Portal SMPN 285 JAKARTA, masih dalam pengembangan
Sekolah Pelangi Nusantara, disupport oleh guru-guru pengampu/pembimbing dengan latar belakang praktisi dan pendidikan yang mumpuni di berbagi disiplin ilmu serta memiliki pengalaman (experience) dalam dunia usaha dan industri yang mendukung proses pembelajaran kontekstual. Selain itu pembelajaran di Sekolah Pelangi Nusantara, terintegrasi antar jenjang dan kelas. Pendidikan Agama sesuai dengan iman dan kepercayaan masing-masing yang dibingkai dalam Pendidikan Nasionalisme dan Budi Pekerti yang di lebur menjadi satu, menjadi komitmen dari Sekolah Pelangi Nusantara mendidik anak-anak agar tumbuh mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia serta beriman taqwa pada Tuhan Yang Maha Esa tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, aliran maupun golongan. Sekolah Pelangi Nusantara berupaya memberikan pengalaman belajar yang dititikberatkan pada metode pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, menyenangkan, dan berbasis pada terapan sehingga mempersiapkan anak-anak murid untuk berkembang pada semua aspek Multiple Intelligences. Semua itu diupayakan oleh Tim Pendidik Sekolah Pelangi Nusantara dalam menumbuhkembangkan pribadi peserta didik agar mencapai kompetensi lulusan yang paripurna, dan siap bersaing didalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada masa-masa yang akan datang dengan semua bekal yang telah diberikan pada unit-unit satuan pendidikan yang terselenggara pada Sekolah Pelangi Nusantara. Semua proses pembelajaran yang juga mengedepankan "Karakter" akan memampukan peserta didik beradaptasi dalam berbagi situasi, kondisi dan peluang yang ada.
(AL-2021)
ROHMAT
Guru PAI
ROHMAT
Guru PAI
ROHMAT
Guru PAI
ROHMAT
Guru PAI
DANU PAMUNGKAS
Guru Prakarya
ADY LESMANA
Guru IPS
YOVI SANDI
Guru IPS
Tarian yang melambangkan keberanian pemuda Kalimantan Dayak, baik dalam memainkan mandau dan mengunakan sumpit. (2020)
Tarian ini adalah salah satu bentuk ketangkasan seorang laki-laki Dayak Kalimantan. Bukan saja menggigit mandau, tapi hal lain juga bisa dilakukan. (2020)
Belajar memainkan, melempar dan menangkap Mandau adalah ketangkasan yang harus dimiliki Pria Dayak Kalimantan. (2020)