Jaringan Komputer adalah sebuah sistem yang menghubungkan dua atau lebih perangkat komputasi ( seperti komputer, laptop, hp, dan lainnya )
untuk dapat saling berkomunikasi, bertukar data, dan berbagai sumber daya secara bersamaan
Jaringan Kabel adalah jenis jaringan komputer yang menggunakan media fisik berupa kabel untuk menghubungkan perangkat - perangkat dalam
suatu sistem. Kabel ini berfungsi sebagai jalur transmisi untuk mengirimkan data dalam bentuk sinyal listrik atau optik dari satu perangkat ke
perangkat lainnya.
Jaringan Nirkabel atau sering disebut Wireless Network atau Wi-Fi adalah jenis jaringan komputer yang memungkinkan perangkat - perangkat
berkomunikasi dan bertukar data tanpa menggunakan kabel fisik. Sebagai gantinya jaringan nirkabel menggunakan gelombang radio ( gelombang
mikro, inframerah atau frekuensi radio lainnya ) untuk mengirim dan menerima informasi.
Jenis-jenis jaringan nirkabel sebagai berikut :
WLAN (Wireless Local Area Network)
Jaringan nirkabel dalam area terbatas seperti rumah, sekolah, kantor.
Contoh: WiFi.
WPAN (Wireless Personal Area Network)
Jaringan nirkabel jarak sangat dekat (beberapa meter).
Contoh: Bluetooth, Infrared, ZigBee.
WMAN (Wireless Metropolitan Area Network)
Jaringan nirkabel dalam skala kota/metropolitan.
Contoh: WiMAX.
WWAN (Wireless Wide Area Network)
Jaringan nirkabel berskala luas, bahkan mencakup antar negara.
Contoh: 4G LTE, 5G, jaringan satelit.
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel jaringan yang terdiri dari beberapa pasang kabel tembaga yang dipilin (twisted) berpasangan tanpa pelindung (unshielded).
Kabel STP (Shielded Twisted Pair) adalah jenis kabel jaringan yang mirip dengan UTP, tetapi setiap pasang kabel tembaga di dalamnya dilapisi pelindung (shielding) berupa anyaman logam atau foil aluminium.
Kabel Coaxial adalah jenis kabel jaringan yang terdiri dari inti tembaga tunggal yang dikelilingi oleh lapisan isolator, pelindung logam (shield), dan jaket luar.
Kabel Fiber Optic adalah kabel jaringan yang menggunakan serat kaca atau plastik sangat tipis untuk mentransmisikan data dalam bentuk cahaya (bukan listrik)
Perangkat-perangkat jaringan komputer adalah komponen fisik (hardware) yang digunakan untuk membentuk, mengelola, dan menghubungkan jaringan komputer agar dapat saling bertukar data dan sumber daya. Berikut ini adalah daftar perangkat jaringan komputer beserta fungsinya:
Menghubungkan jaringan berbeda, misalnya LAN ke internet.
Menghubungkan banyak perangkat dalam satu jaringan dan mengirim data ke tujuan tertentu.
Perangkat untuk menghubungkan perangkat wireless (laptop, HP) ke jaringan LAN.
Mengubah sinyal digital komputer menjadi sinyal analog (dan sebaliknya) agar bisa dikirim melalui jaringan telepon atau ISP.
Media penghantar data antar perangkat jaringan.
Pada tahun 1970 Norman Abramson, seorang profesor di University of Hawaii, mengembangkan komputer pertama di dunia jaringan komunikasi, ALOHAnet, menggunakan biaya rendah seperti ham-radio. Dengan topologi bintang dua arah, tujuh sistem komputer yang terhubung ditempatkan lebih dari empat pulau untuk berkomunikasi dengan komputer pusat di Pulau Oahu tanpa menggunakan saluran telepon.
