A. Nahdlatul Ulama’ Sebagai Jam’iyah Diniyah

Kata "Jam'iyah" berasal dai bahasa arab yang berarti "Perkumpulan atau Organisasi", sedangkan "Diniyah" berarti "Keagamaan" secara singkat Jam'iyah Diniyah berarti "Perkumpulan atau organisasi keagamaan”. Jadi yang di maksud Nahdlatul Ulama’ sebagai Jam'iyah Diniyah adalah organisasi keagamaan yang memiliki asas,(dasar) tujuan,pimpinan, anggota, dan aturan-aturan yang harus di patuhi.

Sebagai Jam'Iyah Diniyah, NU didirikan berdasarkan akidah Islam Ahlusunnah Wal Jama'ah dengan tujuan meluhurkan agama dan umat islam (Izzul Islam wal Muslimin) dengan kegiatan pokoknya adalah melaksanakan dakwah islam. Banyak cara yang dilakukan NU untuk berdakwah dalam rangka amar ma’ruf nahi munkar sesuai ajaran islam menurut paham Ahlussunnah wal Jamaah. Adapun sarana yang digunakan NU dalam berdakwah untuk mencapai tujuan antara lain :

1. Lailatul Ijtima' , kegiatan untuk menjelaskan islam menurut paham Ahlussunnah wal Jamaah

2. Pengajian di Masjid atau Mushallah.

3. Kegiatan rutin dalam bentuk amaliah keagamaan, seperti Tahlilan. Istihgotsah, manaqiban, diba', dll

4. Peringatan hari-hari besar islam seperti Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj, Nuzulul Qur’an dan lain-lain.

Sasaran kegiatan dakwah NU adalah seluruh umat islam terutama warga Nahdlatul Ulama. Kepada umat Islam tujuannya adalah agar mengenal NU sebagai jam’iyah diniyah Islamiyah dan Paham keagamaan. Sedangkan kepada warga NU tujuannya agar tetap setia kepada jam’iyah (organisasi), meyakini kebenaran ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah , mau mengamalkan dan selalu tabah memperjuangkannya.