru harus mampu mengubah mood menjadi baik kembali. Uru harus bisa melakukan sesuatu yang bisa membuat mereka tidak bosan dengan pembelajaran yang kita berikan.
Jika mau jadi guru kreatif, buku ini adalah jempolnya.
Revieuwer : H.Bahar Sungkowo S.Pd M.Pd
Judul Buku: Mengenal Penelitian Tindakan Kelas edisi 2
Penulis: Wijaya Kusumah & Dedi Dwitagama
Ukuran: 17 x 24 cm, 490 hal.
ISBN: 979-062-151-5
Reviewer : Bahar Sungkowo S.Pd M.Pd
PTK sangat penting bagi guru dalam memperbaiki kualitas pembelajarannya di kelas. Dalam PTK, guru tetap mengajar seperti biasa. Dia tak perlu meninggalkan kelasnya. Dengan PTK, guru akan mengetahui kekurangan dan kelebihannya dalam mengajar. Para siswa pun akan merasa mendapatkan pelayanan yang lebih baik dalam proses pembelajarannya. Bila guru telah memberikan service atau pelayanan yang baik kepada peserta didiknya, maka segudang prestasi akan diraih oleh para peserta didiknya.
Buku ini akan membahas apa itu PTK; mengapa PTK itu penting bagi guru; apa manfaat PTK dan implementasinya dalam dunia pendidikan; bagaimana model-model PTK; sampai pada pembuatan proposal dan pengumpulan data PTK.
Faktor-faktor yang menyebabkan guru belum melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas;
1. Guru kurang memehami profesi guru
2. Guru Malas Membaca
3. Guru Malas Menulis
4. Guru Kurang sensitif terhadap waktu
5. Guru malas Meneliti
6. Guru Kurang memahami pentingnya PTK
Dan masih banyak lagi uraian penting yang terdapat dalam buku mengenal PTK ini.
Aalasan guru takut melakukan PTK
- definisi penelitian tindakan kelas
- Manfaat PTK bagi guru
- model-model PTK
- persiapan PTK
- langkah-langkah PTK
- pembuatan proposal PTK
- pengumpulan data PTK
- validitas penelitian
- syarat keberhasilan PTK
- penutup
Buku ini memberikan pengetahuan yang luas bagaimana memulai PTK, hingga memberikan rambu-rambu bagaimana guru dapat berhasil menyusun PTK dengan benar, sebagai prasyarat dalam kenaikan jabatan / pangkat.
Revieuwer : H.Bahar Sungkowo S.Pd M.Pd
Judul : Meaningful Learning Praktik Pembelajaran menyenangkan dan Bermakna
Penulis : Trisno Widodo
Penerbit : KAGUM Publisher
Halaman : 129
ISBN : -
Pembelajaran akan lebih bermakna jika peserta didik "mengalami" apa yang dipelajarinya. Selama ini peserta didik hanya menjadi obyek pembelajaran dan bukan menjadi subyek pembelajaran. Peserta didik seperti cangkir yang dituangi air kopi oleh si ceret. Pasip dan pasip tampa diberi kesempatan untuk mengeksplorasi diri mencari sumber ilmu pengetahuan. Ada 3 kondisi murid pasip : 1 jadi pemimpi yang melelapkan, jadi pendengar setia dan jadi penyontek yang lihai. Penulis buku ini Trisno Widodo memberikan inspirasi mengajar dengan baik dan benar yakni bagaimana meaningful learning praktik pembelajaran menyenangkan dan bermakna. Didalam buku ini dijelaskan berbagai trik dan cara mengajar yang bermakna. Pada awal dijelaskan model pembelajaran berpetualang dapat mengembangkan belajar aktif. Makna yang diinginkan adalah belajar aktif oleh siswa, kemudian menerapkan model pembelajaran Jigjaw dengan kebebasan memilih topik bahasan berdasarkan kemampuan awal siswa. makna yang terjadi adalah toleransi dan kebebasan. Model selanjutnya adalah model pembelajaran karang bergoyang pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Belajar sambil bergoyang secara kooperatif. Siswa diberikan kesenangan dalam belajar. selanjutnya adalah model pembelajaran wara - wiri heboh dan menyenangkan, Maknanya adalah siswa diberikan keaktifan dan kesenangan dengan boleh berjalan kesana kemari utk mendapatkan informasi. kemudian model pembelajaran blusukan meningkatkan hasil belajar siswa. maknanya adalah blusukan menjari dan menggali informasi di lingkungan sekitar. Model berikutnya Persahabatan itu indah , sosialisasi sebagai proses pembentukan karakter, selanjutnya Discovery learning meningkatkan pembelajaran siswa, Model pembelajaran bermain peran,dan terakhir adalah program pendampingan dan pembelajaran e-learning. Semua model dan cara dikemas dengan sistematika yang mudah diterapkan oleh guru sekiranya ingin menduplikasikan model dan cara belajar dari pak Trisno ini di kelas masing-masing.
Buku ini cocok menjadi buku referensi dalam menyiusun RPP dalam persiapan mengajar sebagai guru. Mari membaca dan terapkan buku ini untuk kualitas mengajar kita.
Judul : Cara AMPUH merebut Hati Murid
Penulis : Joko Wahyono
Penerbit : Esensi
Tahun : 2012
Tebal : 152
Revieuwer : Bahar Sungkowo S.Pd
Buku ini saya temukan di Perpustakaan Al-Kausar, namun akupun Alhamdulillah memilikinya dari hadiah saat aku meraih prestasi juara 3 Simposium GTK 2016 lalu. Buku "Cara AMPUH merebut hati murid" terbitan Esensi ditulis oleh Joko Wahyono, seorang praktisi pendidikan yang cukup dikenal di Kalimantan Timur dan juga temanku di Organisasi IGI . Beliau pun sering menjadi pembicara dalam berbagai seminar terkait pendidikan. Buku ini memang sangat menginspirasi untuk di baca.
Buku Cara AMPUH merebut hati murid merupakan buku kedua ditulis penulis yang ditujukan kepada para guru. Buku ini sarat akan bagaimana cara yang tepat dalam mendidik siswa.
Joko Wahyono membagi buku ini menjadi 4 bagian, dimana bagian pertama yaitu Guruku Harapanku. Dalam bagian ini di bahas bagaimana seorang guru menjadi harapan bagi murid-muridnya. Sosok guru dianggap kompeten apabila memiliki jenjang pendidikan memadai, jiwa pendidik, semangat pengabdian tinggi, pribadi luhur, akhlak mulia, serta sikap dan prilaku yang positif. Memang tidak mudah untuk mencapainya, namun hal itu sangat bisa untuk di wujudkan. Mengingat selama ini guru dianggap sebagai panutan bagi murid-muridnya. Tentunya segala tindak dan perilaku sang guru akan menjadi contoh maupun suri tauladan bagi murid. Tidak salah apabila banyak orang yang menyamakan guru sebagai pelita dalam kegelapan.
Bagian kedua dalam buku ini membahas mengenai cara Ampuh Merebut Hati murid. Kata AMPUH sendiri berisi 5 Langkah yang dapat digunakan untuk menjadi guru yang memiliki integritas dan mengajar dengan sepenuh hati. A yaitu Asertif dalam Bertindak. Guru yang asertif akan selalu menunjukkan ekspresi ketulusan dan selalu menghargai orang lain. Huruf M berarti Menghargai murid. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk untuk mengargai murid, antara lain memberikan pujian ataupun pengargaan kepada mereka.
Selanjutnya huruf yang ketiga yaitu P atau pandai membina hubungan baik. Sebagai seorang guru, diharapkan bisa menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan lingkungan kerja. Hal itu bisa berhubunhan dengan sesama guru, pimpinan sekolah dan administrasi sekolah, bahkan dengan orangtua murid. Huruf selanjutnya adalah U yaitu usaha optimal. Usaha yang optimal bisa dimulai dengan niat dan keyakinan yang baik.
Sedangkan terakhir adalah H yaitu hindarkan murid dari kekerasan dan rasa takut. Kekerasan fisik maupun mental yang pernah dialami oleh seseorang, biasanya tidak hanya menimbulkan rasa takut, tetapi akan memberikan luka mendalam. Sehingga penting bagi seorang guru untuk bersikap lebih arif dan bijaksana dalam menyelesaikan konflik ataupun masalah yang terjadi pada anak didiknya.
Buku ini menjadi semakin kaya ilmu dan penuh inspirasi dengan adanya kisah-kisah inspiratif di dalamnya. Kisah-kisah itu terdapat di bagian ketiga dalam buku ini. Begitu pula pada bagian keempat yang menceritakan profil beberapa guru yang menjadi magnet para siswanya.
Joko Wahyono menuliskannya dengan sangat apik dan menyentuh pembaca. Salah satu kisah itu berjudul Kebahagiaan seorang guru. Kisah yang diangkat dari pengalaman penulis sejak memulai karier sebagai seorang guru hingga saat ini. Bagaimana penulis bertemu kembali dengan anak didiknya dulu, ada kisah haru dan bahagia yang coba ia gambarkan. Saat anak-anak didiknya tumbuh dewasa kemudian mengenyam kesuksesan. Atau kisah mengenai seorang milyader yang ternyata berprofesi guru. Kisah seorang guru yang tetap bersahaja walaupun kehidupan ekonominya telah berubah semakin baik. Berkat ketekunan dan kerja kerasnya, guru tersebut bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat dan tentu saja murid-muridnya Serta beberapa kisah-kisah lain yang menarik untuk disimak.
Buku ini tidak hanya cerminan pemikiran cerdas dari penulisnya mengenai pendidikan. Tampak jelas dalam isi buku ini, bagaimana harapan penulis ingin pendidikan di Indonesia bisa lebih baik dan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan profesionalisme dan integritas para pendidik. Amin..
Revieuwer : H.Bahar Sungkowo S.Pd
Judul Buku : Tips dan Trik Juara Lomba Menulis Ilmiah dengan 5T dan Metode Asah Pena.
Pengalaman 33 Prestasi Finalis dan Juara Lintas Tingkat.
Penulis : Bahar Sungkowo
Editor ; M. Iqbal Dawami S.S M.SI
Tebal Buku : 260
Penerbit : Maghza Pustaka
Kota : Jogyakarta
Tahun Cetak : 2017 (cetakan Kedua)
Nomor ISBN : 978-602-60439-4-8
Buku ini ditulis oleh penulisnya yang memiliki semangat Share and Growing Together untuk mendorong Guru Indonesia dapat berprestasi dalam lomba karya tulis ilmiah (KTI) dan menulis KTI dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Dengan lugas, tersusun secara berurutan dan mudah dipahami, buku ini memberi banyak inspirasi untuk mengajak guru menulis buku. Menulis adalah menciptakan karya guru dan non guru untuk dapat abadi dan menjadi kebaikan bagi orang lain. Sedikitnya ada 5 kelebihan dan manfaat yang dapat pembaca dapatkan didalam buku karya maestro lomba KTI ini. kelima manfaat tersebut adalah :
Buku ini berisi metode Asah Pena yang membimbing pemula dalam menulis KTI dan percaya diri untuk ikut lomba KTI, asah pena tersebut akronim dari 7 langkah efektif dalam menulis, mulai dari memulai hingga mengyelesaikan tulisan, yakni : A. Analisis topik dan tema berteknik baca mendalam, Susun kerangka tulisan mulai yang akhir, Akronim unik, Harmonisasi ide dan gagasan dengan teknik himpunan saling melengkapi, Pengayaan Isi/Konten dengan teknik beranak pinak, Eksplorasi Isyu dan informasi dengan teknik terajana ( telaah rasional naskah jangan ada yang hampa) Nyatakan idealisme dalam menulis dan Amplas Potensi.
Buku ini menjelaskan manfaat Budaya 5 T yang harus dibangun para penulis pemula. Budaya 5T adalah : Tabayun, Think, Target menulis "Rubah Kondisi dengan tulisan kita", Teliti dan Timely.
Manfaat lain, ada contoh-contoh KTI yang menginspirasi bagi guru yang bingung bagaimana menulis naskah KTI yang benar dan berkualitas. Dengan beberapa contoh akan memberikan masukan pengalaman membaca bagi guru.
ada manfaat berupa harta karun yang tak ternilainya di CD (Compact Disk) yang berisikan : materi-materi pengembangan kompetensi guru seperti bagaimana menulis jurnal, menciptakan inovasi, dan penulisan PTK yang berkualitas.
Dengan seabrek-abrek manfaat ini, hanya diperoleh dengan harga buku yang murah sekali. Tidak sebanding dengan manfaat yang luar biasa. Testimoni sudah membuktikan beberapa guru merasa dimudahkan dalam menulis dengan buku ini, dan sudah menjadi JUARA dengan buku ini.
Buku cetakan kedua ini juga memuat bagaimana kita dapat lolos dari uji plagiarisme dalam seleksi - seleksi lomba lomba Kemdikbud yang sudah menggunakan mesin plagiarisme sebagai seleksi awal dari naskah-naskah yang masuk. Bukan utk lomba saja, untuk seleksi KTI buat program PKB pun sekarang sudah diuji plagiarismenya. Subhanallah.
Membaca buku ini, menjadikan wawasan menulis guru menjadi berlipat-lipat dan semakin memberikan wawasan dan pemahaman. Semoga buku ini terus menyebar keseluruh pelosok Nusantara dari Sabang sampai Marauke untuk membantu guru bisa menulis KTI. Inshaa Allah. Wassalam.
Judul buku : Quantum Learning ; Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan
Penulis : Bobbi DePorter & Mike Hernacki
Tebal buku : 356 halaman
Penerbit : PT Mizan Pustaka
Kota : Bandung
Tahun terbit : 1999
Alih bahasa : Alwiyah Abdurahman
Penyunting : Sari Meutia
Nomor ISBN : 979-9452-00-7
Reviewer : Aji Marwonto Aris Munandar, SSi
Melalui buku ini, ternyata otak kita memiliki fungsi yang berbeda –beda.
Pada bagian batang, atau otak reptilia, berfungsi sebagai motor sensorik (menangkap rangsang luar), kelangsungan hidup dan sinyal pilihan tindakan ketika terdesak “ Hadapi atau Lari”.
Pada bagian system limbik atau otak mamalia, terdapat fungsi perasaan/ emosi, memori, bioritmik, dan system kekebalan. Bila tersinggung, bila sedang mengingat dan aktivitas anti body terkait dengan fungsi fungsi pada bagian ini.
Pada bagian Neokorteks atau otak berpikir, di sinilah fungsi berpikir intelektual, penalaran, perlikau waras, bahasa, dan kecerdasan yang lebih tinggi berkembang.
Dan di halaman 31 perihal 8 multiple kecerdasan termasuk cara cara mengetahui telah teridentifikasi yang meliputi linguistic, matematika, visual/spasial, kinestetika/perasa, musical, interpersonal, intrapersonal dan intuisi.
Cara kerja otak kanan dan otak kiri yang memiliki kekhasan berbeda dibahas di halaman 39. Menurutnya otak kiri lebih mencerminkan hal hal yang logis, sekuensial, linear dan rasional. Sementara Otak kanan berpola acak, idak teratur, intuitif dan holistic. Masing masing orang akan memiliki kecenderungan yang berbeda satu sama lain.
Penulis juga menuturkan tentang orang - orang yang memliki kecenderungan berbeda di halaman 71 yaitu golongan orang - orang yang sangat formal, terstruktur dan serba rapi ; meja kursi teratur, perlu tempat khusus dan temoat kerja juga teratur.
Sementara sebagian yang lain menyukai tempat yang tidak terstruktur antara lain meja dapur, kursi malas, cenderung menggunakan beberapa tempat dan segala sesuatu keluar dari tempatnya sehingga mereka dapat melihatnya.
Penulis juga mengingatkan bahwa cara belajar kita adalah kombinasi dari bagaimana kita menyerap, lalu mengatur dan mengolah informasi. Sehingga dikenal tiga model pembelajar yaitu Visual, Auditorial dan Kinestetik.
Pelajar visual lebih suka mengikuti ilustrasi, membaca instruksi
Pelajar Auditorial lebih cenderung meminta gurunya/pendampingnya untuk mengatakan caranya padanya dan
Pelajar kinestetik akan mulai mengerjakannya sendiri, meski belum lengkap petunjuknya.
Karena tipikal yang berbeda – beda maka tidak aneh jika dalam merencanakan liburan, tiap orang / siswa akan berbeda - beda sesuai cara berpikir yang berbeda - beda.
Bagi siswa /orang bertipe sekuensial konkret ia akan memilih liburan yang pernah dilakukan, merencanakan kapan dan dimana, menentukan berapa lama, merinci setiap langkah spesifik, memerlukan brosur brosurnya, menyisihkan anggaran untuk hotel, makan, souvenir dan pengeluaran lain dengan detil.
Sementara siswa/orang yang bertipe Acak Abstrak lebih cenderung pergi ke suatu tempat yang pernah diceritakan orang dengan sangat menarik, merasa senang memikirkan tempat istimewa yang aan dikunjunginya, mengajak teman – teman, menjadikan liburan itu tidak terencana, dan begitu tiba di lokasi, ia melakukan apa yang rasanya asyik untuk dilakukan saat itu dan dirasa menantang.
Buku ini sungguh lengkap dalam menyajikan langkah – langkah untuk belajar,, strategi strategi yang telah diteliti dan teruji dan tentu saja akan menjadi pengalaman yang menakjubkan untuk segala usia. Anda punya waktu ? Don’t miss it !
Judul buku : Sketsa Psikologis Anak
Penulis : Maria Montessori, Oeyeng S.Gana, Fritz Kunkel, Morris Frishbens, Armin A. Brott
Editor : Sutjahyana
Tebal buku : 64
Penerbit : Harmoni
Kota : -
Tahun cetak : 2002
Nomor ISBN : -
Reviewer : Aji Marwonto Aris Munandar,SSi
Buku dengan judul sketsa psikologis anak ini tersaji dengan bahasa lugas, dan dilengkapi gambar ilustrasi hitam putih yang ditampilkan secara sederhana. Penulis bermaksud mengajak para orang tua untuk mencermati perkembangan kejiwaan anak mereka di usia yang paling dominan akan mewarnai kepribadian mereka. Penulis berpesan untuk menghindari benturan – benturan psikologis yang semestinya tidak perlu terjadi seandainya orang tua memahami apa yang tengah dialami anaknya.
Buku ini diawali dengan tips untuk orang tua dalam bersikap terhadap perilaku anaknya yang sedang dalam rentang usia 0 – 2 tahun di antaranya memberikan ASi berulang kali dalam sehari, mengajaknya jalan – jalan agar agar mulai mengenal lingkungannya, namun perlu mengawasi agar anak tidak cidera di saat ia mulai mengenal, meraba, dan memainkannya benda – benda di sekitarnya. Kecenderungannya untuk mengenal benda benda baru di sekelilingnya bisa jadi membuatnya lelah. Perlu mendapatkan kasih saying dan latihan ucapan – ucapan praktis, dikenalkan aneka bunyi – bunyian dan seterusnya.
Perilaku anak dengan rentang usia 3 hingga 4 tahun, biasanya perilaku mereka lucu – lucunya d an ceria. Mereka akan loncat – loncat di atas tempat tidur saat bangun pagi, atau malas bangun dan merengek karena masih mengantuk. Mengajarkan cara memakai celana, baju, sepatu adalah bagian terpenting dalam membantu mereka mulai mandiri.
Perilaku anak usia 5 hingga 7 tahun mereka mulai mengenal kehidupanbaru yang akan banyak menyita kebebasan mereka, yaitu sekolah. Untuk itu perlu diberikan pengertian bahwa sekolah adalah tempat terbaik untuk mendapatkan pengalaman – pengalaman baru yang menarik yang dapat memperluas wawasan mereka.
Perilaku anak usia 8 hingga 10 tahun perhatian mereka mulai bergeser tak hanya terpusat di rumah. Mereka mulai tidak betah bermain sendiri dan ingin bergabung dengan teman teman sebayanya. Mereka sangat menyukai kegiatan kelompok yang kreatif karena itu perlu orang tua bersikap lebih bijak untuk mengembangkannya.
Perilaku anak di usia 11 hingga 13 tahun hendaknya orang tua berhati – hati dalam berbicara dan bertindak di hadapan anak karena orang tua menjadi figur sentral yang setiap hari dilihat dan didengar oleh anaknya.
Perilaku anak usia 14 hingga 17 tahun anak perlu mendapatkan bimbingan agar memiliki kesadaran serta tanggung jawab terhadap barang – barang pribadinya.
Tentu masih banyak tips tips dalam buku ini yang perlu dijadikan referensi untuk kita agar mampu mengenal anak kita di rumah ataupun anak didik kita di sekolah. Selamat mengoleksi tips tipsnya.
Judul buku : Membangun Kembali Jati Diri Bangsa
Penulis : H Soemarno Soedarsono
Tebal buku : 63 halaman
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Kota : Jakarta
Tahun cetak : 2008
Nomor ISBN : 978-979-27-3602-1
Reviewer : Aji Marwonto Aris Munandar,SSi
We cannot Teach what we want, we only can teach what we are. Salah satu kalimat yang tertulis di halaman 24 buku ini merupakan term of reference yang patut dicatat sebagai bekal dalam mengajar, dalam membangun jati diri Bangsa. Tampaknya penulis berusaha mengingatkan kembali kepada pembaca bahwa “kita tidak bisa mengajarkan apa yang kita inginkan, tetapi kita hanya bisa mengajarkan sebagaimana apa adanya.” Untuk itu satunya kata dan perbuatan adalah hal paling esensi bagi seorang guru, seorang pemimpin yang memiliki kepedulian sebagai agent of change.
Untuk membangun kembali Jati Diri Bangsa penulis mengutip sebuah jargon dalam character building di halaman 28 bahwa Character building is a never ending process. Istilah yang semakna barangkali Long live education. Di mana pendidikan itu perlu waktu dan perlu berproses. Tidak ada yang instan. Penulis juga mengutip puisi yang ditulis oleh Samuel Smiles yang biasa dipakai para motivator dalam berbagai training motivasi : Law of Harvest (Hukum Panen) yang berisi Saw a thought, Reap an action. Saw ab action, Reap a habit. Saw a habit Reap a character, Saw a character Reap a Destiny. (Hukum Panen : Tanamlah pemikiran, kamu akan menuai tindakan. Tanamlah tindakan, kamu akan menuai kebiasaan, Tanamlah kebiasaan, kamu akan menuai karakter. Tanamlah karakter kamu akan menuai nasibmu.
Dari puisi tersebut jelas bahwa untuk membangun karakter yang perlu dilakukan adalah membentuk kebiasaan (habits forming).
Tahapan membangun karakter digambarkan penulis dalam 4 tahap, yaitu di usia dini merupakan tahap pembentukan, di usia remaja merupakan tahap pengembangan, di usia dewasa merupakan tahap pemantapan dan di usia tua merupakan tahap pembijaksanaan. Di halaman 30 dan 31 penulis memberikan kritikan pada rumah tangga (pasangan suami istri) yang secara tidak sengaja meninggalkan anak mereka selama bekerja untuk diasuh pembantu yang notabene umumnya berpendidikan rendah dan peran keberadaannya memang hanya mampu melakukan pekerjaan sederhana untuk keperluan rumah tangga. Para pembantu ini yang justru paling tidak 12 jam dalam sehari dan 5 hari dalam seminggu berinteraksi dengan anak usia dini yang sedang berada dalam masa pembentukan karakter dalam hidupnya. Bisa jadi ia akan meniru karakter pengasuhnya.
Penulis juga menuturkan bahwa jati diri seseorang pada perkembangannya bermula dari fitrahnya sebagai manusia yang akan dipengaruhi oleh lingkungan (baik keluarga, sekolah dan masyarakat) hingga terbentuk karakter yang kemudian tampak dalam pemikiran, sikap dan perilakunya .
Kecenderungan dinamika sosial akhir - akhir ini dapat diamati dalam 4 koridor, yaitu tata nilai yang bergeser dimana masyarakat hanya terobsesi orientasi uang, materi duniawi dan hedonism, penegakan aturan hukum rendah, pembentukan kebiasaan yang keliru seperti kebiasaan tidak menepati waktu, tidak menepati janji, dan mengelak dari tanggung jawab, serta keteledanan yang makin langka dalam hidup bermasyarakat. Penulis memberikan solusi di halaman 37 bab V buku ini tentang pentingnya hasrat untuk berubah dan rumus 5+3+3 namun penulis juga menyindir dengan puisi yang ditulis seorang Anglican Arch Bishop “the willingness to change” yang terjemahannya adalah Ketika aku masih muda dan bebas berkhayatl aku bermimpi ingin mengubah dunia. Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku kudapati bahwadunia tidak kunjung berubah. Maka cita cita itu pun agak kupersempit, lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku. Namun tampaknya, hasrat itu pun tiada hasil. Ktika usiaku semakin senja dengan semangatku yang masih tersissa, kuputuskan untuk mengubah keluargaku, orang - orang yang paling dekat denganku, tetapi malangnya mereka pun tidak mau berubah. Dan kini sementara aku berbaring saat ajal menjelang tiba tiba kusadari : Andaikan yang pertama - tama ku ubah adalah diriku, dan dengan menjadikan diriku sebagai teladan, mungkin aku dapat mebgubah keluargaku, lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka, bisa jadi aku pun mampu memperbaiki negeriku, kemudian siapa tahu aku bahkan dapat mengubah dunia.
Akhirnya penulis di halaman 45 menutup buku ini dengan bab VII berjudul Kapan? Kalimat retoris ini mengungkapkan waktu, kapan kita akan memulai perubahan. Kata bijak pamungkas yang dituliskan adalah “Merancang pemikiran jangka panjang adalah bukan berpikir apap yang akan kita lakukan besok, melainkan berpikir apa yang dapat diperbuat hari ini atau sekarang agar masih memiliki hari esok “. Selamat merenung !
Judul buku : Mind Map untuk meningkatkan kreativitas
Penulis : Tony Buzan
Tebal buku : 76 halaman
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Kota : Jakarta
Tahun terbit : 2004
Alih bahasa : Eric Suryaputra
Design cover : Sofnir Ali
Setting : H Malikas
Nomor ISBN : 979-22-0777-5
Reviewer : Aji Marwonto Aris Munandar, SSi
Melalui buku ini, penulis menyajikan informasi pengantar di bagian awal tentang apa yang dimaksud dengan Mind Map, apa saja yang diperlukan untuk membuat Mind Map dan apa manfaat Mind Map bagi kita.
Lebih rinci di bab 2 langkah langkah membuat Mind Map disajikan dengan runtut mulai memberikan kesadaran pembaca bahwa kita memiliki kemampuan dasar alami untuk membuat mind map. Untuk membuat mind map diperlukan permainan imajinasi dan mencari asosiasi di alamnya. Tujuh langkah membuat mind map dan membuat mind map perdana ada di bab ini.
Di bab 3 penulis mengisyaratkan manfaat mind map di berbagai bidang antara lain untuk kebutuhan berkomunikasi, presentasi, untuk merencanakan acara keluarga, melakukan negosiasi, merencanakan weekend, memulai bisnis baru, berbelanja, meringkas buku, serta menyajikan mind map dalam computer.
Pada dua bab terkahir penulis memperluas cakupan penggunaan mind map untuk karya karya kreatif seperti website, dan lainnya. Di penghujung bab terakhir penulis tuturkan tentang masa depan ideal yang dirancang dengan Mind Map dan mewujudkan impian menjad kenyataan dengan Mind Map. Anda penasaran? Bergegaslah segera !
Judul buku : 7 Hari Bersikap Positif ( 7 Days to A positif Attitude)
Penulis : Gary Morris
Tebal buku : 55 halaman
Penerbit : Karisma Publishing Group
Kota : Batam
Tahun terbit : 2006
Alih bahasa : Jessica tanuwidjaya
Editor : Stella Saputra
Nomor ISBN : -
Reviewer : Aji Marwonto Aris Munandar,SSi
Melalui buku ini, pembaca diingatkan kembali tulisan James Allen; Pikiranmu yang menuntunmu hingga berada di tempat ini pada saat ini, pikiranmu yang menuntunmu di tempat engkau akan berada di esok hari, tepat di bagian cover belakang buku ini.
