Tegangan Listrik juga merupakan komponen utama dari Listrik. Menurut persyaratan Umum Instalasi Listrk 2000 (PUIL 2000 : 17), klasifikasi sistem tegangan adalah sebagai berikut :
Tegangan ekstra rendah : tegangan dengan nilai setinggi-tingginya 50V arus bolak-balik atau 120V arus searah. Dengan Catatan : Tegangan ekstra rendah adalah sistem tegangan yang aman bagi manusia.
Tegangan Rendah (TR) : tegangan dengan nilai setinggi-tingginya 1.000V arus bolak balik atau 1.500V arus searah.
Tegangan diatas 1.000V arus bolak balik, yang mencangkup :
a. Tegangan menengah (TM), tegangan lebih dari 1kV sampai dengan 35kV arus bolak-balik digunakan khusus dalam sistem distribusi ; ( medium Voltage)-IEC MDE, 1983, p.435
b. Tegangan Tinggi ( TT), tegangan lebih dari 35 kV arus bolak-balik.
Tegangan Listrik dibagi menjadi :
Tegangan Satu Fasa
Tegangan Dua Fasa
Tegangan Tiga Fasa
Satuan Tegangan Listrik adalah Volt (V)
Tegangan listrik dapat dirumuskan seperti gambar di samping yang dimana :
I = Arus listrik (Ampere/A)
V= Tegangan Listrik (Volt/V)
R = Tahanan Listrik (Ohm/ Ω.)