SATUAN JAMINAN MUTU SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Sejarah

Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Syiah Kuala (USK) didirikan berdasarkan SK Rektor Universitas Syiah Kuala No. 256/ Tahun 2002 tanggal 2 Des. 2002 yang sebelumnya merupakan hasil penggabungan beberapa program studi (Prodi) yang sudah ada sebelumnya, yaitu: Program Magister (S2) Ilmu Ekonomi (MIE), Magister Manajemen (MM), Prodi Doktor (S3) Ilmu Ekonomi (DIE), Prodi Magister Konservasi Sumber Daya Lahan (MKSDL), Magister Administrasi Pendidikan (MAP), dan Magister Teknik Sipil (MTS). Untuk periode 2002  2016, total ada 36 buah prodi yang terdiri dari 29 Prodi Magister dan 7 Prodi Doktoral yang semuanya terkonsentrasi di gedung PPs. Namun, sejak diberlakukannya SK Rektor No. 12/ Tahun 2016, Unit Pengelola Program Studi (UPPS) hanya mempunyai 10 Prodi yang terdiri dari 4 Program Doktoral dan 6 Program Magister.

Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala memiliki tugas kewenangan dan tanggung jawab mengkoordinasikan kegiatan akademik dan kemahasiswaan dan pengembangan mutu pendidikan pada program studi di lingkungan SPS-USK.  Sejalan dengan hal tersebut, maka Sekolah Pascasarjana USK membentuk Satuan Penjaminan Mutu (SJM) yang akan melakukan peningkatkan mutu akademik secara bertahap dan berkelanjutan melalui sistem Plan Do Check Analyze (PDCA) atau Penetapan-, Pelaksanaan-, Evaluasi-, Pengendalian-, dan Peningkatan-Standar Pendidikan Tinggi (PPEPP) kinerja Program Pascasarjana secara terus menerus dan terkendali sehingga tercapai mutu akademik sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.


Untuk Download Profil Lengkap Program Pascasarjana USK, Klik Tombol Download Dibawah Ini.

DOWNLOAD PROFIL SPs USK

Struktur Organisasi

Satuan Penjaminan Mutu (SJM) telah didirikan sejak SPs berdiri di tahun 2002, namun setelah tsunami atau di tahun 2005 belum terstruktur secara jelas. Baru pada periode 2010 hingga saat ini SJM memiliki struktur resmi di bawah Direktur Pascasarjana. Berdasarkan Peraturan Rektor Unsyiah secara eksplisit SJM mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk membantu Direktur dan dua orang wakil Direktur (I, II) dalam pengelolaan SPs, khususnya dalam penjaminan pemenuhan standar pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Secara umum Sistem penjaminan mutu di SPs USK mengacu pada Permendikbud No. 50 Tahun 2014 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, yang terdiri dari penjaminan secara eksternal dan internal.

Download SOTK SPs USK (Nomor 18 Tahun 2024) 29 Januari 2024

Visi, Misi 

VISI

Menjadi Sekolah Pascasarjana berkarakter sosio-edu-teknopreneur yang inovatif, mandiri dan terkemuka ditingkat global. 

MISI



TUJUAN


SASARAN

Kebijakan Mutu

Kebijkan Mutu Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala adalah Prima dalam Pelayanan

Kebijakan mutu dibuat sebagai:

Kebijakan mutu Sekolah Pascasarjana USK telah disusun dengan mengacu pada visi, misi Universitas Syiah Kuala, yaitu:

Maksud dan Tujuan Kebijakan Mutu:

Prof. Dr. Nazli, S.Si., M.Si

Profil Singkat Ketua Satuan Jaminan Mutu 

Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala

Prof. Dr. Nazli, S.Si., M.Si adalah seorang ahli dalam bidang Geofisika, khususnya Geofisika Bumi Padat. Ia meraih gelar Ph.D dari Universitas Uppsala, Swedia. Sebelumnya, beliau menyelesaikan Magister Sains (M.Si) dalam Jurusan Geofisika di UGM Yogyakarta dan Sarjana Sains (S.Si) pada Jurusan Fisika di Universitas Syiah Kuala.

Prof. Dr. Nazli saat ini memegang jabatan sebagai Ketua Satuan Jaminan Mutu Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, sebelumnya pernah menjadi Ketua Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan periode 2014 - 2022). Beliau juga merupakan staf pengajar di Jurusan Fisika, Teknik Geofisika, serta Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan. Selain itu, beliau turut berkontribusi sebagai peneliti di Pusat Penelitian Mitigasi Tsunami dan Bencana (TDMRC).

Minat penelitian beliau mencakup aplikasi metode geofisika, dengan fokus khusus pada elektromagnetika dan metode medan potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung studi eksplorasi, pemahaman lingkungan, pengembangan sumber daya geotermal, dan analisis bahaya geologi. Dengan latar belakang dan pengalaman yang luas, Prof. Dr. Nazli, S.Si., M.Si memainkan peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan geofisika dan mitigasi risiko bencana.