UJIAN PRAKTEK, KERINGAT TERAKHIR DI SEKOLAH TERCINTA
Raas, SPENRAS.com - Kegiatan rutin bagi siswa-siswi kelas 9 di akhir Tahun pelajaran adalah mereka diwajibkan untuk mengikuti serangkaian ujian yaitu PAT, Ujian Praktek, dan yang paling penting adalah Ujian Sekolah hal tersebut merupakan salah satu syarat yang harus dijalani untuk menyongsong kelulusan mereka nantinya. Semenjak kurikulum 2013 diterapkan proses kelulusan diserahkan sepenuhnya kepada sekolah sehingga mau tidak mau seluruh siswa kelas 9 harus berjuang mendapatkan titel sebagai alumni.
Mereka melaksanakan rangkaian ujian tersebut dengan penuh semangat dan kerja keras karena keyakinan mereka bahwa dari setiap tetes keringat yang mereka keluarkan adalah perjuangan maupun pengorbanan yang mereka lakukan, mereka juga percaya keringat menjadi sebuah simbol yang menandakan akan keseriusan mereka dalam meniti tangga pendidikan mereka sekaligus sebagai tanda berjalannya proses pendidikan yang baik di SMPN 1 Raas.
Pada hari ini dilaksanakan ujian praktek penjaskes itu menandakan selangkah lagi mereka akan resmi menyelesaikan tugas pendidikan mereka di SMPN 1 Raas, ditemui di lapangan SMPN 1 Raas Bapak Gandy Yufriska Erkada, S.Pd selaku pengajar mapel Penjaskes menuturkan bahwa seluruh siswa-siswi melaksanakan ujian praktek dengan semangat penuh suka cita tidak ada keraguan diwajah mereka.
“Bersabarlah dengan kesulitanmu, bisa jadi itu ladang pahalamu. Bersyukurlah dengan kemudahanmu, bisa jadi itu buah dari do’a2mu. Bersiaplah hadapi masa mendatang dengan segala ketentuan-Nya. Tetaplah membumi jaga sujudmu” pesan yang selalu digaungkan oleh Bapak Gandy kepada siswa-siswinya harapannya agar mereka memiliki bekal untuk masa mendatang.
SMPN 1 Raas memang selalu menanamkan pembiasaan kepada peserta didik agar selalu mempunyai karakter yang berlandaskan Iman dan Takwa kepada Allah s.w.t. sesuai dengan visi yang sudah dicanangkan bersama, keseriusan dan kesemangatan mereka menandakan terlaksananya program sekolah yang baik dengan harapan menghasilkan peserta didik yang kuat dan berkarakter di masa mendatang.
Terakhir mereka akan melaksanakan kegiatan Ujian Sekolah yang tentunya akan banyak menguras tenaga dan pikiran mereka tapi keyakinan yang sudah lama tertanam dalam diri mereka bahwa keringat adalah alfabet pertama dalam buku tujuan.
Raas, SPENRAS.com - Berbicara masalah pendidikan memang tidak pernah ada habisnya, bagaikan menanam sebiji jagung, buah yang akan dihasilkan begitu banyak analoginya adalah secara kasat mata hanya ada satu masalah padahal dari satu masalah itu akan muncul begitu banyak masalah.
Terdapat banyak tantangan dalam menghadirkan sebuah pendidikan yang berkualitas tapi hal tersebut bisa terwujud apabila semua komponen saling bekerja sama walaupun hal itu sulit untuk diwujudkan dengan berbagai kendala, kondisi, dan "kepentingan", kalau kita sedikit menengok tentang kondisi pendidikan di kepulauan maka begitu banyak permasalahan yang dapat kita temui dan itu tidak bisa kita pungkiri juga terjadi di kepulauan Raas sebuah kepulauan yang berada di timur Kabupaten Sumenep,
Dari mulai minimnya sarana dan prasarana sampai kurangnya tenaga pengajar, siswa belajar dengan berbagai keterbatasan belajar dengan apa adanya sehingga muncullah mindsite di pikiran mereka sekolah adalah datang, duduk dan pulang padahal potensi mereka lebih dari itu. Tugas kitalah sebagai guru untuk mengubah dan membangun mindsite mereka menjadi datang, belajar, berinovasi dan berkarya sehingga sekolah dikepulauan yang dulunya terbatas dan tertinggal berubah menjadi terbatas tapi berkualitas.
SMP Negeri 1 Raas hadir sebagai sekolah pertama tingkat lanjut di kepulauan Raas untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat untuk menjadikan peserta didik yang unggul dalam prestasi yang berlandaskan iman dan takwa kepada ALLAH S.W.T. Walaupun ditengah keterbatasan namun SMP Negeri 1 Raas mampu berkembang sesuai dengan visi yang sudah ditetapkan.