Di halaman awal, tulisan D Pagels mengingatkan bahwa setiap hari, kamu (pembaca) dalam perjalanan untuk menjadi seseorang sebagaimana layaknya sebagai manusia. Setiap hari membawamu lebih dekat dengan potensimu, harapanmu, dan keinginanmu. Setiap hari memberimu kesempatan baru untuk mencapai sebuah mukjizat (harapan/cita cita).
Dari dua tulisan di atas tampaknya penulis bermaksud memandu pembaca untuk membuat rencana rencana harian dalam seminggu, melalui judul judl bab dalam buku ini.
Hari Minggu “Membayangkan Minggu yang Sempurna…” Di awal bab ini ia tuturkan bahwa salah satu jalan terbaik untuk menciptakan semangat optimis yaitu mempunyai kekuatan, perasaan yakin dan aman akan ke mana langkah kaki menuju, kemana tujuan diarahkan. Menggunakan hari minggu sebagai langkah pertama untuk mengubah hidup. Di hari ini pembaca yang ingin mengubah hidupnya disarankan untuk merencanakan kemajuannya dengan mulai membuat gambaran yang besar, lalu merinci dan memisahkan dalam langkah – langkah yang khusus. Namun juga diingatkan untuk tidak berlebihan dalam melakukannya. Dan yang pasti harus ada penghargaan diri sekecil apapun capaian yang didapat dalam tahapan awal tersebut. Menyiapkan diri untuk berubah dan menjalaninya dengan tekun menjadi langkah penting selanjutnya. Dan tentu saja di hari Minggu yang akan datang / hari minggu berikutnya tentunya Jadilah seseorang yang diinginkan.
Hari Senin adalah permulaan baru. Kejadian di masa lalu , pencapaian di masa lalu hendaknya saatnya dilepaskan di hari ini, dengan segala kesalahan dan penyesalannya untuk segera “move on” dengan menatap masa depan baru yang lebih memuaskan yang penuh hal – hal yang positif. Tips di hari senin adalah untuk mengambil jalan pintas untuk menuju sikap positif, menggunakan semua kesempatan yang masih ada, dan jadikan orang – orang sulit di masa lalu sebagai cermin dan batu pijakan untukbelajar mengenal karakter dan memilih tindakan dan sikap terbaik untuk berinteraksi secara positif di masa depan.
Hari Selasa, di saat masa lalu mengganggu, maka relakanlah dan tetap focus akan hari ini. Yakinlah aka nada kekuatan baru dari keterpurukan, dari setiap perubahan positif yang dilakukan.Dan untuk memulai, cukup mulailah dari mana kita berdiri saat ini. Pasti ada keuntungan dari setiap kegagalan dan itu harus kita temukan, untuk kita sadari dan hindari terjadi di masa depan. Masa lalu adalah milik hari kemarin, tetapi Besok telah menanti dan masih ada waktu untuk menyiapkannya.
Di Hari Rabu, saatnya mengecek kemajuan – kemajuan yang kita peroleh. Teliti setiap tindakan, masihkah kita temukan kesalahan ataukah telah melakukan banyak hal baru. Bila saja tak sejauh yang kita pikirkan, tetap tenanglah dan janglah khawatir. Di hari ini temukan kembali cara untuk mempertahankan dan mendapatkan kembali sembangat , dan tanggulangi setiap penundaan sehingga dengan mantaf kita dapat menjawab apa saja yang telah saya kerjakan hari ini.
Hari Kamis, saatnya kita ingat kembali, bahwa kita tidak sendiri, perlu membangun kelompok pro yang solid,dan perlu kita catat hal terpenting dari para pendahulu yang sukses. Selalu ada kekuatan luar biasa yang mulanya tersembunyi dan akan kita temukan dari setiap kerjasama. Di halaman 40 penulis telah ringkaskan 11 Tips yang harus dilakukan agar tim antusias.
Di Hari Jum’at penting kiranya untuk menghargai hal hal yang selama ini kita remehkan, dan kita anggap kecil perannya. Hal hal indah patut disyukuri , dan itu akan memperkuat sikap terima kasih kita. Dan hadiah terbesar dari setiap pengabdiann adalah manakala kita memberikannya untuk orang lain. Selanjutnya kebahagiaan kita di dalam kehidupan sederhana yang membahagiakan kita perlu segera kita temukan dan garis bawahi.
Hari Sabtu, yakinilah bahwa ini benar – benar jalan hidup kita. Di hari ini, rayakan keberhasilan, traktir diri kita selayaknya orang yang istimewa. Relax, santai, menjadi baru, diisi ulang (updating, upgrading) dan Selamat Menikmati. Dan akhirnya seminggu ini kita tengah dalam perjalanan hidup yang harus kita evaluasi, dan kita benahi hasil yang lebih baik di hari depan.
JUDUL BUKU : Guru Positif Motivatif
PENULIS : Nurlaela Isnawati
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non-Fiksi
PENERBIT : Laksana JOGJAKARTA
TANGGAL TERBIT : Mei 2010
HALAMAN : 209 Halaman
ISBN : -
REVIEWER : Dini Septianita.,S.Pd
Penulis buku ini merupakan seorang yang aktif dalam tutor pendidikan di beberapa lembaga pendidikan. Selain itu, penulis juga bekerja sebagai pengelola perpustakaan. Dari cerita singkat tersebut terlihat, bahwa seseorang yang menulis ini merupakan pribadi yang mempunyai keilmuan atau wawasan yang luas, dan tidak salah jika buku tentang Guru Positif Motivatif, yang sangat mendukung dan menjadi panduan yang inspiratif ini bisa hadir ditengah-tengah kita dan dapat dibaca oleh kita semua selaku Guru.
Menjadi Guru teladan dan inspiratif merupakan keinginan semua guru. Guru sebagai pengajar dan salah satu pendukung pembelajar juga tentunya dirasa wajib dan harus berusaha mempunyai pribadi positif dan motivatif. Dalam buku ini dibahas, bagaimana guru itu harus mempunyai pikiran dan yang berwujud tingkah laku positif, mempunyai kualitas diri (kepribadian/personality) yang positif, penuh dengan motivasi, bagaimana menjadi guru yang sukses, dapat berperan sebagai eksekutor, dan mampu mengelola emosi.
Buku ini sangat bermanfaat bagi guru dalam kegiatan dengan murid di dinamika pembelajaran. Buku ini mengajak kita untuk menjadi teladan untuk siswa dalam kegiatan pembelajaran di kelas maupun diluar kelas. Saya sebagai guru di sekolah berastrama sangat bersyukur dapat membaca buku ini, dan mempelajarinya lebih dalam. Karena tidak bisa dipungkiri banyak ilmu-ilmu baru dan pesan-pesan yang bisa dimaknai dan diaplikasikan. gkup lokal, n�Z�\^�
JUDUL BUKU : Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
PENULIS : Thahroni Taher
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non-Fiksi
PENERBIT : PT. RajaGrafindo Persada JAKARTA
TANGGAL TERBIT : Mei 2013
HALAMAN : 119 Halaman
ISBN : 978-979-769-584-2
REVIEWER : Dini Septianita.,S.Pd
Penulis merupakan pribadi yang berkualifikasi psikologi dalam pembelajaran. Munculnya buku ini, sebagai bukti nyata karya dari seorang penulis tersebut. Karya tersebut sangat menginspirasi bagi saya seorang pembaca (apresiator buku). Berbicara mengenai hal tersebu, didalam buku ini terdapat hal-hal yang dijelaskan, seperti:
Belajar merupakan suatu proses perubahan tingkah laku sebagai hasil interaksi individu dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Banyak teori-teori yang menjelaskan mengenai belajar dan dinamika pembelajaran. Dalam buku ini, proses penyampaian sangatlah bagus, karena sebuah teori ditinjau dengan kajian-kajian dan tinjauan hadist (ayat-ayat di Al-Qur’an). Sehingga menjadikan buku ini sangat bagus, dan komprehensif dijadikan panduan seorang guru dalam proses pendidikan di sekolah dan pembelajaran di kelas.
Pendidikan Agama Islam sebagai pendukung teori dan aplikasi buku ini, sangatlah penting. Karena seperti diketahui, pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diharapkan mampu menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman, takwa, dan berakhlak mulia, akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan. Manusia seperti itu diharapkan tangguh dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan perubahan yang muncul dalam pergaulan masyarakat baik dalam lingkup lokal, nasional, regional maupun global.
Buku ini sangat bagus dijadikan pegangan secara teori (Al-Qur’an dan Hadist), dan panduan praktis secara teknis untuk para pengajar di dunia pendidikan, khusus nya sekolah. Buku ini sebagai penyelaras antara keyakinan Islam dengan teori-teori yang muncul, sehingga memberikan keyakinan-keyakinan yang teguh kepada kita selaku muslim dalam pengimplementasian dan aplikasi teori dilapangan.
JUDUL BUKU : Metode & Strategi Pembelajaran Yang Unik
PENULIS : Lubis Grafura & Ari Wijayanti
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non-Fiksi
PENERBIT : Ar-Ruzz Media, Yogyakarta
TANGGAL TERBIT : 2012
HALAMAN : 141
ISBN : 978-979-25-4927-0
REVIEWER : Dini Septianita.,S.Pd
Penulis merupakan pribadi yang kreatif. Banyak karya-karya bukunya bertemakan unik dalam pemilihan katanya, dan terbukti dalam buku ini yang saya baca, bahasan dalam bukunya cukup mudah dimengerti dan bahasannya teorinya sangat kreatif.
Dalam buku ini banyak dijelaskan mengenai metode dan strategi khusus dalam memberikan pelajaran yang kreatif, inovatif, atraktif, dan tentunya dinamika pembelajaran yang tidak akan membosankan. Dalam buku ini, didukung dengan penerapan metode-metode kegiatan (seperti tabel identifikasi) yang dapat dijadikan panduan dalam penerapan strategi pembelajaran. Isi dari buku ini banyak menjelaskan mengenai solusi atas persoalan dalam pembelajaran dan metode yang dapat digunakan guru dalam merenovasi suasana kelas yang kurak menarik dan dijadikan lebih unik, dan mengajarkan konsep bagaimana menjadi guru yang menyenangkan, guru favorit yang dirindukan siswa-siswinya. Buku ini dapat dijadikan rekomendasi setiap guru dalam pembelajaran di kelas. Dalam memberikan sajian dan pengajaran yang unik, menarik, dan tidak membosankan.
JUDUL BUKU : Buku Pintar Bahasa Tubuh untuk Guru
PENULIS : Fahmi Amrullah
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non-Fiksi
PENERBIT : DIVA Press (Anggota IKAPI)
TANGGAL TERBIT : Desember 2012
HALAMAN : 192 halaman
ISBN : -
REVIEWER : Dini Septianita.,S.Pd
Dalam pelaksanaan pendidikan, seorang guru sebagai pengajar untuk para pembelajar, hendaknya bisa didukung dengan skill atau keterampilan yang bagus dan baik. Berbicara bagus dan baik, bahasa tubuh dalam proses pembelajaran dikelas, seorang guru kepada peserta didik akan lebih efektif, mudah, komunikatif, jika didukung dengan keterampilan bahasa tubuh yang baik dalam menyikapi komunikasi dengan murid.
Buku ini membahas secara jelas, beberapa hal mengenai gaya komunikasi, pemahaman, ekspresi, mengatasi perbedaan penaksiran, mengenal kepribadian siswa, dan bagaimana menarik perhatian siswa. Hal ini dapat di aplikasikan dalam dinamika kelas maupun luar kelas. Buku ini cukup mudah dipahami, dan diberikan intisari atau catatan penting secara menarik, dengan diberikannya tanda khusus. Buku ini terdiri dari enam bab. Dengan beberapa sub tema dengan teori-teori yang bagus dan mudah dipahami secara makna. Akan tetapi, buku ini tidak terlalu menjelaskan mengenai mengenai profil penulis secara mendetail, akan tetapi hanya memberikan pengantar penulis saja. Ada baiknya diberikan profil penulis yang lengkap, agar memberikan tampilan yang lebih komprehensif dari sudut kelengkapan latar belakang penulis, yang menjadikan buku dapat lebih menarik dibaca, dan tentunya memotivasi.
Buku ini dapat menjadikan bekal guru-guru dalam memberikan pengajaran dikelas, kepada siswa sebagai kelompok pembelajar. Dan dapat menjadi teori pendukung keterampilan gaya berkomunikasi, pemahaman karakter-karakter murid, pemecahan masalah, dan menarik perhatian pada saat pembelajaran.
JUDUL BUKU : Bimbingan Konseling Berbasis Kompetensi (Orientasi Dasar
Pengembangan Profesi Konselor )
PENULIS : Dr. Mamat Supriatna, M.Pd
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non Fiksi
PENERBIT : PT. Raja Grafindo Persada JAKARTA
TANGGAL TERBIT : Juni 2014
HALAMAN : 279 halaman
ISBN : 978-979-769-333-6
Reviewer : Dini Septianita.,S.Pd
Pelaksanaan Bimbingan Konseling di sekolah, tentunya tidak lepas dari kebutuhan siswa/i disekolah atau permasalahan yang muncul. Dalam buku ini, penulis buku merupakan penulis yang berkualifikasi Bimbingan Konseling, dan mempunyai banyak karya dalam bidang Bimbingan Konseling. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kegiatan ilmiah dan internasional, pendidikan pengajaran, dan pengabdian pada masyarakat. Dalam aktivitas kegiatan dan karyanya, penulis banyak menjelaskan mengenai psikologi pendidikan, teori dan konsep pendidikan dan konseling, teori-teori pedagogik, dan bahasan mengenai pendidikan bimbingan konseling itu sendiri.
Buku ini terdiri dari 9 Bab bahasan dengan berurutan, dari mulai konsep dasar pengembangan dan kode etik profesi bimbingan konseling, teori bimbingan konseling, teknik dan teknis, penggunaan inventori untuk asesmen, dan pengembangan proses implementasi penggunaan ITP (Inventori Tugas Perkembangan).
Bila dilihat kelebihan bukunya cukup banyak, dimulai dari penjelasan mengenai teknis dan penggunaan ATP lengkap disertai gambar, sehingga memudahkan pembaca buku memahami bagaimana cara menggunakannya. Pembaca menyikapi bahwa buku ini cukup praktis dibawa dan dipahami dalam menggunakan ITP (Inventori Tugas Perkembangan).
Buku ini memberikan kemudahan dan baik untuk dipakai sebagai panduan untuk pengolahan ITP (Inventori Tugas Perkembangan) yang diambil berdasarkan hasil asesmen (kebutuhan siswa dalam perkembangannya). Dalam buku ini, Guru BK cukup terbantu dalam melaksanakan teknis pengimputan, seperti dijelaskan langkah-langkahnya, dibuktikan dengan diberikannya buku sebagai panduan yang cukup praktis.
Judul buku : Inspiring Words for Writer
Penulis : Mohammad Fauzil Adhim
Tebal buku : 168 halaman
Penerbit : Kelompok Pro U – Media
Kota : Yogyakarta
Nomor ISBN : 979-98151-7-7
Reviewer : Aji Marwonto Aris Munandar,SSi
Buku ini disajikan dengantampilan yang menarik, full color, banyak gambar inspiratif, dengan bahasa penuturan yang sederhana, namun sarat makna.
Penulis tak hanya menghadirkan trik trik bagaimana memulai menulis, namun juga memberikan sentuhan jiwa dengan menyajikan data autentik yang menggugah dan mengispirasi pembaca. Ia sengaja menuliskan di halaman 165 tentang Theodore Herzl yang menulis satu buku tipis dan satu novel penggugah yang membakar semangat orang orang Yahudi , dan menggerakkan hingga pada gilirannya terwujud negara yang bernama Israel.
Ujung pena penulis mampu menembus dan mempengaruhi orang - orang yang berselisih untuk berdamai, namun juga bisa menyulut amarah dan permusuhan hingga berkecamuk dan terjadi peperangan. Pamflet demonstran menggunakan pena sebagai senjata untuk menggugah masyarakat dan mengubah peradaban.
Di halaman 137 penulis juga mengingatkan pada pembaca bahwa kesederhanaan menunjukkan kebijaksanaan, kesederhanaan menunjukkan kematangan ilmu. Ia juga menyindir bahwa banyak orang yang mengungkapkan gagasan melalui tulisan dengan cara rumit untuk sesuatu yang sangat simple sementara di sisi lain penyair cukup menuturkan dengan kata kata "berisi" untuk mengungkapkan kehidupan yang rumit dan kompleks sehingga menjadi sederhana dan mudah dipahami pembaca.
Bagi penulis pemula, sungguh buku ini amat membantu karena penulis sengaja memberikan halaman kosong 43 - 50 dan 85 - 90 untuk memberikan kesempatan pembaca memulai menulis dan merasakan kata demi kata yang dituliskannya. Bahkan buku ini juga memberikan tips bagi ibu -ibu rumah tangga yang berminat untuk menulis dan menjadikannya sebagai jalan karier tanpa meninggalkan rumah. Anda tidak percaya, buktikan sendiri dan yakinlah jika Anda merasa sulit memulai menulis, maka buku ini wajib Anda baca .
Penulis : Erwin Kurnia Wijaya, M.Pd
Penerbit : Grafindo Media Tama
Halaman : 358
Buku ini mengemas agar menghafal menjadi lebih cepat, mudah dan menyenangkan yang diaplikasikan untuk kebutuhan umat islam dalam menghafal berbagai konsep dasar agama, seperti menghafal asmaul husna, menghafal Qur'an dan menghafal hadis Rasulullah Saw. Penyusun buku ini dilatarbelakangi oleh keprihatianan atas lemahnya budaya menhafal khususnya di kalangan umat Islam yang apabila dibandingkan dengan umat lain seperti Nasrani dan Yahudi, ternyata sejak dini mereka sudah membiasakan budaya menghafal dalam kesehariannya. Lemahnya budaya menghafal dalam kesehariannya. Lemahnya budaya menghafal di kalangan umat Islam ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masih tertinggalnya umat islam dalam berbagai aspek kehidupan dibandingkan umat lainnya.
Buku ini terdiri atas empat bagian utama yang diawali dengan pembahasan tentang teknik-teknik dasar untuk mengingat informasi apapun, dilanjutkan dengan aplikasi Magic Memory Asma Al-Husna yang didalamnya sekaligus terdapat kode-kode memori dasar untuk menghafal Al-Qur'an dan yang terakhir, yaitu cara mengafal hadis pilihan. Secara lebih rinci berikut penjelasan setiap bagian dalam buku ini.
1. penjelasan rinci tentang Magic Memory sebagai teknologi mengingat cepat, mudah dan menyenangkan
2. teknik-teknik magic memory dalam menghafal Al Qur'an
3. teknik magic memory dalam menghafal hadis
buku ini sangat rekomendasi untuk dibaca... ****** bintang lima
PENDIDIKAN KARAKTER BERPUSAT PADA HATI (Akhlak Mulia Pondasi Membangun Karakter Bangsa)
Reviewer : Ade Ferdian
Penulis : Drs. Hamka Abdul Aziz, M.Si
Halaman : 218 halaman
Penerbit : AL-MAWARDI PRIMA
Cetakan Pertama, Maret 2011
Salah satu perlengkapan hidup manusia adalah karakteristiknya yang khas dan unik. Semua manusia, pada dasarnya mempunyai karakteristik yang sama dan itulah yang kita sebut fitrah. Karena setiap manusia yang keluar dari rahim ibunya pasti dalam keadaan fitrah, tabularasa. Dia terbebas dari belenggu pikiran, gagasan, atau ide yang bukan berasal dari Tuhan. Karakteristik manusia berlaku universal, melintasi batas-batas Negara, lepas dari teritorial, wilayah suku bangsa tertentu.
Karakteristik bahasa mudahnya adalah watak. Dia bersemayam dalam diri seseorang sejak kelahirannya. Dia tidak bisa berubah, meski apapun yang terjadi. Tapi dia bisa tertutupi oleh berbagai kondisi. Ini berbeda dengan tabiat atau perangai. Tabiat bisa berubah-ubah karena interaksi sosial dan sangat dipengaruhi oleh kondisi kejiwaan.
Karakter inilah yang sekarang menjadi perhatian besar bangsa kita. Semua pejabat tinggi negeri kita, pendidik, politikus, “pengamat sosial” dan sebagainya, tiba-tiba riuh rendah membicarakan pentingnya membangun karakter bangsa. Karena gejala sosial yang terjadi akhir-akhir ini di negeri kita sangat memprihatinkan. Bangsa yang dulu dikenal peramah, sekarang menjelma menjadi bangsa yang pemarah.
Karena kita terlanjur ingin membangun karakter bangsa, lalu pertanyaan yang muncul adalah: siapa atau lembaga apa yang akan menjadi pembina, pembentuk dan pengarah karakter bangsa kita? Siapa yang bisa dijadikan model sebagai manusia yang berkarakter kuat? Apa peranan hati dalam membentuk karakter bangsa?
Untuk lebih jelasnya buku “Pendidikan karakter berpusat pada hati” (Akhlak mulia; pondasi membangun karakter bangsa), layak dibaca untuk menambah wawasan kita dalam membina anak didik kita yang selalu bersama kita di asrama maupun di sekolah.
SEDERHANA PENUH BERKAH
Oleh : Anis Suhastin
Judul buku : Sederhana Penuh Berkah
Penulis : Al Harits Al Muhasibi
Tahun Terbit: 2005
Penerbit : PT. Serambi Ilmu semesta
Halaman : 176
Orang muslim yang dikatakan bertaqwa adalah orang yang melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah, dan dengan ketaqwaan itu bisa memberikan kebahagiaan didunia dan diakhirat. selain dari pada itu ada juga faktor yang bisa menambah ketaqwaan manusia kepada Allah yaitu berhati-hati dalam membelanjakan hartanya, kenapa harta? karena harta bisa menjadi sumber malapetaka apabila tidak berhati-hati dalam pemanfaatnya, dan salah satu contoh memanfaatkan harta adalah dengan menfkahkan sebagia dari harta tersebut dijalan Allah untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya.
Jika seseorang mencari pintu yang bisa menutup dirinya dari malapetaka dan membuka pintu kebahagiaan, pintu tersebut adalah pintu Qona'ah (menerima apa adanya dengan karunia yang diberikanya ) dan tawadhu'(rendah hati ). keduanya dalah lawan dari sifat sombong dan bermegah-megahan. selain dari dua sifat tersebut ada baiknya pula jika kita menjauhi sifat kikir kepada Allah, karena akan menghalangi kebahagiaan didunia dan diakhirat.
kita sering mendengar ada kalimat dengan bersykur ni'mat akan akan dilipat gandakan, dan juga sebaliknya jika kita kufur maka ni'mat akan dipersulit, lalu bagaimana cara bersyukur denan baik? beberapa contoh cara bersyukur yang benar yang ada dibuku ini adalah :
Mensyukuri ni'mat lisan dengan baik : membaca Alqur'an dan berzikir
Mensyukuri ni'mat mata : memerhatikan hal baik lalu menjadikannya teladan
Mensyukuri ni'mat teling : Mendengarkan Alqur'an, zikir dan nasihat yang baik
Mensyukuri ni'mat tangan : menggunakan dengan kebaikan
Mensyukuri ni'mat kaki : menggunakanya untuk ibadah kepada Allah
Mensyukuri ni'mat kekuatan : dengan tidak melakukan hal yang dibenci oleh Allah
Itulah hal-hal yang bisa membawa kita kepada kebahagiaan dunia dan akhirat, sebnarnya hal tersebut sering didengar tapi untuk konsisten atau istiqomah itulah yang sulit, untuk itu mari saling mengingatkan dalam hal kebaikan. semangaat.
Demikian riview buku ini saya buat semoga bermanfaat. Amiin
HIDUP BERKAH MATI PUN INDAH
Oleh : Anis suhastin
Judul buku : Hidup berkah mati pun Indah
Penulis : Dr. H. Abdul Mustaqim
Tahun terbit : 2013
Penerbit : Komarona
Halaman : 146
Setiap manusia yang hidup didunia ini pasti memiliki tujuan, dan bagi orang muslim tujuan dari hidup yang dijalani adalah ingin mendapat ridho Allah dan menjadi hamba yang sholeh sholehah serta finalnya bisa masuk surga bersama orang-orang yang dicintainya. dan untuk meraih semua itu dibutuhkan yang namanya filosofi dari pada hakekat hidup ini, jika hembusan nafas ini hanya dimanfaatkan untuk makan, minum dan nafsu, maka manusia tidak jauh berbeda dengan hewan, oleh karena itu Allah menurunkan dalil qouliyah yang sanagat sangat jelas bahwa Allah tidak menciptakan Jin dan manusia melainkan untuk beribadah . Ibadah pun berbacam-macam, selain sholat ada banyak macam ibdah yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti tuturkata, sikap dan adab-adab lainya.
Agar hidup ini lebih bermakna maka setiap langkah yang akan diambil harus lebih diperhatikan akibatnya, agar senantiasa tidak ada pihak lain yang akan terugikan oleh langkah kita. pada umumnya manusia ingin selalu sukses dengan target-target yang telah ditentukan, akan tetapi tidak menutup kemungkina ada hasil yang tidak sesuai target, sebagai seorang muslim kita tidak boleh putus asa, melainkan selalu mengharap pertolongan dari Allah dan selalu optimis, bahwa pertolongan itu akan ada.
Setiap yang hidup pasti akan mati, dan bagaimana kita mempersipakan panggilan Ilahi yang pasti akan menghampiri kita ? yaitu dengan mempersiapkan sebaik-baik bekal yaitu bekal amal sholeh dan perilaku yang baik seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad. saat kita mendengar seseorang wafat, baiknya kita mengambil pelajaran yang penting bahwa kematian itu benar akan menghapiri kita, dan kita jadikan sebagai pelajaran spiritual untuk menambah ketaqwaan kita kepada Allah. Amin
semoga review buku ini bisa bermanfaar bagi para pembaca.
SUCCES @ WORK
Oleh :Anis Suhastin
Judul buku : Succes @ work
Penulis : Freddy Liong
Tahun terbit : 2009
Halaman : 291
Seperti yang saya dengar dari arahan direktur eksekutif alkausar, bahwa bekerja bukan asal kerja akan tetapi lebih baik jika saat melakukan pekerjaan kita bekerja dengan kerja cerdas. Dan buku ini sangat cocok bagi saya untuk memotivasi dan menambah wawasan dalam bekerja di Alkausar.
Dari buku ini bisa diambil hikmah bahwa kesuksesan hidup dimulai dari sikap mental atau sudut pandang yan benar dalam melihat ‘’kesuksesan”. Saat seseorang ingin mencapai pada suatu kesuksesan ( read, sukses bekerja ) maka harus bisa menentukan prioritas dalam menuju kesuksesan itu. Disamping bekerja cerdas untuk sukses, juga harus didampingin dengan do’a, karena do’a memberi kekuatan untuk mengambil keputusa yang perlu diambil. Perlu diingat pula bahwa bekerja adalah Ibadah. Ada prinsip yang menurut saya bagus untuk bisa diambil yaitu,, prinsip PPC ( Patience- Persistence- Consintence ) yang artinya Sabar-tekun - Konsisten .
Demi kelancaran dalam menuju kesuksesan seseorang membutuhkan mentor, yaitu orang yang bisa mengingatkan akan target pekerjaan yan akan dicapai, agar bisa menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan kualitas pekerjaan tersebut
Dan tidak lupa pula untuk selalu bersyukur atas capaian atau ni’mat yang telah didapatkan, kerena dengan bersyukur akan menambah energy untuk menjadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sekitarnya. Aamiin.
Demikian review buku ini saya buat, semoga bermanfaat.
