UNIT PELAKSANA TEKNIS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
WILAYAH SUNGAI WELANG PEKALEN DI PASURUAN
WILAYAH SUNGAI WELANG PEKALEN DI PASURUAN
Stasiun pemantauan hidrologi terdiri dari 2 (dua) jaringan stasiun hidrologi, yaitu :
a. Stasiun Pemantauan Hidrometeorologi, yaitu pemantauan besarnya curah hujan.
b. Stasiun Pemantauan Hidrometri, yaitu pemantauan muka air sungai.
Stasiun Pemantauan Hidrometeorologi
a. Jumlah stasiun hidrometeorologi di Wilayah UPT PSDA WS Welang Pekalen sebanyak 92 Pos Hujan, yang tersebar di wilayah UPT ;
Sebanyak 34 pos yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten/ Kota Pasuruan.
Sebanyak 1 pos yang di 1 kecamatan di Kabupaten Malang.
Sebanyak 53 pos yang terdiri dari 29 kecamatan di Kabupaten/ Kota Probolinggo.
2 stasiun hujan dengan alat pencatat hujan otomatis (ARL Telemetri), Sta. Dawuhan Sengon, Sta. Cendono di DAS Welang.
b. Jumlah Stasiun Pemantauan Hidrometri di Wilayah UPT PSDA WS Welang Pekalen sebanyak 15 Pos Duga Air /AWLR terdiri dari ;
Otomatis (AWLL telemetri) 4 Pos Duga Air
Otomatis (AWLR) 7 Pos Duga Air
Manual (peilshcall) 4 Pos Duga Air
Pemantauan kualitas air dilaksanakan setiap tahun pada 10 Stasiun,berupa pengambilan sampel air untuk Laboratorium sebanyak 17 parameter, uji air di lapangan, pengukuran debit dan pemantauan visual disekitar stasiun pemantauan. Penentuan parameter untuk pemantauan kualitas air badan air (ABA) didasarkan pada PERDA No. 2 Tahun 2008 tentang Pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air, dalam hal ini peruntukan sungai didasarkan pada kelas sungainya.
Semua parameter diuji di Laboratorium Kualitas Air Perum Jasa Tirta. Sedangkan 6 parameter yang diuji di lapangan antara lain temperatur, DHL, DO, kekeruhan, PH dan TDS yang secara rutin dilaksanakan oleh petugas UPT.
DO, BOD dan COD dipakai sebagai parameter kunci untuk mendeteksi secara dini adanya pencemaran baik industri maupun domestik, walaupun selanjutnya harus didukung oleh parameter-parameter lainnya maupun hasil pengamatan visual.