Pengertian Bahasa Pemrograman PASCAL
Pascal adalah salah satu bahasa pemrograman komputer yang umumnya digunakan sebagai pengantar untuk mulai belajar algoritma dan pemrograman. Pascal relatif mudah dipelajari karena perintah-perintahnya yang mirip dengan bahasa inggris sehari-hari seperti begin, end, write, dan read.
Pascal diambil dari nama ahli matematika prancis abad pertengahan, Blaise Pascal. Bahasa Pascal di kembangkan oleh Niklaus Wirth pada tahun 1970, dan populer digunakan pada era 1970 hingga awal 1990an.
Dari awal dikembangkan, Pascal dirancang untuk keperluan akademik. Atas alasan itu pula Pascal masih digunakan di berbagai sekolah dan universitas di seluruh dunia (termasuk Indonesia). Pascal juga menjadi bahasa pemrograman yang digunakan pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang komputer.
Fitur Bahasa PASCAL
Pascal memiliki beberapa fitur yang membuatnya cocok untuk belajar pemrograman dan untuk membuat aplikasi komersil. Beberapa diantaranya adalah:
Tipe data bawaan: Pascal memiliki tipe data standar yang umum terdapat dalam bahasa pemrograman komputer seperti Integer, Real, Character, dan Boolean.
Tipe data bentukan: Pascal membolehkan kita untuk membuat tipe data bentukan yang didefenisikan sendiri.
Memiliki beragam struktur data: Pascal menyediakan beberapa struktur data seperti Array, Record, File dan Set.
Aturan tipe data yang ketat: Pascal membatasi penggunaan tipe data secara ketat. Kita hanya bisa menggunakan variabel untuk 1 tipe data saja dan variabel tersebut harus dideklarasikan terlebih dahulu.
Mendukung struktural programming: Bahasa Pascal dirancang dengan konsep pemrograman terstruktur yang mendukung sub program melalui fungsi dan prosedur
Sederhana dan expresif: Pascal banyak menggunakan perintah-perintah dalam bahasa inggris sederhana, sehingga mudah dipahami.
Mendukung pemrograman objek: Walaupun tidak banyak dibahas, tetapi Pascal juga mendukung pemrograman berbasis objek, terutama pada compiler versi terakhir.
Mengenal Borland Turbo Pascal
Jika membicarakan aplikasi untuk membuat program menggunakan pascal, maka yang paling terkenal adalah Turbo Pascal.
Turbo Pascal adalah compiler (program untuk menjalankan bahasa pascal) yang dibuat oleh perusahaan asal Amerika: Borland. Turbo Pascal hanyalah salah satu dari banyak compiler pascal yang tersedia. Pada periode 1980an, terdapat aplikasi UCSD Pascal, Microsoft Pascal, maupun QuickPascal yang kesemuanya digunakan untuk menjalankan bahasa pemrograman Pascal.
Compiler Free Pascal
Walaupun populer, Turbo Pascal sudah jauh melampaui zamannya. Turbo Pascal versi terkahir (Turbo Pascal 7) dirilis pada tahun 1992 untuk sistem operasi Microsoft DOS (MS-DOS) yang dijalankan pada arsitektur 16-bit. Sehingga kita tidak bisa menjalankan aplikasi Turbo Pascal di sistem operasi modern seperti Windows 7 atau 8 yang menggunakan arsitektur 32-bit atau 64-bit. Turbo Pascal juga sudah tidak dikembangkan lagi oleh Borland.
Salah satu cara untuk dapat menjalankan aplikasi Turbo Pascal 7 adalah dengan menggunakan emulator MS-DOS seperti DOSBox (www.dosbox.com). Emulator adalah sebuah program yang men-simulasikan suatu sistem di dalam sistem lain, sehingga kita bisa menjalankan Turbo Pascal dari dalam DOSBox.
Alternatif lainnya untuk menjalankan Pascal adalah menggunakan compiler Free Pascal (www.freepascal.org). Free Pascal adalah aplikasi compiler pascal yang terus dikembangkan hingga sekarang secara sukarela oleh berbagai programmer dari seluruh dunia. Free Pascal dapat digunakan secara gratis dan bisa diinstal langsung ke dalam sistem operasi modern tanpa memerlukan emulator atau aplikasi tambahan.
Dalam tutorial belajar pascal di yodha.web.id ini saya akan menggunakan freepascal karena kita tidak direpotkan untuk menginstall emulator dan masalah hak cipta/copyright.
Terkait dengan masalah hak cipta, Turbo Pascal 7 sebenarnya aplikasi berbayar dan tidak dirilis dengan gratis. Borland secara resmi merilis Turbo Pascal 1.0, Turbo Pascal 3.02 dan Turbo Pascal 5.5 dengan gratis, namun tidak untuk Turbo Pascal 7.
Permasalahannya, saat ini Borland juga tidak lagi menjual Turbo Pascal 7, sehingga Turbo Pascal 7 yang banyak beredar adalah ‘bajakan’ dari versi aslinya. Oleh karena itu saya juga menyarakan anda untuk menggunakan Free Pascal. Dari sisi fitur dan tampilan, baik Turbo Pascal 7 dan Free Pascal sangatlah mirip.
Sumber:
http://yodha.web.id/tutorial-belajar-pascal-part-1-pengertian-bahasa-pemrograman-pascal/
Apa itu Pascal
Mudahnya, pascal ini merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan pada saat seseorang mempelajari algoritma dan juga pemrograman terutama di bidang akademis. Dalam kalimat yang lain, bisa dijelaskan bahwa Pascal ini adalah bahasa pemrograman yang cara menulisnya itu sangat dekat dengan cara menulis algoritma structure english.
Seperti yang sudah disebutkan, Pascal ini terstuktur dan juga tersusun atas blok-blok yang biasa dikenal sebagai subprogram. Blok-blok yang ukurannya kecil nantinya bisa dimanfaatkan untuk membuat blok yang ukurannya lebih besar. Pascal ini merupakan bahasa pemrograman yang diciptakan oleh seorang anggota IFIP atau International Federation of Information Processing sekitar tahun 1971 yang lalu.
Orang tersebut bernama Niklaus Wirth. Kata Pascal sendiri bukan diambil dari namanya, melainkan dari nama seorang matematikawan asal Prancil bernama Blaise Pascal. Nah, Blaise Pascal ini adalah orang yang menciptakan mesin penghitung pertama kali.
Bahasa pemrograman Pascal hingga saat ini masih menjadi bahasa pemrograman yang standar untuk OSN atau Olimpiade Sains Nasional, khususnya di bidang komputer. Bahkan bukan hanya OSN saja, kebanyakan jurusan komputer yang ada di Indonesia juga menggunakan bahasa ini ketika berada di tahun pertama bangku kuliah.
