Anatomi Huruf
Typeface atau huruf terdiri dari banyak karakter. Setiap karakter dibuat dari berbagai macam bagian yang setiap bagiannya memiliki nama. Mengetahui terminologi dari nama-nama bagian tubuh huruf tidak hanya membuat komunikasi lebih mudah tetapi juga dapat memberikan pengetahuan pada mata desainer untuk melihat dan mengenali struktur dari beraneka desainnya dan kemudian dapat membedakannnya.
Selayaknya pada tubuh manusia, huruf juga memiliki anggota tubuh. Penamaannya juga diambil dari nama-nama anggota tubuh makhluk hidup, baik manusia, hewan maupun tumbuhan. Pada makhluk hidup memiliki nama yang sama pada anggota tubuhnya. Misalnya: kepala, tangan, pinggang dan lainnya. Hal ini sama antara indvidu satu dengan yang lainnya atau semua makhluk hidup. Tidak halnya dengan huruf. Anggota tubuh pada huruf tidak semua memiliki anggota tubuh yang sama. Bahkan ada huruf yang hanya memiliki satu anggota tubuh misalnya huruf I atau bahkan ada huruf yang hanya memiliki anggota eksklusif miliknya sendiri misalnya, eye (=mata) hanya dimiliki oleh huruf e saja.
Istilah - Istilah dalam Anotomi Huruf
Berikut terminologi yang umum digunakan dalam persamaan setiap komponen visual yang terstruktur dalam fisik huruf.
a. Baseline = Garis semu lurus mendatar (horisontal) yang menjadi batas bawah garis dimana karakter huruf "duduk“.
b. Capline = Garis semu lurus mendatar (horisontal) yang menjadi batas atas huruf besar.
c. Meanline = Garis semu lurus mendatar (horisontal) yang menjadi batas atas huruf kecil.
d. Capital height = jarak dari 'baseline' hingga titik puncak huruf besar (kapital)
e. X-height = jarak antara garis 'baseline' dan 'meanline. X-height merupakan tinggi dari badan huruf kecil.
f. Stroke = merupakan Garis-garis pada huruf. Terdiri dari dua macam: Stem Stroke (stem) dan hairline
Berikut definisi bagian-bagian huruf berdasarkan urutan abjad.
1. Aperture = besar kecilnya celah pada open counter. Terdapat pada: C, S, a, c, e dan s.
2. Apex = pertemuan dua stroke diagonal yang membentuk seperti puncak. Contoh: A dan M.
3. Arm = seperti tangan manausia, arm merupakan stroke yang salah satunya menempel pada stem atau stroke lain sedangkan ujung lainnya bebas. Arm berbentuk horisontal dan diagonal mengarah ke atas. Contoh: E, F, K, L,T, X, dan Y.
4. Axis = garis sumbu pada huruf. Contoh O
5. Bowl = stroke yang berbentuk lengkung/ melingkar, melingkupi sebuah ruang kosong (counter). Contoh: B, D, G, O, P, Q, R, a, b, c, d, e, g, o, p, dan q
6. Bracket = bagian peralihan yang terletak antara serif dengan stem.
7. Chin = terminal yang membentuk sudut pada huruf G.
8. Contrast = perbandingan tebal dan tipis stroke atau ketebalan stem.
9. Counter = ruang negatif atau ruang putih atau ruang kosong di dalam huruf. Counter bisa dilingkupi oleh bowl maupun bentuk yang lain.
• Open counter – counter yang dilingkupi oleh oleh bowl atau bentuk lain yang terputus sehingga memiliki celah. Contoh: C, E, F,G, M, a, c, e, f, h dan j.
• Closed counter – counter yang seluruhnya dilingkupi oleh bentuk bowl atau bentuk lainnya yang tidak terputus sehingga tidak memiliki celah. Contoh: A, B, D, O, P, Q, R, a, b, d, e, g, o, p dan q.
10. Crotch = celah bagian dalam dari sudut pada huruf.
11. Crossbar/Crossbeam = stroke berbentuk horizontal yang menghubungkan dua stem/stroke lain. Contoh: A, H, dan e.
12. Cross stroke = stroke berbentuk horizontal yang melintang/memotong sebuah stem lain. Contoh: T, t, f, X dan x.
13. Dot/Ball = titik pada huruf i dan j
14. Ear = stroke kecil seolah-oleh tumbuh keluar seperti telinga. Terdapat pada bagian atas huruf g double storey.
15. Eye = closed counter pada huruf e yang menyerupai mata.
16. Flag = tambahan semacam swash yang bersifat dekoratif pada huruf jenis kaligrafi dan black letter.
17. Hairline Stroke/Stroke = Garis-garis sekunder yang lebih tipis daripada Stem Stroke.
18. Joint/Juncture = seperti cabang pada ranting pohon. Joint berawal dari sebuah stroke lalu bercabang dua. Contoh: R dan Y.
19. Leg = arm yang berbentuk diagonal mengarah ke bawah. Contoh: K, R, dan X.
20. Loop/Lube = bowl sebelah bawah yang terdapat di bagian descender g.
21. Neck = stroke pendek yang menghubungkan bagian atas dan bagian bawah (loop) pada huruf g double storey.
22. Overshoot = bagian huruf yang melengkung atau runcing agar secara optis memiliki tinggi yang sama dengan huruf-huruf lainnya. Kelebihan bagian atas dan bawah melebihi garis capline dan baseline. Contoh: A,C, G, M, N, O, Q, S, U, V, dan W.
23. Ribs = bagian yang melengkung seperti busur pada huruf B. Ribs seperti tulang rusuk manusia. Ribs hanya milik huruf B saja.
24. Shoulder = bagian transisi yang berbentuk melengkung dari sebuah stroke vertikal. Sesuai namanya, shoulder berbentuk seperti bahu manusia. Contoh: a, f, h, j, m, n, t, dan u.
25. Slope = derajat kemiringan huruf antara stem stroke dan baseline. Umumnya style Italic memiliki kemiringan 12° dan 15°.
26. Spine = bagian yang melengkung di tengah huruf S dan s. Spine seperti tulang punggung manusia.
27. Stem Stroke/Stem = seperti batang pohon. Stem merupakan garis palin utama dan paling tebal. Stem Berbentuk lurus, baik vertical atau diagonal, yang melengkug tidak disebut stem.
28. Swash = tambahan pada terminal yang bersifat dekoratif di arm maupun tail. Umumnya terdapat pada huruf berjenis script dan kaligrafi.
29. Tail = stroke yang mengarah ke bawah pada Q. Tail seperti ekor.
30. Terminal = bagian ujung stroke.
31. Vertex = pertemuan dua stroke diagonal yang membentuk seperti puncak. Vertex kebalikan dari apex, verte berada di bawah bagian huruf. Contoh: M, V, dan W.
32. Waist = seperti pinggang pada manusia. Waist seperti pinggang pada huruf. Contoh: K, R, dan X. tur dalam fisik huruf.