Penulis : Masaru Emoto
Tahun terbit : 2006
Halaman : 190
Masaru Emoto adalah seorang peneliti Jepang yang terkenal dan telah mendapat penghargaan dunia international. Emoto dan rekannya Kazuya Ishibhasi melakukan penelitian terhadap air. Air adalah faktor kunci kehidupan. Diri kita terdiri atas 70 % air. Bahkan otak yang kita gunakan untuk berpikir mengandung 74,5 % air. Emoto dan Ishibhasi menemukan bahwa air mampu membentuk kristal yang indah atau malah bentuk yang tak karuan wujudnya. Emoto menunjukkan kata ‘kebahagiaan’ kepada air. Air tersebut membentuk kristal yang menyerupai potongan intan yang sangat indah. Lain halnya dengan air dengan kata ‘penderitaan’, air tersebut membentuk kristal yang tidak sempurna. Tampaknya air berusaha membentuk kristal namun tidak berhasil.
Emoto dan rekannya melakukan sebuah percobaan pemurnian air di danau Biwa, danau terbesar di Jepang. Jika air danau Biwa bersih, air di seluruh Jepang juga akan bersih. Danau Biwa adalah danau dengan air yang tercemar dan sangat kotor, bahkan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Sekitar 350 orang berkumpul di dekat danau dan melakukan pembacaan doa sebanyak sepuluh kali. Satu bulan kemudian, tepatnya 27 Agustus 1999, Harian Kyoto memuat artikel yang menyatakan bahwa tidak ada pertumbuhan alga asing yang signifikan, bau pun sudah nol.
Buku Masaru Emoto ini membuktikan bahwa air yang merupakan komponen penting di alam semesta mampu merespon kata-kata dan pikiran kita, baik positif maupun negatif. Penelitian Emoto menyadarkan kita bahwa sains dan spiritualitas itu saling berhubungan. Kualitas air akan berubah-ubah tergantung perlakuan kita terhadap air tersebut. Kristal air yang terbentuk saat emosi meninggi dan kristal air yang terbentuk saat rasa syukur dan energi cinta mengalir, tentu berbeda hasilnya.
Sudahkah kita berakhlak kepada air?
GREAT TEACHER!
Reviewer : Ade Ferdian
Penulis : Jamal Ma’mur Asmani
Halaman : 184 halaman
Penerbit : Diva Pres
Cetakan Pertama, Juni 2016
Guru merupakan kunci pendidikan, artinya jika guru sukses maka kemungkinan besar murid-muridnya akan sukses. Guru adalah figur inspirator dan motivator murid dalam mengukir masa depan. Jika guru mampu menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi muridnya, maka hal itu akan menjadi kekuatan murid dalam mengejar cita-cita besarnya di masa depan.
Menurut Husnul Chotimah, guru dalam pengertian sederhana adalah orang yang memfasilitasi alih ilmu pengetahuan dari sumber belajar kepada murid. Sementara, masyarakat memandang guru sebagai orang yang melaksanakan pendidikan di sekolah atau tempat-tempat lain. Semua pihak sependapat bila guru memegang peranan amat penting dalam mengembangkan sumber daya manusia melalui pendidikan.
Menurut Prof. Herawati Susilo, M.Sc, Ph.D, pakar pendidikan Universitas Negeri Malang, ada enam kriteria guru ideal, yaitu belajar sepanjang hayat, literate sains dan teknologi, menguasai bahasa Inggris dengan baik, terampil melaksanakan penelitian tindakan kelas, rajin menghasilkan karya tulis ilmiah, serta mampu mendidik murid berdasarkan filosofi konstruktivisme dengan pendekatan kontekstual.
Hal yang tidak kalah penting, guru juga harus dapat membagi waktu dengan baik, rajin membaca, banyak menulis dan gemar melakukan penelitian. Sebab mereka harus menjadi panutan dan selalu memberikan keteladanan. Ilmunya seperti mata air yang tak pernah habis. Semakin di ambil semakin jernih airnya. Mengalir bening dan menghilangkan rasa dahaga bagi siapa saja yang meminumnya.
Menjadi guru yang ideal dan inovatif adalah sebuah tuntutan yang tidak bisa dielakkan. Masa depan bangsa ini ditentukan oleh kader-kader muda bangsa, sedangkan penanggung jawab utama masa depan kader-kader muda tersebut berada di pundak guru, karena gurulah yang langsung berinteraksi dengan meraka dalam membentuk kepribadian, memberikan pemahaman, menerbangkan imajinasi dan cita-cita, membangkitkan semangat, dan menggerakan kekuatan mereka.
Dari gurulah, murid-murid membayangkan masa depan dan mencanangkan sebuah impian hidup. Ketika guru yang hadir energik, menarik, berwawasan luas, humoris dan mampu menguasai kelas, maka kedatangan guru tersebut sangat dinanti. Sebab yang keluar darinya adalah mutiara-mutiara emas yang sulit diulang untuk yang kedua kalinya.
Agar menjadi guru ideal dan inovatif maka hal-hal di bawah ini dapat menjadi renungan bersama.
1. Menguasai materi pelajaran secara mendalam.
2. Mempunyai wawasan luas.
3. Komunikatif.
4. Dialogis.
5. Menggabungkan teori dan praktek.
6. Bertahap
7. Mempunyai variasi pendekatan.
8. Tidak memalingkan materi pelajaran.
9. Tidak terlalu menekan dan memaksa.
10. Humoris tetapi serius.
Sepuluh indikator tersebut sangatlah penting dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam rangka mempersiapkan murid yang siap bersaing dalam kompetisi terbuka di era global sekarang dan yang akan datang.
��
Reviewer: Auliyaz Ibrahim
Penulis: Drs. Muhammad Thalib
Penerbit: Irsyad Baitus Salam (IBS)
Pages: 175
Dengan melihat judulnya sekilas, membuat para istri bersemangat menghadiahkan buku ini bagi suaminya tersayang. Buku ini juga sangat baik dibaca oleh para suami yang ingin mengevaluasi dirinya agar lebih baik lagi dalam membina rumah tangga. Tidak ketinggalan, para ikhwan dan akhwat yang akan menikah pun dapat pula mengikuti petunjuk-petunjuk dalam buku ini.
Buku ini membahas secara ringkas dan jelas mengenai tanggung jawab suami terhadap istri mulai dari hal yang sifatnya umum (memberi nafkah, memaafkan kekurangan istri, menyuruh istri shalat) hingga yang sifatnya sangat khusus (tidak boleh bercampur saat haid, menggilir istri dengan adil, dll).
Agar lebih adil dan berimbang, alangkah baiknya jika buku ini dilengkapi dengan pasangannya, yakni, "40 tanggung jawab istri terhadap suami" sehingga dapat saling memuhasabah diri dalam menjalankan bahtera rumah tangga mengarungi samudera kehidupan yang diliputi hal-hal yang tidak terduga.
Reviewer: Auliyaz Ibrahim
Penulis: Aam Amiruddin
Penerbit: Khazanah Intelektual
Pages: 302
Jika mendengar kata "tafsir" pikiran kita langsung menuju pada kitab tafsir ibnu katsir, at-thabari jalalain, al-azhar, fi zilail quran, dll. Dimana semua kitab tersebut menawarkan sudut pandang yang tidak selalu sama di antara satu dan lainnya. Ada yang menekankan penafsiran dari segi bahasa dan pemikiran (tafsir bil ra'y), ada pula yang lebih menitik beratkan pada penafsiran melalui ayat quran lainnya (tafsir bil ma'tsur).
Tidak jarang kita menemukan bahwasanya bahasa yang digunakan lebih formal dan cenderung agak kaku. Sehingga kalangan remaja agak sulit mencernanya.
Buku tafsir karangan ust. Aam Amiruddin ini menggunakan bahasa dan konteks yang kekinian, sehingga membuat kawula muda lebih memahami dan mengaplikasikan perintah-perintah dalam Al Quran. Very Reccomended!
Reviewer: Auliyaz Ibrahim
Penulis: Achmad Siddik Thoha
Penerbit: Pandu Aksara
Pages: 216
Inspiratif! Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan buku ini. Memperhatikan pohon-pohon sebagai bagian tak terpisahkan dari suatu pemandangan bukanlah hal yang baru, tetapi pernahkah kita mengambil hikmah dan inspirasi dari pohon? Buku ini benar-benar mengupas habis berbagai hikmah yang dapat kita petik dari pohon. Bagaimana tidak? setiap perilaku dan interaksi dari pohon pada lingkungan sekitarnya dibahas dalam 51 bab buku ini.
Perhatikan cuplikan hikmah berikut,
"Pohon berduri tumbuh sebagai pionir atau perintis di lahan-lahan tandus. Makin tidak terawat lahan, maka pohon berduri akan tumbuh di sana. Bila pohon berduri yang dominan, maka berikutnya semak-semaklah yang ikut mengiringinya tumbuh. Tak ada keindahan pada lahan berduri selain kesan kering dan berbahaya karena durinya.
Apa yang bisa kita pelajari dari fenomena pohon berduri? bila hati manusia gersang maka hati-hatilah dengan kemunculan benih-benih pohon berduri yaitu perangai buruk. Bila perangai buruk terus dibiarkan ia akan terus membesar dan mengakar kuat. Perilaku buruk yang mengakar kuat akan menyulitkan nasihat-nasihat indah masuk dan tumbuh di dalam hati."
Hikmah di atas memaksa pembaca untuk selalu melakukan muhasabah diri atas kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Sehingga setiap pohon-pohon keindahan dalam hati tidak senantiasa meranggas akibat benih-benih pohon keburukan yang tersemai.
Reviewer: Auliyaz Ibrahim
Judul Asli: Hatta Takuuna As'ad an Naas
Penulis: Dr. Aidh Abdullah al-Qarni
Penerjemah: 1. Abdul Hayyie al-Kattani 2. Sutrisno Hadi
Penerbit: Daar Ibnu Hazm
Pages: 125
"Jika seseorang dapat memahami dan menghayati takdir Allah SWT. untuknya, maka dia akan merasa sabar dan lapang dada dalam menjalani kesulitan hidup juga tidak bersedih dan kecewa ketika ditimpa musibah. Lebih dari itu, dia akan merasakan besarnya kasih sayang Allah SWT. kepadanya juga bergembira dengan pahala besar yang akan diterimanya kelak"
Kalimat luar biasa di atas hanyalah secuil dari taburan kalimat motivasi yang ada dalam buku ini. Dr. Aidh al-Qarni benar-benar membawa pembaca ke dalam dimensi lain dalam suatu pencarian hakiki mengenai definisi kebahagiaan. Dalam buku yang hanya berisi satu bab ini, pembaca akan merasa hanyut dalam untaian kalimat-kalimat motivasi sembari dikuatkan oleh dalil-dalil yang sahih dai Al-Quran dan Hadits mengenai makna hidup.
Tulisan Aidh al-Qarni yang luar biasa ini dikemas dalam bentuk narasi dan diberikan penekanan pada beberapa kalimat yang merupakan gagasan utama dalam beberapa halaman. Sehingga pembaca dapat meresapi nasihat-nasihat beliau lebih dalam lagi. Pada paragraf terakhir, definisi bahagia pun dikemukakan,
"Saya tidak berpendapat bahwa kebahagiaan terletak pada banyaknya harta. Tetapi, orang yang bertakwalah yang akan benar-benar bahagia."
Reviewer: Auliyaz Ibrahim
Penulis: Arif Musthofa
Penerbit: ARASKA
Pages: 192
Buku ini terdiri dari 6 bagian:
Hakikat Doa
Dahsyatnya Doa Orang Tua
Amalan Ringan untuk Ibu Hamil Agar Anak Saleh dan Salihah
Mendidik Bayi agar Jenius Sejak Dalam Kandungan
Amalan Setelah Sang Bayi Lahir Ke Dunia
Doa-doa agar Anak Saleh, Bahagia Dunia dan Akhirat.
Walaupun dalam judul buku ini secara spesifik telah menyebutkan doa-doa mustajab, tapi ternyata di dalamnya pembaca disuguhkan dengan berbagai macam keterangan. Tidak hanya sebatas berbagai macam doa mustajab, tetapi juga menginformasikan kepada pembaca waktu yang mustajab, adab berdoa, amalan saat hamil dan setelah bayi lahir. Sehingga judul yang diambil terasa tidak terlalu merepresentasikan keluasan topik pembahasan yang diulas dalam buku ini.
Buku ini sangat cocok dibaca untuk pasangan yang baru menikah maupun yang sudah memiliki anak. Sebagian besar buku ini membahas tentang pentingnya doa dan adab selama kehamilan kemudian di akhir bagian buku ini pembaca diberikan doa-doa dan dzikir per bulan untuk menjaga janin selama 9 bulan. Pembaca terus dipancing untuk menelusuri dalil-dalil mengenai doa-doa dan dzikir khusus tersebut. Buku ini benar-benar piawai menggugah rasa ingin tahu para penikmatnya.
Author: Darolyn Jones, Ed. D.
Publisher: Barron's
Number of pages: 210
Reviewed by Nurpatria Kusworini
I visited Big Bad Wolf 2017 without the slightest idea of buying a reference. Nevertheless, I promptly dropped it into our cart at the sight of it.
Reading is a complex mental activity which tiresome enough to make people avoid it. Barron's Painless tries to ease the pain of reading especially for students facing tests. In the first part of the book, we are asked to recognize what kind of readers we are to determine what adjustments we need to take to become better readers. From there, Lyn guides us through the reading process and strategies from preparations retaining the information.
What I notice most from this book is that it highlights main points and key words and I love them! It makes it a lot easier to scan and get the gist. I also love the fact that it is full of strategies I can use in my classes and it has a section of KWL chart as well!
Painless Reading Comprehension provides its reader with an access to its own app with a game challenge that you can use on your handheld devices but I haven't had a chance to try it out.
Since I bought it from a booksale, I find it worth more than the money I spen on it.
Penulis : Miftahul Huda, M. Pd.
Penerbit: Pustaka Pelajar
Jumlah halaman: 367
Direview oleh Nurpatria Kusworini
Agaknya suami saya kesal mendengar saya yang saban hari uring-uringan seputar PTK sampai akhirnya ia membelikan saya buku ini. Melihat ketebalannya (yang jika ditambah dengan lampiran mencapai 500 halaman) di awal saya kurang yakin bahwa buku ini akan saya sentuh. Tapi tentu saja, ala bisa karena dipaksa terbukti ampuh.
Buku ini tipe buku referensi yang tentu saja tidak dibaca untuk dinikmati halaman per halamannya melainkan untuk dicari bagian yang kita perlukan saja, jadi 500 halaman itu bisa selesai hanya dalam beberapa jam saja. Meski demikian, saya tokh tertarik juga membaca pengantarnya. Ada satu paragraf yang isinya kira-kira begini: beban kerja guru benar-benar overload sehingga berakibat pada dua hal; 1. guru bersikap skeptis sehingga tidak membuat peneltian apapun dan 2. guru membuat riset dengan serampangan. Untuk hal ini, saya benar-benar tersentil. Saya skeptis tapi saya tetap mau buat riset, tapi saya juga tidak mau serampangan. Akhirnya saya coba baca bebarapa bagian dari buku ini yang saya perlukan.
Pertama-tama saya benar-benar tidak paham apa itu PTK meski sekolah sempat mengundang beberapa pemateri. Sempat juga saya browsing laporan-laporan Classroom Action Research di beberapa laman makalah daring, malah makin banyak pertanyaan di kepala. Jadi, mulailah saya dari Bab 1, lalu Bab 2, Bab 3, sampai Bab 9 (buku ini terdiri atas 12 bab).
Buku ini memuat semua hal tentang PTK, mulai dari kerangka, sejarah, model-modelnya, kelemahan, sampai contoh laporan dan isu-isu etis yang melingkupinya. Bahasa yang digunakanpun sangat mudah dipahami. Hanya saja, dalam buku ini tidak didapati contoh penulisan proposal PTK.
Penulis : Asih Widi Wisudawati dan Eka Sulistyowati
Penerbit : PT. Bumi Aksara
Tahun terbit : 2014
Jumlah Hal : 279 halaman
Dian Nur Alfian
Buku ini saya pinjam dari perpustakaan Al Kausar sekitar 6 bulan yang lalu, alasan saya meminjam buku ini adalah untuk kepentingan PTK. Buku dengan tebal 279 Halaman ini berisi pembelajaran IPA yang sangat cocok dibaca untuk guru IPA terutama terutama oleh guru SMP seperti Saya.
Dalam buku ini dijelaskan tentang model-model pembelajaran IPA, pendekatan pembelajaran IPA, Strategi dan metode serta teknik pembelajaran IPA. Buku ini cukup lengkap karena sudah mencakup juga contoh kasus berupa aplikasi proses pembelajaran, yang mana didalamnya sudah memuat contoh metode pembelajaran untuk pokok bahasan tertentu lengkap dengan contoh RPP, contoh cara kerja praktikum, contoh lembar kerja penilaian sikap dan lain lain.
Memang sampai sekarangpun saya belum membacanya secara utuh karena buku ini bukan tipe buku yang harus dibaca halaman per halaman tetapi buku yang lebih cocok dibaca ketika kita membutuhkan model pembelajaran yang cocok untuk materi ajar tertentu guna mendapatkan solusi pembelajaran. Karena itulah alasan mengapa buku ini sangat lama saya pinjam dan baru saya kembalikan ke perpustakaan setelah kegiatan KBM semester ini selesai.
Author: Mem Fox
Publisher: Houghton Mifflin Harcourt
Number of Pages : 192
Reviewed by Nurpatria Kusworini
What I love about our library is that it holds surprises if you know where to look. I unexpectedly found this book on a visit one day and fall in love right there and then. If you love reading and would like to learn more of why you love it in the first place and at the same time convincing yourself that you need more readers at home, then the book is for you. I always in love with imported books for its lighweight musk smelling paper. But of course I'm not here to tell you about that.
So Mem Fox is a VERY famous children book writer. She's on the same shelf as Dr. Seuss. She is the type of person you would gladly listen when it comes to early literacy. That's what makes this book worth reading.
She started the book with a quite short chapter where she told us the surprise she got when her kindergarten daughter (who had only been to shool for two weeks) ran back home and told her she could read. It turned out that it is simply because Fox spent so much time reading aloud books to her daughter since she was a baby. This surely will get you to read through the whole book. If this doesn't make you want to drop the book and go scoop your child into your lap and grab a children book then start reading, I don't know what would. Or is it just me?
Fox then begins to go into the science on reading but the way the whole book is presented is not anywhere near textbooks. She uses techical terms sparingly allowing her readers who are most probably mommies and daddies to be able to understand the book easily, even for you whose first language is not English. She adds many samples of how you can apply her methods and some proof that it works.
In terms of teaching reading as a skill, she seems to be in the boat with the Glenn Doman method where words are taught as a whole instead of its smaller unit; the letters.
At the end of the book she also adds a list of recommended books for us to use. Of course, if our first language is Bahasa, we can adopt it to suit our needs. Just remember to pick the books with large fonts, not too crowded with too many pictures per page, and contains actions. Little kids love it and works best for us as well.
MISCONCEPTIONS In CHEMISTRY
(Addressing Perceptions in Chemical Education)
Penulis : Hans-Dieter Barke
Al Hazari
Sileshi Yitbarek
Penerbit : Springer-Verlag Berlin Heidelberg
Tebal : 293 Halaman
Yuyun Yulianti
Miskonsepsi dalam Kimia: Mengatasi Persepsi dalam Pembelajaran Kimia adalah terjemahan dan perluasan buku yang terbit di Jerman pada tahun 2006. Buku ini dirancang untuk guru sebagai sumber untuk memperbaiki hasil pembelajaran kimia di sekolah menengah.
Dalam buku ini digambarkan contoh miskonsepsi atau kesalahpahaman siswa dan kemudian diberikan saran bagaimana strategi belajar mengajar untuk mengatasi atau mencegah pengembangan kesalahpahaman tersebut.
Delapan bab dalam buku ini berkaitan dengan miskonsepsi pada konsep-konsep tertentu, yang masing-masing dimulai dengan sebuah konsep kartun yang dapat digunakan untuk menilai konsepsi siswa tentang topik tersebut. Saran pengajaran juga mencakup deskripsi "percobaan", terutama demonstrasi yang dimaksudkan untuk mengatasi atau mencegah kesalahpahaman yang diidentifikasi dalam bab ini. Setiap bab diakhiri dengan daftar referensi dan artikel untuk bacaan lebih lanjut.
Bab 1 menyajikan serangkaian sketsa yang menggambarkan bagaimana gagasan ilmiah berkembang. Tujuannya adalah untuk menarik kesejajaran antara keyakinan siswa saat ini dan ilmuwan kuno. Bab 2 menyebutkan guru sebagai dokter yang dapat "mendiagnosis" dan "mengobati" kesalahpahaman yang terjadi pada siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Bab 3 berfokus pada jenis dan sifat zat, seperti konservasi massa. Bab 4 berfokus pada konsep partikel materi. Bab 6 berfokus pada kesetimbangan kimia, gambaran umum diberikan pada beberapa studi, termasuk analisis isntrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Bab 7 membahas reaksi asam basa dan bab 8 membahas reaksi redoks.
Penulis : Abu Muhammad Al-Ishfari
Penerbit : Salima Publishing
Page : 192
Raih Tahajjud 90 Hari Tanpa Henti
Buku ini mengajak kita untuk membakar semangat meraih kemuliaan dari Shalat Tahajjud. Dalam buku ini penulis mengajak pembacanya memfokuskan target 90 hari tanpa henti. Sehingga akan tercipta kebiasaan untuk tahajjud selamanya.
Sungguh shalat Tahajjud merupakan amalan yang sangat ringan jika Allah telah memilih kita. Namun lain halnya jika Allah tidak memilih kita untuk mendapatkan kemuliaan ini, maka tak akan sanggup walaupun satu hari saja.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah pernah berkata:
“Kemuliaan yang paling besar adalah mengikuti istiqomah”
Jangan sampai kita terkecoh dengan KEGAGALAN sementara, ia adalah KESUKSESAN yang menyelinap berubah wajah dengan kegagalan padahal sebenarnya ia adalah kesuksesan yang menguji kita. Bersemangatlah!!
Penulis : Tim Penulis Komunitas Blogger IAIC
Penerbit : IAIC (Ikatan Alumni Insan Cendekia)
Page : 221
Cerita kita di jalan cendekia
Buku ini merupakan kumpulan kisah dari para alumni Insan Cendekia Serpong yang tergabung dalam komunitas blogger IAIC.
Buku perjalanan hidup ini memuat kisah-kisah sederhana yang mampu menggambarkan arti dan pengaruh positif penuh perjuangan selama ditempa di MAN Insan Cendekia Serpong, dan pentingnya memupuk kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari
Kehidupan para siswa/i di sekolah, interaksi dengan para guru, kegiatan akdemis dan non akademis, dan suka duka hidup di asrama adalah beberapa kisah yang akan diceritakan di buku ini.
Ada 29 penulis yang akan berbagi cerita dan inspirasi mengenai perjalanannya selama di Insan Cendekia Serpong. Dirangkai dalam berbagai potongan momen yang berbeda, setiap kepingannya memiliki satu benang merah yang sama.
Pesan utama dari buku ini adalah bagaimana seseorang harus berjuang, harus memiliki integritas, dan menanamkan nilai-nilai positif dalam berbagai sisi kehidupan.
"Kesejahteraan dan ketentraman suatu bangsa sepanjang masa, hanya dapat tercapai dengan mengandalkan pada SDM-terbaharukan yang mampu menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan memiliki kualitas Iman dan Taqwa."
~Prof. Dr. (H.C).Ing.Dr.Sc.Mult.B.J.Habibie
Presiden ke-3 Republik Indonesia & Penggagas Insan Cendekia
AIR
(Untuk Menjaga Kesehatan dan Menyembuhkan Penyakit)
Penulis : F. Batmanghelidji, M.D.
Penerbit : Gramedia
Tebal : 279 Halaman
Yuyun Yulianti
“Anda tidak sakit, anda hanya kekurangan air”, Informasi dan anjuran tentang asupan air yang disajikan dalam buku ini didasarkan pada pelatihan, pengalaman pribadi, riset yang sangat luas, dan publikasi lain yang bertopik metabolisme air dalam tubuh.
Pengarang buku ini tidak memberikan saran medis atau meresepkan penggunaan atau pengehentian obat apa pun sebagai bentuk perawatan tanpa saran dokter yang merawat anda, baik secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan pengetahuan mikroanatomi dan fisiologi molekuler terbaru, dia hanyalah menawarkan informasi tentang pentingnya air bagi kesehatan dan membantu memberi informasi kepada masyarakat tentang efek merusak dari dehidrasi kronis pada tubuh-mulai dari masa kanak-kanak sampai usia lanjut.
Buku ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan saran medis yang sehat dari seorang dokter. Sebaliknya, sangatlah dianjurkan untuk membagi informasi yang ada dalam buku ini kepada dokter yang merawat anda. Beberapa kesimpulan dari buku ini mengenai peran penting air dalam berbagai kondisi dan penyakit diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Penyakit jantung dan stroke : air sangat penting untuk mencegah tersumbatnya arteri jantung dan otak.
2. Infeksi : air dapat meningkatkan efisiensi system kekebalan tubuh dalam memerangi infeksi dan sel-sel kanker.
3. Gangguan tidur : air dibutuhkan utnuk memproduksi hormone pengatur tidur alami, melatonin.
4. Kurang tenaga : air dibutuhkan untuk membangun energy listrik dan magnetic di setiap sel tubuh, menyediakan dorongan tenaga alami.
5. Ketagihan : air dapat membantu menghilangkan dorongan adiktif terhadap kafein, alkohol, dan beberapa obat.
6. Osteoporosis : air membantu membentuk tulang yang kuat.
7. Leukemia dan Limfoma : air menormalkan sistem pembentukan darah yang dapat membantu mencegah berbagai bentuk kanker.
8. Kurang konsentrasi : otak yang terhidrasi dengan baik terus mendapatkan energi untuk mencetak informasi
batu di dalam bank memori.
Penulis : DR. Risman Musa, MA dkk
Penerbit : The Risman Publishing
Page : 227
Kumpulan artikel Group Facebook "Parenting with Elly Risman and Family"
Mudahkah menjadi orangtua? Sebagian orang mungkin mengira demikian. Mereka kira, setelah menikah dan punya anak lantas mereka otomatis siap menjadi orangtua yang cakap dan baik. Kalau ada yang berfikir begitu berarti dia tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu.
Yang benar, menjadi orangtua itu tidak mudah. Apalagi di zaman neo jahiliyah seperti sekarang ini. Mengemban amanah mengasuh dan mendidik anak hingga kelak mereka menjadi insan yang tangguh dan shalih adalah tugas yang maha berat.
Kemampuan menjadi orangtua yang cakap dan baik tidak jatuh dari langit begitu saja, melainkan harus ditempuh dengan banyak belajar. Pelajaran pertama biasanya didapat dari orangtua para orangtua itu. Misalnya, jika si Fulan kini menjadi seorang ayah, maka cara si Fulan mendidik anak-anaknya biasanya mengikuti bagaimana cara ayah si Fulan dulu mendidik dirinya. Kalau si Fulan dulu dididik ayahnya dengan cara lemah-lembut, biasanya si Fulan juga akan mendidik anak-anaknya dengan cara lemah-lembut pula. Sebaliknya, kalau si Fulan dulu dididik ayahnya dengan cara kekerasan, biasanya si Fulan juga akan mendidik anak-anaknya dengan cara kekerasan pula. Jadi terjadi semacam pewarisan cara mendidik dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Pelajaran kedua diperoleh dari lingkungan sosialnya. Bisa dari saudaranya, rekan-rekannya, gurunya, atau dari buku dan majalah yang dia baca. Pelajaran jenis kedua ini tidak kalah kuat pengaruhnya pada seseorang, tetapi berapa banyak pelajaran yang dia dapat sangat tergantung dari keaktifannya belajar dari lingkungan sosialnya itu.