Pascal ini menerapkan konsep prosedur dan struktur programming yang bisa dikatakan baik. Makanya Pascal juga disebut-sebut sebagai pilihan yang pas untuk orang-orang yang ingin mempelajari konsep programming. Bahkan perintah yang ada dalam Pascal juga mirip dengan bahasa Inggris yang biasa digunakan dalam keseharian, misalnya read, write, end dan begin.
Sebagai bagian dari bahasa pemrograman, tentu Pascal ini juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihannya ialah sebagai berikut.
Pascal sederhana dan juga ekspresif serta mendekati bahasa manusia sehingga lebih mudah untuk dipahami serta dipelajari
Pascal terstruktur karena mempunyai sintaks yang masih memungkinkan untuk memecah penulisan program menjadi fungsi yang kecil yang bahkan bisa dipakai secara berulang-ulang
Strongly typed, yaitu programmer diharuskan untuk menentukan tipe data suatu variabel. Adapun variabel yang dimaksud tidak bisa dipakai untuk menyimpan tipe data yang formatnya selain format yang telah ditentukan
User defined data typed yaitu programmer dimungkinkan untuk membuat tipe data yang lain yang diturunkan dari tipe data standar
Pascal mempunyai tipe data standar seperti string, char, real, integer dan boolean yang umumnya memang tersedia di berbagai bahasa pemrograman
Sementara untuk kekurangan program yang sempat mencapai puncak kepopuleran tahun 1970 sampai dengan awal 1990 ini sebagai berikut.
Pascal cenderung tidak fleksibel dan mempunyai banyak kekurangan yang diperlukan dalam membuat aplikasi yang besar
Tidak mendukung pemrograman yang berorientasi terhadap objek
Sintaks milik Pascal cenderung terlalu bertele-tele
Versi Pascal yang awal dirasa kurang cocok untuk diterapkan di aplikasi bisnis karena dukungan databasenya terbatas
pemrograman
Uses crt;
Var
Alas,tinggi:integer;
Procedurehitung_luas(a,t:integer);
Var
Luas:real;
Begin
Clrscr;
Luas:=a*t/2;
Writeln(‘luas segitiga=’,luas);
End;
Begin
Writeln(‘inputkan ukuran alas=’);readln(alas);
Writeln(‘inpukan ukuran tinggi =’);readln(tinggi);
Hitung_luas(alas,tinggi);
Readln;
End
Uses crt;
Var
Nila:byte;
A,B,C,D,E:string;
Begin
Clrscr;
Stire (input skor =’);readln(nilai);
If skor<70 then
Writeln(‘predikat D’);
If skor<80 then
Writeln(‘predikat C’);
If skor<90 then
Writeln(‘predikat B’);
If skor<101 then
Writeln(‘predikat A’);
Readln;
End
Uses crt;
Var
Tulisan:text;
a,b,c:byte;
d:byte;
begin
clrscr;
writeln(‘input angka yang pertama =’);readln(a);
writeln(‘input angka yang kedua =’);readln(b);
writeln(‘input angka yang ketiga =’);readln(c);
d:a+b+c;
writeln(‘bila ditotal, nilainya adalah =’,d);
assign(tulisan,’hitung.txt’);
rewrite(tulisan);
write(tulisan,a);
write(tulisan,’+’);
write(tulisan,b);
write(tulisan,’+’);
write(tulisan,c);
write(tulisan,’=’);
write(tulisan,d);
close(tulisan);
readln;
end.
Uses
Crt;
Var
Berat,harga,hargaperkg:integer;
Kualitas:char;
Begin
Clrscr;
Write(‘input kualitas beras [/Y/Z] :’); readln(kualitas);
Write(‘banyak kg yang dibeli’); readln(berat);
Case kualitas of
‘X’,’x’:hargaperkg:=10000;
‘Y’,’y’:hargaperkg:=7500;
‘Z’,’z’:hargaperkg:=5000;
Else
Begin
Hargaperkg:=0;
Writeln(‘salah input’);
End;
End:
Harga:=hargaperkg*berat;
Writeln(‘harga per kg: Rp’,hargaperkg);
Writeln(‘harga total: Rp’,harga);
End.
Baca juga: Mengenal 6 Tipe Struktur Data Dalam Pemrograman
Uses
Crt;
Var
Saku,pengeluar,hasil:integer;
Begin
Write(‘jumlah uang saku tiap minggu:’); readln(saku);
Write(‘pengeluaran tiap minggu:’); readln(pengeluat);
Hasilnya:=saku-pengeluar;
If hasilnya>=pengeluar then
Writeln(‘sisa uang saku per minggu: ‘,hasil,’ artinya termasuk orang yang irit’)
Else
Writeln(‘sisa uang saku per minggu:’,hasil,’ artinya termasuk orang yang boros’)
End.
Ketika Anda memutuskan untuk mempelajari berbagai bahasa pemrograman termasuk Pascal, tentu Anda harus sering latihan atau praktek. Memang untuk saat ini Pascal kalah populer dengan bahasa pmrograman lainnya, namun jika menilik dari berbagai kelebihan di atas mempelajarinya bukanlah suatu hal yang merugikan bukan?
Sumber:
https://qwords.com/blog/contoh-program-pascal/
Kode program Pascal atau sintak Pascal, memiliki aturan-aturan penulisan yang harus ditaati. Kalau tidak, bisa jadi program akan error.
Aturan-aturan ini saya bagi menjadi tujuah bagian, agar mudah dipahami.
Judul program Pascal bersifat opsional. Porgram masih bisa berjalan, meskipun belum diberikan judul.
Namun, agar terlihat lebih bagus, sebaiknya diberikan judul.
Judul program ditulis pada bagian teratas.
Contoh:
program stok_pertanian;
Nama program ditulis seteah kata kunci program. Lalu, apabila terdiri dari dia suku kata, maka dipisah dengan garis bawah (_) seperti contoh di atas.
Bagian kepala program berisi deklarasi untuk type, constant, uses, var, dan termasuk juga judul program.
Deklarasi type merupakan deklarasi untuk stuktur data tertentu, seperti Array, Record, Pointer, dsb.
Contoh:
type
TMember = record
firstname, surname : string;
address: array [1..3] of string;
phone: string;
birthdate: TDateTime;
paidCurrentSubscription: boolean
end;
Penutup deklarasi type menggunakan end diikuti dengan titik-koma.
Pada contoh diatas kita sudah mendeklarasikan type bernama TMember yang bertipe record.
