PROFIL GURU/PENGASUH
1.Guru/Pengasuh Hidayatullah adalah seorang yang mempunyai Shohibul Aqidah islamiyah, dengan indikator :
a.Berilmu (al-‘ilm): memahami ajaran islam dengan baik dan beramal berdasarkan pemahaman (al-ittiba’), tidak ikut – ikutan (at-taqlid).
b.Yaqin (Al-yaqin) yang merupakan lawan dari ragu (asy-syakk).
c.Ikhlas (al-ikhlash) yang merupakan lawan dari pamer/tidak lulus (ar-riya’).
d.Patuh (ath-tha’at) untuk melaksanakan syariat dan segala keputusan Allah dan Rasulnya dalam kehidupan sehari-hari.
e.Cinta (al-hubb) dengan sepenuh hati kepada Allah, yang ditunjukkan dengan semangat yang tinggi dalam melaksanakan, menda’wahkan dan memperjuangkan islam.
f.Kemurnian tauhid dan bebas dari syirik.
2.Guru/Pengasuh Hidayatullah adalah seorang yang mampu melaksanakan ibadah dengan benar (Shohiihul Ibadah), dengan indikator :
a.Mengerjakan shalat fardhu diawal waktu.
b.Rajin mengerjakan shalat lail, membaca Al-Qur’an dan dzikrullah.
c.Melaksanakan ibadah nawafil secara istiqamah.
d.Menjaga wirid harian.
e.Berdzikir sebanyak – banyaknya.
f.Bersemboyan: waktu adalah ibadah dan dzikrullah.
3.Guru/Pengasuh Hidayatullah adalah seseorang yang mempunyai kariimul Akhlaq, dengan indikator:
a.Shiddiq (jujur) dalam ucapan maupun tindakan. Kejujuran adalah pilar ketenangan hati.
b.Amanah (bias dipercaya): selalu berusaha menjaga amanah (kepercayaan) yang dipikulkan diatas pundaknya. Tidak melakukan penyelewengan atau penyalahgunakan amanah untuk yang lain.
c.Tawadhu’ (rendah hati) dalam pergaulan. Tidak sombong dengan kelebihan dan keberhasilannya, juga tidak merasa nyaman dengan pujian serta sanjungan.
d.Ukhuwah, selalu menjaga ukhuwah, yang ditandai dengan ruhama’ (kasih sayang) dan ikramul muslimin (memuliakan sesame muslim).
4.Guru/Pengasuh Hidayatullah adalah seorang yang mengembangkan keilmuan dan sikap ilmiah, dengan indikator :
a.Gemar membaca/belajar (qira’ah).
b.Gemar menulis (kitabah).
c.Gemar berfikir dan berdiskusi (mudzakarah).
d.Hormat dan mendoakan musyrif/pengasuh.
e.Mencintai dan mendoakan siswa.
f.Cinta majelis ilmu.
g.Bersemboyan: waktu adalah ilmu.
h.Mengembangkan sikap kritis analitis untuk memperbaiki keadaan.
5. Guru/Pengasuh Hidayatullah adalah seorang yang mencintai profesinya dan diniatkan sebagai ibadah, dengan indikator:
a.Mempersiapkan pembelajaran secara maksimal/tidak asal menghabiskan waktu mengajar.
b.Bersifat kreatif, inovatif, proaktif, reflektif dan berpandangan ilmu pengetahuan (mencari rujukan berkaitan dengan tugas – tugasnya)
c.Mempunyai etos kerja, bertanggung jawab emosi yang stabil, semangat dan disiplin yang tinggi serta selalu mematuhi kode etik profesi.
d.Selalu memperbaiki diri dalam keterampilan dan metode mengajarnya
e.Mampu berkomunikasi produktif, pandai bergaul dengan anak dan remaja, sabar, memiliki kasih sayang dan periang
f.Mengembangkan sifat- sifat terpuji yang dipersyratkan bagi jabatan guru/pengasuh
6.Guru/ pengasuh Hidayatullah adalah seorang yang selalu mengembangkan sikap Alamiah Islamyah, dengan indikator:
a.Selalu hidup bersih, rapi dan indah
b.Hidup sehat, kebiasaan hidup sehat jasmani dan rohani
c.Hidup kreatif dan produktif
d.Hidup tertib
e.Ramah lingkungan, peka terhadap kebersihan sekitar
f.Bersemboyan: waktu adalah aml shalih
7.Guru/ pengasuh Hidayatullah adalah seorang yang menjaga kesetimbangan antara profesi sebagai guru/pengasuh dan perannya sebagai pribadi Allah dan Khalifatullah, dengan indikator:
a.Sukses menjadi guru/pengasuh, juga sebagai hamba Allah yang ‘abid, sangat memperhatika ibadah mahdhahNya
b.Keluarga masih mendapat hak sebagai mana mestinya
c.Guru/ pengasuh Hidayatullah adalah seorang aktifis dakwah di masyarakatnya.