Dalam Upaya mengurangi penggunaan lahan pertanian menjadi lahan pertanian kelapa sawit, kami mencoba mengembangkan pertanian agroforestry di kabupaten Langkat. Kami telah memiliki sebuah demplot pertanian agroforestry dengan tanaman ekonomi berupa tanaman kakao dipadu dengan tanaman buah-buahan.
Harga biji kakao yang cenderung stabil dapat menjadi daya tarik bagi para petani kecil yang hanya memiliki lahan tidak luas dan dapat memadukannya dengan tanaman lainnya agar tetap produktif dan pohon-pohon tersebut dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Masyarakat dapat belajar langsung di kebun contoh ini secara gratis, petani dapat belajar bagaimana cara menanam, merawat, memangkas, memupuk dan mengendalikan hama secara ramah lingkungan. Kami juga mendorong petani untuk menggunakan bahan-bahan organic disekitar mereka dalam mendukung pertanian agroforestry yang telah mereka lakukan.