Konstanta merupakan tetapan yang nilainya tidak bisa diubah.
contoh:
const
PI = 3.141592654;
PI adalah nama Konstantanya, kemudian 3.141592654 adalah nilainya. Setiap pembuatan konstanta harus diakhiri dengan titik-koma.
Saran: nama konstanta sebaiknya pakai huruf kapital, karena untuk menandakan itu sebuah konstanta.
Uses digunakan untuk mendeklarasikan libaray atau unit yang akan digunakan dalam program.
Contoh:
uses crt;
Apabila terdapat lebih dari satu libarary, maka pisahkan dengan tanda koma.
uses crt, my_libaray;
Deklarasi variabel artinya, kita mendaftarkan variabel apa saya yang akan dibutuhkan dalam program.
Format pendeklarasian variabel:
var
nama_variabel: type data;
Contoh:
var
umur: integer;
r, d, c : real;
Deklarasi variabel dengan tipe data yang sama, dapat dibuat bersamaan dengan dipisah tanda koma seperti contoh di atas.
Gunakan garis bawah (_) untuk memisahkan nama variabel yang lebih dari satu suku kata.
Tubuh program merupakan bagian utama dari progam. Tubuh program diawali dengan kata kunci BEGIN, kemudian diakhiri dengan END..
Contoh:
BEGIN
// kode program di sini
END.
Perhatikan penulisannya. Boleh menggunakan huruf kecil dan huruf besar, Pascal tidak membedakannya.
Perhatikan juga penulisan END., di sana harus diakhiri dengan tanda titik (.). Sebagai tanda kalau END ini adalah akhir dari tubuh program utama.
Berbeda tipe data, berbeda pula cara penulisannya.
String dan char: diapit dengan tanda petik satu, contoh: 'petani kode'.
Integer: tidak diapit dengan petik, contoh: 12
Real: tidak diapit dengan petik, ditambahkan titik sebagai ganti koma. Contoh: 13.4
boolean: Tidak diapit tanda petik. contoh: true;
Intruksi disebut juga statement, merupakan fungsi yang akan menyuruh komputer melakukan sesuatu. Intruksi dutulis dalam tubuh program.
Contoh:
BEGIN
writeln('Hello Pascal!');
writeln('Saya sedang belajar');
END.
Pada contoh di atas, kita membuat dua intruksi untuk menampikan pesan di layar.
Setiap intruksi harus diakhiri dengan titik-koma (;).
Komentar adalah bagian yang akan diabaikan oleh komputer. Komentar digunakan untuk dokumentasi dan mencatat keterangan kode.
Ada tiga cara penulisan komentar pada pascal:
Kurung dan bintang: (* di sini komentar *)
Garis miring ganda: // di sini komentarnya
Kurung kurawal: { ini komentar }
Contoh:
{ begin digunakan untuk memulai tubuh program }
BEGIN
// ini adalah komentar
(* ini juga komentar *)
writeln('komentar ada di mana-mana');
END.
{
end digunakan untuk mengakhiri kode program, end untuk tubuh program utama diakhiri dengan tanda titik.
}
Blok kode berisi kumpulan intruksi. Blok kode dimulai dengan begin dan diakhiri dengan end. Blok kode untuk tubuh program (program utama) diakhiri dengan tanda titik (.), sedangkan untuk blok kode yang lainnya diakhiri dengan titik-koma (;).
Contoh:
BEGIN
// ini blok kode utama
writeln('intruksi di blok kode utama');
if x = y then
begin
// ini blok kode IF
// blok kode ini berada dalam blok kode utama
end;
for i:= 1 to 10 do
begin
// ini blok kode FOR
writeln(i);
end;
END.
Sumber:
https://www.petanikode.com/pascal-sintaks/
Struktur Sederhana Kode Pascal
Program Hello World yang kita gunakan sebagai contoh kode program dalam tutorial Cara Menjalankan Kode Program Pascal (Membuat File .exe), sudah menggunakan struktur sederhana kode pascal. Berikut saya tulis kembali contoh kode tersebut:
writeln('Sedang belajar pascal...');
Sebuah kode program pascal, diawali dengan keyword program kemudian diikuti dengan judul program yang diinginkan (dalam contoh diatas, saya menggunakan judul hello_world). Selanjutnya, kode program dibuka dengan perintah “begin”, dan diakhiri dengan perintah “end.” (perhatikan tanda titik di akhir end). Diantara “begin” dan “end.” inilah seluruh kode program pascal berada.
Perintah writeln digunakan untuk menampilkan teks (output), sedangkan perintah readln digunakan untuk menerima masukan (input). Perintah readln pada kode diatas saya tambahkan hanya untuk menahan jendela tampilan jendela program ketika di-run. Anda boleh menghapus baris readln; dan mencoba men-run kode diatas. Hasilnya hanya akan terlihat sekilas saja (tidak sampai 1 detik).
Saya akan membahas struktur kode pascal secara mendalam dalam tutorial berikutnya.
Jika anda tidak ingin menambahkan perintah readln, bisa menggunakan alternatif lain. Setelah program di-run (layar akan berkedip sebentar), silahkan tekan tombol ALT+F5, atau pilih menu Debug -> User Screen.
Pascal tidak membedakan penggunaan huruf besar atau kecil. Dalam pemrograman, hal ini dikenal dengan istilah case insensitive. Kita boleh menulis program, Program, PROGRAM, WRITEln, maupun wrITln. Semuanya dianggap sama dalam pascal.
Kode program dibawah ini akan menghasilkan tampilan yang sama dengan kode kita sebelumnya:
WRITELN('Sedang belajar pascal...');
Cara Penulisan Komentar di dalam Pascal
Komentar atau comment adalah ‘kode program’ yang ditambahkan untuk memberi keterangan/penjelasan mengenai cara kerja program. Komentar tidak akan diproses oleh Pascal dan berfungsi hanya untuk memberi keterangan tambahan, terutama jika kode program yang ditulis cukup rumit.
Untuk membuat komentar di dalam kode program pascal, terdapat 2 alternatif pilihan:
(* Kode untuk menampilkan tulisan 'Hello World'*)
{ Kode untuk menampilkan tulisan 'Sedang belajar pascal...'}
writeln('Sedang belajar pascal...');
writeln('Sedang belajar pascal...');
{writeln('Sedang serius belajar, jangan diganggu!');}
writeln('Sedang belajar pascal...');
Khusus untuk Free Pascal, terdapat 1 lagi cara penulisan komentar, yakni menggunakan tanda ‘//’:
// Ini adalah komentar dalam Free Pascal
writeln('Sedang belajar pascal...');
// Ini adalah komentar dalam Free Pascal
// Penulisan komentar ini tidak didukung oleh Turbo Pascal
writeln('Sedang belajar pascal...');
Whitespace adalah istilah pemrograman yang merujuk kepada tanda baca ‘spasi’ yang tidak terlihat. Contoh karakter-karakter whitespace adalah: spasi, tab dan enter (new line). Di dalam Pascal, secara umum whitespace akan diabaikan.