Mereka yang aktif belajar, insya Allah, memiliki banyak khazanah pengetahuan tentang bagaimana mendidik dengan baik dan benar. Namun orangtua yang seperti ini jumlahnya sedikit saja ketimbang orangtua lain yang cuek, tak mau belajar. Kebanyakan hanya mengandalkan instink dan pelajaran dari orangtuanya dulu, meski pelajaran itu mungkin mengandung kekeliruan.
Buku ini merupakan kesepakatan penulis agar tulisan di dunia maya bisa dengan mudah dinikmati dalam bentuk hard copy.
HAPPY LITTLE SOUL
Penulis : Retnohening
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 200 Halaman
Yuyun Yulianti
Lucu, cerdas, ekspresif, menggemaskan, itulah gambaran sosok Mayesa Hafsah Kirana. Balita yang kini menjadi selebgram karena memiliki 760 ribu followers yang selalu setia menunggu celotehan atau foto-foto lucu seorang Kirana.
Retnohening adalah sosok yang berperan dalam perkembangan Kirana dari dalam kandungan sampai sekarang berusia 3 tahun. Sosok ibu yang selalu membekali diri dengan ilmu agar bisa mendidik buah hatinya menjadi anak yang selalu bahagia dan penyayang serta memaknai keidupan sebagai suatu petualangan yang menyenangkan.
Melalui buku ini dia membagikan pengalamannya dalam mengasuh Kirana secara detail. Dimulai dari pengalaman dia pada saat mengandung Kirana, permainan-permainan yang dimainkan bersama Kirana dari mulai usia nol tahun sampai usia Kirana sekarang.
Buku ini bukan tentang panduan mengasuh anak, melainkan sebuah cerita dari seorang ibu rumah tangga biasa yang banyak melakukan kesalahan, tetapi terus mencoba dan belajar memperbaiki diri, dan terus berharap bisa membesarkan serta mendidik anaknya dengan baik.
Kelebihan buku ini bahasanya ringan untuk dibaca, mudah untuk difahami dan memberikan dorongan yang positif bagi ibu-ibu bahwa ketika Allah memberikan kepercayaan dan menitipkan anak kepada kita, Allah pasti juga memberikan kemampuan untuk kita membesarkan dan mengasuhnya. Yang dibutuhkan adalah tetap belajar, yakin dan percaya.
MENJADI CANTIK, GAYA DAN TETAP KAYA
Penulis : Prita H. Ghozie, SE, MCom, CEP.
Penerbit : Elex Media computindo
Tebal : 320 Halaman
Yuyun Yulianti
Siapa sih wanita yang tidak ingin tetap cantik, gaya dan tetap kaya? Saya yakin semua wanita menginginkan hal tersebut. Dalam buku ini berisi panduan untuk para wanita bagaimana mencari kebebasan finansial menuju kehidupan yang indah dan sejahtera.
Investasi, mungkin bagi para wanita jarang yang mengenal istilah investasi. Umumnya mereka berpikir selama kebutuhan sehari-hari tercukupi maka masalah telah selesai. Tapi jika kita menginginkan tetap memiliki kebebasan finansial maka kata investasi harus ada dalam benak kita.
Bersahabat dengan investasi adalah slogan pada buku ini untuk mengenalkan wanita dengan investasi. Berbagai jenis investasi juga dipaparkan secara detail seperti deposito, tabungan berjangka, reksadana, obligasi, saham, emas, benda koleksi dan jenis investasi lainnya.
Kelebihan dan kelemahan dari masing-masing jenis investasi juga dijelaskan, sehingga wanita bisa memilih jenis investasi yang sesuai dengan kemampuan finansial dan kenyamanan dalam menentukan investasi.
Buku ini juga dilengkapi dengan table perencanaan keuangan keluarga, yang berisi kertas kerja atara maunya kita versus nyatanya. Tips yang terakhir dari seorang Prita adalah bagaimana menghasilkan banyak uang. Berbagai success story bagaimana menghasilkan uang lebih banyak juga menjadi pelengkap akhir dari buku ini.
BELAJAR TIDAK HARUS DI KELAS
Judul buku : 30 PASPOR DI KELAS SANG
PROFESOR
Penulis : J.S Khairen
Penerbit : Noura books
Tebal : 292 Halaman
Windarningsih
Hari pertama masuk kuliah Pemasaran Internasional Prof. Rhenald Kasali mengatakan “Paling lambat 1,5 bulan ke depan, kalian semua harus sudah berangkat!". Ia seorang dosen di kelas pemasaran internasional di UI yang menugaskan semua mahasiswanya untuk pergi keluar negeri, dengan syarat perginya sendirian. Selain itu negara yang dituju tidak familiar dengan bahasa Inggris. Jadilah semua mahasiswa di kelas pemasaran internasional stress dan bingung.
Berbagai cara dan rencana mereka lakukan. Dari menentukan negara tujuan, mengurus pasport, dan tentu saja biaya perjalanan. Buku ini berisi kumpulan mahasiswa yang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mengikuti mata kuliah mereka.
Dari pengalaman ini mereka mendapatkan pelajaran-pelajaran berharga yang tak terlupakan. J.S Khairen, asisten dosen Prof. Rhenald Kasali ini mengumpulkan kisah-kisah perjalanan para mahasiswa menjadi buku 30 PASPOR DI KELAS SANG PROFESOR yang terdiri dari 2 buku. Setiap cerita perjalanan ditulis oleh masing-masing mahasiswa yang bersangkutan.
Salah satunya adalah Dewi Agustin Pratama Sari. Pada awalnya, ia sudah hampir berputus asa karena paspornya hilang dan tiket pesawat belum ada di tangan, namun mengingat kata-kata yang dilontarkan oleh Prof. Rhenald Kasali ketika menugasi mereka untuk pergi keluar negeri, akhirnya Dewi pun berusaha dan tidak menyerah hingga pada akhirnya ia berangkat ke Myanmar pada 13 Maret 2014.
Berbagai kendala dialami mahasiswa selama pengerjaan tugas ini. Bahkan kendala- kendala itu sudah dimulai ketika mereka masih berada di Indonesia. Ada yang tidak bisa membuat paspor karena kartu keluarga hilang dan ada pula yang lupa untuk memperpanjang paspornya. Ada juga yang tertipu oleh supir taksi di India hingga bertemu dengan TKI di Taiwan yang memberi inspirasi mahasiswa.
Dari tugas ini, mahasiswa memiliki daya inovasi dan inisiatif yang tumbuh. Rasa percaya diri mereka bangkit. Sekembalinya dari luar negeri mereka membawa segudang pengalaman, cerita, gambar dan foto yang ternyata sangat membentuk visi mereka.
Buku ini akan sangat memotivasi kita karena cerita-ceritanya yang akan membuat kita sadar bahwa kita dapat melakukan hal yang menurut kita tidak mungkin asalkan ada kemauan. Meskipun ada beberapa cerita yang cara penyampaiannya kurang menarik, buku ini perlu dibaca meskipun bukan dosen, sebagai guru perlu berinovasi . Semoga dapat dijadikan inspirasi teman untuk mengajar atau bisa juga untuk referensi tempat untuk berlibur.
JADIKAN KANTOR RUMAH KEDUA
Judul : Rumah Kedua
Pengarang : Mardi Wu
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: : 2014
Tebal buku : 140
WINDARNINGSIH
Buku ini merupakan kumpulan tulisan karyawan dan alumni karyawan Nutrifood. Dari tiga puluh lima cerita para karyawan ini mengisahkan dari mereka memulai mendapatkan info kerja di Nutrifood, proses tes wawancara hingga kejutan-kejutan yang didapatkan ketika mereka sudah bekerja.
Penulis mendeskripsikan pengalaman ini dari berbagai divisi yang ada di perusahaan itu. Seperti yang ditulis oleh Stefani, semula ia kaget melihat ke dalam kantor yang terletak di kawasan industri namun di dalam kantor tersebut asri, sejuk dan menyenangkan. Selain itu ia terkejut karena karyawan tidak dilarang menggunakan pakaian apa saja, sporty, dengan sandal atau bersepatu, asalkan sesuai dengan tujuan pekerjaannya. Yang membuat nyaman lagi tidak ada yang namanya jenjang antara atasan dan bawahan, semuanya sama. Bahkan sang CEO pun sering ikut makan bersama dan berbagi cerita dengan para karyawan.
Ruang pertemuan yang dimiliki perusahaan ini ada berbagai jenis, ada ruang rapat lesehan dengan bantal. Ada ruang rapat berdiri serta ada ruang rapat serba kayu. Ruang kerja karyawan ditata bervariasi sesuai kegunaan ada yang dilengkapi pantry, library, meja kosong. Yang penting karyawan dapat kerja serius.
Yang menarik diantaranya tulisan Freddy Yonathan meskipun ia seorang difabel yang tak dapat mendengar ia diperlakukan sebagi orang biasa. Sebagai orang yang berkarya.
Judul buku Rumah Kedua sangat cocok dengan isinya karena kita sering menghabiskan waktu di rumah dan dikantor sama lamanya yaitu sekitar 8-10 jam sehari atau bahkan lebih lama. Maka salah satu cara agar kita dapat merasa nyaman ciptakan atmosfir rumah kedua di kantor kita. Dengan iklim organisasi, sistem dan budaya yang mendukung karyawan untuk bekerja di rumah sendiri.
****
Penulis : Dr. Ulil Amri Syafri, MA
Penerbit : Rajawali Press
Tahun : 2014
Jumlah Halaman : 163
Iim Nurhalim
Buku ini berisi paparan cukup lengkap tentang pendidikan karakter berbasis Al Quran. Dalam pendahuluannya penulis menjelaskan bahwa buku ini terbit sebagai salahsatu bentuk kontribusi bagi pendidkan karakter yang disosialisasikan oleh pemerintah dan menjadi agenda dalam bidang pendidikan. Sebenarnya pendidikan karakter ini banyak disosialisasikan di Barat dalam rangka respon terhadap keprihatinan yang terjadi. Kemudian isu ini menyebar ke dunia Islam. Dunia Islam sebenarnya sejak awal kelahirannya sudah memiliki pola pendidikan yang lebih dari sekedar karakter, diantara pendidikan akhlak dan adab. Dengan dasar nilai yang absolut bersumber dari wahyu,bukan dari nilai budaya setempat.
Buku ini penting untuk dibaca agar para pendidik terutama di sekolah-sekolah Islam bisa menjadikan model pendidikan karakter dalam Al Quran sebagai panduan dalam mendidik anak-anak. Tema buku ini merupakan hal yang jarang ditemukan. Di dalam buku ini dipaparkan tentang proses pendidikan dan pembinaan manusia dalam konsep Islam diperkaya oleh contoh ideal, yaitu madrasah nabawiyah. Madrasah ini telah berhasil mengubah karakter manusia jahiliayah menjadi islamiyah, berubah 180 derajat ke arah karakter mulia. Dalam Al Quran pun diungkapkan tentang membentuk manusia berkarakter baik dan kuat dengan berbagai metode.
Buku ini mengulas hal tersebut secara argumentatif.
Penulis : Dr. Ulil Amri Syafri, MA
Penerbit : Rajawali Press
Tahun : 2014
Jumlah Halaman : 163
Iim Nurhalim
Buku ini berisi paparan cukup lengkap tentang pendidikan karakter berbasis Al Quran. Dalam pendahuluannya penulis menjelaskan bahwa buku ini terbit sebagai salahsatu bentuk kontribusi bagi pendidkan karakter yang disosialisasikan oleh pemerintah dan menjadi agenda dalam bidang pendidikan. Sebenarnya pendidikan karakter ini banyak disosialisasikan di Barat dalam rangka respon terhadap keprihatinan yang terjadi. Kemudian isu ini menyebar ke dunia Islam. Dunia Islam sebenarnya sejak awal kelahirannya sudah memiliki pola pendidikan yang lebih dari sekedar karakter, diantara pendidikan akhlak dan adab. Dengan dasar nilai yang absolut bersumber dari wahyu,bukan dari nilai budaya setempat.
Buku ini penting untuk dibaca agar para pendidik terutama di sekolah-sekolah Islam bisa menjadikan model pendidikan karakter dalam Al Quran sebagai panduan dalam mendidik anak-anak. Tema buku ini merupakan hal yang jarang ditemukan. Di dalam buku ini dipaparkan tentang proses pendidikan dan pembinaan manusia dalam konsep Islam diperkaya oleh contoh ideal, yaitu madrasah nabawiyah. Madrasah ini telah berhasil mengubah karakter manusia jahiliayah menjadi islamiyah, berubah 180 derajat ke arah karakter mulia. Dalam Al Quran pun diungkapkan tentang membentuk manusia berkarakter baik dan kuat dengan berbagai metode.
Buku ini mengulas hal tersebut secara argumentatif.
Pengarang : Dr. Thariq M. Assuwaidan dan Ir.Faishal Umar Basyarahil
Penerbit : GIP
Tahun : 2002
Tebal : 304
Buku ini merupakan terjemahan dari buku asli berjudul “Shina’atul Qa’id” yang dialihbahasakan menjadi “Melahirkan Pemimpin Masa Depan.
Dari judulnya saja, sudah tergambarkan bahwa buku ini menjelaskan secara sistematis pendidikan kepemimpinan dengan basis Islam. Di dalamnya dipaparkan secara konseptual dan langkah-langkah praktisnya. Menurut penulis pendidikan kepemimpinan untuk melahirkan pemimpin masa depan harus melibatkan 3 komponen yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.
Di samping itu, ada yang ditekankan dalam proses pendidikan kepemimpinan disamping memberikan bekal-bekal berupa kompetensi keterampilan dan kemandirian yaitu masalah tanggungjawab. Menurut penulis, kepemimpinan yang paling fundamental adalah tanggungjawab. Baik tanggungjawab pribadi terhadap diri sendiri, agama, keluarga, masyarakat dan negara. Setiap diri adalah pemimpin dan bertanggungjawab atas yang dipimpinnya.
Secara umum, buku ini membahas point-point penting tentang pendidikan kepemimpinan, yaitu sebagai berikut:
Bagaimana pembentukan pemimpin?
Bagaimana syarat-syaratkepemimpinan dan teori-teorinya?
Bagaimana karakter pemimpin?
Bagaimana relevansi antara wanita dan kepemimpinan, dan
Bagaimana membentuk pemimpin masa depan
Penulis : Marshal G. Sashkin dan Molly G. Sashkin
Penerbit : Erlangga
Tahun : 2011
Jumlah Halaman : 242
Buku ini menelaah tentang kepemimpinan transformasional –kepemimpinan yang tidak hanya memperbaiki produktivitas dan kinerja tetapi juga membuat suatu perbedaan yang positi dalam kehidupan anggota-anggota organisasi. Para pemimpin transpormasional mencapai hasil-hasil ang unggul karena kemampuan mereka untuk mentransformasi orang dari pengikut yang patuh menjadi pemimpin yang mengarahkan dirinya sendiri serta bekerja melampaui apa yang sebenarnya diharapkan dari mereka.
Dengan mengambil penelitian yang meginvestigasi kepemimpinan, budaya dan kinerja di banyak organisasi, penulis mendeskripsikan perilaku-perilaku spesifik dan karakteristi-karakteristik personal pemimpin transformasional.mereka memperlihatkan bagaimana Anda mengonstruksi suatu budaya organisasi yang memberdayakan,yang memelihara kepercayaan atas diri sendiri dan pemikiran jangka panjang.
Dalam buku ini prinsip-prinsip kepemimpinan dipaparkan secara sitematis diantaranya sebagai berikut:
· Alasan mengapa kepemimpinantransformsioanl penting dan bermakna?
· Apakah kepemimpinan itu?
· Paradigma baru kepemimpinan
· Keterampilan dan perilaku kepemimpinan
· Karisma dan karakter
· Pemimpin,pengikut dan kekuasaan
· Pemimpin dengan keyakinan bertindak
· Bagaiman pemimpin berfikir
· Kepemimpinan dalam konteks
· Bagaimana kepemimpinan transformasional membangun budaya, dll.
Penulis : M. Iwan Yanuar
Penerbit : Al Azhar Press
Tahun : 2017
Jumlah Halaman : 140 hlm.
Iim Nurhalim
Mari kita mulai bertanya kepada diri kita sendiri. punyakah pandangan mengemuka untuk anak-anak kita. Pandangan yang jernih yang menembus batas, bukan saja untuk kehormatan orang tua dan keluarga tetapi juga umat.
Mulailah menyadari bahwa kegagalan orang tua mempersiapkan anak bukan saja merusak masa depan anak atau mempermalukan orang tua, tetapi juga mengancam masa depan umat ini. Kerana anak-anak kita adalah besi-besi yang mestinya ditempa menjadi pedang perjuangan umat, dan bukan menjadi sendok serta garpu alat makan kaum penjajah.
Dalam buku ini penulis mengajak orang tua untuk memeprsiapkan anak bukan saja sukses menjadi manusia bumi, tetapi menjadi insan yang dipujipenghuni langit. Menyiapkan DNA generasi pejuang untuk setiap anak kita yang terlahir ke bumi.merekalah yang akan mengharumkan din ini, menyelamatkan umat dan investasi akhirat bagi kedua orang tuanya.
Penulis : Awy A. Qalawun
Penerbit : Diva Press
Tahun : 2008
Jumlah Halaman : 135 hlm.
Iim Nurhalim
Rasulullah saw diutus ke dunia untuk menyampaikan semua wakyu dari Allah swt. Guna memperbaiki dan membawa umat manusia menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat.dalam penyampaian semua wahyu inilah ada banyak sistem dan metode pengajaran yang disampaikan oleh rasulullah saw yang bisa menjadi teladan bagi para pendidik saat ini.
Selama masa keabiannya, Rasulullah menyampaikan lebih dari 1000 metode dalam mengajar, namun di dalam buku ini hanya mengulas 35 metode yang dianggap paling utama.
Apa saja 35 metode Rasulullah saw dalam mengajar?
Diantaranya ialah dialog dan tanya jawab,praktik secaralangsung, penggunaan alat peraga, melakukan tes dan uji coba, cerita dan kisah, prolog singkat, isyarat dan sindiran, memberikan keterangan langsung, visualisasi dengan gambar dan sebagainya.
Selain itu, berbagai poin umum yang harus diperhatikan oleh pendidik; atribut moral,psikis dan sosial yang mesti dimiliki oleh pendidik;serta sistem mengajar yang diterapkan oleh rasulullah saw juga diterangkan dengan gamblang dalam buku ini.
Yakin dengan meneladani sang pendidik agung, Rasulullah saw proses pengajaran akan menuai sukses.
Penulis : Setiatava Rizema Putra
Penerbit : Diva Press
Tahun : 2016
Jumlah Halaman : 216 hlm.
Iim Nurhalim
Tidak ada tugas yang lebih mulia daropada peran sebagai guru. Sebab di tangan guru nasib generasi muda dipertaruhkan. Bahkan maju dan mundurnya suatu bangsa tergantung pada guru. Ia bertugas mengajar, mendidik, membimbing dan melatih siswa menjadi manusia yang berguna bagi diri dan orang lain di kemudian hari.
Karena peran yang penting itulah, maka guru harus berpengetahuan dan berwawasan luas, termasuk perlu menguasai metode, teknik serta strategi dalam megajar, mendidik, membimbing dan melatih para siswa. Dengan demikian, ia kan dapat mengantarkan anak didiknya menjadi pribadi yang sukses di dunia dan akhirat.
Nah, buku ini merupakan salah satu upayamewujudkan guru yang profesional dan berwawasan luas itu. Di dalamnya dibahas tentang teoridan strategi mengajar berdasarkan sifat-sifat Nabi saw, serta cara mengajr beliau. Dengan meneladani sifat dan cara mengajar beliau saw, guru diharapkan mendapatkan banyak inspirasi tentang cara mengjar yang baik, tepat sasaran dan menyenangkan.
Buku ini disajikan dengan bahasa yang lugas, cerdas dan sederhana sehingga dapat diakses olehseluruh lapisan masyarakat baik akademisi maupun nonakademisi. Terutama, yang lebih berkepentingan dengan buku ini adalah guru dan tenaga kependidikan lainnya.
Penulis : Prof. Dr. Hamka
Penerbit : GIP
Tahun : 2016
Jumlah Halaman : 684 hlm.
Penulis buku ini dengan kedalaman ilmunya tentang sejarah islam mampu membuat goresan tangannya yang tertuang dalam buku ini sanggup menginspirasi pembaca untuk meresapi dan merenungi isi buku ini.
Ulama ini secara gamblang memaparkan realitas sejarah yang terjadi dalam tubuh umat Islam pada beberapa fase, yaitu fase sebelum kelahiran Nabi SAW, fase Nabi Muhammad, fase Khulafaur rasyidin, fase kepemimpinan beberapa kekhilafahan Islam –baik yang di Jazirah Arab maupun di luar Jazirah Arab, seperti: Benua Eropa, Benua Afrika di wilayah Afganistan dan India hingga sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara.
Dengan keluasan ilmunya penulis mampu memotret berbagai fakta sejarah yang terkadang tidak diteukan dalam buku sejarah lainnya atau luput dari perhatian kita.diantara fakta sejarah yang berhasil dipaparkan oleh penulis terutama terkait dengan sejarah kesultanan-kesultanan Islam di Nusantara dan pembahasan tookoh-tokoh besarnya, yang bakan tidak ditemukan dalam buku-buku sejarah yang diajarkan di sekolah kita.
Banyak dinamika kehidupan yang dibahas dibuku ini baik yang patur ditiru karena banyak peristiwa yang sarat edukatif maupun yang harus diwaspadai karena membahayakan eksistensi. Diantara kelebihan buku ini pula dipaparkan berbagai intrik politik dankekuasaan serta clash yang terjadi di kalangan umat islam termasuk berbagai konspirasi dari pihak luar untuk memecah belah persatuan umat dan menjatuhkan pemerintahan islam, seperti terjadinya Perang Salib di dunia, penjajahan bangsa-bangsa Eropa, seperti Inggris, Portugis, Spanyol dan Prancis atas neger—negeri Islam, termasuk penjajahan yang pernah terjadi cukup lama di Indonesia.
Buku ini layak dibaca bukan hanya sekedah akan menambah khazanah pengetahuan Islam dan sejarah melainkan juga menjadi bukti kecintaan pada Islam dan umat islam itu sendiri.
Penulis : Ariwibowo Prijosaksono dan Ping Hartono
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tahun : 2003
Jumlah Halaman : 174
Buku ini berbicara tentang kepemimpinan yang ditulis oleh dua orang penulis sekaligus pelaku yang menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan dalam kehidupan profesionalnya sehari-hari. Isinya menyajikan tentang knowledge dan experience penulisnya dan ditulis dengan bahasa sederhana dengan sistematika penulisan yang memungkinkan para eksekutif bisa membacanya secara tidak berurutan.
Buku ini menjadi sangat layak dibaca terutama bagi orang yang ingin mengembangkan kemampuan kepemimpinannya, juga bagi para pemimpin manajer perusahaan untuk menggerakkan sumber daya yang ada pada diri dan lingkungannya secara optimal untuk mencapai tujuan. Dengan bahasa sederhana, lugas dan mudah dimengerti, pembaca di dorong untuk mengenali dan menggali lima prinsip dasar kepemimpinan, yaitu
o Vision
o Optimazing yourself
o Integrity and character
o Communication
o Empowering Others
o Dengan lima prinsip ini menurut penulis, seseorang bisa diharapkan menjadi pemimpin sejati.
Sebagai tenaga pengajar pasti Anda sudah pernah mendengar istilah Revolusi Belajar. Gerakan ini bertujuan agar membuat belajar lebih efektif dengan waktu yang lebih efisien. Salah satu aspek dalam revolusi belajar yang dibahas di buku ini adalah Brain Management. Kalau dihubungkan dengan proses pembelajaran menjadi Brain Based Learning. Ada tiga aspek inti dalam brain management : (1) Use both side of yor brain, (2) Learn How to Learn dan (3) Use yor brain in the way it it wants to be used.
Buku ini sangat bagus dijadikan sebagai referensi oleh setiap guru karena berisi langkah demi langkah, bagaimana kita melakukan pembelajaran yang efektif berdasarkan cara kerja otak. Hal pertama yang disampaikan adalah bagaimana setiap guru mampu mengenali modalitas belajar siswa, yaitu cara terbaik sehingga informasi dapat terserap dengan efisien. Buku ini menyajikan instrumen untuk mengenali modalitas belajar tersebut dan bagaimana guru/orang tua memberikan treatment kepada siswa berdasarkan modalitas belajarnya.
Selanjutnya disajikan juga bagaimana teknik persiapan belajar. Untuk memulai pembelajaran, guru harus bisa menjelaskan kepada siswa manfaat pembelajaran (AMBAK). Kemudian menyiapkan otak untuk bekerja melalui teknik relaksasi dan visualisasi. Dan agar siswa semangat untuk mengikuti pembelajaran maka guru harus membangkitkan emosi mereka. Penasaran bagaimana cara melakukan tiga hal di atas, silahkan baca buku ini.
Pembelajaran dengan mengakomodasi cara kerja otak mengikuti prinsip-prinsip sebagai berikut : (1) mulai dari yang mudah terlebih dahulu, (2) belajar tidak selalu mulai dari awal buku, (3) berilah batas waktu sesi belajar (4) Jangan belajar Sistem Kebut Semalam (SKS), (5) Tidur yang cukup dan berkualitas, (6) Bagi waktu belajar menjadi beberapa sesi, (7) Variasikan materi pelajarannya, (8) Asosiasian materi pelajarannya, (9) Kasih gambaran keseluruhan terlebih dahulu, (10) Gunakan dunia anak, (11) Minum air yang cukup, (12) visualisasikan, (13) gunakan banyak warna, (14) presentasi a la guru dan murid. Keempat belas prinsip tersebut diambil dengan alasan tertentu yang kesemuanya dapat Anda baca di buku ini.
Berdasarkan prinsip-prinsip belajar di atas, maka guru dapat melatihkan keterampilan-keterampilan pembelajaran kepada anak. Jika semua keterampilan belajar dikuasai oleh siswa, insya Allah dia akan menjadi pembelajar efektif, apapun bidang yang dipelajarinya. Keterampilan-keterampilan tersebut adalah :
Keterampilan membuat peta pikiran (mind map)
Keterampilan mengingat (memory skills)
Keterampilan belajar meliputi; keterampilan mendengar efektif, bertanya efektif, membaca cepat, teknik mencatat, teknik mempersiapkan ujian dan teknik pembaharuan pembelajaran.
Hal lain yang menarik dari buku ini adalah penyajiannya. Tidak seperti buku lain yang disajikan dengan teks penuh, buku ini disajikan dengan mengakomodasi cara kerja otak, dimana satu halaman dibagi menjadi dua bagian. Dua pertiga halaman berisi uraian materi dan sepertiga halaman siasanya diisi dengan kata-kata kunci dan gambar yang dapat memberikan ilustrasi.
Dengan menerapkan teknik-teknik yang ada di buku ini, penulis menjamin tidak ada murid yang mengantuk, tidak fokus dan melakukan aktivitas lain dalam pembelajaran. Jika Anda masih menghadapai banyak masalah di kelas, silahkan baca buku ini dan terapkan teknik-tekniknya.
Selamat Mencoba ...
Penulis : W. Chan Kim & Renee Mauborgne
Penerbit : Serambi Ilmu Semesta
Halaman : 317
Tahun : 2015
Berawal dari kepenasaran, buku ini akhirnya pembaca cari dan beli di salah satu toko buku terkenal di Indonesia. Dalam sebuah diskusi tercetus tentang bagaimana menciptakan sebuah pasar tanpa pesaing dan biarkan kompetisi tak lagi relevan. bagaimana mungkin ? jika kita berbicara terkait dengan pasar, pasti yang terbayang adalah suatu interaksi kompetisi yang luar biasa menggerakan pedagang untuk mendapaktan pelanggan yang sebanyak-banyaknya mengalahkan pesaingnya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut ada salah satu peserta rapat yang merekomendasikan buku ini untuk dibaca.
