1) Sejarah berdirinya SMPN 40 Jakarta.
SMP Negeri 40 Jakarta Pusat berdiri sejak 30 Juli 1964 dengan surat keputusan Menteri PD & K, Nomor 80 / SK / B-III dengan luas tanah 7.350 meter persegi, dan dimulai dengan 8 rombel yang terdiri dari :Kelas I rombel,Kelas II rombel,Kelas III rombel.
2) Pada tanggal 28 Juni 1999, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional DKI Jakarta menerbitkan surat keputusan Nomor : 1.711.2 / 0962 / 09 – 01 / P / 1999 tertanggal 15 Januari 1999 sertifikat tanah dengan luas tanah 5.662 meter persegi.
3) Pada tanggal 10 September 2003 gedung SMP Negeri 40 Jakarta direhab total dan selesai 20 Desember 2004, dan ditempati tanggal 24 Januari 2005. Gedung baru berlantai tiga dan luas bangunan 4.263 meter persegi.
4) Situasi dan Kondisi Sekolah
SMP Negeri 40 Jakarta adalah salah satu sekolah yang letaknya sangat strategis, yaitu di Jln. Danau Limboto Bendungan Hilir Tanah Abang Jakarta Pusat, memiliki luas tanah 5.662 m2 dan luas bangunan 4.263 m2 yang terdiri dari: Ruang Kepala Sekolah, Ruang Wakil Kepala Sekolah, Ruang Guru, Ruang Tata Usaha(TU), Ruang OSIS, Ruang Bendahara, Ruang Staf,Ruang Gudang, Ruang Aula, Ruang BK, Ruang Lab.IPA, Ruang Olah Raga, Ruang Lab.IPS,Ruang seni,Ruang Perpustakaan,Ruang Lab komputer 1,Ruang Lab.Komputer 2, Ruang Lab.Bahasa, Ruang Satpam, dan Ruang Belajar sebanyak 24 kelas, kantin sekolah serta Masjid.
5) Organisasi Sekolah
SMP Negeri 40 Jakarta memiliki seluruh personal berjumlah 51 orang, yang terdiri dari 39 orang tenaga pengajar, 6 orang Tenaga Administrasi, 1 orang Satpam, 1 orang penjaga sekolah, 3 orang pesuruh,1 orang tukang kebon.
Dengan cukup personal diharapkan dapat mewujudkan Visi dan Misi SMP Negeri 40 Jakarta
VISI DAN MISI SMPN 40 JAKARTA
“ Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berakhlak mulia, kreatif, dan berprestasi dan berkebhinekaan global Serta berwawasan Lingkungan”
1. Mewujudkan peserta didik yang berakhlak mulia, cerdas, kompetitif, kreatif, inovatif dan berprestasi serta berwawasan lingkungan.
2. Mewujudkan penyelenggaraan pembelajaran aktif,kreatif, inovatif, efektif dan menyenangkan;
3. Meningkatkan layanan publik dengan memanfaatkan teknologi informatika dan komunikasi(TIK);
4. Meningkatkan kerjasama antar warga sekolah dan masyarakat;