Idul Adha bukan sekadar hari besar keagamaan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Bagi anak-anak kita yang memiliki kebutuhan khusus, momen ini sangat penting untuk mengenalkan makna berbagi, menumbuhkan empati, serta memperkuat karakter positif yang akan sangat berguna dalam kehidupan mereka.
Kegiatan Idul Adha di sekolah ini bukan hanya bentuk peringatan seremonial, melainkan juga media pembelajaran spiritual dan sosial. Melalui kegiatan seperti penyembelihan hewan kurban, pembagian daging, serta aktivitas keagamaan lainnya, siswa belajar bahwa setiap amal kebaikan – sekecil apa pun – memiliki makna yang besar di hadapan Allah dan di tengah masyarakat.
Kami juga ingin menekankan bahwa setiap anak, termasuk anak-anak kita di SLB ini, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan agama yang ramah, menyentuh hati, dan mampu disesuaikan dengan kemampuan mereka masing-masing. Inilah yang terus kita upayakan: pendidikan yang inklusif, yang tidak hanya mengajarkan ilmu tetapi juga membentuk akhlak dan kepedulian sosial.
Semoga semangat berkurban dan berbagi ini tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga tertanam dalam sikap dan perilaku anak-anak kita sehari-hari
Membacakan dongeng kepada anak-anak termasuk juga anak SLB memiliki banyak manfaat yang penting untuk tumbuh kembang mereka. Selain menjadi sarana hiburan, dongeng juga berperan dalam pembentukan karakter dan pengembangan kemampuan kognitif, bahasa, dan sosial anak. Bagi anak-anak berkebutuhan khusus, dongeng membantu mereka. Dengan membacakan dongeng dapat meningkatkan Kemampuan Bahasa dan Komunikasi. Dongeng memperkenalkan kosakata baru dan struktur kalimat secara alami. Anak belajar mendengarkan, memahami, dan meniru bahasa dengan cara yang menyenangkan.
Selain itu dongeng juga dapat Menstimulasi Imajinasi dan Daya Pikir. Cerita dongeng mendorong anak untuk membayangkan tokoh, tempat, dan alur cerita, yang dapat memperkuat daya pikir dan kreativitas mereka. Dongeng juga dapat membantu pemahaman sosial dan emosional melalui tokoh dan konflik dalam cerita, anak belajar mengenali emosi, memahami perasaan orang lain, serta belajar nilai-nilai moral seperti kejujuran, tolong-menolong, dan keberanian. Mendengarkan dongeng melatih konsentrasi anak dan membantu mereka mengingat urutan kejadian serta tokoh-tokoh dalam cerita. Aktivitas membacakan dongeng menciptakan momen hangat antara guru dan siswa, yang dapat meningkatkan rasa aman, percaya diri, dan semangat belajar anak.
Banyaknya manfaat dari kegiatan mendongeng menjadi salah satu alasan SLB Negeri 2 Kota Blitar bekerjasama dengan PGSD UNU Blitar melakukan kegiatan membacakan dongeng pada siswa SLB Negeri 2 Kota Blitar dalam rangka memperingati Hari Mendongeng. Alhamdulilah acar berjalan dengan baik dan murid murid sangat antusias mendenngarkan dongeng