Sebagai contoh, kode program hello world kita sebelumnya bisa juga ditulis seperti berikut ini:
program hello_world;begin writeln('Hello World');
writeln('Sedang belajar pascal...');readln;end.
writeln('Sedang belajar pascal...');
Sekarang, kode program akan lebih mudah dibaca dan dipelajari.
Pengertian Statement di dalam Pascal
Dalam defenisi sederhana, statement adalah sebuah baris perintah yang bisa melakukan sebuah tindakan, apakah itu menampilkan teks di layar, meminta input, perulangan, percabangan program (logika IF), dll. Sebuah statement di dalam Pascal harus diakhiri dengan tanda titik koma “;” (kecuali untuk beberapa kondisi khusus).
Berikut adalah contoh-contoh statement di dalam pascal:
writeln ('Hello World'); writeln ('Sedang belajar pascal...');
Error yang paling sering ditemui adalah lupa memberi tanda “;” di akhir statement. “Fatal: Syntax error, “;” expected” merupakan error yang disebabkan lupa menutup statement di dalam kode pascal.
Syntax adalah istilah pemrograman yang berarti aturan penulisan. Jika anda menemui kalimat syntax error, kemungkinan besar ada kesalahan pada cara penulisan perintah.
Pengertian Expression di dalam Pascal
Expression adalah kode program yang menghasilkan suatu nilai. Expression pada dasarnya merupakan bagian dari sebuah statement.
Berikut adalah contoh penulisan expression:
Pengertian Identifier di dalam Pascal
Identifier adalah bagian dari statement yang merupakan ‘identitas’ dari sesuatu. Identitas ini meliputi:
Fungsi, variabel dan konstanta ini akan kita bahas dalam tutorial tersendiri.
Aturan penulisan identifier adalah sebagai berikut:
Karakter kedua dan seterusnya bisa berupa huruf, angka, atau karakter underscore “_”.
Maksimal panjang identifier tergantung kepada compiler yang digunakan. Beberapa mendukung 32 karakter, namun kebanyakan mendukung hingga 63 karakter. Jika anda membuat identifier dengan panjang melebihi 63 karakter, hanya 63 karakter pertama saja yang akan digunakan.
Penulisan identifier tidak boleh menggunakan karakter selain angka, huruf dan underscore. Kita tidak bisa menggunakan spasi, dan tanda-tanda khusus seperti *, +, -, &, ^, %, $, #, atau @.
Berikut adalah contoh penulisan identifier yang salah:
Berikut adalah contoh penulisan identifier yang benar:
Reserved Word dan Predefined Identifier
Reserved Word dan Predefined Identifier adalah kata/karakter khusus yang digunakan secara internal di dalam aplikasi Pascal. Kita sebaiknya tidak menggunakan kata-kata ini sebagai identifier.
Berikut adalah Reserved Word di dalam Turbo Pascal:
Berikut adalah Predefined Identifier di dalam Turbo Pascal:
Cara Copy-Paste kode Program Pascal
Jika anda sudah mencoba mengetik beberapa kode program pascal, anda mungkin menyadari bahwa shortcut yang digunakan pada program Free Pascal (dan juga Turbo Pascal) sedikit berbeda dari biasanya.
Kita tidak bisa menggunakan tombol CTRL+C dan CTRL+V untuk men copy-paste kode program. Aplikasi Pascal menggunakan tombol CRTL+Insert untuk copy, dan SHIFT+Insert untuk paste. Untuk menghapus blok kode program, kita juga harus menggunakan shortcut CRTL+Delete.
Khusus untuk Free Pascal, anda cukup copy kode program dari dalam Windows, kemudian buka Free Pascal, pilih menu Edit -> Paste from Windows.
Jika menggunakan Turbo Pascal, kita terpaksa men-paste kode tersebut di dalam sebuah file dengan extension .pas menggunakan notepad (misalnya: kedalam folder ‘belajar’), kemudian buka secara manual dari dalam Turbo Pascal.
Pengertian Struktur Dasar Program Pascal
Struktur Dasar Program Pascal adalah suatu struktur yang mendasar pada program pascal yang digunakan untuk meletakkan syntax sesuai tempatnya.
Jadi perlu diketahui, bahwasanya untuk meletakkan suatu script/syntax terdapat aturan-aturan tata letaknya. Jika salah meletak, maka program akan mengalami kesalahan/Error.
Kenapa program pascal harus memiliki struktur dasar?
Kembali mengingat tentang pengertian Algoritma. "Algoritma merupakan langkah-langkah logis yang tersusun secara SISTEMATIS untuk menyelesaikan suatu masalah". Nah script yang kita tulis di program merupakan jelmaan Algoritma yang telah kita konversikan menjadi sebuah bahasa pemrograman. Pada Algoritma sendiri tertulis sebuah pengertian tentang "Langkah yang disusun secara SISTEMATIS". Maka dari itu untuk mengimplementasikan algoritma itu kedalam bahasa pemrograman, program yang ditulis juga harus tersusun secara sistematis (Terstruktur).
Berikut ini adalah Struktur Dasar Program Pascal
PROGRAM nama_program;
USES unit1, unit2, unit3;
CONST
Deklarasi konstanta;
TYPE
Deklarasi type data;
VAR
Deklarasi variabel;
Label Deklarasi_label;
BEGIN
Instruksi program Pascal
Pernyataan/Statement
END.
Penjelasan Struktur Dasar Program Pascal
Judul Program Pascal
Judul program sifatnya adalah optional di dalam program, artinya boleh dituliskan atau boleh juga tidak dituliskan. Judul Program hanya bertujuan untuk memberi nama dari program yang dibuat. Judul program harus terletak pada awal program dan diakhiri dengan titik koma.
Contoh : Program WESBOL;
Deklarasi Unit Pascal
Unit adalah kamus bahasa Pascal. Unit Pascal selalu disebutkan pada awal program setelah Judul Program. Tujuannya agar perintah bahasa pascal dapat diterjemahkan oleh compiler pada saat dikompilasi. Jika unit pascal tidak disebutkan maka perintah bahasa Pascal tidak dapat dikompilasi karena compiler tidak dapat mengenali perintah yang digunakan. Misalnya kata Begin, End, Clrscr, write,writeln,read,readln, dan lain-lain terdapat dalam kamus/unit crt. Oleh karena itu, unit crt selalu disebutkan pertama kali pada baris program dengan perintah uses crt.
