Ekstrakurikuler Tata Boga di SMA Negeri 2 Sumatera Barat merupakan kegiatan pengembangan diri yang bertujuan untuk menumbuhkan minat, bakat, serta keterampilan siswa dalam bidang kuliner. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan memasak, tetapi juga mencakup aspek perencanaan, penyajian, dan kewirausahaan di bidang makanan dan minuman.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara rutin, satu kali dalam seminggu, di bawah bimbingan guru pembina yang memiliki keahlian di bidang tata boga. Setiap pertemuan memiliki tema atau materi tertentu, seperti pengenalan alat dan bahan dapur, teknik dasar memasak, pembuatan kue dan roti, pengolahan makanan tradisional dan modern, hingga penyajian hidangan secara estetis.
Kegiatan diawali dengan penjelasan teori singkat mengenai resep, teknik, dan prinsip kebersihan dalam pengolahan makanan. Setelah itu, siswa melakukan praktik langsung di dapur sekolah dengan memperhatikan prosedur keamanan dan sanitasi. Hasil masakan kemudian dinilai berdasarkan rasa, tampilan, dan kreativitas. Penilaian ini bertujuan untuk melatih tanggung jawab, ketelitian, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
Selain kegiatan rutin, ekstrakurikuler Tata Boga juga sering berpartisipasi dalam berbagai lomba kuliner antar sekolah, bazar makanan, dan kegiatan kewirausahaan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar mengembangkan ide bisnis kuliner, menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, serta memasarkan produk secara kreatif.
Manfaat dari pelaksanaan ekstrakurikuler Tata Boga antara lain meningkatkan keterampilan hidup (life skill), menumbuhkan jiwa wirausaha, memperkuat karakter disiplin dan kerja sama, serta memberikan pengalaman nyata dalam dunia kuliner. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi dan pengembangan bakat, tetapi juga bekal berharga bagi siswa untuk menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan di bidang kuliner.