Nagari Padang Laweh di Kabupaten Tanah Datar memiliki potensi besar di sektor pariwisata, kuliner, dan pertanian. Destinasi wisata seperti Tan Kayo Eco Park Syariah dan Sawah 9 yang sedang dikembangkan menunjukkan potensi wisata alam dan minat terhadap "mountain tourism". Selain itu, tradisi seperti Pacu Jawi juga menarik perhatian sebagai atraksi budaya yang unik. Kuliner khas seperti sala baraia juga menjadi daya tarik tersendiri dan bagian dari upaya menggali potensi lokal. Potensi Pariwisata:
Mountain Tourism: Nagari Padang Laweh, terutama Koto Laweh, memiliki potensi sebagai kawasan wisata pegunungan dengan pemandangan indah dan dekat dengan destinasi wisata lain di Sumatera Barat.
Destinasi Wisata: Tan Kayo Eco Park Syariah dan Sawah 9 adalah contoh potensi wisata yang sedang dikembangkan.
Atraksi Budaya: Pacu Jawi, atraksi pacuan sapi di sawah berlumpur, adalah daya tarik budaya yang unik dan populer di Tanah Datar.
Potensi Kuliner:
Sala Baraia: Kuliner khas Padang Laweh Malalo ini menjadi bagian dari upaya menggali potensi kuliner lokal dan menjadi daya tarik event pariwisata.
Potensi UMKM: Adanya pelaku UMKM dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) menunjukkan potensi pengembangan ekonomi kreatif di bidang kuliner.
Potensi Pertanian:
Pertanian: Nagari Padang Laweh dikenal dengan produk pertaniannya, terutama di lereng Gunung Singgalang dan Marapi, yang mendukung pengembangan pariwisata berbasis alam.
Pengembangan Produk: Adanya pelatihan dan pembinaan bagi pelaku UMKM, Pokdarwis, dan pelaku kuliner menunjukkan upaya pengembangan produk lokal, termasuk produk pertanian.
Secara keseluruhan, Nagari Padang Laweh memiliki potensi besar untuk mengembangkan pariwisata, kuliner, dan pertanian, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.