Buku yang sangat menarik ini, adalah salah satu referensi yang dijadikan rujukan dalam sistem manajemen modern, yang berkembang dari bibit kreativitas dan inovasi. pada bagian awal isi buku ini banyak mengulas tentang industri sirkus Cirque du Soleil yang didirikan pada tahun 1984 oleh sekelompok pementas jalanan. Pertumbuhan yang pesat dan menakjubkan terjadi pada saat industri sirkus saat itu sedang menurun, sehingga analisis strategis tradisional menyatakan bahwa potensi pertumbuhan industri itu terbatas.
Cirque du Soleil tidak menuai hasil dengan cara mengambil konsumen dari industri sirkus yang menyusut, yang secara tradisional membidik anak-anak. Sebaliknya ia menciptakan ruang pasar baru tanpa persaingan yang menjadikan kompetisi tidak relevan. Cirque de Soleil mampu merangkul kelompok pelanggan baru: orang dewasa dan pelanggan koorporat yang bersedia membayar harga beberapa kali lipat lebih mahal dibandingkan sirkus biasa demi merasakan sensasi pengalaman hiburan yang tidak pernah ada sebelumnya dengan mencipta ulang sirkus.
Satu-satunya cara memenangi kompetisi adalah berhenti berusaha memenangi kompetisi. penulis menggambarkan sebuah pasar yang terdiri dari dua samudra : samudra merah (industri yang ada saat ini dan sudah dikenal luas) dan samudra biru ( industri yang belum ada sekarang). untuk bisa keluar dari samudra merah perlu langkah dan strategi, antara lain sebagai berikut :
Inovasi nilai; Batu-pijak strategi samudra biru
Merumuskan dan menerapkan strategi samudra biru (resiko pencarian, resiko skala, resiko skala, resiko model bisnis, resiko organisasi, resiko manajemen)
Kerangka kerja dan alat analisis
Merekonstruksi batasan-batasan pasar
Fokus pada gambaran besar, bukan pada angka
Menjangkau melampaui permintaan yang ada
Menjalankan rangkaian strategis secara benar
Mengatasi rintangan-rintangan utama organisasi
Kelanggengan dan Pemaharuan strategi smaudra biru
Akhirnya dalam buku ini menegaskan bahwa hampir dari setiap strategi samudra biru pasti akan ditiru.ketika para pengekor berusaha merebut pangsa pasar dari samudra biru Anda, Anda biasanya melancarkan serangan untuk mempertahankan basis konsumen yang sudah Anda dapatkan dengan susah payah. Tetapi, para pengekor seringkali melawan. Seiring waktu, kompetisilah yang dan bukan pembeli yang akan menjadi pusat pemikiran dan tindakan strategi Anda. jika anda berada posisi itu, maka anda akan kembali pada sengitnya kompetisi di samudra merah.
Untuk menghindari jebakan itu, Anda perlu memonitor kurva nilai dalam kanvas strategi. memonitor kurva nilai memberi sinyal kapan harus melakukan inovasi nilai dan kapan tidak. kegiatan memonitor ini memberi peringatan kepada anda untuk menciptakan samudra biru lain ketika kurva nilai Anda menyatu dengan kurva nilai para pesaing. memonitor kurva mencegah Anda menciptakan samudra biru baru ketika masih ada arus laba yang besar dari produk sekarang ini. ketika kurva nilai masih memiliki fokus, divergensi, dan moto memikat, Anda harus menahan godaan untuk kembali melakukan inovasi nilai. justru anda harus berfokus pada meperlebar, memperluas, da memperdalam arus perwaralabaan Anda melalui perbaikan oprasional dan perluasan geografis demi mencapai cakupan pasar dan economies-of-scale maksimal.
Untuk medapatkan kinerja yang prima dalam pasar yang penuh sesak, perusahaan harus melampaui sekedar kompetisi meraih pangsa pasar menuju penciptaan samudra biru. Buku ini memberi keseimbangan dalam merumuskan dan mengeksekusi strategi samudra biru bisa sistematis dan sepraktis berkompetisi dalam samudra merah.
Selamat membaca buku ini. reviewer memberi bintang ***** (5). Sangat rekomendasi untuk dibaca !
Reviewer : Annisa Nur Amaliyah
Judul Buku : Ilmu Memeluk Anak
Pengarang : Tim YKBH
Penerbit : Yayasan Kita dan Buah Hati
Tahun Terbit : 2015
Tebal : 164 halaman
Yayasan Kita dan Buah Hati yang didirikan oleh Elly Risman bersama dua orang sahabatanya yakni Neno Warisman dan Ery Soekresno, Psi. Sedari awal bertekad untuk fokus dengan dunia parenting. Edukasi demi edukasi dilakukan demi terciptanya konsep dan praktek parenting yang Baik, Benar, dan Menyenangkan.
Berangkat pula dari fenomena yang dijumpai oleh Elly Risman, dkk yang mana semakin hari semakin banyak ditemukan orang tua, terutama ibu-ibu muda yang ternyata “lapar pelukan” yang mungkin disebabkan karena mungkin pengasuhan orang tua mereka dulu tergesa-gesa dan hanya terpusat pada keberhasilann akademis sehingga tanpa sengaja jarang merasakan pelukan ibu apalagi ayahnya. Dan pengalaman masa lalu tersebut bisa sangat mungkin tanpa sengaja terulang secara otomatis terhadap bagaimana mereka memperlakukan anak-anaknya. Ya, barangkali sebagian dari kita yang pernah merasakan kurang tepatnya pola pengasuhan orang tua kita terdahulu, bertekad penuh untuk tidak kembali melakukan kesalahan yang sama ketika kita sudah memiliki anak. Tetapi kenyataannya, tidak semudah itu. Karena ketika kita sebagai orang tua hanya mendidik anak dengan insting saja, ketika kita kehabisan cara dalam menghadapi anak, otak kita akan secara otomatis mendorong memori terdahulu, dan hal tersebutlah yang menyebabkan tanpa sadar kita sebagai orang tua kembali mengulang kesalahan pengasuhan yang pernah kita alami di masa lalu.
“Ilmu Memeluk Anak” Merupakan kumpulan tiga puluh kisah pengalaman pengasuhan yang terinspirasi dari Ibu Elly Risman. Berbagai cerita dengan latar masalah yang berbeda, dalam menghadapi anak dengan beragam usia dapat kita temukan di dalamnya. Dengan ilmu-ilmu yang diperkenalkan Ibu Elly Risman seperti memahami perasaan orang lain dengan memperhatikan Bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan intonasi, ternyata berdasarkan pengalaman Ibu Perwitasari, yang juga turut membagi pengalaman parenting nya dalam buku ini, cara tersebut secara ajaib dapat membuat anak-anak menjadi lebih “jinak”. Sehingga anak-anak lebih mudah diajak bekerja sama. Selain itu, hal lain seperti “rumus” BMM-K yang merupakan kepanjangan dari Berpikir, Memilih, Memutuskan, dan Konsekwensi yang diterapkan orang tua kepada anak pun dapat membuat anak menjadi lebih dewasa dalam menyikapi setiap permasalahan yang dihadapinya. Dan masih banyak lagi pengalaman pengasuhan lainnya yang terinspirasi dari Ibu Elly Risman.
Melalui kisah-kisah inspiratif tersebutlah pembaca dapat menerapkan berbagai ilmu parenting yang diajarkan oleh Ibu Elly Risman. Ilmu parenting yang disajikan dengan kisah inspiratif merupakan cara ampuh bagi orang tua yang ingin belajar memahami bagaimana penerapan teori atau ilmu pengasuhan yang tepat.
Penulis : Stephen Post, Ph.D.
Penerbit : Kaifa
Halaman : 411
Tahun : 2011
Pada cover buku ini, ada tulisan menarik dari seorang penulis juga yaitu Arvan Pradiansyah yang memberikan comment "buku ini akan mengubah hidup siapa saja yang membacanya .... dan kita tak akan pernah melewatkan satu saat pun tanpa berbuat kebaikan". Tulisan itu lah yang mengawali saya ingin membaca buku ini dan membuat reviewnya. Sebenarnya lebih jauh lagi, pembaca ingin membuktikan apakah buku ini memang benar-benar akan merubah hidup saya menjadi lebih baik lagi. menelaah sekilas tentang buku ini, sepertinya penulis ingin mengajak pembaca untuk bisa hidup lebih bahagia, lebih sehat, dan memiliki umur panjang ? dengan satu kata rahasia yaitu MEMBERILAH !
Buku ini mencoba mengangkat sebuah penelitian ilmiah yang menyimpulkan jika kita sering memberi, terutama sejak muda, tingkat kepuasan hidup, penghargaan diri, dan kesehatan fisik kita akan meningkat secara tajam. yang lebih luar biasa, memberi terkait dengan sifat yang mendukung kesuksesan : kompetensi sosial, empati, dan emosi positif.
Pada awal buku ini menjelaskan tentang bagaimana "memberi" dapat menjadi kekuatan yang paling besar di dunia ini, beserta alasan dan hasil riset yang sudah diujicobakan. setelah mengenal kata kunci dari keuksesan tersebut, buku ini mengajarkan tentang 10 cara memberi yang dapat anda terapkan setiap harinya, dengan bersyukur, generativitas (menumbuhkan orang lain), memaafkan, keberanian, humor, respek, welas asih, setia, mendengarkan dan kreativitas. tidak berhenti disana, buku ini menunjukan sebuah ukuran atau skala dari cinta dan umur panjang yang mencerminkan filosofi hidup, kelebihan, dan kelemahan kita.
Pada akhir bab ini menjelaskan tentang pentingnya berbuat baik, hidup sejahtera dan program hidup anda. Tidak ada kata terlambat untuk membuat perubahan. Apakah kita sudah sampai ? itu adalah pertanyaan yang kita semua tanyakan. Jawabannya adalah cinta. Cinta adalah untuk Anda, dari Anda dan Karena Anda. Berikanlah !
Dengan memanfaatkan isi dari buku ini, yang juga berisi tentang panduan dan bagaimana cara mengukur kesetiaan, rela memberi, dan sebagainya. Bisa membantu kita untuk menciptakan rencana khusus untuk mewujudkan kehidupan yang lebih murah hati. Awalilah dari hari ini, kehidupan yang lebih sehat, dan bahagia menanti Anda.
Buku ini layak dibaca oleh Anda **** terutama bagi Anda yang terlalu sulit untuk memberi !
Penulis : Fu'ad Asy Syalhub
Penerbit : Gema Insani
Halaman : 178
Tahun : 2006
Buku ini mencoba untuk merangkum berbagai keteladanan Rasulullah saw. Sebagai seorang guru dengan merujuk berbagai hadist saat beliau membimbing umat. pada awal pendahuluan buku ini menjelasakan tentang betapa mulia pekerjaan seorang guru atau pengajar. Semakin tinggi dan bermanfaat materi ilmu yang diajarkan, maka yang mengajarkannya semakin mulia dan tinggi derajatnya. semulia-mulia ilmu adalah ilmu syariah, kemudian ilmu-ilmu lain menurut kadarnya. Jika seorang guru mengikhlaskan amalnya karena Allah, maka akan memberi manfaat kepada manusia dengan amalnya itu karena mengajarkan kebaikan kepada mereka.
Pada bahasan selanjutnya, buku ini terlebih dahulu menguatkan tentang sifat-sifat yang harus dipelihara oleh seorang guru, diantaranya adalah sebagai berikut :
Mengikhlaskan ilmu kepada Allah
Kejujuran seorang guru
Kesesuaian perkataan dan perbuatan
Adil dan Egaliter
Menghiasi diri dengan akhlak mulia
Ketawadhuan seorang guru
Keberanian seorang guru
Canda guru kepada murid-muridnya
Sabar dan menahan amarah
Menghindari ucapan kotor dan keji.
Guru meminta bantuan orang lain
Demikianlah sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam buku ini. lebih jauh lagi buku ini juga menjelaskan tentang bagaimana tugas dan tanggung jawab seorang guru serta mengajarkan tentang metode dan teknik pengajaran ala Rasulullah saw. Guru adalah pembawa obor peradaban. Posisinya sebagai penyampai ilmu, pencerdas bangsa, memang ibarat cahaya dalam kegelapan. sosok dan perilakunya bahkan mengajarkan lebih banyak daripada materi pelajaran yang disampaikan. Rasulullah saw adalah seorang guru. bahkan beliau adalah guru peradaban, karena terbukti risalah islam mampu tampil dalam gelapnya kejahilan.
Walaupun anda bukan seorang guru, sudah sangat layak anda membaca buku ini, begitu banyak tuntunan hidup dari Rasulullah saw di buku ini yang bisa menjadi bekal kita dalam mengajarkan siapapun yang berada disekitar anda untuk berkontribusi positif dalam membangun peradaban yang lebih baik. Apalagi anda seorang guru, sudah sepantasnya anda membaca buku ini, karena pada siapa lagi pribadi guru yang sejati yang kita tiru, kalau bukan dari Rasulullah saw. Sudah selayaknya guru menanggalkan keinginan mengajar hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, melainkan lebih dari itu, guru selayaknya memiliki cita-cita besar untutuk membangun peradaban yang lebih baik.
Penulis : Brian Clegg & Paul
Penerbit : Erlangga
Halaman : 192
Tahun : 2001
Dalam buku ini menekankan betapa pentingnya sebuah organisasi untuk senantiasa mengedepankan kreativitas jika tidak mau mengalami sebuah kegagalan. Tanpa kreativitas hanya sedikit organisasi yang hidup sekarang akan tetap beroprasi beberapa tahun lagi. Tanpa sebuah kreativitas maka kita akan menggunakan cara-cara usang untuk mengatasi berbagai masalah. Padahal permasalahan tersebut ters berkembang menyesuaikan jamannya. Mengawali pembahasan pertama dalam buku ini, pembaca akan diarahkan untuk mengenal apa itu kretivitas dan bagaimana teknik memunculkan dan mengembangkan sebuah kreativitas.
Menurut Brian Clegg (2001, hlm. 6) kreativitas adalah hal-hal umum untuk hal-hal yang berkaitan, pada umumnya dimiliki secara alamiah. Sesuatu hal yang sifatnya baru dan agak berbeda dengan yang ada sebelumnya. Dalam dunia pendidikan, kreativitas terkadang kurang disukai karena melawan hasil yang diinginkan oleg Guru. Suka tidak suka, sistem pendidikan kita sebagian besar di desain untuk membuat anak-anak dapat menempuh ujian. Berarti membuat mereka memberikan jawaban yang sesuai dengan yang diinginkan pengujinya.
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kreativitas Anda dengan cepat adalah jangan menghancurkan gagasan baru anda dengan penerapan penilaian praktis, Jika setiap orang belum siap mencetuskan gagasan yang mereka pikir aneh, tetapi mereka tahu bahwa gagasan tersebut tidak akan ditertawakan, anda belum memiliki tim yang kreatif.
Menurut buku ini, musuh utama dari kreativitas adalah wawasan yang sempit dan inspirasi yang dangkal. Terkadang kita telah banyak mengetahui tentang begitu banyak pengetahuan untuk melakukan sesuatu, tetapi masih saja mengikuti jalan yang sama, atau kita belum mendapat suatu visi untuk melihat sesuatu yang baru.
Lebih detail tentang bagaimana teknik mengembangkan kreativias, dalam buku ini banyak diuraikan contoh-contoh yang menarik dan cukup aplikatif pada bab 4 tentang apa pertanyaannya ? dan bab 5 tentang apa jawabannya ?. hal ini menjelaskan tentang apa permasalahannya, kemudian bagaimana menjawab permasalahannya tersebut.
Buku ini cukup direkomendasi *** untuk anda yang selalu ingin berinovasi !
Penulis : Aldilla Dharma
Penerbit : qultumedia
Halaman : 202 halaman
Cetakan ketigabelas : 2017
Banyak kutipan dan quote-quote keren saat membaca buku ini. Membuat terdiam sejenak ketika menyelesaikan bab demi bab. Ada benarnya juga. Rasanya seperti diingatkan kembali terhadap apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidup kita di dunia ini. Biasa sih, tapi coba saja baca sampai selesai. Anda akan pada kesimpulan “Ya, saya tidak boleh menyerah” Kenapa?
“Jangan pernah menyerah” adalah sebuah karya Aldillah Dharma dengan tebal halaman buku sebanyak 202 halaman.
Dalam buku tersebut di jelaskan bahwa kita hidup seperti sebuah siklus : Lahir > tumbuh> sekolah > kerja > menikah > menjadi orang tua > tumbuh tua > mati.
Manusia berasal dari Allah dan kelak akan kembali kepada Allah. Berasal dan kembali adalah hal yang pasti, namun yang belum tentu adalah bagaimana nanti kita akan kembali.
Dalam hidup, menurut buku tersebut adalah bahwa hidup jangan hanya sekedar hidup. Menurut Buya Hamka yang tertoreh di buku tersebut “Kalau hidup sekedar hidup , babi di hutan juga hidup. Kalau kerja sekedar kerja, kera juga bekerja”
Menurut penulis, sekedar kerja dan sekedar hidup adalah gambaran dari keadaan seseorang yang malas berpikir. Kita semua adalah pemegang mandat kehidupan, jadi menurutnya janganlah cuma menjadi penumpang dalam mengarungi kehidupan, tetapi harus mampu juga menjadi drivernya.
Yang juga menarik dalam membaca buku tersebut adalah adanya kalimat “ketika engkau tidak mengetahui harus memulai dari mana untuk memperbaiki diri maka mulailah untuk memperbaiki shalatmu” Brilian. Sangat brilian menurut saya. Ketika kita dihadapkan pada sebuah kegalauan hidup dan harus merubah atau mengawali semua ini dari mana, jawabannya sederhana, mulailah dengan memperbaiki shalatmu. Berapa banyak dari kita yang sholat hanya cuma sekedar menggugurkan kewajiban sehingga tidak jarang kita mengabaikan tuma’ninah. So, menurut penulis perbaiki shalatmu sebelum memperbaiki hidupmu. Simpel bukan?
Dalam buku tersebut penulis juga secara gamplang membahas tentang hijrah. Yah, hijrah. Hijrah adalah berpindah, dari satu tempat menuju ke tempat yang lain. Kata hijrah berasal dari Bahasa Arab yang berarti meninggalkan, menjauhkan diri, dan berpindah tempat. Dalam kontek sejarah hijrah, hijrah adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan Nabi saw bersama para sahabat beliau dari Mekah menuju Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakan risalah Allah, berupa akidah dan syariat Islam.
Dengan merujuk kepada hijrah yang dilakukan Rasulullah saw tersebut sebagian ulama ada yang mengartikan bahwa hijrah adalah keluar dari darul kufur menuju Islam
Keluar dari kekufuran menuju keimanan
Keluar dari keburukan menuju kebaikan
Keluar dari kegelapan menuju cahaya
Keluar daru keterpurukan menuju keberhasilan
Keluar dari kemaksiatan menuju kemaslahatan
Jangan pernah menyerah adalah sebuah kalimat yang memiliki makna lain dari kalimat jangan takut gagal. Hanya orang-orang yang berani gagal total yang akan meraih sukses total. Menurut Thomas Alva Edison, “Banyak orang yang sebenanya sudah sangat dekat dengan kesuksesan namun sayang, mereka kemudian menyerah.
Jadi jangan lewatkan buku karya Aldilla Dharma yang berjudul jangan menyerah. Saya tidak tengah promosi lho, tetapi tengah berbagi pengalaman dan sebuah virus semangat ketika anda memutuskan untuk membaca buku tersebut.
Saya,
Ahmad
Guru Matematika Kelas 11
Penulis : Shakil Ahmad Khan dan Wasim Ahmad
Penerbit : Mizania (PT. Mizan Pustaka)
Halaman : 233 halaman
Tahun : 2010
Buku ini saya dapatkan sekitar dua bulan yang lalu dari perpustakaan Al Kausar. Alasan mengapa saya tertarik meminjam buku ini adalah ingin mengetahui apa saja yang termasuk gibah, akibat dari perbuatan gibah atau bahkan jangan-jangan selama ini kita sering melakukan gibah tanpa kita sadari (karena ketidaktahuan kita).
Bagian awal dalam buku ini menceritakan tentang larangan gibah. Yang mana di dalam buku ini disebutkan bahwa gibah merupakan dosa besar yang pelakunya diharuskan untuk melakukan pertaubatan kepada Allah. Dalam buku ini pula disebutkan bahwa gibah terjadi karena penggunaan tutur lisan yang tidak terkendali. Lidah merupakan anugerah Allah, meskipun bentuknya kecil tetapi dapat menimbulkan kejahatan yang sangat besar.
Pada bagian selanjutnya menceritakan tentang Ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan gibah, disini disebutkan beberapa ayat alquran tentang gibah antara lain :
· Q.S Al-Ahzab (33) : 70-71
· Q.S Al-Humazah (104) : 1
· Q.S Al-hujurat (49) : 12
· Q.S Al-qalam (68) : 10-11
Dan masih banyak lagi ayat-ayat Alquran yang lain yang ditulis dalam buku ini.
Menceritakan seseorang disaat yang bersangkutan tidak ada adalah perbuatan yang dilarang karena orang tersebut tidak ada kesempatan untuk membela diri ketika berita itu tidak benar. Andai kata yang yang diceritakan itu benar maka sebenarnya kita sedang menggunjing, apalagi jika yang diceritakan itu tidak benar maka itu merupakan Fitnah. Baik pergunjingan maupun fitnah adalah perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT.
Karena perbuatan gibah sangat berbahaya, bahkan orang yang kebetulan sedang berada dilingkungan/orang-orang yang sedang bergibah dan sekedar diam (pasif) mendengarkanpun itu dilarang. Maka diwajibkan bagi orang tersebut untuk meninggalkannya, menyela obrolan atau mengganti topik pembicaraan.
Karena gibah adalah perbuatan terlarang dan merupakan dosa besar, maka kita sebagai manusia beriman hendaknya selalu memohon dan minta pertolongan kepada Allah agar selalu diberikan petunjuk untuk selalu bertutur kata yang baik. Maka dari itu diakhir buku ini ditulis salah satu ayat Alquran tentang permohonan kepada Allah, yaitu :
Dan diantara mereka ada yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan didunia dan kebaikan diakhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka”. (Q.S Al-baqarah [2] : 201)
Penulis : Mohammad Fauzil Adhim
Penerbit : Mitra Pustaka
Ketebalan : 190 halaman
Tahun Terbit : 1996
Oleh : Mahani
Awalnya saya mengumpulkan buku-buku parenting karya Muhammad Fauzil Adhim karena ia adalah seorang penulis yang konsen pada pembentukkan aqidah anak sebelum yang lainnya dikenalkan kepada anak, dan juga sebagai persiapan diri menjadi seorang istri dan ibu para Hufadzul Quran.
Awal membacanya sudah membuat saya penasaran, kenapa judulnya “Salahnya Kodok”. Apa hubungannya dengan parenting?
Setelah saya membaca buku ini ternyata dia kecil-kecil berbobot. Saya menemukan banyak ilmu baru yang belum saya ketahui. Ternyata anak umur 4 bulan sudah bisa diajarkan untuk membaca, tahapan buku-buku apa saja yang sesuai dengan usianya dan penerbit-penerbit yang “aman” untuk aqidah anak kita kelak.
Buku ini juga mengajarkan bagaimana merangsang dan memacu anak untuk berfikir kreatif dengan memberikan contoh-contoh yang mudah kita terapkan. Ternyata banyak sekali kesalahan-kesalahan kita sebagai orangtua dalam mendidik anak-anak selama ini, contoh sederhananya adalah mendatangkan guru privat di rumah dan menjadikan guru sekolahnya sebagai guru privatnya.
Yang menarik, buku ini tidak mendukung pemberian ASI dengan media botol. ASI dengan cara seperti ini disebut oleh penulis sebagai ASI Instan. ASI Instan hanya memberikan sedikit sekali keuntungan daripada kerugiannya. Keuntungan yang diperoleh oleh bayi hanya gizi saja, tapi kerugiannya sangat banyak, diantaranya:
1. Resiko obesitas
Ibu atau pembantu tidak bisa secara otomatis menakar kebutuhan bayi terhadap zat makanan, sehingga sejauh botol masih berisi ASI Instan, bayi akan tetap menyusu sekalipun ia sudah tidak membutuhkannya
2. Memudahkan anak untuk tersedak
ASI Instan yang dimasukkan kedalam botol akan keluar begitu saja seperti air yang mengalir.
3. Tidak merangsang pertumbuhan gigi
4. Tidak mengembangkan daya hisap bayi karena tidak ada usaha bayi dalam penyerapannya
5. Kerugian yang sangat serius adalah perkembangan akhlak anak.
Tidak adanya keterlibatan psikologis yang positif, tidak adanya komunikasi yang memiliki sentuhan kemanusiaan dengan lingkungannya dan yang lebih menakutkan, kesalahan pertama kita sudah kita lakukan tanpa kita sadari, kita sudah mengenalkan kepada anak kita lingkungan yang serba keras yaitu botol susu.
Maha benar Allah dengan segala firman-Nya yang menganjurkan bagi para ibu untuk menyusui langsung anak-anaknya, karena banyak sekali hikmah didalamnya yang terungkap sekarang.
Kesimpulan terpenting yang saya dapat dalam memahami aqidah adalah " انظر من قال ولا تنظر ما قال "
Lihatlah siapa yang menyampaikan, jangan melihat apa yang disampaikannya.
meskipun jika secara akal sehat itu tidak masuk akal tapi kalau Allah atau Rosul-Nya yang mengatakan maka kerjakan tanpa bertanya. Karena Khalik mengetahui yang terbaik untuk makhluk-Nya.
Masih banyak sekali ilmu yang tidak bisa saya sampaikan disini. Pokoknya buku ini sangat menarik untuk menjadi ibu hebat bagi anak-anaknya kelak. Temukan keajaiban-keajaiban didalamnya. Selamat Membaca
Penyusun : Taufik Rahman, dkk
Penerbit : Hikmah (PT. Mizan Publika), 2008
Page : xx + 281
Buku ini saya pinjam dari kelas 7.2, saya tidak mengetahui apakah buku ini tersedia di AlKausar Library atau tidak. Saya tertarik untuk membacanya karena ingin mengetahui seperti apa sebenarnya seorang Barrack Obama.
Buku ini terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:
(1) Obama, Misteri dibalik Pesona
(2) Obama, Menelusuri isu-isu sensitif
(3) Obama, Pikiran dan Ucapan.
Barrack Hussein Obama (47 th) sudah “terpilih” sebagai Presiden Amerika Serikat di Jakarta pada simulasi Pilpres Kedubes AS di Jakarta Februari 2008. Pilpres nya sendiri baru akan dilaksanakan pada November 2008. Publikasi media yang susul menyusul bahwa Obama pernah tinggal di Indonesia, pernah masuk SD di Jakarta, dan punya adik se-ibu beda ayah yang berdarah Jawa, telah menambah ikatan emosional tersendiri terhadap publik Indonesia.
Barrack H. Obama lahir pada tanggal 4 Agustus 1961 di Quenn’s Medical Center, Honolulu, Hawaii. Ayahnya, Barrack H. Obama Sr, pria kulit hitam yang berasal dari Nyangoma – Kogelo, distrik Siaya, Kenya. Ibunya, Shirley Ann Dunham, wanita kulit putih, keturunan suku Cheroke, berasal dari Wichita, Kansas, AS. Obama menikahi Michelle Robinson (44 th) yang juga seorang Doktor Hukum lulusan Universitas Harvard. Orang tua Obama berpisah saat Obama berusia 2 th. Ibunya menikah lagi dengan Lolo Soetoro (berkebangsaan Indonesia). Obama tinggal di Indonesia selama ± 5 th.
Barrack H. Obama merupakan calon Presiden AS nyaris sempurna mewakili publik minoritas AS. Mulai dari perawakan sebagai orang kulit hitam, namanya yang kearab-araban, laar belakang keturunan sebagai warga Afrika-Amerika, keanggotaannya sebagai jemaat Gereja Kristen Trinitas, sampai dengan berbagai gagasan politik yang dikampanyekannya yang sebagian menunjukkan cara dan isi yang berbeda dengan mainstream politik Amerika pada umumnya.