Unit crt disebutkan jika anda menggunakan Program Pascal dengan sistem operasi DOS yang berjalan pada sistem operasi window. Jika anda menggunakan Program Pascal dengan sistem operasi Window, maka unit crt diganti dengan unit wincrt.
Contoh : Uses Crt; atau uses wincrt;
Ada juga untuk memanggil fungsi seperti jam di system, maka gunakan unit DOS.
Contoh : USES DOS;
Bagian Deklarasi
Deklarasi di atas hanya disebutkan jika akan digunakan dalam program. Bahkan dalam program yang sangat sederhana ada yang tidak menggunakan deklarasi. Dalam pemrograman dasar, pada umumnya menggunakan deklarasi variabel, konstanta, tipe data, dan label. Sedangkan deklarasi prosedur dan fungsi umumnya digunakan dalam pemrograman tingkat lanjut yaitu pemrograman tekstruktur.Deklarasi variabel selalu diawali dengan kata var, deklarasi konstanta diawali dengan kata Const, dan deklarasi label diawali dengan kata Label.
Contoh :
Var a,b,c : integer; {Deklarasi variabel a,b,c dengan tipe data integer.}
Const Pi = 3.14; {Deklarasi konstanta bilangan pi.}
Label Selesai ; {Deklarasi label dengan nama Selesai}
Badan Program
Badan Program adalah kumpulan dari pernyataan-pernyataan atau kode program yang akan dikerjakan oleh program. Bagian ini diawali dengan kata BEGIN dan diakhiri dengan kata END. Kata END harus diakhiri dengan tanda titik.
Contoh :
Begin
…………. Kode program
End.
Sumber:
http://westborneoblogger.blogspot.com/2016/01/struktur-dasar-program-pascal.html
Pengertian Variabel
Variabel adalah ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu nilai. Nilai tersebut dapat diubah sepanjang kode program. Secara teknis, variabel merujuk kepada suatu alamat di memory komputer. Setiap variabel memiliki nama yang sebagai identitas variabel tersebut.
Dalam matematika, konsep variabel biasanya menggunakan x atau y, seperti persamaan berikut:
x = y + 2
Disini, nilai ‘x’ dan ‘y’ bisa diisi dengan angka apapun (walaupun dalam persamaan diatas, nilai x bergantung kepada nilai y).
Di dalam pemrograman, nilai variabel bisa berubah dari waktu ke waktu, tergantung kebutuhkan. Sebagai contoh, jika saya membuat program menghitung luas lingkaran, saya bisa membuat variabel ‘jari2’ dan mengisinya dengan nilai ‘7’, kemudian di dalam kode program, saya bisa mengubah nilainya menjadi ‘8’, ‘10’ atau ‘1000’.
Cara Penulisan Variabel di dalam Pascal
Untuk membuat variabel di dalam pascal, kita harus men-deklarasikan-nya sebelum main program. Setiap variabel juga memiliki tipe data tertentu, dan sepanjang kode program, variabel tersebut hanya dapat diubah nilainya asalkan masih dalam tipe yang sama.
Sebagai contoh, jika variabel ‘jari2’ di-set dengan tipe data ‘angka’, kita hanya bisa mengisi variabel ini dengan nilai angka seperti 4, 6, atau 90. Kita tidak bisa mengisinya dengan nilai huruf atau kata seperti ‘empat’, ‘lima’ atau ‘Andi’.
Jenis-Jenis Tipe Data dalam Pascal
Pascal mendukung berbagai jenis tipe data. Tipe data ini bisa dikelompokkan menjadi tipe data dasar, tipe data terstruktur, tipe data bentukan, dll.
Terdapat 4 tipe data dasar di dalam Pascal. Keempat tipe data ini dikenal juga sebagai tipe data ‘scalar’ :
Integer: tipe data berupa angka bulat, seperti 1,2,5,9,1000 atau 476563.
Real: tipe data yang berisi angka desimal (pecahan), seperti 22.7, 3.14, atau 0.006
Char: tipe data yang berisi huruf, seperti “a”, “A”, “C” atau “z”.
Boolean: tipe data yang hanya berisi 2 nilai, true atau false.
Selain itu, Pascal juga menyediakan 8 tipe data tambahan:
String: tipe data yang berisi kumpulan karakter, seperti “aku”, “kamu” atau “belajar pascal di yodha.web.id”.
Enumerated: tipe data bentukan yang bisa didefenisikan sendiri. Sebagai contoh kita bisa membuat tipe data warna yang terdiri dari nama-nama warna.
Subrange: tipe data bentukan yang berisi bagian dari tipe data lain. Sebagai contoh, kita bisa membuat tipe data “angka_kecil” yang hanya berisi angka 1 – 9 (merupakan bagian dari tipe data integer)
Array: tipe data yang terdiri dari banyak variabel, sebagai contoh kita bisa membuat nama siswa sebagai array “siswa”, dan variabel penyusunnya adalah siswa[1], siswa[2], siswa[3], dst.
Record: tipe data bentukan yang bisa berisi berbagai tipe data. Record untuk “siswa” bisa terdiri dari “nama”, “alamat”, “tinggi_badan”, dll.
Set: tipe data yang mirip dengan subrange, tetapi bisa digunakan untuk operasi himpunan seperti gabungan, irisan, bagian, dll.
File: tipe data yang digunakan untuk mengakses file atau dokumen.
Pointer: tipe data khusus yang merujuk kepada sebuah alamat di memory.
Gambar dibawah ini memperlihatkan jenis-jenis tipe data dan pembagiannya (sumber: tutorialspoint.com):
Penjelasan lebih lanjut mengenai penggunaan tipe data diatas akan dibahas dalam tutorial tersendiri.
Aturan Penulisan Variabel dalam Pascal
Sebuah variabel di dalam pascal harus ditulis sesuai dengan aturan berikut:
Karakter pertama harus berupa huruf.
Karakter kedua dan seterusnya bisa berupa huruf, angka, atau karakter underscore “_”.
Penulisan variabel tidak boleh menggunakan karakter selain angka, huruf dan underscore. Kita tidak bisa menggunakan spasi, dan tanda-tanda khusus seperti *, +, -, &, %, $, #, atau @.
Maksimal panjang variabel tergantung kepada compiler yang digunakan. Beberapa mendukung 32 karakter hingga 63 karakter. Walaupun begitu, sebaiknya gunakan nama variabel yang tidak terlalu panjang.
Sebelum digunakan, setiap variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu.
