Sejarah: Tenun ini sudah ada sejak abad ke-14 dan merupakan warisan budaya yang masih hidup di masyarakat Buton.
Motif: Motif tenun Buton sering kali mencerminkan makna sosial dan status sosial, seperti garis-garis yang melambangkan jalan hidup yang lurus dan garis-garis kotak-kotak yang menunjukkan struktur sosial.
Makna dan Filosofi
Setiap jenis baju adat Buton tidak hanya berfungsi sebagai pakaian, tetapi juga sebagai representasi status sosial dan filosofi hidup masyarakat. Misalnya, pemilihan warna dan desain pada pakaian mencerminkan nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Pakaian adat ini sering digunakan dalam berbagai upacara adat dan kegiatan budaya, menjadikannya simbol penting dari identitas masyarakat Buton.