SMP Negeri 1 Raas mampu menghadirkan pendidikan yang gratis kepada masyarakat, tenaga pengajar yang sesuai dengan bidangnya, memberikan fasilitas yang mampu dimanfaatkan oleh peserta didik sehingga walaupun serba terbatas tapi SMP Negeri 1 Raas tetap berkualitas.
Raas, SPENRAS.Com - Kegiatan pondok ramadhan merupakan program wajib dan rutin yang dilaksanakan oleh SMP Negeri 1 Raas ketika sudah masuk pada bulan suci Ramadhan, walaupun pada saat sekarang ini masih dalam masa pandemi covid-19 kegiatan tersebut tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.
Di bulan Ramadhan yang Allah tetapkan sebagai satu bulan yang memiliki keutamaan khusus, yang dalam setiap perguliran waktunya memiliki keutamaan dan keberkahan, menjadi satu moment yang harus dioptimalkan oleh setiap hamba untuk menuju tujuan utama yaitu puncak derajat taqwa. Program Pondok Ramadhan yang berupaya memfasilitasi proses perubahan diri remaja yang bersih tauhid dan tercerminkan dalam perilaku muslim yang bersih hati dan berakhlak mulia. Adapun tujuan dilaksanakan pondok ramadhan :
Meningkatkan kecintaan terhadap Allah SWT
Membangun pribadi muslim berakhlak mulia
Kegiatan pondok Ramadhan ini dilaksanakan dari tanggal 19-24 April 2021 bertempat di mushollah SMPN 1 Raas yang di ikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas VII dan VIII yang berlangsung dari pukul 07.00-10.00 wib
Semoga dengan kegiatan pondok ramadhan ini pengetahuan siswa siswi SMP Negeri 1 Raas mengenai agama islam bertambah luas. Tidak hanya sebagai pengetahuan saja tetapi juga diamplikasikan ke dalam kehidupan sehari hari. Sehingga iman dan taqwa di dalam diri akan bertambah dan menjadi manusia yang tidak hanya berilmu dunia saja tetapi juga berilmu akhirat.
Raas, SPENRAS.Com - "Terima kasihku ku ucapkan pada guruku yang tulus" merupakan kutipan penampilan terakhir sebelum acara pelepasan yang dinyanyikan oleh mereka di atas panggung, semua yang hadir dalam acara tersebut larut dalam perasaan terharu termasuk semua guru dan siswa-siswi kelas IX yang berada di atas panggung.
Acara lepas pisah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Raas Tahun Pelajaran 2020-2021 dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 April 2021 di halaman sekolah dengan menjaga protokol kesehatan yang ketat. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Camat Kec. Raas serta Bapak Kapolsek dan Bapak Koramil Kec. Raas.
"Protokol kesehatan tetap kami terapkan secara ketat dan semua tamu yang hadir wajib memakai masker itu kami laksanakan sesuai dengan arahan dari Bapak Kapolsek" kata Bapak Suliyantoyo sebagai ketua pelaksana kegiatan lepas pisah di SMPN 1 Raas.
Acara yang dibuka oleh pemandu acara Firza siswa kelas VIII membacakan susunan acara diawali dengan sari Tilawah Al-Qur’an dibacakan oleh Hasbullah salah satu siswa SMPN 1 Raas masih duduk di Kelas VIII , selanjutnya penyampaian kesan dan pesan oleh perwakilan siswa kelas IX, sambutan sekaligus pelepasan oleh Kepala SMPN 1 Raas dan sambutan sekaligus penerimaan kembali siswa Kelas IX oleh Ketua Komite SMPN 1 Raas.
Kepala SMPN 1 Raas H. Ahsan, S.Pd., M.MPd dalam sambutannya mengungkapkan bahwa lepas pisah Kelas IX diadakan dengan penuh kesederhanaan tidak dengan bermegah-megah. “Sederhana bukan berarti merupakan sebuah kehinaan dan kemegahan itu belum tentu juga sebuah kemewahan, sederhana itu sesungguhnya adalah sebuah ibadah”, tuturnya.
H. Ahsan juga menambahkan alasan mengapa perpisahan kelas IX diadakan dengan sederhana adalah karna mengingat akan dekatnya bulan Puasa Ramadhan dimana pada bulan tersebut siswa kelas VII dan VIII harus menuntaskan pembelajaran, usai lebaran akan menghadapi ujian semester kenaikan kelas. “Selain alasan tersebut juga untuk menghindari euforia yang berlebihan, karena pada saat sekarang masih dalam masa pandemi covid-19”, Jelas H. Ahsan.
Acara diakhiri dengan seremoni pelepasan yaitu semua siswa-siswi melakukan salaman kepada semua guru yang berlangsung sangat khidmat dan terharu.