Tiga Pilar Filosofi SITARA
Tiga Pilar Filosofi SITARA
Filosofi SITARA berdiri di atas tiga pilar utama yang saling menopang dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Ketiganya bukan sekadar prinsip teknis, melainkan landasan nilai yang menentukan mengapa SITARA ada, untuk siapa ia bekerja, dan bagaimana ia harus dikelola.
SITARA dalam Bingkai Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
Filosofi SITARA tidak lahir dalam ruang kosong. Ia merupakan jawaban atas panggilan nilai-nilai good governance yang telah lama menjadi cita-cita reformasi birokrasi Indonesia. Dari sembilan prinsip good governance yang dirumuskan UNDP, SITARA secara langsung mengejawantahkan setidaknya lima di antaranya:
Sebuah Cita-Cita yang Sederhana
Pada akhirnya, filosofi SITARA dapat diringkas dalam satu kalimat yang sederhana namun penuh makna :
"Setiap warga Kota Semarang berhak tahu, dan pemerintah berkewajiban memastikan mereka benar-benar bisa tahu — bukan hanya secara hukum, tetapi juga secara nyata".