Sebagian orang khawatir, jika kelak ia menjadi Presiden, nama tengahnya “Hussein” akan menjadi masalah karena sama dengan nama belakang diktator Irak “Saddam Hussein”. Beredar surat elekronik mengenai status dirinya sebagai seorang muslim dan menghubungkan dirinya dengan agenda penghancuran AS melalui gerakan terorisme Islam. Teka-teki ke-Islam-an Obama dalam banyak ulasan para pengamat, lawan-lawan politiknya, menjadi issue yang cukup hangat.
“APAKAH OBAMA PERNAH MENJADI MUSLIM?”
Daniel Pipes, Direktur Forum Timur Tengah dalam sebuah artikel bertajuk “Obama dan Islam” edisi 26 Desember 2007 menuliskan keterangan resmi juru kampanye Obama dan menegaskan bahwa: “Obama bukanlah seorang muslim dan tidak pernah menjadi seorang muslim. Obama tidak pernah sholat di Masjid, dia tidak pernah menjadi muslim, tidak juga tertarik menjadi muslim, dan berkomitmen penuh sebagai seorang Kristen”
Membaca buku ini, saya menilai bahwa AS tidak akan pernah membiarkan dan mengijinkan seseorang yang Muslim menjadi pemimpin (Presiden) nya. Untuk apa Obama dan Tim suksesnya sibuk meng-counter isssue Muslim, karena sudah pasti Ia akan kalah jika latar belakangnya terkait dengan hal-hal yang berbau Islam.
Membaca fakta-fakta ini, maka pikiran saya terbawa ke PILGUB DKI JAKARTA. Bagaimana mungkin umat Islam yang mayoritas di DKI membiarkan dan memilih seorang pemimpin dari kalangan NON MUSLIM.
Penulis : Thomas R Hoerr
Penerbit : Kaifa
Tahun : 2007
Halaman : 253
Berangkat dari definisi bahwa kecerdasan adalah kemampuan untuk menyelesaikan masalah atau menciptakan sesuatu yang bernilai dalam suatu budaya, Gardner mengembangkan seperangkat kriteria untuk menentukan serangkaian kecakapan yang membangun kecerdasan. Gardner berkesimpulan bahwa ada lebih banyak kecerdasan daripada yang direkomendasikan oleh tes IQ dan yang biasa dihargai.
Dalam buku ini penulis menjelaskan terkait tipe-tipe kecerdasan menurut Gardner kedalam 8 kecerdasan majemuk, yang terdiri dari :
Kecerdasan Bahasa
Kecerdasan Logika Matematika
Kecerdasan Musikal
Kecerdasan Kinestesis Tubuh
Kecerdasan Spasial
Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan Intrapersonal
Pada dasarnya, terori ini ingin menegaskan bahwa semua anak memiliki kelebihan. Adapun penerapan Kecerdasan Majemeuk (KM) dimulai dari kelompok baca yang mempresentasikan buku yang berjudul Frames of mind (Gardner, 1983), mengajak semua orang ikut serta, menyesuaikan kurikulum dan kegiatan belajar mengajar, mendidik semua stakeholder, ukurlah apa yang hendak dihargai, perubahan sistem penilaian, membangun hubungan dengan orang tua siswa, mengembangkan kolegialitas.
Dalam buku ini menunjukan berbagai bukti bahwa teori multiple intellegences telah membuat New City School di St. Louis, Amerika Serikat, dapat menjalankannya secara kreatif dan memberdayakan. Selain dari itu, dengan membaca buku ini, kita merasakan bahwa setiap anak didik itu memiliki keunikan dan cerdas, tidak ada siswa yang tidak berpotensi dan dapat digarap menjadi secara luar biasa melalui pendidikan berbasis KM.
Buku ini direkomendasikan untuk dibaca ***
Penulis : Prof. Dr. Elfrindi, SE, M.A. dkk
Penerbit : BADUOSE MEDIA
Tahun : 2010
Halaman : 268
Buku ini menyiapkan bagaimana generasi pendidik, guru, dosen, dan orang tua mampu mengantisipasi lebih awal begitu pentingnya proses pembentukan karakter anak 'character building' agar mereka memiliki soft skiills dan siap untuk berada ditengah masyarakat. Menariknya buku ini membahas tentang generasi anomaly, ranah pendidikan, soft skill secara lebih mendalam, bagaimana mengasah soft skills, membangun keterampilan mengajar, gerakan untuk mewujudkan Holistic Soft Skills dan belajar bersama Rasulullah.
Diawal bab dalam buku ini, menampilkan data-data terkait perkembangan pendidikan di Indonesia, yang rata-rata masih sangat memprihatinkan, berada pada urutan hampir peringkat terakhir 39 dari 44 negara yang di survey. Salah satu penyebab dari permasalahan tersebut dalam buku ini, mencoba menguraikannya dengan membandingkan biaya pendidikan yang dikeluarkan rumah tangga di negara Asia Timur (negara maju) dapat mencapai sekitar 1,5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan penyediaan anggaran pendidikan oleh pemerintah. Sedangkan di Indonesia rata-rata pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan tidak jauh beda jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran rumah tangga untuk tembakau.
Dalam berbagai kajian terkait peran soft skills terhadap kesuksesan seseorang mencapai 78-82%. Dari 19 kecerdasan yang diuji, ranking 1-7 adalah soft skills. Kecerdasan komunikasi, jujur, Etos kerja, Motivasi dll. Sementara ilmu dan keterampilan merupaan ranking 8 dan 9.
Dalam membahas tentang bagaimana mewujudkan soft skills dalam bentuk oprasional para pendidik diarahkan untuk membuat gerakan 4 O, yaitu :
1. Olah Otak : Pemahaman tentang bidang tertentu
2. Olah Hati : Kepekaan dan perasaan yang tinggi dan bermartabat
3. Olah Raga : Sportif, badan yang bugar, dan organ tubuh yang berfungsi dengan baik
4. Olah Batin : Meningkatkan Keimanan
Menurut kami, buku ini sangat layak untuk dibaca. Bahkan berbagai konsep dan praktek pengembangan soft skills bisa diaplikasikan kedalam lembaga pendidikan seperti sekolah sehingga menjadi sekolah unggul.
Penulis : Said Abd Al'Azhim
Penerbit : Misbah Em Majidy
Tahun : 2008
Halaman : 302 + xxviii
Kekayaan dan Kebahagiaan, pasti semua orang mengharapkannya. Berbagai macam cara dilakukan untuk mewujudkan kekayaan dan kebahagiaan. Tidak jarang untuk mewujudkannya orang menghalalakan berbagai macam cara. Islam tidak melarang umatnya untuk kaya dan bahagia, bahkan umat dianjurkan untuk kaya dan bahagia. Akan tetapi cara yang ditempuh haruslah memperhatikan kaidah-kaidah syariat Islam diperbolehkan. Islam menghendaki umatnya agar tidak hanya kaya dan bahagia di dunia tetapi juga kelak di akherat. Kekayaan dan kebahagiaan di dunia ini hanyalah bersifat semu dan sementara. Sedangkan kekayaan dan kebahagiaan akherat kekal selama lamanya.
Di dalam buku ini dikupas secara rinci kunci-kunci kekakayaan dan kebahagiaan yang tidak hanya untuk di dunia tetapi kekayaan dan kebahagiaan yang hakiki di akherat. Ada 11 Rahasia pembuka pintu -pintu kekayaan dan 13 ahasia pembuka pintu -pintu kebahagiaan yang dituliskan dalam buku ini.
11 Rahasia Pembuka pintu-pintu kekayaan tersebut yakni:
Memiliki Rasa Takut kepada Allah
Selalu bersyukur kepada Allah
Berbakti kepada kedua orang tua dan silaturahmi
Memiliki obsesi menunaikan Haji dan Umrah
Menikah
Berdoa
Giat mengingat Allah
Tidak berhenti mohon ampun kepada Allah
Membayar zakat dan mengeluarkan sedekah
Berjuang dijalan Allah
Meninggalkan Maksiat
13 Rahasia pembuka pintu - pintu kebahagian tersebut yakni
1. Mengkaji dan meneladani jejak Kehidupan Rasulullah
2. Menelaah Perilaku kehidupan para sahabat dan para Tabi'in
3. Bertawakal kepada Allah
4. Menginmani Qadha dan Qadar Allah
5. Memahami hakikat Iman kepada Allah dan Hari Akhir
6. Menempatkan Dunia sebagai Altar Ujian dan Allah sebagai Tujuan Utama kehidupan
7. Menafakuri Tanda-tanda Kekuasaan Allah
8. Memandang kepada yang Hidupnya kurang mampu
9. Selalu memohon petunjuk dan jalan keluar pada masa sulit
10. Berperilaku zuhud
11. Mengutamakan Kehidupan sederhana
12. Bersikap qonaah dan Menahan diri dari dosa
13. Ikhlas menerima cobaan hidup dan tetap teguh di jalan Allah
Setiap poin-poin tersebut diurakan dengan jelas. Penulis memperkuat setiap poinnya dengan ayat Al Quran dan hadist Nabi. Tidak jarang penulis juga menggambarkan kehidupan rasulullah dan para sahabat untuk semakin memberikan penekanan setiap poin yang dibahas. Sudah selayaknya buku ini kita baca agar tercapai kekayaan dan kebahagiaa yang haqiqi.
Ade Ferdian
Penulis : Jamal Ma'mur Asmani
Penerbit : Power Books (Ihdina), Yogyakarta
Tahun : 2009
Halaman : 274
Profesional guru sangat penting, untuk mengikis kesan negative yang mengarah pada guru. Guru harus mampu membuktikan dirinya sebagai sosok pembaru yang dinamis, responsive, progesif, produktif dan kompetitif. Hal ini tidak bisa ditunda-tunda, mengingat tantangan globlisasi sudah sedemikian dahsyatnya di depan mata.
Menurut Sambas (2009), globalisasi merambat pasti dalam beragam aspek kehidupan manusia. Dunia pendidikan pun tak luput dari pengaruhnya.
Untuk memenui kebutuhan perubahan global, metode pembelajaran yang dilaksanakan guru harus membuat murid mampu memikul tanggung jawab mereka sendiri, membangun pengetahuan berdasarkan pemahaman mereka, dan membentuk nilai-nilai kehidupan serta opini yang dapat dipertanggungjawabkan. Inilah tantangan sekaligus peran guru dalam menciptakan edukasi yang sepadan untuk generasi penerus di kelasnya.
Era globalisasi dengan berbagai tantangan yang ada meniscayakan guru proaktif mengejar informasi, memperluas cakrawala wawasan dan pemikiran, mengembangkan relasi fungsional dan professional, melakukan social action dalam rangka melakukan perubahan sesuai cita-cita yang diharapkan, dan meningkatkan kualitas pembelajaran secara konsisten, akseleratif dan intensif.
Guru dengan standar internasional itulah tantangan maha berat yang ada di depan mata. Guru dengan kualitas internasional menjadi harapan besar bagi negeri ini untuk mampu melahirkan kader-kader muda yang berkualitas pada level global dan siap menjadi seorang pemenang dalam kompetisi ketat.
Pengembangan kualitas guru menjadi tanggung jawab semua pihak, guru sendiri, pemerintah, lembaga pendidikan, perusahaan, lembaga swasta dan masyarakat umum. Guru sendiri harus berjuang semaksimal mungkin, meningkatkan kualitasnya. Peningkatan kompetensi guru terus menerus sepanjang hidupnya menjadi starting point, menjadi guru internasional yang didambakan negeri ini.
Guru adalah profesi mulia. Dia memegang peranan signifikan dalam melahirkan satu generasi yang menentukan perjalanan manusia. Profesional guru menjadi sebuah keharusan sejarah. Tanpa adanya profesionalitas, guru terancam tidak mampu mencapai tujuan mulia yang diembannya dalam menciptakan perubahan masa depan. Kompetensi menjadi syarat mutlak menuju profesionalitas di atas. Kompetensi ini merupakan gambaran hakikat kualitatif dari perilaku seseorang.
Kompetensi merupakan satu kesatuan yang utuh yang menggambarkan potensi, pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang di nilai, yang terkait dengan profesi tertentu berkenaan dengan bagian-bagian yang dapat diaktualisasikan dan diwujudkan dalam bentuk tindakan atau kinerja untuk menjalankan profesi tertentu.
Mengembangkan potensi bagi guru menjadi keharusan, karena tugasnya adalah mendidik anak didik dengan pengetahuan dan kearifan. Menurut Hasyim Ashari (2008), guru yang cerah masa depannya adalah mereka yang memenuhi tiga hal, yaitu :
1. guru yang kreatif memanfaatkan potensi,
2. guru yang kreatif dapat mengelola waktu luangnya dengan kegiatan-kegiatan yang produktif,
3. guru yang berani membuat “lompatan dalam hidup” dengan berwirausaha.
Kompetensi guru akan mengantarkannya menjadi guru professional yang diidamkan oleh anak didik. Menurut Bahtiar Malingi (2009) ---sesuai Undang-undang Republik Indonesia nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen---guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Kompetensi guru sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 8 UU Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005, meliputi :
1. Kompetensi pedagogis
2. Kompetensi kepribadian
3. Kompetensi sosial
4. Kompetensi professional
5. Kompetensi moral
6. Kompetensi global
7. Kompetensi Renaisans
Tujuh kompetensi di atas seyogyanya menyatu dalam jiwa seorang guru. Dengan tujuh kompetensi inilah proses pembelajaran akan berlangsung menyenangkan, berkualitas dan mempunyai nilai efektivitas yang tinggi dalam memunculkan semangat belajar anak didik, menanamkan cita-cita tinggi, konsisten, dan komitmen dalam meraihnya.
Oleh Khodijah Cameliatuzzahra
Ketika membaca judulnya "menjadi guru gila" bayangan saya langsung tertuju pada hal-hal aneh, konyol, gokil pokoknya anti mainstream lah yang bisa dilakukan oleh guru tapi setelah membaca bukunya ternyata...oh ternyata tidak semua bayangan saya itu benar tapi banyak benernya. Buku ini menguraikan sembilan kegilaan yang bisa dilakukan guru, yang membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.. apa sajakah itu:
Guru pemimpi
Guru gagal
Guru kompetitor
Guru pembeda
Guru Networker
Guru Unperfect
Guru Kelas Menengah
Guru Pengeluh
Guru Unsuccess
Nah..penasaran kan isi tiap capternya, meskipun judul capternya aneh tapi buku ini disusun dengan kalimat yang sederhana, komunikatif dan gampang dicerna. Di akhir capter buku ini menampilkan tokoh guru-guru crazy yang sangat menginpirasi seperti Brad Cohen, seorang guru yang belajar dari kekurangannya. Ada lagi bu Jumilah seorang guru yang tak tamat SD tapi bisa mendapatkan penghargaan anugerah peduli pendidikan 2012 untuk kategori inovator pendidikan dan tokoh lainnya yang kreatif dan menginspirasi..
Guru-guru inilah yang akhirnya kita labeli guru gila. Guru yang mampu melakukan perubahan luar biasa walau kadang dipandang sebelah mata. Tetapi mereka tetap semangat.
Buku ini ditutup dengan epilog Jadilah Guru merdekaaaa....penasaran? yuk baca bukunya...
Penulis : Izzatul Jannah – Irfan Hidayatullah
Penerbit : Arkan Leema; Bandung
Tahun : 2009
Hal : 150 p
Buku ini menceritakan kehidupan suami-istri : Wirianingsih dan Mutaminul Ula. Mulai saat awal pernikahan mereka hingga membesarkan putra-putri mereka yang semuanya Hafidz Qur’an. Wirianingsih (Wiwi) dan Mutaminul (Tamim) dibesarkan dalam suasana keIslaman yang kental, Al Qur’an telah menjadi pegangan hidup mereka. Mereka bertemu dan sama-sama terlibat aktif dalam organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII). Sejak awal menikah mereka telah berkomitmen untuk mendidik putra-putri mereka mencintai dan menghafal Al Qur’an.
Pada awalnya anak-anak mereka merasakan adanya tuntutan, tekanan, dan keterpaksaan. Tetapi seiring waktu, anak-anak mereka merasakan banyak manfaatnya. Anak-anak mereka merasa bahwa mereka terjaga dari pergaulan negatif dan merasakan bahwa banyak kemudahan dalam hidup mereka karena mereka menjadi penghafal Qur’an. Wiwi dan Tamim memilih sekolah yang muatan kurikulum tahfidznya lebih banyak. Ketika memasuki bangku perkuliahan, barulah mereka memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih.
Ada 5 strategi yang diterapkan oleh pasangan Wiwi dan Tamim dalam membimbing anak-anak mereka menjadi Hafidz Qur’an yaitu:
1. Memilih penguat yang efektif
2. Memilih penguat langsung dan tepat waktu
3. Menggunakan perjanjian/komitmen bersama
4. Keteladanan, Kedisiplinan, Konsistensi, Kontrol yang baik
5. Do’a dan kesabaran
Wiwi dan Tamim menggunakan metode tasmi’ sorogan karena metode ini dirasakan mampu menjadikan hafalan masuk dalam short term dan long term memory. Selain itu, untuk membimbing dan membentuk anak-anak yang hafidz Qur’an maka Wiwi dan Tamim juga menerapkan beberapa metode ini :
1. Mengenalkan dan Mengajarkan Baca Qur’an sejak dini
2. Melakukan Repetisi
3. Masukkan anak dalam sekolah yang menjadikan Tahfiz sebagai Program utama
4. Ajarkan Fadhilah Qur’an keika anak beranjak remaja
5. Orang tua menjadi teladan utama
Bagi bapak/Ibu yang ingin mencoba mengikuti jejak ibu Wiwi dan Pak Tamim, maka buku ini sangat layak dibaca. Langsung aja pinjam ke perpus kita ya.
Penulis : Mark B. Kastleman
Penerbit : Yayasan Kita dan Buah Hati
Tahun Terbit : 2015
Halaman : 299
Buku ini, menyadarkan kita seberapa besar bahaya pornografi bagi otak manusia, kondisi kesehatan dan lebih dari itu, bagaimana pornografi dapat merusak kehidupan seseorang dari kecil sampai lanjut usia, bahkan dapat merusak masa depan di dunia dan di akhirat. Begitu dahsyatnya serangan pornografi dan efeknya, belum membuat kita sepenuhnya waspada dan hati-hati dalam menjaga anak-anak dan keluarga kita dari bahaya ini. Kami tersadar akan perlunya menggali lebih jauh informasi tentang ini, ketika melihat data dan fakta ternyata begitu banyak korban akibat bahaya pornografi dikalangan pelajar, bahkan kebanyakan mereka sudah menjadikannya sebagai candu yang membelenggu dan sulit untuk dilepaskan. Sebagai guru, kami sering dihadapkan dengan permasalahan siswa tiba-tiba sulit untuk mau belajar, motivasi rendah, sering mengantuk dikelas, sering melamun, dan tidak bisa konsentrasi. Buku ini, menunjukan satu sebab yang mungkin menyebabkan permasalahan tersebut di era ini. Dimana kebanyakan pelajar lebih senang berlama-lama bersama handphone dan alat elektronik lainnya yang dapat terhubung dengan internet. Hal ini harus diwaspadai, karena pengedar pornografi begitu mudah merasuk dan merusak anak-anak kita melalui alat-alat tersebut.
Tidak heran, dibuku ini dibahas beberapa contoh kasus seorang anak yang kesehariannya baik, rajin beribadah, berubah menjadi pemarah dan pemalas. Ada seorang kakek yang harus menanggung malu, kecewa, menyesal, merasa berdosa, terhadap cucu dan keluarganya ! Kisahnya begitu memilukan hati !
Buku ini banyak sekali berisi informasi, fakta, dan kisah-kisah mengejutkan seputar kerusakan yang di timbulkan oleh pornografi berikut tips-tips sederhana yang sudah teruji untuk melindungi diri dan otak anda, serta keluarga anda dari 'narkoba' di zaman Millennium ini.
Terus, bagaimana dengan anak, murid, tetangga, ataupun teman kita yang sudah terpapar bahaya pornografi. Apakah kita harus menjauhi mereka? mengeluarkan anak tersebut dari sekolah? bagaimana caranya agar mereka bisa terbebas dari bahaya pornografi?
Buku ini bisa menjadi salah satu referensi yang baik ***** dalam menjawab permasalahan tersebut !
Title : 100 Muslim Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah
Author : Muhammad Mojlun Khan
Total of Book pages : pages
Publisher : Naora Book
Year of publication : 2012
Reviewer : Tuty Afiatun
This book is one of the flawless biography books I have ever read. The way the author narrated the story of 100 most influential Muslims is not really monotonous. Every flow of story could take the readers into the story: imagining and feeling the experience of being involved with the person as well as the environment told in the history. Every insights, values, and lessons presented in the story is worthy to contemplate: why mostly previous pious Muslims were very low profile in taking the advantages of their belongings, but voracious in pursuing any knowledge and all things related to life prosperity in the hereafter. They were extremely well-managed and prolific in making their life full of good deeds as well as contributions to their surroundings even the globe. That is what makes this book interesting to read by everyone who would like to enrich their knowledge on the history of most powerful Muslims in the history.
This book is seemingly inspired by Michael Hart’s most controversial book entitled The 100 A Ranking of the Most Influential Persons in History. As a rival of Hart’s book, Muhammad Mojlum Khan attempted to present the Muslim version of 100 most influential persons in history. This book has a similarity with Hart’s book. Both Khan and Hart placed Prophet Muhammad pbuh in the highest rank. Unlike Hart, Khan did not reveal his justification why Prophet Muhammad was chosen to be the number one. Responding to this case, I simply thought that the author of this book is a Muslim. Therefore, he was delighted to consider Prophet Muhammad pbuh as the most powerful and influential person in the history of Muslim society as his teachings are still applied and spread throughout the world till now. Nonetheless, I personally do agree with Khan for putting Prophet Muhammad pbuh in the first rank of his list as he is the most perfect man to model by every Muslim.
In Khan’s list, the top 9 position was filled by Prophet Muhammad’s companions and his two wives namely Khodijah and Aisya. In the 10th rank, Khan took Abu Hurairah, a productive hadith narrator, to fill this position. The other 90 outstanding men mentioned in Khan’s list were scholars, sovereigns, and scientists. Among of them are the 20th century figures such as Kemal Attaturk and Muhammad Ali, a professional worldwide boxer.
Even though this book is fruitfully inspiring, it might have disputes coming from the readers regarding with the list arrangement of particular luminaries over other. Yet, this compact biography book completely deserves glorious admiration as it preserves vast reference for the people interested in well-known persons throughout Islamic history and civilization as well.
Title : Dinar The Real Money
Author : Muhaimin Iqbal
Total of Book pages : 197 pages
Publisher : Gema Insani Press
Year of publication : 2012
Reviewer : Tuty Afiatun
Having interest in syariah economics recently, I am almost always tempted to read articles or books under syariah financial or economics genre. It was like when seeing this book in my school library. I took and borrowed it without making split-second decision. Moreover, I found the word “DINAR” on this book title. That word had lured my heart lively to touch, read, and grasp all the knowledge presented in this book as soon as possible. It happened because I am still having curiosity on dinar, an Islamic currency, until now. Fortunately, the content served in this book could answer some of my questions regarding with dinar and its investment management.
This book is actually a compilation of its author’s articles which had been published in GeraiDinar.com site. It was seemingly published to fulfill the demand of the site’s readers who did not like reading separated articles. Therefore, this book is quite practical for them as those articles had been organized based on its theme.
Applying very simple and easy to understand language, this book, in my opinion, has been fruitfully imparted ample understanding on why dinar deserves to be the real money. The author described completely the comparison between dinar, dirham, and paper money by presenting data and arguments logically and analytically as well. These analytic and logic arguments were successful in convincing the readers that dinar and dirham, a currency bequeathed by Islamic civilization, are the real money and it will reborn very soon in the future as an accepted currency around the globe. Moreover, this book is very genius in presenting applicable strategies to manage our finance as well as to invest our wealth both in the form of dinar, dirham, and gold as well as paper money. In sense of investment, this book highly suggested the readers to invest their riches in the form of dinar, dirham, or gold if it is intended to save its intrinsic values for a long period, at least more than six month. Nonetheless, the author of this book frequently recommended the readers that the real investment is actually in trading (business) as it preserves most liquid cash flow. In a nutshell, this book is highly recommended to read for every Muslim since every single content in this book broadens our horizon on the field of Islamic finance as well as leads us to manage our finance for the sake of life security.
Title : THE COMPLETE SOLUTIONS IELTS WRITING 2016
Author : ANH TOAN
Total of Book pages : 160 pages
Publisher : ZIM
Year of publication : 2016
Reviewer : Tuty Afiatun
After having ages seeking simple yet complete and up to date book of IELTS writing guide, I finally got this book from one of my colleagues in IELTS learning group. As the title says, this book mainly discusses the strategy to write powerful and effective essays tested both in the first and the second part of IELTS writing test. To be honest, I personally considered that writing is one the most challenging parts to deal with in IELTS test. This part requires us to be well managed in terms of stress management as we have to produce a qualified short academic writing with accurate details in a very short time. Therefore, this book is very helpful and valuable for me as a starter learner in IELTS learning.
Each chapter in this book provides genius and comprehensive insights for IELTS learners on both essay structures and styles which are essentially needed to cope with various types of essay questions tested in IELTS test. Not only the essay writing strategies and writing skills development, this book also offers thorough general understandings on IELTS writing test, writing task’s requirements, and essay types and structures as well. What makes me love this book is that this book organizes its content in a very smooth and smart way of leading the readers or the users to be an ace writer of IELTS essay. Moreover, the author’s writing style as well as her diction is totally reader friendly. All was undergone to assist the IELTS learners to grab and hold inclusive ideas on what should be done when dealing with IELTS writing test and how the writing should be developed and organized. Therefore, the IELT learners will possess a steady readiness for the test while preparing for it.
This complete guidance to be skillful in IELTS essay writing, however, is just complementary learning resource. That is why I myself do recommend the IELTS learners to take another resource of IELTS writing skills. Therefore, we can grasp more insights on IELTS writing test and strategies. Nevertheless, I really appreciate this book as this book is open to download by everyone searching compact guide of IELTS writing skills and strategies. Just click this link: https://drive.google.com/open?id=0B25ZkaDLMyyIQ0pCcWt2RjNaQ28 and you will directly grab the book in pdf format. Have a nice learning on IELTS writing, dudes!
Judul Buku : Sederhana Penuh Berkah
Penulis : Al-Harits al-Muhasibi
Penerbit : PT Serambi Ilmu Semesta
Tahun : 2005
Halaman : 176
Jika kita membaca buku sirah nabi Muhammad Shallahu 'Alaihi Wassalam, akan kita temukan gambaran sehari-hari kehidupan Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya. Tidak jarang kita mengetahui Rasul hampir-hampir tidak menemukan sesuatu yang dapat dimakan. Dikisahkan pada suatu hari Abu Bakar As-Shidiq keluar dari rumah pergi ke masjid karena perutnya lapar, kemudian datanglah Umar bin Khatab dalam kondisi yang sama. Lalu kemudian Rasul pun datang, beliau pun ternyata mengalami hal yang sama. Sampai akhirnya mereka pergi ke rumah sahabat yang bernama Abu Ayyub al-Anshari. Sesampainya Rasul dan kedua sahabatnya di rumah Abu Ayyub tersebut barulah mereka dapat menghilangkan rasa lapar.
Dikisahkan pula ketika Umar bin Khatab datang ke rumah Rasul dan menemukan beliau sedang tidur, tiba-tiba Umar menangis. Apa yang menyebabkan Umar menangis, tidak lain adalah karena melihat Rasul tidur beralaskan tembikar kasar sehingga meninggalkan bekas pada tubuh beliau. Padahal para kaisar di Kisra duduk di atas kastil emas dan tempat tidur yang mewah. Kemudian Rasul menjelaskan bahwa para kaisar tersebut telah menyegerakan kesenangannya di dunia, sedangkan kesenangan dunia bersifat fana dan sementara.
