Batik Lasem memiliki kesamaan dengan batik Pekalongan, karena mengalami pengaruh dari berbagai budaya. Ini karena batik Lasem berasal dari Rembang, yang dulunya merupakan daerah yang [ertama kali kedatangan orang Tionghoa di Pulau Jawa. Nggak heran kalau banyak motifnya yang menggunakan warna merah, warna khas orang Tionghoa.
Makna di balik motif batik Lasem adalah perpaduan budaya nusantara dengan budaya Tionghoa. Meski punya latar belakang yang berbeda dengan bahasa yang sama sekali berbeda, tapi tetap bisa bersatu padu dengan indah. Kesamaan lainnya dengan batik Pekalongan adalah menggunakan motif hewan. Misalnya motif Naga, Ayam Hutan, Burung Hong, dan lain-lain.
Ada juga motif yang nggak menampilkan hewan. Di antaranya ada motif Watu Pecah, Sekar Jagad, Pasiran, dan masih banyak lagi. Batik Lasem bisa digunakan sehari-hari, seperti Batik Pria Lengan Panjang Dobi Lasem yang harganya Rp 337 ribuan ini.