Variabel hanya bisa diubah nilainya sesuai dengan tipe data asal.
Berikut adalah contoh penulisan variabel yang salah:
9ayam: diawali dengan angka
belajar+: menggunakan karakter ‘+’
pertama*: menggunakan karakter ‘*’
jari jari: dipisahkan oleh spasi
Berikut adalah contoh penulisan variabel yang benar:
panjang_persegi
angkatan99
AnGKa
Cara Pendeklarasian Variabel
Sebelum dapat digunakan di dalam kode program, sebuah variabel harus di deklarasikan terlebih dahulu. Berikut format penulisannya:
1
2
var
nama_variabel:tipe_data;
Perhatikan bahwa penulisan nama variabel dengan tipe datanya dipisah oleh karakter titik dua ” : ”. Diakhir deklarasi juga ditutup dengan karakter titik koma “;”
Berikut contohnya di dalam kode pascal:
1
2
3
4
var
nama: string;
umur: integer;
alamat: string;
Pascal juga membolehkan deklarasi variabel untuk tipe data yang sama dalam 1 baris (dipisahkan dengan tanda koma “ , ”):
1
2
3
var
nama, alamat: string;
umur: integer;
Cara Memberikan Nilai Variabel (Assignment)
Setelah variabel dideklarasikan, berikutnya adalah men-input nilai kedalam variabel tersebut. Berikut format penulisannya:
1
nama_variabel := nilai;
Perhatikan bahwa untuk memberikan nilai, pascal menggunakan karakter ‘titik dua sama dengan’ yakni “ := ”. Di dalam pemrograman, proses pemberian nilai ini dikenal dengan istilah assignment, dan tanda “ := ” disebut juga dengan operator assignment di dalam pascal.
Proses assignment dibaca dari kanan ke kiri. Perhatikan kode berikut:
1
nama := 'Andika';
Kode diatas berarti kita memberikan nilai ‘Andika’ kedalam variabel nama.
Penggabungan Perintah Deklarasi dan Assignment
Pascal juga membolehkan proses deklarasi dan assignment digabung dalam 1 kali penulisan. Berikut contoh penggunaannya:
1
2
nama:string='Andika';
umur:integer:19;
Cara memberikan nilai pada saat deklarasi ini dikenal dengan istilah inisialisasi (bahasa inggris: initialization).
Update: Sepertinya perintah gabungan deklarasi dan assignment ini tidak bisa berjalan di Turbo Pascal 7, namun tidak masalah dengan FreePascal. Oleh karena itu jika anda menggunakan Turbo Pascal 7, perintah diatas akan menghasilkan error
Menampilkan Nilai Varibel
Untuk menampilkan nilai variabel, kita tinggal menuliskannya dengan perintah writeln, seperti contoh berikut ini:
1
2
writeln(nama);
writeln(umur);
Contoh Program mengenai Variabel
Sebagai penutup tutorial pascal kali ini, berikut adalah contoh kode program sederhana yang merangkum apa yang kita pelajari kali ini:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
program biodata;
uses crt;
var
nama,alamat:string;
umur:integer=19;
sekolah:string='SMA 1 Durian Runtuh';
begin
clrscr;
nama:='Andika';
alamat:='Jl. Kemerdekaan no.9';
umur:=17;
writeln(nama);
writeln(umur);
writeln(alamat);
writeln(sekolah);
readln;
end.
Dalam kode diatas saya membuat beberapa variabel, memberikan nilai kepada variabel tersebut, kemudian menampilkannya.
Pada baris ke-5 saya membuat 2 variabel: nama dan alamat. Kedua variabel ini bertipe string.
Pada baris ke-6, variabel umur dideklarasikan dengan tipe integer, kemudian langsung diberikan nilai 19. Dengan kata lain, variabel umur di-inisialisasi dengan nilai integer 19.
Baris selanjutnya saya juga men-inisialisasi variabel sekolah dengan nilai string ‘SMA 1 Durian Runtuh’.
Dalam program utama (main program), pada baris 12 dan 13 saya men-assigment variabel nama dan alamat dengan nilai masing-masing. Di baris 14, saya juga memberi nilai 17 ke dalam variabel umur. Perhatikan bahwa variabel umur juga telah saya isi dengan nilai 19 pada saat inisialisasi, sehingga nilai dalam variabel umur akan “ditimpa” dengan nilai baru.
Sebagai percobaan, anda bisa memberikan nilai ‘sembilan belas’ kepada variabel umur. Hasilnya? Seperti yang bisa ditebak, pascal akan ‘komplain’ dan mengeluarkan error, karena kita mencoba mengisi variabel umur yang bertipe integer dengan nilai string ‘sembilan belas’. Dalam bahasa pemrograman pascal, setiap variabel hanya bisa diisi dengan nilai yang sesuai dengan tipe datanya.
Update: Pada contoh diatas, saya menggunakan compiler Free Pascal. Jika anda menggunakan Turbo Pascal 7, ini akan menghasilkan error, karena Turbo Pascal tidak mendukung penggabungan perintah deklarasi dan assignment.
Untuk Turbo Pascal 7 bisa menggunakan kode program berikut:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
program biodata;
uses crt;
var
nama,alamat:string;
umur:integer;
sekolah:string;
begin
clrscr;
nama:='Andika';
alamat:='Jl. Kemerdekaan no.9';
umur:=17;
sekolah:='SMA 1 Durian Runtuh';
writeln(nama);
writeln(umur);
writeln(alamat);
writeln(sekolah);
readln;
end.
Apa Itu Compiler
Compiler merupakan sebuah program komputer yang dapat mengubah program komputer yang dibuat dalam bahasa pemrograman tertentu menjadi bahasa pemrograman lain. Compiler atau dalam bahasa Indonesia disebut kompilator memiliki kemampuan untuk menggabungkan beberapa bahasa program kemudian disusun kembali menjadi berkas atau file executable yang bisa diproses oleh prosesor.
Compiler dapat mengkonversi source code yang dibuat dalam natural language processing atau yang dibuat oleh programmer menjadi bahasa mesin agar dapat teridentifikasi oleh komputer. Source code dan data diproses pada waktu yang berbeda. Semula menggunakan bahasa tingkat tinggi akan mengubah menjadi bahasa mesin atau assembly.
Compilating merupakan proses mengeksekusi pada waktu kode menunjukkan sinyal tinggi dan rendah biner dalam unit logika aritmatika prosesor. Compiler memiliki dua jenis yang digunakan oleh pengembangan web, antara lain:
Cross Compiler.
Cross compiler memiliki kemampuan untuk membuat kode platform yang berbeda selain platform yang dijalankan, ketika mesin satu sedang diproses maka pada saat transfer data akan terkompilasi pada mesin yang berbeda.
