LABORATORIUM PENANGGULANGAN BENCANA

Laboratorium bencana dapat berfungsi sebagai tempat untuk melakukan Pembelajaran tentang berbagai aspek penanggulangan bencana, seperti:

o   teknologi mitigasi: Pembelajaran tentang teknologi untuk mengurangi risiko atau dampak bencana, misalnya sistem peringatan dini yang lebih akurat.

o   Strategi penanganan: Laboratorium dapat digunakan untuk menguji dan mengembangkan strategi penanganan bencana yang efektif, seperti prosedur evakuasi, pengelolaan logistik bantuan, dan teknik penyelamatan.

o   Analisis data bencana: Laboratorium dapat melakukan analisis data bencana untuk memahami pola, penyebab, dan dampak bencana, serta untuk memprediksi potensi bencana di masa depan.

o   Model simulasi: Laboratorium dapat menggunakan model simulasi untuk memprediksi dampak bencana dan menguji efektivitas berbagai tindakan penanganan.

o   Dampak sosial ekonomi bencana: Laboratorium dapat melakukan pembelajaran tentang dampak bencana terhadap kehidupan masyarakat, ekonomi, dan lingkungan, serta untuk mengembangkan strategi pemulihan yang efektif. 

Laboratorium penaggulangan bencana Prodi D-iii Teknologi Bank Darah Poltekkes Kemenkes Malang memiliki luas luas 36 m2 dan dilengkapi dengan berbagai peralatan praktik seperti : Bag Valve Mask, Tandu Scoop, Phantom CPR, AED Trainer, Emergency kit, Peta Lokasi (3 dimensi), dll.