Rasul memberikan gambaran tentang kehidupan dunia ibarat seorang yang sedang melakukan perjalanan di siang hari dan mereka merasakan kepanasan hingga akhirnya berteduh di bawah pohon rindang. Ia berlindung sejenak di bawah pohon tersebut kemudian berangkat dan meninggalkannya. Begitulah sejatinya kehidupan di dunia ini.
Buku ini memandu kita untuk dapat meneladani kehidupan sahari-hari Rasul dan para sahabat. Rasul dan para sahabat bukan tidak dapat hidup kaya tetapi mereka lebih memilih untuk menjauh dari kekayaan dunia. Karena kekayaan dunia pagi hanya akan menambah kesusahan bagi para pemiliknya di akherat. Salah satu sahabat rasul yang terkenal kaya dan dermawan adalah Abdul Rahman bin Auf, dengan kekayaan yang dimiliki tidak menjadikan ia berbangga diri justru sebaliknya menimbulkan rasa takut dan khawatir akan pertanggung jawabannya kelak. Rasul pernah mengabarkan kepada Abdul Rahman bin Auf bahwa ia tergolong kedalam orang kaya yang pertama kali masuk surga, akan tetapi tetap memasukinya dengan merangkak.
Setiap harta yang kita miliki akan dimintai pertanggung jawaban kelak dihadapan Allah. Ada argumen yang harus kita perhatikan dan ini menjadi pembenaran orang untuk menumpuk harta. Diantara argumen tersebut adalah dengan harta yang banyak maka peluang untuk membantu orang lain dan berjihada dijalan Allah semakin terbuka lebar. Jika kita tidak hati-hati dengan pernyataan ini maka kita dapat terjerumus kedalam tipu daya syetan.
Bagimana kita bisa menjaga diri dari tipu daya syetan tentang harta dan dapat bahagia hidup sederhana? Buku ini layak untuk kita baca
Judul Buku : Pemuda dan Revolusi
Penulis : Fathi Yakan
Penerbit : Media Dakwah
Tahun : 1990
Halaman : 99
Pemuda hari ini pemimpin di masa depan. Ungkapan ini memiliki arti bahwa masa depan terletak di tangan pemuda. Artinya baik buruknya suatu ummat di masa depan ditentukan oleh baik buruknya pemuda di masa kini.
Buku ini memberikan gambaran bagaimana seharusnya pemuda mengambil peran dalam membangun peradaban. Peradaban yang sesuai dengan nilai-nilai Ilahi. Selain itu, buku ini juga memberikan pengertian dan langkah untuk mewujudkan revolusi yang berbeda dengan revolusi ala barat maupun ala komunis , yakni revolusi yang bersifat aqidah dan kemanusiaan.
Meskipun buku ini merupakan karya lama tetapi masih sangat relevan dengan keadaan sekarang dan sudah selayaknya kita baca mengingat kita sebagai pendidik para generasi muda Islam. Kita memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran menyiapkan pemuda untuk menjadi pemimpin di masa depan agar kelak ketika menjalankan amanah kepemimpinan senantiasa berdasarkan nilai-nilai Ilahi.
Judul Buku : Ilmu Memeluk Anak
Pengarang : Tim YKBH
Penerbit : Yayasan Kita dan Buah Hati
Tahun Terbit : 2015
Tebal : 164 halaman
Yayasan Kita dan Buah Hati yang didirikan oleh Elly Risman bersama dua orang sahabatanya yakni Neno Warisman dan Ery Soekresno, Psi. Sedari awal bertekad untuk fokus dengan dunia parenting. Edukasi demi edukasi dilakukan demi terciptanya konsep dan praktek parenting yang Baik, Benar, dan Menyenangkan.
Berangkat pula dari fenomena yang dijumpai oleh Elly Risman, dkk yang mana semakin hari semakin banyak ditemukan orang tua, terutama ibu-ibu muda yang ternyata “lapar pelukan” yang mungkin disebabkan karena mungkin pengasuhan orang tua mereka dulu tergesa-gesa dan hanya terpusat pada keberhasilann akademis sehingga tanpa sengaja jarang merasakan pelukan ibu apalagi ayahnya. Dan pengalaman masa lalu tersebut bisa sangat mungkin tanpa sengaja terulang secara otomatis terhadap bagaimana mereka memperlakukan anak-anaknya. Ya, barangkali sebagian dari kita yang pernah merasakan kurang tepatnya pola pengasuhan orang tua kita terdahulu, bertekad penuh untuk tidak kembali melakukan kesalahan yang sama ketika kita sudah memiliki anak. Tetapi kenyataannya, tidak semudah itu. Karena ketika kita sebagai orang tua hanya mendidik anak dengan insting saja, ketika kita kehabisan cara dalam menghadapi anak, otak kita akan secara otomatis mendorong memori terdahulu, dan hal tersebutlah yang menyebabkan tanpa sadar kita sebagai orang tua kembali mengulang kesalahan pengasuhan yang pernah kita alami di masa lalu.
“Ilmu Memeluk Anak” Merupakan kumpulan tiga puluh kisah pengalaman pengasuhan yang terinspirasi dari Ibu Elly Risman. Berbagai cerita dengan latar masalah yang berbeda, dalam menghadapi anak dengan beragam usia dapat kita temukan di dalamnya. Dengan ilmu-ilmu yang diperkenalkan Ibu Elly Risman seperti memahami perasaan orang lain dengan memperhatikan Bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan intonasi, ternyata berdasarkan pengalaman Ibu Perwitasari, yang juga turut membagi pengalaman parenting nya dalam buku ini, cara tersebut secara ajaib dapat membuat anak-anak menjadi lebih “jinak”. Sehingga anak-anak lebih mudah diajak bekerja sama. Selain itu, hal lain seperti “rumus” BMM-K yang merupakan kepanjangan dari Berpikir, Memilih, Memutuskan, dan Konsekwensi yang diterapkan orang tua kepada anak pun dapat membuat anak menjadi lebih dewasa dalam menyikapi setiap permasalahan yang dihadapinya. Dan masih banyak lagi pengalaman pengasuhan lainnya yang terinspirasi dari Ibu Elly Risman.
Melalui kisah-kisah inspiratif tersebutlah pembaca dapat menerapkan berbagai ilmu parenting yang diajarkan oleh Ibu Elly Risman. Ilmu parenting yang disajikan dengan kisah inspiratif merupakan cara ampuh bagi orang tua yang ingin belajar memahami bagaimana penerapan teori atau ilmu pengasuhan yang tepat.
Judul buku : How to succeed with questioning
Penulis : Sally Godinho & Jeni Wilson
Penerbit: Curriculum Corporation
Tahun Terbit : 2004
Halaman : 64
====================================================================
Seberapa sering kita menemukan murid-murid yang antusias mengacungkan tangannya saat diberi kesempatan bertanya? Saya rasa amat jarang. Setidaknya itulah yang saya hadapi dalam pertemuan dengan murid-murid di kelas Literasi Informasi. Seringkali kita harus terlebih dahulu mendorong atau menjanjikan reward bagi yang bertanya.
Ternyata, bertanya memerlukan keterampilan tersendiri. Keterampilan ini perlu ditumbuhkan dan dikembangkan di sekolah, karena sepertinya pendidikan di rumah tidak cukup membuat murid-murid kita mau bertanya di kelas. Berbeda dengan situasi di luar kelas atau di luar pembelajaran dimana murid kita tidak segan bertanya atau mempertanyakan berbagai hal.
Buku tipis ini berisi seluk beluk keterampilan bertanya yang berguna bagi guru untuk mengembangkan keterampilan bertanya di kelas. Pada bagian awal, dijelaskan mengapa guru perlu mengajukan pertanyaan dan seperti apa bertanya yang efektif itu. Penulis juga menjelaskan berbagai jenis pertanyaan, antara lain:
2 kategori umum pertanyaan, yaitu pertanyaan tertutup dan terbuka,
pertanyaan berdasarkan tujuannya,
pertanyaan berupa produk, proses dan opini,
pertanyaan yang menghasilkan tingkatan kognitif berbeda sesuai taxonomi Bloom,
pertanyaan yang mendorong pemikiran lebih mendalam,
pertanyaan yang berfokus pada respon emosional,
pertanyaan yang mendorong pemikiran kreatif.
Sebagian buku ini berisi strategi pembelajaran keterampilan bertanya yang dapat diterapkan di kelas. Selain berguna bagi guru bahasa, guru mapel lain juga dapat menggunakan strategi yang diberikan buku ini untuk diterapkan pada berbagai pembelajaran, baik di awal selama atau di akhir pembelajaran, untuk memfokuskan perhatian murid, mendorong partisipasi, mengases atau mengajak murid berefleksi atas pembelajaran yang sudah diterimanya.
Buku ini menggunakan bahasa Inggris yang sederhana dan mudah dipahami. Sebagaimana hal nya buku "how-to" yang bersifat aplikatif, tips, trik dan strategi pembelajaran yang disajikan buku sangat jelas dan mudah diterapkan. Jika kita ingin murid kita memiliki keterampilan bertanya dan berpikir kritis, mari baca dan terapkan isi buku ini dalam pembelajaran.
Judul Buku : #ParentsLearn: Biarkan Anak Bertanya
Penulis : Munif Chatib
Penerbit : Kaifa
Tahun Terbit : 2016
Halaman : 100
Buku ini banyak terinspirasi dari wali murid atau orangtua yang belajar memahami anaknya. Setelah membaca buku ini, orang tua dan guru akan tersadarkan akan pentingnya posisi mereka dalam membersamai anak-anak meraih kesuksesan dalam hidup. Ketika orang tua dan guru menjadi sahabat sejati, maka mereka berdua akan menjadi kaki yang kuat untuk anaknya mendaki gunung terjal abad ke-21. Orang tua dan guru (sekali lagi) adalah orang terpenting dalam kehidupan anak.
Banyak hal yang kita dapat ambil pelajaran kehidupan dari anak usia dini; integritas, kelembutan hati, mengenal diri, pemaaf dan lain sebagainya. Setiap anak tidak hanya harus memiliki multiple intelligences, karena semua itu tanpa arti jika tidak didasari dan ditujukan kepada ridha Allah, itulah yang dinamakan kecerdasan spiritual sejati. Orang tua dan guru harus mengenalkan peraturan kepada anak dengan learning by doing dan learning by example, tidak perlu dengan cara kaku dan keras. Berikan apresiasi kepada anak atas perbuatan terpujinya walau hanya dengan isyarat jempol, nyatakan alasan kenapa perbuatannya hebat dan doakanlah anak kita kepada Allah SWT.
Penulis membagi buku ini ke dalam 5 bagian sub tema; guru kehidupan, orang tuanya manusia, usia emas, masa remaja dan belajarnya manusia. Disajikan dengan bahasa yang mengalir dan mudah dicerna membuat buku ini layak dibaca dan dijadikan salah satu referensi dalam pendidikan bagi guru maupun orang tua. Desainnya tampak menawan kaya akan gambar dengan lay out yang colorfull membuat pembaca tak jemu dan bosan membalik helai demi helai halamannya. Disetiap halamannya, pembaca dimanjakan dengan catatan-catatan bak tips dan trik dalam mendidik anak, jika anda ingin bacaan yang ringan namun mengena buku ini adalah salah satu contohnya.
Anda tertarik ingin membacanya? Sila kunjungi dan dapatkan di perpustakaan Al Kausar
Penulis : Muhammad Noer
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2012
Halaman : xvii + 141
Kita berada dalam era information overloaded, di mana informasi yang tersedia disekitar kita melebihi kebutuhan yang ada. Atau barangkali di antara Anda juga memiliki masalah yang sama dengan saya, memiliki tumpukan buku dan baru sedikit yang dibaca. Untuk menangani dua masalah diatas, kita dituntut memiliki tool yang disebut dengan Speed Reading atau membaca cepat.
Speed Reading adalah bagian dari keterampilan membaca, semakin sering Anda melatihnya, semakin mahir Anda menggunakannya. Muhammad Noer, pengarang buku ini yang juga telah mempraktekkan speed reading ini sejak duduk di bangku SMA mencoba berbagi dengan kita semua, langkah awal melatih keterampilan Speed Reading kita. Di mulai dari menghilangkan kesalahan-kesalahan membaca yang kita lakukan seperti vokalisasi, gerakan kepala dan gerakan bibir. Berlanjut pada latihan dasar speed reading seperti mengenali kata, mengenali frasa, membaca empat kolom dan mebaca tiga kolom. Sampai pada latihan tingkat menengah seperti latihan membaca vertikan dan mengatur kecepatan baca.
Terakhir, penulis mengenalkan beberapa model membaca terstruktur. Namun yang dijelaskan lengkap hanya satu model yaitu model SQ3R (Survey, Question, Read, Recite dan Review). Bagaimana lebih detilnya semua teknik dan model yang saya sebutkan di atas?
Silahkan baca buku ini. Jika Anda baru akan memulai belajar speed reading, buku ini sangat recomended untuk dibaca dan dipraktekkan latihan-latihannya.
Tidak susah mencari buku ini, karena sudah tersedia di perpustakaan Al Kausar.
Bagaimana menurut anda ketika ada balap mobil antara Michael Schumacher yang mengendarai Toyota Kijang dengan Bajuri yang mengendarai mobil balap F1 ?
Kira-kira siapakah yang akan menang ?
Saya yakin anda akan menjawab , jelas saja Michael Schumacher yang akan menang balap mobil tersebut. Padahal dia hanya mengendarai Mobil Toyota Kijang – mobil sejuta ummat- sedangkan Bajuri -si tukang bajaj- mengendarai mobil balap F1.
Dalam balap mobil, tentu saja faktor performa mobil yang digunakan memiliki peran penting dalam memenangkan balap. Namun faktor pengemudi justru yang terpenting.
Mobil secepat apapun bila dikendarai oleh orang yang tidak terampil (skillfull) maka mobil super cepat tersebut justru malah membahayakan. Jangankan bisa sampai garis finish bahkan melintas di sirkuit balap dengan stabil saja tidak akan mampu.
Demikian juga otak manusia pada dasarnya secara fisik, kapasitas dan potensi kemampuan berfikirnya rata-rata sama. Namun yang membedakannya sehingga terlihat ada orang yang lebih cerdas dari yang lainnya adalah keterampilan orang tersebut dalam memfungsikan dan mengoptimalkan kapasitas dan kemampuan berfikirnya.
Mengapa kemampuan belajar siswa berbeda-beda
Ketika seorang guru memberikan tugas kepada murid-muridnya maka akan terlihat ada murid yang mampu menyelesaikannya kurang dari 30 menit namun banyak murid lainnya yang membutuhkan waktu lebih dari 30 menit. Bahkan sebagiannya lagi tidak mampu menyelesaikan tugas tersebut walapun diberi tambahan waktu sampai 60 menit.
Mengapa hal ini selalu terjadi ? Apa penyebabnya ? Apa solusinya ?
Buku ini akan menjelaskan kepada kita jawaban dari pertanyaan di atas yaitu murid-murid menyelesaikan tugas yang diberikan gurunya dengan berbagai perangkat belajar atau yang disebut sebagai learning tools. Perangkat belajar adalah keterampilan berfikir atau cognitive skills. Keterampilan berfikir inilah yang akan menentukan kualitas, kecepatan dan kemudahan seseorang dalam belajar dan kinerjanya.
National Institute of Health, the U.S. Department of Education telah mengindikasikan sumber dari 80% masalah belajar adalah lemahnya keterampilan berfikir. Keterampilam berfikir dapat diasah dan ditingkatkan sehingga dapat mengurangi atau menghilangkan masalah belajar dan membaca.
Buku ini merupakan hasil penelitian Dr Ken Gibson yang melibatkan lebih dari 15.000 siswa dan orantuanya serta lebih dari 800 dokter, psikolog dan pendidik. Dr Gibson menemukan bahwa keterampilan berfikir atau cognitive skill memiliki peran penting dan utama dalam mengatasi kesulitan belajar dan membaca. Beliau menyimpulkan bahwa ketika keterampilan berfikir kuat maka mempelajari pelajaran/akademik akan menjadi mudah, cepat, efisien bahkan menyenangkan. Oleh karenanya, keterampilan berfikir ini menjadi keterampilan yang esensial dalam proses belajar.
Keterampilan berfikir ini didasarkan pada proses seseorang menerima data dari gurunya atau lingkungan belajarnya lalu memprosesnya sehingga menghasilkan informasi yang berguna sebagaimana dapat dilihat pada diagram di bawah ini
Dari diagram di atas maka yang dimaksud keterampilan berfikir atau cognitive skills adalah
1. Attention
2. Working Memory
3. Processing Speed
4. Logic and Reasoning
5. Long Term Memory
6. Auditory Processing
7. Visual Processing
Optimalnya keterampilan berfikir atau cognitive skills maka akan menghasilkan academic performance yang tinggi.
Dalam buku ini pula Dr Ken Gibson memberikan contoh-contoh latihan untuk meningkatkan keterampilan berfikir atau cognitive skills melalui permainan kartu yang brain work base, berbasis pada cara kerja otak manusia
Nah sekarang anda dapat menolong diri sendiri dan juga murid-murid anda yang mengalami kesulitan belajar lantaran lemahnya keterampilan berfikir atau cognitive skills-nya
Apa saja caranya dan tipsnya ?
Anda perlu membacanya langsung dari buku ini.
Di mana buku ini bisa didapatkan ? Jangan khawatir, versi ebooknya sudah tersedia. Sayapun me-review-nya melalui ebook.
Anda bisa dapatkan ebook Unlock The Einstein Inside ini ke Pak Abdul Rahman atau Bu Rachmawati atau Bpk Supriyatin karena saya sudah menitipkannya kepada mereka.
Selamat mencoba dan merasakan hasilnya...
Penulis : Suherman, M.Si.
Penerbit : MQS Publishing
Tahun : 2010
Halaman : xi + 155
Membaca adalah pilar peradaban. Tradisi membaca menjadi salah satu tradisi bangsa-bangsa maju, siapapun mereka dan apapun latar agama maupun budayanya. Tradisi ini akan tercermin melalui berdirinya perpustakaan-perpustakaan yang menjadi pusat ilmu pengetahuan, terbitnya buku-buku bermutu dan bahkan akan mempengaruhi pola dan gaya hidup masyarakatnya. Masyarakat dengan tradisi membaca yang tinggi akan menghabiskan uangnya untuk mengkoleksi buku, cara berjalannya juga cenderung lebih cepat dan biasanya mereka enggan menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia.
Penulis buku ini berani memberikan label buku ini sebagai resep menggelorakan minat baca yang pernah marak di dalam tradisi keilmuan islam. Bagian pertama dari buku ini membawa kita pada masa-masa kejayaan Islam, dimana tradisi literasi begitu tinggi. Di kota Baghdad pada masa kejayaannya dan beberapa dekade sebelum dihancurkan bangsa Mongol, terdapat 36 buah perpustakaan dan para ilmuwan baghdad bangga dengan keberadaan perpustakaan-perpustakaan tersebut. Itu semua merupakan jumlah yang sangat besar pada saat itu. Di Spanyol terdapat lebih dari 70 perpustakaan, diantaranya adalah perpustakaan Khalifah al Hakim di Cordova yang mengkoleksi sekitar 600 000 eksemplar buku-buku pilihan hasil seleksi para ahli.
Sementara di bagian kedua penulis menyajikan bagaimana tradisi membaca para guru peradaban yang dapat kita jadikan sebagai contoh. Khalid bin Ahmad Farahidi bertutur, "Saat-saat paling berat bagiku adalah saat harus makan". Karena ia merasa kehilangan kesempatan membaca. As Suyuthi mengatakan, " Guru kami Syeikh al Kanani bercerita kepada kami dari ayahnya seorang orator. Katanya orang berilmu memiliki tiga ciri khas, yaitu makannya cepat, berjalannya cepat dan menulisnya juga cepat". Ibnu Katsir bahkan sampai harus menjadi tuna netra karena memaksakan diri tetap membaca dengan penerangan yang terbatas, demikian beliau bercerita kepada Adz Dhahabi. Dan masih kisah-kisah masyhur bagaimana interaksi ulama terdahulu terhadap buku.
Tradisi membaca buku sudah terbukti melahirkan pemimpin-pemimpin sejati. Pada bagian ini juga penulis menyampaikan tradisi membaca pemimpin kontemporer seperti : Karl Marx, Khomaeni, Hasan Al Banna, Mahatma Gandi, Barack Obama, Mohammad Hatta, dan Tan Malaka.
Bagian ketiga buku ini mengajak pembaca untuk membangkitkan kembali minat baca. Beberapa langkah yang ditawarkan adalah dengan membangun kesadaran akan kondisi hari ini. Sebagaimana di tampilkan pada bagian keempat buku ini yang menampilkan realitas tradisi membaca di Indonesia. Sastrawan Taufik Ismail menyebutnya sebagai tradisi nol buku selama hampir setengah abad. Karena siswa SMA di Indonesia selama 50 tahun lebih tidak pernah diwajibkan membaca buku sastra. Berbeda dengan beberapa negara berkembang lainnya yang mewajibkan setiap pelajar SMA membaca 5 - 15 buku selama mereka belajar. Kewajiban ini bukan ingin menjadikan mereka sastrawan, yang lebih penting adalah membangun kecintaan mereka terhadap buku. Sukarno dan Hatta adalah dua orang yang lahir dari tradisi membaca yang awal pembentukannya adalah diwajibkan membaca karya sastra.
Bagian akhir buku ini memberikan alternatif untuk melakukan terapi minat baca. Dengan mendasarkan pada teori stimulus respons pada habit pertama dari 7 habits for highly effective people penulis menyampaikan bahwa membangun minat baca tidak bisa sekedar bergantung pada kondisi lingkungan, tetapi juga didasarkan pada pilihan sadar yang berasal dari dalam diri sendiri. Bangun bahwa membaca adalah kebutuhan pokok layaknya makan, minum dan pakaian.
Penulis : Thoriq Aziz Jayana
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Tahun terbit : 2016
Jumlah halaman : 129
Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Itulah untaian kata yang sering kita dengar untuk mendeskripsikan sosok seorang ibu. Kekaguman saya terhadap sosok ibu membuat saya tertarik untuk memilih buku ini sebagai bahan bacaan.
Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang telah kehilangan ibunya dengan harapan dapat memberikan pesan berharga bagi pembacanya. Bagi pembaca yang telah mengalami hal serupa seperti saya, buku ini menyejukkan, menenangkan, dan membuat saya merasa bahwa saya tidak sendirian. Saya bukan satu-satunya orang yang merasa ‘jatuh terpuruk’ setelah kehilangan orang yang paling saya sayangi. Sementara bagi mereka yang masih memiliki ibu, buku ini semakin menguatkan kasih sayang mereka terhadap ibunya.
Memang betul, kenangan sosok ibu yang telah tiada tetap membekas, termasuk senyumannya. Kisah-kisah teladan yang beliau kisahkan selalu tersimpan rapi dan selalu teringat dalam pikiran. Awalnya saya hanya ingin membasuh kesedihan dan kepedihan selepas kepergian ibu dengan membaca buku ini. Akan tetapi, buku ini memberikan sinar yang lain.
Bagi saya, penulis berhasil mengupas kemuliaan seorang ibu. Dalam bukunya ditulis, “Al Quran saja meminjam kata ummu dan walidat sebagai penunjukan tempat-tempat yang mulia. Hal ini mengajak kita untuk merenungkan hikmah yang dapat kita petik dari penggunaan kata ‘ibu’ itu”.
Penulis mengajak kita belajar dari kisah-kisah, seperti kisah Al-Qamah yang durhaka, kisah Uwais Al-Qarni yang cinta dan setia pada ibunya, serta kisah Juraij sang ahli ibadah yang terkena sumpah karena tidak sengaja menyakiti ibunya. Lalu apa yang dapat kita petik dari kisah tersebut?
Tiga kisah tersebut memiliki cerita yang berbeda, namun tetap memuat pelajaran yang sangat berharga. Kita akan tersadarkan bahwa perjuangan seorang ibu tidak akan terbalaskan, ridanya ibu adalah rida Allah Swt., dan murka ibu adalah murka Allah Swt. Sosok ibu memang tidak dapat digantikan oleh siapapun. Tak bisa diganti oleh ayah, ibu orang lain, atau bahkan ibu sambung. Anak terikat hubungan emosional dengan ibunya semenjak masih dalam kandungan. Ikatan itulah yang mengikat batin kita padanya. Bahkan ikatan tersebutlah yang selalu mengalirkan pahala untuk ibu atas kebaikan yang kita lakukan untuknya.
Lalu, masihkah kita meragukan kemuliaan pada diri seorang ibu?
Judul buku : Geography of bliss
Penulis : Eric Weiner
Penerbit : Qanita PT. Mizan Pustaka (499 hal)
Buku ini sudah terbaca oleh saya sejak mei 2016, sengaja hari Jum'at 10 Maret 2017 saya ke Perpustakaan meminjam buku The Geography of Bliss sekedar memancing urutan ingatan saya tentang isi buku ini. Kesyukurannya adalah buku itu tersedia di perpustakaan dan saya masih ingat sebagian besar meski tidak detail lagi tentang isi buku ini.
Eric Weiner adalah seorang jurnalis yang melakukan perjalanan ke berbagai negara hanya untuk mencari tau apa makna kebahagian. Sesuatu yang bersifat abstrak dimana setiap orang punya cara yang berbeda untuk menjelaskannya dan punya cara berbeda untuk merasakannya. Ibarat filosofi angin " you can not touch it but you fell it. Senada dengan ungkapan John Helliwell, sang peneliti kebahagiaan " ada lebih dari satu jalan menuju kebahagiaan"
Setiap orang yang bahagia akan menikmati atu merasakan kebahagiaan -nya itu menurut caranya masing-masing..... potret itu yang di lihat oleh Eric dalam perjalanannya. mendefinisikan kebahagiaan memang sulit , seperti yang dikutip Eric dari Noah Webster " bahwa bahagia adalah perasaan menyenangkan yang berasal dari kenikmatan rasa senang" seperti saya , pulang ke Cibinong selain dihari weekend adalah hal yang menyenangkan, memberi saya energi baru karena saya bahagia bertemu anak-anak dan suami saya, padahal untuk tiba di Cibinong dari Cidahu , bukan main macetnya. kadang ada sepasang suami istri naik sepeda tetapi mereka tertawa,bercanda bersama ...dilain sisi ada sepasang suami istri naik mobil, tanpa senyum sedikitpun, pembicaraan diperjalananpun apa adanya...
Jangan terlalu banyak berfikir, apakah kita bahagia atau tidak. penulis Eric Hoffer pernah mengatakan " pencari kebahagiaan adalah salah satu sumber utama ketidakbahagiaan" Cukup lihat apa yang telah kita miliki, syukuri , nikmati tetaplah tersenyum sebagai tanda bahwa kita bahagia". jika saya ditanya apakah saya bahagia? maka jawabannya .Ya, saya bahagia, tetapi sama dengan Eric Weiner , saya belum bisa memastikan apakah saya 100 persen bahagia. setidaknya saya akan berusaha untuk selalu mensyukuri apa yang saya miliki dan tetap tersenyum. Kata seorang sufi, ambillah dunia ini se- adanya tapi jadilah penikmat kehidupan yang berkualitas karena bagaimana engkau memukau akhirat jika engkau tak mensyukuri hidup yang diberikan Tuhan.
buku ini setidaknya mengajarkan saya bahwa semua orang bahagia dengan caranya sendiri dan tidak perlu ada dalam hidup ini hal-hal yang paling tidak membahagian dan yang paling membahagiaka, seperti Eric tidak pernah mengatakan tempat mana atau negara mana yang menjadi kunjungan favoritnya, tapi bahwa semua tempat dikunjungi iya ..untuk meraskan kebahagiaan yang berbeda.
All changes saved in Drive
Judul Buku : Psikologi Islam yang Sempurna
Penulis : dr Reihanul Bahrain
Penerbit : Rumah Ilmu
Tahun : 2016
Halaman : 226
Murojaah : Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A.