Source to Source Compiler atau disebut juga Trans Compiler merupakan compiler yang dapat mengartikan source code yang tersusun dalam satu bahasa pemrograman menjadi source code yang disusun ulang ke bahasa pemrograman lain.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas kompilator atau compiler adalah kecepatan waktu proses kompilasi, mutu program objek, dan integrated development environment. Waktu proses kompilasi dipengaruhi oleh algoritma kompilator yang berfungsi untuk menuliskan program dan program khusus yang menghasilkan kompilator seperti turbo basic yang menggunakan bahasa lain.
Pada mutu program objek ditentukan dengan kecepatan eksekusi dan ukuran program objek seperti perbandingan turbo pascal 5 dan turbo pascal 6. Sedangkan integrated development environment atau IDE merupakan beberapa fasilitas yang dimiliki oleh kompilator seperti testing, editing, dan debugging.
Fungsi Compiler
Mendeteksi kesalahan dalam source code.
Menganalisis semua bahasa pemrograman.
Mengkompilasi data-data atau program secara terpisah.
Memanajemen ruang penyimpanan seluruh code dan variabel.
Membuat tabel simbol untuk dapat membangun program target.
Mengartikan kode sumber menjadi kode objek sesuai dengan jenis mesin yang digunakan.
Memperbaiki struktur tata bahasa pada program sumber dan membaginya menjadi beberapa bagian.
Fase Compiler
Fase compiler terbagi menjadi dua fase, antara lain:
1. Fase analisis
Source code pada fase representasi, antara lain:
Lexical analyzer yang berfungsi untuk membagi program dalam bentuk token.
Intermediate code generator, yaitu generator berfungsi untuk menghasilkan kode abstrak.
Semantic analyzer yang berfungsi untuk memeriksa semantik statis dari setiap konstruksi.
Syntax analyzer yang berfungsi mengidentifikasi bahasa pemrograman menggunakan sintaks bahasa
2. Fase sintesis
Pada fase sintesis terdiri dari dua fase, antara lain:
Code optimizer yang berfungsi menghasilkan kode program yang lebih kecil dan cepat prosesnya.
Code generator yang berfungsi menghasilkan kode melalui sekumpulan kode untuk pengembangan software. Fase ini menjadi fase terakhir dalam compiler.
Manfaat Compiler
Terdapat beberapa manfaat compiler, antara lain:
Problem solving dalam kinerja bahasa.
Mengenal lebih dalam mengenai bahasa semantik.
Teknik compiler dapat digunakan untuk program lain.
Mempermudah dalam pembuatan file pada hardware.
Proses eksekusi compiler dapat dilakukan dengan cepat.
Mengkoneksikan file ke dalam format yang dapat dijalankan.
Mempermudah dalam pemeriksaan kesalahan sintaks dan tipe data.
Memberi kemudahan developer untuk membuat struktur internal dalam memori.
Dapat mengartikan semua bahasa pemrograman menjadi bahasa pemrograman lain.
Pengguna tidak perlu menjalankan program pada mesin yang sama dengan yang sedang dijalankan.
Compiler dapat memverifikasi seluruh program sehingga kesalahan sintaks atau semantik dapat dihindari.
Contoh Compiler
1. C++
C++ merupakan bahasa pemrograman dari evolusi bahasa C yang dikembangkan oleh Dennis Ritchie. C++ sering disebut sebagai bahasa pemrograman prosedural yang berorientasi pada objek. C++ banyak digunakan oleh developer untuk mengembangkan game, software, dan lain sebagainya.
2. Fortran
Fortran kepanjangan dari formula translation yang merupakan salah satu bahasa pemrograman yang dapat mendukung penulisan bentuk perhitungan seperti bilangan kompleks, namun fortran memiliki kelemahan yakni pada source code sulit dimengerti sebab menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi.
3. Pascal
Pascal merupakan salah satu bahasa pemrograman dengan cara penulisan menggunakan algoritma structure english, imperatif dan prosedural. Pascal menjadi bahasa pemrograman yang menerapkan struktur dan prosedur programming yang baik. Salah satu kelebihan pascal yakni memiliki bahasa yang sederhana yang dapat lebih mudah dipahami oleh manusia.
4. Visual Basic
Visual Basic atau VB merupakan bahasa pemrograman yang tidak biasa atau bisa disebut sebagai advance karena VB memiliki kelebihan yakni dapat dengan mudah menulis program pada sistem operasi windows. VB dirumuskan dengan integrated development environment yang mampu menyederhanakan kode dan mengoreksi kesalahan maupun perbaikan.
Perbedaan Compiler dan Interpreter
1. Definisi
Compiler merupakan sebuah program komputer yang dapat mengubah program komputer yang dibuat dalam bahasa pemrograman tertentu menjadi bahasa pemrograman lain. Sedangkan interpreter merupakan sebuah program yang dapat mengartikan instruksi dalam bahasa tingkat tinggi menjadi bahasa yang lebih sederhana.
2. Command
Seluruh perintah dalam compiler dapat diartikan sekaligus dan proses pengujian membutuhkan waktu relatif lebih lama. Sedangkan pada Interpreter perintah hanya diartikan secara baris per baris dan proses pengujian program relatif lebih cepat dan bisa langsung diuji sekalipun masih ditemui beberapa kesalahan dalam penulisan bahasa pemrograman.
3. Linker
Pada compiler membutuhkan linker untuk menggabungkan kode objek dengan berbagai macam library untuk menghasilkan suatu kode yang bisa dijalankan oleh mesin. Sedangkan interpreter tidak butuh linker untuk menggabungkan kode objek.
4. Program Code
Pada compiler, kode program dapat dirahasiakan karena program dijalankan yang dalam bentuk kode mesin. Bahasa pemrograman yang menggunakan compiler adalah Visual Basic, Fortran, Cobol, Pascal, dan C. Sedangkan pada interpreter, kode program tidak dapat dirahasiakan dan bahasa pemrograman yang digunakan yaitu PHP, ASP, dan Perl.
Sumber:
https://dosenit.com/kuliah-it/pemrograman/compiler
membuat flowchart menjadi lebih mudah.
App.diagram.net
Cara menggunakannya cukup mudah, kamu hanya perlu mengakses https://app.diagrams.net melalui browser seperti Google Chrome di komputer atau melalui smartphone.
Saat pertama kali mengakses App Diagrams, kamu akan diberikan beberapa opsi yang menawarkan di mana file diagram akan disimpan. App Diagrams sudah bisa diintegrasikan dengan Google Drive, One Drive atau simpan di perangkat kamu.
