Caring People, Caring Nature
Selamat Datang
Pesona Rimba Raya Indonesia (PERRI) adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang memiliki tujuan untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian ekosistem lingkungan hidup dengan berbasis pada kegiatan konservasi lingkungan, pengelolaan bentang alam dan keanekaragaman hayati, pendidikan masyarakat, penguatan ekonomi berkelanjutan dan membangun kepedulian masyarakat terhadap sumberaya alam serta pendidikan resiko bencana akibatperubahan iklim.
FAKTA TENTANG HUTAN
Hutan adalah ekosistem yang didominasi oleh pepohonan dan memiliki peran penting bagi kehidupan di bumi. Hutan mencakup sekitar 31% dari luas daratan dunia dan menjadi rumah bagi sebagian besar keanekaragaman hayati. Selain itu, hutan juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, seperti mencegah banjir dan tanah longsor, serta menyerap karbon dioksida. Hutan adalah rumah bagi lebih dari 80% spesies hewan, tumbuhan, dan serangga darat di dunia.
Hutan berperan penting dalam menyerap karbon dioksida di atmosfer, sehingga membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Akar pepohonan di hutan membantu menahan tanah dan mencegah terjadinya banjir serta tanah longsor. Hutan menyediakan berbagai sumber daya alam seperti kayu, obat-obatan, dan bahan makanan.
Hutan menghadapi ancaman deforestasi akibat alih fungsi lahan untuk berbagai kepentingan, seperti pertanian dan perkebunan. Konservasi hutan sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan di bumi. Hutan mangrove memiliki peran penting dalam melindungi pantai dari abrasi dan gelombang pasang.
Hutan gambut memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan mendukung kehidupan. Beberapa peran utamanya adalah sebagai penyimpan karbon, penyedia air, dan pelindung keanekaragaman hayati. Hutan terestrial memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung kehidupan. Mereka berfungsi sebagai penyerap karbon alami, membantu mitigasi perubahan iklim, serta menyediakan berbagai sumber daya alam dan jasa lingkungan bagi manusia.
Indonesia memiliki hutan hujan tropis yang luas dan kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk berbagai spesies endemik. Menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan di bumi.
Tantangan Terhadap Kawasan Hutan Indonesia
Kementerian Kehutanan merilis hasil pemantauan tahunan mengenai kondisi hutan dan angka deforestasi di Indonesia. Pemantauan ini dilakukan secara menyeluruh di seluruh daratan Indonesia yang mencakup 187 juta hektare, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan, menggunakan citra satelit Landsat yang disediakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa luas lahan berhutan di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 95,5 juta hektare, atau 51,1% dari total daratan. Dari angka tersebut, sekitar 91,9% (87,8 juta hektare) berada di dalam kawasan hutan.
Sementara itu, angka deforestasi netto tahun 2024 tercatat sebesar 175,4 ribu hektar. Angka ini diperoleh dari deforestasi bruto sebesar 216,2 ribu hektare dikurangi hasil reforestasi yang mencapai 40,8 ribu hektare. Mayoritas deforestasi bruto terjadi di hutan sekunder dengan luas 200,6 ribu hektare (92,8%), di mana 69,3% terjadi di dalam kawasan hutan dan sisanya di luar kawasan hutan.
Kondisi kawasan hutan gambut di kalimantan barat yang terdegradasi sejak tahun 1990an dan memiliki resiko terbakar pada saat musim kemarau di setiap tahunnya