Secara gamblang di ilustrasi kaver buku tertulis "Benang Merah Syariat dari Empat Sifat Dasar : Melankolis, Koleris, Sanguin dan Plegmatis". Di bagian bawah ilustrasi kaver juga tertulis, "Mengupas kesempurnaan agama Islam tentang ilmu personality plus atau ilmu psikologi kepribadian".
Jika Anda sudah pernah membaca buku Personality Plus karya Florence Litteur, maka istilah di atas pasti tidak asing bagi Anda. Isi buku Personality Plus sudah banyak digunakan oleh para sales untuk mengenali kepribadian calon pelanggannya, sehingga ia bisa mencari pendekatan paling jitu supaya dapat "closing". Demikian juga para aktivis MLM, mereka menggunakan pengetahuan ini untuk mencari downline sebanyak mungkin. Guru menggunakan ilmu ini untuk mengenali kepribadian murid-muridnya, sehingga ia bisa melakukan pendekatan terbaik dalam mendidik mereka.
Buku ini menguraikan dengan gamblang keempat sifat dasar yang ada dalam Personality Plus dalam bingkai akhlak Islam. Fokus pembahasan dititik beratkan pada kelebihan dan kelemahan masing-masing kepribadian. Kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing kepribadian harus dimaksimalkan untuk kepentingan dakwah Islam. Sebagai contoh, kelebihan orang Sanguinis adalah mudah bergaul dengan orang lain. Sifat ini sangat cocok untuk berdakwah, mengajak orang lain untuk melakukan perbuatan baik. Kelebihan orang Kholeris adalah kemaunnya yang kuat dan kecekatannya menangani krisis. Jiwanya yang visioner sangat cocok untuk memimpin proyek-proyek dakwah yang besar. Sementara untuk mengatur detail strategi dakwah, bisa diserahkan kepada orang-orang dengan kepribadian Melankolis. Demikian juga dengan pengaturan keuangan, orang melankolis yang menjadi ahlinya. Sementara orang-orang dengan kepribadian Pleghmatis dapat bermain peran sebagai seorang konselor yang dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah kaum Muslimin.
Sementara saat berbicara tentang kelemahan dari masing-masing kepribadian, penulis membingkainya dengan akhlak Islam. Sebagai contoh saat menguraikan kelemahan orang dengan kepribadian Sanguin, diantaranya terlalu suka bercanda dan sering tertawa, maka penulis membingkainya dengan adab bercanda dan tertawa dalam Islam seperti : tidak membuat orang lain sakit hati, tidak berdusta dan berbohong, tidak berdusta dalam urusan agama dan tidak menjelekkan orang lain.
Untuk membingkai peengetahuan Anda tentang Personality Plus dengan akhlak Islam, buku ini layak Anda baca. Sudah tersedia di perpustakaan Al Kausar. Selamat Membaca.
Judul Buku : Today Matters
Penulis : John C. Maxwell
Penerbit : Hachette Book Grup
Tahun : 2004
Halaman : 484
Format : ebook (EPUB)
Buku ini memberikan panduan kepada kita bagaimana membuat Masterpieces dalam kehidupan kita. John C. Maxwell mengawali penjelasan di buku ini tentang miskonsepsi SUKSES yang banyak dipahami orang seperti; sukses itu sesuatu yang tidak mungkin, sukses bersifat mistik, sukses adalah keberuntungan, sukses adalah produktivitas, sukses datang dari peluang, sukses itu karena koneksi dan sukses adalah pengakuan. Dia juga menyampaikan kesalahan banyak orang bagaimana menyikapi waktu dimana kebanyakan terlalu membesar-besarkan masa lalu, overestimate terhadap masa datang dan underestimate terhadap masa kini.
Akhirnya John C. Maxwell menyimpulkan bahwa kesuksesan ditentukan hari ini. Oleh karena itu daily agenda setiap orang sangat menentukan kesuksesannya. SUKSES dibingkai dengan rumusan :
Good Decisions + Daily Discipline = A Masterpieces of Potential
Dan itu dimanifestasikan dalam daily agenda yang oleh John C. Maxwell disebut dengan Daily Dozen yang terdiri dari : (1) Attitude, (2) Priorities, (3) Health, (4) Family, (5) Thinking, (6) Commitment, (7) Finances, (8) Faith, (9) Relationship, (10) Generosity, (11) Values, (12) Growth.
Membuat masterpieces dalam kehidupan kita berarti mengambil keputusan terbaik terkait dengan daily dozen di atas dan membangun disiplin terhadap pelaksanaannya setiap hari. Bagaimana caranya? Buku ini memberikan jawaban bagaimana Anda membuat keputusan terbaik untuk setiap item dan disiplin melaksanakannya setiap hari.
Selain rumusan di atas John C. Maxwell juga memberikan langkah awal kesuksesan berupa; MULAI DARI DIRI SENDIRI, MULAI SEDINI MUNGKIN, MULAI DARI YANG KECIL, MULAI SEKARANG JUGA.
Buku : How to master your habits
Penulis : Felix Y. Siauw
Penerbit : AlFatih Press
Tahun Terbit : 2013
Halaman : 160 hlm + viii
Kita sering kali tercengang dan berdecak kagum dengan kemampuan Messi ketika menggiring bola yang seakan rekat pada sepatunya, Jet Li dengan jurus kung fu nya, hafizh cilik Musa yang hafal 30 juz dan menjadi juara 3 dunia, bahkan para binatang sirkus yang dengan lihainya melakukan aksi akrobat yang tidak biasa dilakukan binatang lain pada umumnya. Bagi kita orang yang awam hal itu sungguh luar biasa, namun hal itu biasa bagi mereka, karena itu adalah ‘hasil pembiasaan’ dari latihan yang berulang kali dilakukan.
Mengapa ada satu orang yang expert dalam satu hal meskipun dia tidak termotivasi melakukannya? Menurut Felix Siauw, jawabannya adalah HABITS. Habits lahir dari practice (latihan) and repetition (pengulangan). Tanpa perlu berpikir atau termotivasi, kita hanya harus mengondisikan agar habits ini tercipta. Dengan sukarela, paksa rela atau berat hati sekalipun. Tanpa sadar segala hal luar biasa hanyalah pengulangan, latihan, hukum 10.000 jam dan menjadi muscle memory (tanpa sadar).
Dalam buku ini ada tiga tips untuk membentuk habits baru; pertama, “Mulai dari yang kecil”, tidak mematok target yang terlalu muluk-muluk, kedua “Temukan tempat habits”, kita harus menyisipkan habit itu kepada habit yang sudah solid, contoh sederhana jika sudah terbiasa sholat shubuh berjama’ah di masjid, kita sisipkan pembiasaan lain yaitu tilawah 1 juz setelahnya dan tips terakhir “Berlatihlah terus”, sering kali lupa dengan habits baru adalah biasa, namun kita haus membuat pengingat dimana-mana tempat kita biasa beraktifitas, dan konsisten melakukannya setiap hari.
Langkah pertama pembiasaan akan selalu menjadi berat sebab ketidaknyamanan. Namun umumnya jika konsisten selama 30 hari pertama, akan menyukseskan 3 bulan selanjutnya, setahun selanjutnya dan pada akhirnya akan menjadikan kita menguasai habits tersebut. Felix mengambil contoh pembiasaan ibadah puasa ramadhan sebulan penuh yang sama-sama kita alami, terbiasa tilawah Al Qur’an, shalat malam, sedekah dan yang paling terasa adalah perubahan pola makan.
Gaya bahasa penulis sangat lincah dan ringan, persis seperti mendengar beliau ceramah langsung. To the point dan langsung mengena. Buku ini sangat menginspirasi terutama bagi pendakwah Islam.
Judul Buku : EnSexclopedia, Tanya Jawab Masalah Pubertas & Seksualitas Remaja
Penulis : Elly Risman, Hilman Al Madani, Yuhyina Maisura
Penerbit : Yayasan Kita & Buah Hati
Tahun Terbit : 2013
Halaman : 119 halaman
Buku EnSexclopedia yang salah satu penulisnya adalah Bunda Elly Risman, seolah menjawab keresahan kita sebagai orang tua dalam menghadapi fase pubertas pada anak. Bab pertama buku ini membahas tentang pubertas. Mulai dari apa itu pubertas, mengapa seseorang mengalami pubertas, pada usia berapa seseorang akan mengalami pubertas sampai pada pertanyaan yang mungkin sulit dijawab oleh orang tua seperti: mengapa payudara perempuan ada yang besar sebelah atau mengapa laki-laki dewasa bisa punya jakun.
Dalam buku ini juga dibahas tentang organ reproduksi. Terkadang kita sebagai orang tua malu menjelaskan kepada anak karena mungkin terdengar ‘jorok’, akhirnya mereka dibiarkan tahu sendiri. Nah dengan membaca buku ini pikiran kita menjadi terbuka sehingga seksualitas bukanlah hal yang dianggap buruk dan tabu lagi. Tentang vagina, penis, bulu-bulu disekitar kemaluan, sunat pada laki-laki sampai pada mandul dan penyebabnya pun dibahas di bab ini.
Setelah tau apa itu pubertas dan organ reproduksi, penulis lebih dalam lagi menjelaskan tentang apa itu mimpi basah (bagi laki-laki) dan apa itu menstruasi (bagi perempuan). Buku ini ditulis dengan konsep tanya jawab, sehingga lebih mudah dipahami dan seolah mewakili pembaca akan pertanyaan-pertanyaan yang selama ini ada di benak. Seperti misalnya,
Q : Waktu mimpi basah, apa yang kita impikan?
A : Seorang laki-laki mengalami mimpi basah, biasanya ia bermimpi tengah bermesraan dengan seorang perempuan yang ia kenal ataupun yang nggak dikenalnya. Saat itulah penis menegang (mengalami ereksi), dan karena kantung sperma penuh, maka sperma disemprotkan keluar melalui batang penis. Tapi, hal tersebut juga bisa terjadi pada saat kita tidur tanpa harus bermimpi, karena kantung sperma terlalu penuh.
Dengan menggunakan gaya bahasa remaja, membuat buku ini terasa akrab dan mengasyikan untuk dibaca, padahal mungkin content dari pembahasannya begitu sensitif. Disini kita sebagai orang tua diberi gambaran bagaimana sesuatu yang tabu dan terdengar sensitif seperti ‘berhubungan suami istri’ dijelaskan dengan porsi yang pas dan dengan penjelasan yang tepat dari sisi medis, psikologis dan religius.
Anak-anak kita berhak tahu tentang seks karena itu bukanlah hal yang buruk. Tahu dari orang tuanya adalah lebih baik dari pada mencari tahu sendiri sampai berakibat pada penyimpangan atau kekerasan seksual. Buku ini layak dibaca agar semua orang tua siap mendampingi anak-anak di fase pubertasnya.
Judul Buku : Indahnya Ramadhan di Rumah Kita
Penulis : Dr. Akram Ridha
Penerbit : Robbani Press
Tahun terbit : 2001
Halaman : xxvii + 255
Buku ini memberikan panduan teknis kepada para Muslimah, terutama ibu rumah tangga untuk mempersiapkan Ramadhan di rumahnya. Hal ini penting supaya pertemuan dengan bulan Ramadhan menjadi pertemuan yang paling indah dan berkesan dalam kehidupan rumah tangganya. Panduan teknis diberikan oleh Dr Akram Ridha, mulai dari proses penyambutan dengan memaksimalkan ibadah di bulan Sya'ban, proses pertemuan dengan Ramadhan, bagaimana berada di dalam bulan yang agung ini dan bagaimana setelahnya. Ibu Rumah Tangga diharapkan dapat mengelola semua itu dengan sebaik-baiknya, diawali dengan menetapkan target ramadhan dan mengeksekusi program ramadahan di rumahnya.
Walaupun berisi panduan teknis Dr. Akram Ridho tetap menyertakan hal-hal yang sifatnya konseptual seperti keutamaan Ramadhan dan puasa, Fikih puasa, keutamaan amalan-amalan di bulan Ramadhan, bagaimana mengoptimalkan anugerah Ramadhan berupa lailatul qodar dan shalat tarawih serta i'tikaf. Untuk memotivasi pembaca, disetiap bab diberikan segmen Cahaya Ramadhan. Dan untuk mengenal sejarah, disetiap bab juga dicantumkan catatan sejarah Islam yang terjadi di bulan Ramadhan seperti Perang Badar Kubro, Penaklukan Andalusia, dll.
Buku ini layak dibaca sebagai persiapan untuk menyambut bulan Ramadhan yang tinggal beberapa bulan lagi. Semoga Ramadhan selalu menjadi momentum terindah dalam hidup kita.
Judul Buku : Mind Map Langkah demi Langkah
Penulis : Sutanto Windura, BLI (Certified Buzan Licensed Instructor)
Penerbit : Elex Media Komputindo
Halaman : xx + 148
Otak manusia memiliki kapasitas yang luar biasa. Terdiri dari 100 M sel dan bisa memproses 5-9 hal per detik (Otak Sadar). Dapat mengingat 1 + angka nol sepanjang 1 050 km. Namun rata-rata manusia baru memanfaatkan 1% dari kapasitas otaknya.
Dalam pembelajaran, misalnya, sebagian besar guru masih banyak memaksimalkan otak kiri (membaca, menulis, menghafal) belum memaksimalkan belahan otak kanan (mewarnai, menggambar, berimajinasi). Akibatnya siswa sering tidak fokus di kelas, jenuh dan merasa otaknya penuh.
Mind Map adalah salah satu solusi pembelajaran dengan mengoptimalkan otak kiri (tulisan, tingkatan, pengumpulan informasi) dan otak kanan (warna, gambar dan dimensi). Mind Map menyajikan gambaran besar dan detil informasi yang dipelajari, dia juga bersifat unik sehingga siswa bisa membuat mind map yang dapat dipelajari untuk dirinya sendiri.Mind Map juga dapat digunakan untuk meringkas buku pelajaran, mengembangkan diri dan merubah kebiasaan berpikir.
Buku "Mind Map Langkah demi Langkah" yang ditulis oleh Sutanto Winduri, BLI (Certified Trainer dari Tony Buzan) dan diterbitkan oleh Elex Media Computindo memberikan panduan teknis langkah demi langkah dalam penggunaan Mind Map, baik untuk belajar maupun untuk menyelesaikan masalah. Contoh yang diberikan cukup kontekstual dan terkait langsung dengan pembelajaran di kelas. Dengan mengikuti langkah demi langkah dalam buku ini berarti Anda sudah belajar Mind Map dengan baik dan Insya Allah bisa mengajarkannya kepada murid-murid agar mereka dapat belajar lebih efektif.
ENGKAU MEMANG CANTIK!
Penulis : Burhan Sadiq
Penerbit : Gazza Media
Halaman : 145
Ika Pandini
Buku ini membahas tentang sseorang muslimah yang cantik. Kata cantik di dalam buku ini tidak terletak pada fisik melainkan dari hati dan tingkah laku yang baik. Salah satu muslimah yag cantik yaitu wanita shalihah, memiliki tutur kata yang baik, selalu tabayun, memperkuat zikirnya dan sabar. Selain itu, terdapat juga cara berhias, dengan kemuliaan Islam serata cara berpakaian muslimah menurut syariat Islam.
Buku ini membagi tips sehat dan cantik diantaranya:
1. Seimbangkan istirahat yang cukup, aktivitas yang produktif, serta berolahraga teratur.
2. Kinsumsi makanan yang sehat dan menyehatkan.
3. Minum air putih dua sampai empat liter perhari.
4. Hindari stres.
Wanita sebagian besar, terkadang merasakan ketidakpuasan dengan tubuhnya. Padahal hadist Nabi “Sesungguhnya Allah telah melihat fisik kalian dan rupa kalian akan tetapi Allah melihat hati kalian.”
Maka, buku ini bermanfaat untuk wanita muslimah yang minder atau tidak percaya diri terhadap dirinya sendiri. Dan sesungguhnya Allah tidak melihat cantik dari rupa wanita melainkan Allah melihat cantiknya seorang wanita dari kedalaman imannya. Dengan itu, bersyukurlah dengan pesonamu karena Allah melihat apa yang paling baik untukmu.
PEREMPUAN PENCARI TUHAN
Penulis : Ade.a.k.a Rindu
Penyunting : Ian
Penerbit : Qultum Media
Tahun terbit : 2012
IKA PANDINI
Buku ini mengajarkan para wanita untuk tidak terlena atas kehidupan di dunia. Penggalan-penggalan kisah yang disajikan buku ini pun memberitahukan bahwa para perempuan sering kali tergoda dengan harta dan rasa cinta. Namun, kisah-kisah tersebut akan menyadarkan kita dalam perjalanan hidupnya menjelasakan bahwa ketika harta yang dia kejar maka bukanlah kebahagiaanlah yang dia dapatkan melainkan kesombongan dan keangkuhan yang dia miliki. Akan tetap, ketika kita memiliki harta atas rasa syukur yang diberikan Allah lalu dia bersihkan dengan zakat dan sedekah tidak hanya keindahan dunia yang didapatkan keindahan akhirat pun insyallah akan dia dapatkan (ucapan guru ngajinya). Perempuan pencari Tuhan mencari rasa cintanya Allah bukan mencari cintanya makhluk Allah. Guru ngajinya berkata “Berhentilah menjadi Firaun pada zaman modern ini! Berhentilah menyembah berhala bernamakan cinta dunia!” Ditegaskan dalam kutipan “Ketika kita mencintai Yang Maha Memiliki , Sang Pencipta, maka mencintai makhluk tak terlalu memesona lagi!
Rindu, si perempuan pencari Tuhan, memberikantahukan bahwa napas yang dimiliki hanyalah titipan. Hidup di dunia bukanlah tanda titik melainkan tanda koma.
Buku in dapat ditemukan di perpustakaan Al Kausar.
Penulis : Prof. Dr. Zaghlul Raghib al-Najjar
Alih bahasa : Yodi Indrayadi, Lc dan Tim penerjemah Zaman
Penerbit : Zaman
Tahun terbit : 2013 (cetakan pertama)
Tebal halaman : -
Buku pelengkap untuk buku “Buku Pintar Sains dalam Al Qur’an” karangan Dr. Nadiah Thayyarah.
Buku ini selalu saya jadikan sebagai sumber rujukan ketika ingin mengaitkan penemuan sains modern dengan informasi sains yang sudah Alloh beritahukan dalam Al Qur’an dan hadits. Bedanya, buku ini lebih menitikberatkan pada bahasan hadits.
Sesuai judulnya, saya rasa tidak perlu digambarkan panjang lebar tentang apa sih buku ini. Favorit saya setiap membaca buku ini adalah bab mengenai penciptaan manusia, makanan, perilaku, dan bab mengenai kesehatan dan pengobatan.
Hal yang cukup menantang bagi saya ketika membaca buku ini, ketika Prof. Zaghlul mulai ‘mempreteli’ dan menjelaskan lebih jauh makna kata dalam bahasa arab di dalam hadits menggunakan kaidah tata bahasa arab; cukup pusing saya untuk memahaminya karena saya tidak bisa berbahasa arab.
Penulis : Bill Bryson
Alih bahasa : Alex Tri Kantjono Widodo
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2015
Tebal halaman : 243 halaman
Full color and full of illustrations. Itu kesan pertama saya terhadap buku ini.
Kalau pernah baca buku “The Cartoon Guide To Genetics” karya Larry Gonick dan Mark Wheelis, pasti sudah bisa mengira-ngira isi buku ini seperti apa.
Yang hidup cukup lama, pasti kenal dengan buku judulnya RPUL atau RPAL; zaman saya masih imut, buku ini jadi pegangan wajib anak sekolahan usia SD-SMP. Nah, Bryson, si penulis buku yang sedang saya ulas ini, pun sebenarnya sama sedang menulis RPUL dan RPAL dalam satu buku tetapi versi narasi; jadi, Bryson bercerita kepada pembaca dan disertai ilustrasi-ilustrasi.
Saya sebagai orang dewasa saja senang membacanya, apalagi anak-anak. Terutama, buku ini ingin menularkan kepada pembaca bagaimana serunya jadi orang kepo tapi kepo yang positif yaa …
“Save Our Planet!!”
JUDUL BUKU : Guruku Muhammad
PENULIS : Fu’ad Asy Syalhub
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non-Fiksi
PENERBIT : Gema Insani, Jakarta
TANGGAL TERBIT : Maret 2006
HALAMAN : 178 Halaman
ISBN : -
REVIEWER : Dini Septianita.,S.Pd
Dalam Buku Guruku Muhammad. Ada beberapa hal yang sangat menginspirasi saya. Siapa yang tidak mengenal Nabi Muhammad SAW, beliau pemimpin terbesar umat Islam sepanjang masa, dinobatkan sebagai tokoh nomor satu yang paling berpengaruh di dunia dibandingkan tokoh-tokoh lainnya yang pernah ada di dunia.
Akhlak beliau yang mulia, tata krama beliau yang terpuji, perubahan dan revolusi yang beliau cetuskan di seanterao dunia, khususnya di Hijaz dan jazirah Arab, dan sabda-sabda beliau yang mulia berkenaan dengan tauhid, sifat-sifat Allah, hukum halal dan haram, serta nasihat-nasihat beliau telah membuktikan kelayakan beliau untuk menduduki kursi kenabian, dan setiap orang yang insaf tidak akan meragukan semua itu.
Kita sebagai umat pengikutknya, sudah memang seharusnya mengikuti apa yang sudah diajarkannya. Dalam buku ini membahas tentang sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang Guru, Tugas dan Kewajiban Guru, dan Metode Teknik Pengajaran, yang berfokus pada Muhammad sebagai Guru.
Kita sebagai Guru, hendaknya bisa meneladani, dan meniru cara Nabi Muhammad sebagai Rasul Kita. Guru sebagai pengajar hendaknya bisa memberikan pengajaran yang baik dan mengaplikasikan teladan Rasullallah dengan tepat. Ada beberapa hal dalam buku ini yang bisa kita garis bawahi sebagai ilmu yang kita harus miliki sebagai guru, untuk para anak-anak didik kita di dunia pendidikan, yakni:
a. Sifat-Sifat Yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Guru
Iklas dimana guru dapat mengiklaskan untuk mengamalkan ilmu dan hanya berfokus pada balasan pahala dari Allah SWT. Jujur yang mana maksudnya mampu dipercayai akan ilmu dan pengetahuan-pengetahuan yang dimiliki untuk bisa diamalkan kepada peserta didik. Adil yang mana maksudnya tidak membeda-bedakan murid, terlepas dari kekurangan dan kelebihan yang masing-masing murid miliki. Akhlak Mulia dan Terpuji maksudnya menggerakan hati dan jiwa untuk senantiasa menebarkan cinta kasih dan rasa kaih sayang sesama manusia (masyarakat). Sifat lain yang harus dimiliki, yakni berani, meletakan adab becanda sesuai tempatnya, sabar menghadapi tantangan dalam proses pendidikan atau pengajaran pada peserta didiknya, yang dibuktikan baik dalam bertutur kata, dan bagaimana etika meminta bantuan terhadap kepada orang lain.
b. Tugas Dan Kewajiban Guru
Menanamkan Aqidah dimana seorang guru mampu menjelaskan ilmu-ilmu sesuai syariat agar terjalin ikatan yang kuat antara seorang muslim (Guru) dan agamanya, sehingga akan tumbuh generasi-generasi muslim yang kokoh dan tangguh. Memberikan Nasihat dimana Guru mampu memberikan perhatian, mengarahkan, dan meluruskan. Bersikap lembut dimana Guru mampu mengelola cara ketika menasehati, mengarahkan murid yang sedang terkena masalah, dan tidak didasari dengan arahan yang memacu emosi (amarah) atau dengan kata lain mampu beretika dalam menegur, dan senantiasa selama membiasakan ucapan salam kepada murid dengan baik (tutur kata/ucapan). Dan memberikan yang terbaik/bijak dalam memberikan hukuman pada murid, dan hadiah kepada murid.
c. Metode Teknik Pengajaran
Dalam buku ini, Guruku Muhammad, Guru mampu mempersiapkan murid untuk menerima ilmu yang akan diberikan, berinteraksi dengan baik, mempunyai metode dalam pengajaran, mempunyai cara mengajar melalui cerita, mampu memberikan contoh dengan baik, membiasakan memberian motivasi, dapat menjelaskan secara garis besar, mengaktifkan/menghidupkan dinamika tanya jawab dan diskusi, selalu memotivasi murid, dan diakhir memberikan komentar (sifatnya membangun) sebagai feedback dari apa metode/teknik pengajaran Guru kepada murid.
Kesimpulan akhir dengan membaca buku ini, selain kita sebagai umat muslim yang sudah seharusnya meneladani Nabi Muhammad SAW dengan sepenuh hati, kita sebagai sosok yang berprofesi guru pun hendaknya bisa mengkorelasikan antara syariat muslim melalui Rasul kita yang telah mengajarkan, dan di aplikasikan dalam sebuah pengajaran pendidikan. Guru apapun dimanapun, jika menjadikan teladan fondasi Agama (Islam), insa Allah dalam proses nasehatnya, arahannya, dan penyampaian ilmunya terhadap murid mudah diterima dengan baik dan tentunya diberkahi oleh Allah SWT. J Aminnn
PENULIS : -
NEGARA : Indonesia
BAHASA : Indonesia
GENRE : Non-Fiksi
PENERBIT : ISA
TANGGAL TERBIT : Agustus 2009
HALAMAN : 96 Halaman
ISBN : -
Melihat buku yang berjudul “Jangan Takut Gagal” secara tersirat ada makna yang cukup inspiratif. Jika dikatakan sebuah inspirasi memberikan hal positif kepada diri seseorang, maka saya sebagai pembaca buku ini sekaligus mereview buku ini merasa sangat terinpirasi penuh dengan beberapa isi di buku tersebut. Didalam buku ini digambarkan dan dijelaskan, bahwa dibalik kegagalan ada sebuah kesuksesan. Jika kita meyikapi kegagalan secara salah, maka akan terjerumus pada kegagalan. Akan tetapi jika kita meyikapi bahwa orang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, maka itu akan menjadi batu pijakan untuk menuju sukses. Sukses dan gagal adalah dua kutup berlawanan yang saling terkait erat. Dijelas kan dalam buku ini, ada 4 tipe orang yang bisa kita temui berkaitan dengan sukses dan gagal, yakni sebagai berikut: gagal mengatasi kegagalan, gagal mengatasi kesuksesan, sukses mengatasi kesuksesan, dan sukses mengatasi kegagalan.
Didalam buku ini, juga dijelaskan mengenai konsep gagal. Dimana, konsep 1 tentang gagal: gagal adalah proses, gagal adalah kepastian. Konsep 2 tentang gagal: gagal akan datang berulang. Konsep 3 tentang gagal : jumlah kegagalan sering kali lebih banyak dari kesuksesan. Kosep 4, tentang gagal: selalu ada sisi positif dari kegagalan. Konsep 5 tentang gagal : kegagalan adalah proses pembelajaran, persiapan, latihan, dan peringatan agar kita bekerja lebih keras. Konsep 6 tentang gagal: kegagalan mungkin karena kita belum bertemu dengan orang yang tepat, waktu yang tepat atau bidang yang tepat. Konsep 7 tentang gagal: kegagalan bukan akhir segalanya kegagalan bukan harga mati. Konsep 8 tentang gagal: sekalipun tidak merasakan sukses, bukan berarti kita gagal. Dan terakhir, Konsep 9 tentang gagal: gagal bisa ditaklukan.
Pesan yang bisa saya ambil, dari membaca buku ini, gagal bukan merupakan akhir segalanya, ada beberapa cara dalam hidup kita untuk selalu bangkit, dan menjalankan itu dengan penuh perjuangan yang hakiki dan bisa berdampak manfaat, begitupun berkah. Sekarang bagaimana caranya kita, memahami konsep gagal sebagai awal yang baik dalam meraih kesuksesan, dan hal itu tidak terlepas dari usaha yang terus menerus, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. Salam sukses untuk kita semua, “Man Jadda Wadd Jadda” :)