Ada banyak sekali template yang bisa kamu jadikan dasar dalam membuat diagram, Flowchart, Class Diagram, Network, Maps, Cloud adalah beberapa diantaranya. Dengan menggunakan template, proses membuat diagram menjadi lebih cepat karena hanya melakukan beberapa perubahan. Kamu juga akan diberikan pilihan bagan yang lebih sesuai dengan jenis diagram.
Di website ini, Anda bisa membuat presentasi, infografis, dokumen, ebook, chart dan flowchart. Website untuk membuat flowchart ini bisa memungkinkan Anda membuat flowchart secara gratis.
3 Website untuk Membuat Flowchart menjadi Lebih Mudah
Untuk membuat flowchart di Visme, maka Anda harus masuk terlebih dahulu ke Visme. Kemudian lakukan cara berikut ini:
Daftar terlebih dahulu jika Anda belum memiliki akun di website ini. Anda bisa sign up atau create your flowchart. Nantinya Anda harus memasukkan data terlebih dahulu di website tersebut untuk membuat akun Anda.
Setelah itu, pilih template untuk flowchart sesuai dengan yang Anda inginkan.
Click di bagian tab Data dan pilih icon flowchart. Setelah itu Anda bisa memulai untuk membuat flowchart sesuai dengan yang Anda inginkan.
Setelah Anda selesai membuat flowchart, maka Anda bisa memutuskan apakah flowchart tersebut dipublikasikan atau hanya untuk diri sendiri atau diunduh. Anda bisa mengunduhnya dalam format pdf ataupun gambar dengan resolusi tinggi. Dengan begitu, Anda bisa menggunakannya untuk presentasi.
Website ini memungkinkan Anda untuk membuat flowchart dengan lebih mudah. Anda bahkan bisa berkolaborasi dengan tim Anda untuk membuat flowchart di website ini. dengan begitu, proses pembuatan flowchart akan lebih singkat dan pekerjaan lebih cepat selesai.
Untuk membuatnya, Anda bisa langsung ke website lucidchart kemudian make a flowchart. Kemudian Anda bisa memilih template dan membuat flowchart sesuai dengan kebutuhan Anda. setelah selesai, Anda bisa mengunduhnya ataupun membagikannya misalnya ke teman 1 tim.
Dengan cara menggunakan website untuk membuat flowchart tersebut,
Memahami Arti dari Setiap Simbol Flowchart
Ketika kamu membuat flowchart ada beberapa simbol yang harus kamu ketahui. Namun, ketika kamu membuat flowchar sederhana, kamu bisa menggunakan lima simbol berikut:
Decision, digunakan untuk menunjukan kondisi tertentu yang akan menghasilkan dua kemungkinan jawaban, yaitu ya dan tidak.
Flow, digunakan untuk menggabungkan antara simbol yang satu dengan simbol yang lain.
Data, digunakan untuk menyatakan input dan output.
Process, digunakan untuk menyatakan suatu proses yang sedang terjadi.
Terminator, digunakan untuk menyatakan titik awal dan akhir dari suatu program.
Jika kamu kebingungan dengan simbol-simbol tersebut, mari kita coba membuat satu flowchart sederhana dengan menggunakan lima simbol di atas.
Penggunaan Flowchart untuk Aplikasi Menentukan Ganjil Genap
Mari kita buat flowchart untuk aplikasi menentukan ganjil genap dari sebuah bilangan bulat. Berikut skenarionya:
Jika bilangan yang sudah diproses hasilnya tidak sama dengan 0, maka bilangan tersebut adalah bilangan ganjil.
Jika bilangan yang sudah diproses hasilnya sama dengan 0, maka bilangan tersebut adalah bilangan genap.
Oke, mari kita buat flowchartnya yuk:
Langkah pertama, mulailah dengan membuat terminator untuk memulai flowchart. Kemudian beri keterangan “Mulai” pada terminator tersebut. Sehingga hasilnya akan menjadi seperti ini:
Langkah selanjutnya adalah memasukan bilangan bulat dengan menggunakan simbol data, kemudian berikanlah keterangan “Masukan bilangan bulat”. Sehingga flowchart akan menjadi seperti ini:
Setelah kamu memasukan bilangan bulat, aplikasi akan memproses bilangan tersebut apakah habis dibagi dua atau tidak. Silakan gunakan simbol process dan berikan keterangan “Bilangan dibagi 2 dengan operasi sisa bagi” untuk melambangkan proses tersebut. Jangan lupa untuk menghubungkan simbol process dengan simbol data ya. sehingga flowchart akan terlihat seperti ini:
Setelah bilangan diproses, langkah selanjutnya adalah memeriksa hasil bilangan tersebut. Untuk melambangkan pemeriksaan tersebut, gunakanlah simbol decision dan tambahkan keterangan “Apakah sisa bagi = 0?” di dalamnya. Jadi, jika bilangan yang sudah diproses hasilnya tidak sama dengan 0, maka bilangan tersebut adalah bilangan ganjil. Begitu juga sebaliknya, jika bilangan yang sudah diproses hasilnya sama dengan 0, maka bilangan tersebut adalah bilangan genap. Sehingga flowchart akan menjadi seperti ini:
Dengan menggunakan simbol decision pada tahap sebelumnya, kamu harus menambahkan dua pilihan yang terjadi setelah proses tersebut. Silahkan tambahkan dua output menggunakan simbol data setelah decision tersebut. Berikan keterangan “Ganjil” dan “Genap” pada masing-masing simbol data. Sehingga flowchart akan terlihat seperti berikut:
Jangan lupa berikan penanda pada panah yang keluar dari simbol decision. Tambahkan teks “Ya” untuk panah yang mengarah ke “Genap”. Tambahkan teks “Tidak” untuk panah yang mengarah ke “Ganjil”. Sehingga, hasilnya akan terlihat seperti ini:
Setelah program menghasilkan output, alur aplikasi menentukan ganjil genap selesai. Silakan akhiri flowchart dengan simbol terminator dan beri keterangan “Selesai”. Jangan lupa juga untuk memberikan panah dari simbol data “Ganjil” dan “Genap”. Sehingga hasil keseluruhan flowchart seperti berikut:
Kesimpulan
Jadi begitulah cara membuat flowchart yang baik. Semoga dengan membaca dan mengikuti langkah-langkah di artikel ini kamu dapat membuat flowchart dengan baik dan benar ya. Flowchart yang kamu buat tergantung dari program yang akan kamu jabarkan alur prosesnya. Tetap semangat dan teruslah berusaha ya.
Bagaimana Cara Membuat Flowchart Yang Baik – end