Pada tahun 1979, FR Gfeller dan U. Bapst menerbitkan makalah di Proceedings IEEE pelaporan percobaan jaringan area lokal nirkabel menggunakan komunikasi infra merah disebarkan. Tak lama kemudian, pada tahun 1980, P. Ferrert melaporkan percobaan penerapan kode satu radio spread spectrum untuk komunikasi di terminal nirkabel IEEE Konferensi Telekomunikasi Nasional. Pada tahun 1984, perbandingan antara infra merah dan CDMA spread spectrum untuk komunikasi jaringan informasi kantor nirkabel diterbitkan oleh IEEE Kaveh Pahlavan di Jaringan Komputer Simposium yang muncul kemudian dalam IEEE Communication Society Magazine. Pada bulan Mei 1985, upaya Marcus memimpin FCC untuk mengumumkan ISM band eksperimental untuk aplikasi komersial teknologi spread spectrum. Belakangan, M. Kavehrad melaporkan percobaan sistem PBX nirkabel kode menggunakan Division Multiple Access. Upaya-upaya ini mendorong kegiatan industri yang signifikan dalam pengembangan dari generasi baru dari jaringan area lokal nirkabel dan diperbarui beberapa lama diskusi di radio portabel dan mobile industri.
Generasi pertama dari modem data nirkabel dikembangkan pada awal 1980-an oleh operator radio amatir, yang sering disebut sebagai radio paket ini. Mereka menambahkan komunikasi data pita suara modem, dengan kecepatan data di bawah 9.600 bit/s, untuk yang sudah ada sistem radio jarak pendek, biasanya dalam dua meter band amatir. Generasi kedua modem nirkabel dikembangkan FCC segera setelah pengumuman di band eksperimental untuk non-militer penggunaan spektrum penyebaran teknologi. Modem ini memiliki kecepatan data yang diberikan atas perintah ratusan kbit/s. Generasi ketiga modem nirkabel ditujukan untuk kompatibilitas dengan LAN yang ada dengan data tingkat atas perintah Mbit/s. Beberapa perusahaan yang mengembangkan produk-produk generasi ketiga dengan kecepatan data di atas 1 Mbit/s dan beberapa produk sudah diumumkan oleh waktu pertama IEEE Workshop on Wireless LAN.
KEUNGGULAN JARINGAN KABEL :
Stabil & Cepat – Transfer data lebih konsisten dibanding jaringan nirkabel.
Keamanan Lebih Tinggi – Lebih sulit disadap daripada jaringan WiFi.
Minim Gangguan – Tidak terpengaruh oleh cuaca atau gelombang radio.
Latency Rendah – Cocok untuk gaming online atau aplikasi real-time.
Mendukung Bandwidth Besar – Kabel (terutama fiber optik) bisa mencapai kecepatan sangat tinggi.
KEKURANGAN JARINGAN KABEL :
Kurang Fleksibel – Perangkat harus terhubung lewat kabel, sehingga mobilitas terbatas.
Instalasi Rumit – Butuh penarikan kabel, pengaturan jalur, dan biaya tambahan.
Biaya Lebih Tinggi – Perlu beli kabel, switch, router, dan kadang teknisi pemasangan.
Sulit Dipindahkan – Kalau perangkat dipindah jauh, kabel harus ditata ulang.
Kurang Praktis untuk Banyak Pengguna – Dibanding WiFi, penggunaan kabel bisa merepotkan jika jumlah perangkat banyak.
KEUNGGULAN JARINGAN NIRKBEL :
Fleksibel & Praktis – Bisa mengakses jaringan tanpa harus tersambung kabel.
Mobilitas Tinggi – Perangkat bisa berpindah tempat tanpa kehilangan koneksi.
Mudah Instalasi – Tidak perlu menarik kabel, cukup pasang access point/router.
Efisien untuk Banyak Pengguna – Cocok untuk area publik (kafe, kampus, bandara).
Skalabilitas Mudah – Menambah perangkat baru lebih cepat tanpa instalasi kabel tambahan.
KEKURANGAN JARINGAN NIRKABEL :
1.Kecepatan Kurang Stabil – Dipengaruhi jarak, hambatan (tembok), dan jumlah pengguna.
2.Rentan Gangguan – Cuaca, peralatan elektronik lain, atau gelombang radio bisa mengganggu sinyal.
3.Keamanan Lebih Rendah – Lebih mudah disusupi hacker jika tidak diamankan dengan enkripsi.
4.Jangkauan Terbatas – Sinyal melemah jika terlalu jauh dari access point.
5.Konsumsi Daya Lebih Besar – Perangkat wireless (WiFi, Bluetooth) cenderung boros baterai.