Struktur Kurikulum
SMP Darul Falah 2 merupakan sekolah yang terpilih kemdikbud sebagai sekolah penggerak angkatan pertama melalui tahapan seleksi pada tahun 2021, kurikulum operasional SMP Darul Falah 2 disusun sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Kurikulum Operasional Sekolah Penggerak (KOSP) ini dikembangkan dengan mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) yang sudah disusun secara nasional kemudian membuat Tujuan Pembelajaran (TP) selanjutnya menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) lalu dibuatkan Modul Ajar untuk diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran. Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah SMP Darul Falah 2 ini mengakomodir kebutuhan para pelajar mengembangkan kemampuan keterampilan abad 21 yang meliputi literasi dan numerasi, 4 C (Creative, Critical thinking, communicative, dan Collaborative), dan HOTS (High Order Thinking Skill). Setelah berjalan selama 1 tahun program sekolah penggerak pada tahun ajaran 2022-2023 barulah muncul penamaan kurikulum yaitu kurikulum merdeka. Di tahun kedua SMP Darul Falah 2 secara otomatis menerapkan kurikulum merdeka untuk jenjang kelas 7 dan 8, dan untuk kelas 9 masih menggunakan kurikulum 2013 namun dalam pembelajaran sudah mulai mengarah ke kurikulum merdeka.
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran dilaksanakan didalam dan diluar ruangan, proses pembelajaran dengan paradigma baru secara bertahap mulai diterapkan oleh para dewan guru, pembelajaran yang menyenangkan yang sesuai kodrat alam dan kodrat zaman. Adanya pembiasaan berdoa diawal dan akhir pembelajaran, pembelajaran yang berpihak pada murid sesuai minat dan bakat murid.
Diagnostik Siswa
Diagnosa awal siswa sudah dimulai sejak pendaftaran peserta didik baru, melalui tes potensi akademik, tes baca tulis latin dan Alquran, serta tes wawancara kemudian hasil tes ini dijadikan bahan sekolah untuk membuat kelas dan bahan identifikasi wali kelas, guru mata pelajaran dan guru BK. Untuk lebih memberikan layanan tim BK menindaklanjuti dengan program layanan BK bagi murid
Sebelum proses pembelajaran dimulai agar dapat diterima oleh murid sesuai kemampuan, minat dan bakatnya, guru melakukan diagnosis pada murid yang akan diajarnya, pengdiagnosisan dilakukan saat pendaftaran penerimaan peserta didik baru dan dikuatkan oleh guru yang bersangkutan dikelasnya masing-masing
Diawal pembelajaran guru bisa memulai dengan perkenalan , cita-cita, refleksi dan harapan siswa belajar mata pelajaran sebagai diagnosa awal murid untuk dijadikan bahan guru mengenal dan memahami murid serta merencanakan pembelajaran
Projek Profil Pelajar Pancasila
Projek Profil Pelajar Pancasila merupakan hal baru dalam kurikulum, pemahaman awal kami tentang projek adalah melaksanakan proyek yang sesuai dengan tujuan pembelajaran tiap mapel, namun yang dimaksud projek ini adalah projek yang sesuai 7 tema yang disediakan oleh pemerintah tidak terkait mapel jika dianalogikan projek yang dimaksud seperti membuat jus buah dari beberapa buah yang di blender ( tercampur rata sehingga sulit membedakan/memisahkan jenis buahnya) bukan seperti membuat rujak buah ( buahnya masih bisa dipisahkan jenisnya).
Waktu pelaksanaan projek profil pelajar pancasila di SMP Darul Falah 2 menggunakan sistem blok. Pelaksanaan projek dilaksanakan dalam waktu khusus selama 1 minggu mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan.
Tahun pertama program sekolah penggerak mengambil 3 Tema : Bangunlah Jiwa Raga, Suara Demokrasi dan Kewirausahaan.
Dengan judul projek : Penataan Kelas, Pemilihan Ketua Osis dan Pembuatan Detergen Cair Bahan Tumbuhan
Tema Bangunlah Jiwa Raga
Tema Bangunlah Jiwa Raga
Tema Demokrasi
Supervisi/Visitasi Kelas
Supervisi dilakukan secara digital, guru melakukan pembelajaran dikelasnya bebas untuk berekspresi sesuai perencanaan dibantu rekan guru lain mendokumentasikan KBM nya untuk dibuatkan video dokumentasi pembelajaran kemudian diupload ke youtube pribadi atau sekolah, Kepala Sekolah atau Guru yang ditugaskan melaksanakan observasinya dari video yang dibuat guru tersebut .
Untuk melihat dokumentasi administrasi supervisi sekolah disini