OUR PROFILE
OUR PROFILE
Authentic Handwoven Balinese Fabric
Menjadi produsen kain tenun berkualitas dan bernilai seni tinggi no.1 di Indonesia.
To be the number one producer of high-quality, artistically valuable woven fabrics in Indonesia.
Memenuhi kebutuhan konsumen akan nilai seni pada produk kain tradisional serta menjamin terjaganya mutu untuk setiap produk yang sampai ke tangan konsumen.
Fulfilling consumer needs for artistic value in traditional fabrics while ensuring the quality of every product delivered to customers.
Tenun Teratai adalah kelompok tenun Melayu tertua di Loloan Barat yang telah bertahan selama puluhan tahun. Berawal pada tahun 1960-an, saat itu banyak masyarakat Loloan menjadi pengrajin tenun dan kegiatan menenun dijadikan hobi untuk mengisi waktu luang.
Seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai meninggalkan kebiasaan menenun hingga kemudian tersisa kelompok Tenun Teratai yang masih aktif menenun hingga saat ini.
Tenun Teratai is the oldest Malay weaving group in West Loloan, having endured for decades. It began in the 1960s when many people in Loloan became weavers and weaving became a hobby to fill their leisure time.
Over time, people began to abandon the habit of weaving until only the Tenun Teratai group remained actively weaving to this day.
Tenun Teratai berlokasi di Jalan Kedondong No. 13, Gang Masjid Mujahidin, Kelurahan Loloan Barat, Kabupaten Jembrana
Located at 13 Kedondong Street, Mujahidin Mosque Alley, West Loloan Village, Jembrana Regency.
Kami memiliki 8 pengrajin tenun lokal, seluruhnya adalah ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di sekitar tempat produksi.
There are 8 local artisan weavers, all of whom are homemakers living near the production site.
Alat tenun yang kami digunakan yaitu ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) dengan ukuran 150x150x150 cm yang dibuat menggunakan bahan dasar kayu.
Use an ATBM (Non-Automatic Weaving Machine) for the weaving process.
Produk yang kami hasilkan berupa sarung, syal dan produk turun-temurun.
The products produced are sarongs and scarves.