Jaringan fiber optik adalah teknologi jaringan yang menggunakan serat kaca atau plastik sangat halus sebagai media penghantar data dalam bentuk cahaya. Berbeda dengan kabel tembaga yang menghantarkan sinyal listrik, fiber optik menghantarkan sinyal berupa cahaya yang dipancarkan oleh laser atau LED.
Pengubahan Sinyal
Sinyal listrik dari perangkat (misalnya modem atau switch) diubah menjadi sinyal cahaya oleh transmitter menggunakan LED atau Laser Diode.
Transmisi Cahaya di Core
Cahaya yang membawa data masuk ke core (inti serat optik).
Karena perbedaan indeks bias antara core dan cladding, cahaya dipantulkan berkali-kali di dalam core melalui prinsip total internal reflection.
Proses ini membuat cahaya tetap terjaga walaupun menempuh jarak yang sangat jauh.
Proteksi oleh Cladding dan Coating
Cladding menjaga cahaya agar tidak keluar dari core.
Coating / buffer melindungi serat dari kerusakan fisik dan gangguan lingkungan.
Penerimaan Sinyal
Setelah melewati kabel fiber, cahaya diterima oleh receiver.
Receiver (menggunakan photodiode) mengubah sinyal cahaya kembali menjadi sinyal listrik.
Pengolahan Data
Sinyal listrik yang sudah kembali bisa diproses oleh perangkat jaringan (misalnya router, switch, atau komputer).
Single Mode Fiber (SMF) adalah salah satu jenis serat optik yang digunakan dalam teknologi komunikasi modern. SMF memiliki diameter inti (core) yang sangat kecil, yaitu sekitar 8–10 mikrometer, sehingga hanya mampu dilewati oleh satu jalur cahaya atau disebut mode tunggal. Karena hanya ada satu jalur cahaya yang merambat, maka sinyal yang dikirimkan melalui SMF mengalami distorsi dan pelemahan (attenuasi) yang sangat rendah. Hal ini membuat SMF sangat efektif untuk menghantarkan data dalam jarak yang sangat jauh dengan kualitas sinyal yang tetap stabil.
Multi Mode Fiber (MMF) adalah salah satu jenis kabel serat optik yang memiliki diameter inti (core) lebih besar dibandingkan dengan Single Mode Fiber (SMF), yaitu sekitar 50–62,5 mikrometer. Karena ukurannya lebih besar, inti serat ini memungkinkan cahaya merambat melalui banyak jalur atau mode cahaya sekaligus.
Bagian paling dalam dari serat optik yang terbuat dari kaca atau plastik murni.
Berfungsi sebagai jalur utama rambatan cahaya yang membawa data.
Lapisan yang menyelimuti core dengan indeks bias lebih rendah.
Fungsinya memantulkan cahaya agar tetap berada di dalam core menggunakan prinsip total internal reflection.
Lapisan luar yang melindungi core dan cladding dari kerusakan fisik, kelembapan, maupun gangguan lingkungan.
Kumpulan beberapa serat optik yang dibungkus dalam satu pelindung.
Digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan dengan jarak jauh.
Alat yang mengubah sinyal listrik menjadi sinyal cahaya.
Umumnya menggunakan LED atau Laser Diode.
Komponen untuk menyambungkan kabel fiber optik dengan perangkat jaringan.
Contoh jenis konektor: SC, LC, ST.
Alat untuk menyambungkan dua serat optik.
Ada dua jenis: fusion splicing (meleburkan serat dengan panas) dan mechanical splicing (sambungan mekanis).