KumparanTECH By Aditya Panji : 28 November 2019
Bermula dari sebuah proyek spesial Telkom untuk menyediakan layanan telekomunikasi seluler ke publik. Inisiasinya dimulai ketika para direksi Telkom menemui Menteri Riset dan Teknologi kala itu, (alm)Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie, pada 14 Juli 1993. Pertemuan tersebut menghasilkan rumusan di atas sehelai kertas, yang menyatakan Habibie setuju untuk menerapkan teknologi Global System for Mobile Communications (GSM) sebagai standar teknologi seluler Indonesia.
Setahun kemudian, tepatnya 2 September 1994, BJ Habibie meresmikan pengoperasian Telkomsel GSM di Pulau Batam. Ia melakukan panggilan telepon GSM Telkomsel dari Batam ke Jakarta dan London, Inggris. Saat itu ia didampingi oleh Direktur Utama Telkom, Setyanto, dan Kepala Proyek Sistem Telekomunikasi Kendaraan Bergerak Telkom, Garuda Sugardo.
Dari sinilah sinyal seluler perdana Telkomsel disebar, dari sebuah menara beserta radio pemancar pertamanya yang dibangun Telkom di sebuah daerah bernama Bukit Dangas, Sekupang, Batam. Lokasi tersebut dahulu adalah kantor milik Telkom yang khusus menangani jaringan di Batam dan sekitarnya.
Keberhasilan percobaan telepon GSM itu menjadi cikal-bakal lahirnya PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) pada 26 Mei 1995.
Seiring berjalan waktu, menara atau tower BTS milik Telkomsel semakin banyak. Khusus untuk menara perdana yang bersejarah ini diberi kode nama BTM001. Pembangunan BTS berikutnya di Batam dilakukan pada 1995 dengan kode BTM002 di daerah Nagoya dan BTM003 di Batam Center.