Skenario/Screenplay menurut KBBI adalah rencana lakon sandiwara atau film berupa adegan demi adegan yang tertulis secara terperinci atau sebuah naskah cerita yang di dalamnya terdapat uraian adegan, tempat, keadaan, dan dialog yang berurutan.
Skenario bukan hanya digunakan dalam film, melainkan juga untuk program televisi. Sedangkan orang yang membuat skenario disebut scriptwritter. Biasanya, tulisan standar untuk skenario adalah courier ukuran 12. Beberapa program komputer yang dibuat khusus untuk membuat skenario, seperti Celtx, DreamaScript, Final Draft, Movie Outline 3.0, FiveSprockets, Montage, dll.
Penulisan skenario tentu mengacu pada sinopsis cerita. Dalam sekenario ini kita langsung membagi jumlah adegan yang akan kita buat. Setiap adegan biasa disebut dengan scene atau frame yang terdiri dari beberapa sub- adegan/sub-scene/sub-frame. Hal ini untuk mempermudah saat pembuatan storyboard. Perlu diperhatikan dalam pembuatan skenario dalam setiap adegan terdapat dialog yang harus dibuat. Dialog diharapkan menggunakan Bahasa Indonesia harus bahasa Indonesia yang sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Untuk Mata pelajaran bahasa Inggris tentunya bisa menggunakan bahasa Inggris.
Skenario sebagai acuan dialog saat proses shooting, sangat berpengaruh pada rentang waktu pengambilan gambar. Untuk itu sebelum proses shooting, sebaiknya semua pemeran/tokoh harus menguasai dialog masing-masing, atau setidaknya menguasai sinopsis cerita.
Dalam film ini tidak hanya siswa yang berperan, guru juga bisa ikut berperan sebagai salah satu tokoh dan karena ini merupakan video pembelajaran, film harus Happy Ending, artinya semua berakhir dengan suatu kejelasan terkait materi pelajaran.