Desa Ujung Pandaran yang terletak di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, merupakan desa pesisir dengan kekayaan sumber daya laut yang sangat melimpah. Laut menjadi nadi kehidupan masyarakat, di mana sebagian besar warganya berprofesi sebagai nelayan yang setiap hari menggantungkan penghasilan dari hasil tangkapan. Udara pantai yang khas dan pemandangan laut menjadi saksi aktivitas masyarakat yang terus berhubungan erat dengan alam, menciptakan kehidupan sosial dan budaya yang kental dengan nuansa pesisir.
Hasil laut yang beragam kemudian diolah menjadi berbagai produk unggulan khas desa. Ikan asin, kerupuk, hingga terasi menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat memanfaatkan potensi alam dengan cara sederhana namun bernilai tinggi. Tidak hanya terbatas pada hasil laut, kreativitas masyarakat juga berkembang ke produk inovatif rumahan seperti keripik pisang, dan aneka camilan lainnya. Setiap produk menyimpan cerita tersendiri tentang kearifan lokal, tradisi turun-temurun, serta semangat masyarakat dalam menjaga cita rasa khas daerah.
Peran UMKM dalam mengelola potensi ini sangatlah penting. Melalui UMKM, masyarakat tidak hanya mendapatkan tambahan penghasilan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat perekonomian desa. Lebih jauh, UMKM menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian kuliner pesisir sekaligus memperkenalkannya ke pasar yang lebih luas. Dengan dukungan digitalisasi, produk-produk lokal Desa Ujung Pandaran diharapkan semakin dikenal dan diapresiasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.
Katalog UMKM Desa Ujung Pandaran ini merupakan hasil karya mahasiswa Universitas Darwan Ali (UNDA) Sampit melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) DigiDaya. Kehadiran katalog ini bertujuan untuk membantu proses digitalisasi desa, khususnya dalam mempromosikan produk-produk lokal agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Di balik terwujudnya katalog ini, ada semangat dan kerja keras para mahasiswa KKN Digidaya yang terjun langsung ke lapangan. Tidak hanya sekadar menjalankan program kuliah, tetapi juga benar-benar berusaha menjadi bagian dari masyarakat desa. Sejak awal, para mahasiswa aktif berkomunikasi dengan pemerintah desa, pelaku UMKM, hingga kelompok ibu PKK dan Karang Taruna. Mereka menggali cerita di balik setiap produk, mendokumentasikan proses pembuatannya, bahkan ikut membantu dalam kegiatan sehari-hari seperti menata kemasan, membuat label, hingga mendampingi pemasaran digital.
Anak-anak KKN ini belajar banyak hal dari masyarakat tentang kearifan lokal, keuletan pelaku UMKM, serta tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha. Sebaliknya, masyarakat juga mendapat pengalaman baru dalam mengenal teknologi, cara promosi online, hingga bagaimana sebuah produk bisa terlihat lebih menarik dan bernilai jual tinggi melalui foto, deskripsi, dan katalog digital.
Proses penyusunan katalog ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara mahasiswa dan warga desa. Lebih dari sekadar dokumentasi, katalog ini adalah simbol semangat kebersamaan, gotong royong, dan harapan bersama agar UMKM Desa Ujung Pandaran bisa lebih maju, dikenal luas, dan memberi manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Kegiatan Pengolahan Hasil Laut
Kegiatan Pengolahan Paving
Kegiatan Digital Marketing
Kegiatan Budidaya Magot
Kegiatan Pembuatan Website
Keiatan sosialisasi Program Kerja