SMP 107 mulai melaksanakan pembelajaran pada hari Senin, 9 Januari 1978, awal mulanya bernama SMP 106 Percontohan, begitu diresmikan menjadi SMPN 107 Jakarta.
Nama2 yang pernah menjabat sebagai kepala sekolah diantaranya :
1. Drs. Syamsudin Mansyur.
2. Drs. Yusuf Ahmad.
3. Drs. Gabar Pinem.
4. Sudjilawati, S.Pd.
5. Drs. H. Alwi H Jasin
6. Drs. Abdul Rozak
7.Dra. Ida Farida, M. Pd
8. Drs. Boniran BN
9. Poniran, S.Pd
10. Dra. Mahanik, M. Pd
11. Dra. Dewi Riandari, M. Pd
12. R. Rahayuniati, S.Pd ( menjabat saat ini)
Awal berdirinya bangunan megah, tetapi halamannya masih dalam bentuk rawa, karena SMP 107, yg dulunya SMP 106 Percontohan, lapangan dan komplek Depdikbud dulu komplek PDK, itu awalnya berupa rawa yang dikenal Rawa Bunder Pejaten Barat, .
SMPN 107 dilaksanakan renovasi dan selesai bangunan ditempati pada tahun 2003, serta masjid Baiturrahman yang berdiri megah dimulai juga tahun 2003, dengan swadaya . Sampai saat ini tanaman yang masih ada mulai pertama kali berdiri adalah pohon beringin, yang alhamdulillah sampai sekarang menghasilkan oksigen yang cukup banyak.
Guru2 pertama kali mengajar di SMP 107 yg masih ada sampai ada saat ini antara lain :
Darwito (Fisika), Alimin (Agama Islam), Untung Setiabudi (Bhs Inggris), Hadri Harahap (Bhs Inggris), Basuki (Biologi), Sri Subekti ( PKK)).
Prestasi yang pernah diraih SMPN 107 untuk tingkat nasional adalah Juara Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional pada Tahun 2015, dengan kepala Sekolah Bapak Poniran, S.Pd.
Saat ini pendidik dan tenaga kependidikan yang masih aktif pada tahun pelajaran 2021 - 2022 adalah:
Junjung Budi, Bina Pribadi, Lambung Prestasi
Meningkatkan pembinaan iman dan takwa.
Meningkatkan pembinaan sikap dan Karakter.
Mengembangkan karakter yang berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah.
Mengembangkan kemampuan untuk bekerja sama.
Mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi.
Mengembangkan sikap empati terhadap warga sekolah.
Meningkatkan kehidupan yang bersih dan sehat.
Mengembangkan sikap jujur, mandiri, dan bertanggung jawab.
Meningkatkan sikap kompetitif dalam perolehan prestasi yang lebih baik.
Melaksanakan kolaborasi dengan sekolah lain.
Meningkatkan kegiatan literasi sekolah yang lebih variatif.
Mengembangkan kreativitas seni dan olah raga dalam perolehan prestasi nonakademik.
Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan melalui seminar dan pelatihan.
Mengembangkan digitalisasi sekolah untuk membangun SDM unggul di era revolusi industri 4.0.
Menciptakan sekolah ramah anak
Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara
Beranda